NovelToon NovelToon
The Greatest Female Soul

The Greatest Female Soul

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita
Popularitas:8.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Wiindy ArAs

Addara Azalea, gadis cantik dari desa plosok yang di panggil Dara. Tanpa sengaja menemukan sebuah batu berbentuk buku di tengah hutan saat ia mencari kayu bakar.

Bagaimana jadinya jika ia mendapatkan warisan dari wanita super kuat pada jamannya?

Akankah hal aneh yang terjadi padanya bisa membuat kehidupan Dara berubah menjadi lebih baik?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wiindy ArAs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Efek Pil Penyembuh Dara

Orang yang di panggil nyonya Rudianto tak lain dan tak bukan adalah Carmila, sahabat Dara.

Semua orang di ruangan itu mengarahkan antensinya ke arah Carmila, termasuk Dokter dan juga sang suami, Yogi Rudianto.

"Mila, jangan sembarangan bicara" ucap Yogi, takut istrinya terlibat masalah dengan orang berpengaruh.

Keduanya ada di ruangan itu karena teman Yogi adalah kerabat dari keluarga Rukmana. Yang merupakan keluarga kelas satu di ibu kota, yang memiliki kekayaan total ratusan triliun.

Sedangkan keluarga Rudianto hanya keluarga kelas tiga yang hanya memiliki sekitar beberapa triliun saja.

Di ibukota sendiri ada banyak sekali keluarga kelas atas. Salah satunya tiga keluarga besar yang sangat di segani, menjadi puncak Piramida kekuasaan dan kekayaan di ibukota.

"Maafkan ucapan istri saya tuan Emir" ucap Yogi menundukkan kepalanya ke arah Emir.

"Saya bertanya nyonya, apa anda memiliki cara untuk menyelamatkan ayah saya?" tanya Emir mengabaikan ucapan Yogi.

"Ya mungkin dengan pil penyembuh bisa menyembuhkan tuan besar" ucap Carmila.

Ia tidak yakin, tapi ia mempercayai Dara sepenuhnya. Jadi ia berani mengatakannya dengan keras.

"Pil penyembuh? Nyonya, ini bukan waktunya untuk main-main, ini mengenai nyawa seseorang pilar keluarga Rukmana. Apa anda mau bertanggung jawab atas ucapan dan tindakan anda, jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan?" ucap Dokter.

"Pil penyembuh? Apakah itu bisa menyembuhkan ayahku?" tanya Emir mengerutkan kening. Ia baru kali ini mendengar obat seperti itu.

"Dia bilang seperti itu dan aku mempercayainya. Dia mengatakan jika obat itu bisa menyelamatkan seseorang, meskipun orang itu berada di ambang kematian. Selagi denyut nadi masih ada, meskipun sangat lemah itu masih bisa di selamatkan" ucap Carmila lagi.

"Omong kosong! Aku tidak percaya ada obat seperti itu. Nyonya anda tidak bisa berbicara ngawur tentang medis dan keselamatan pasien!" ucap Dokter yang juga sebagai kepala rumah sakit, yang bernama Yanto.

"Mila, hentikan bualanmu! Kamu akan terlibat masalah jika terjadi hal yang buruk" ucap Yogi dengan keras. Ia takut istrinya terbawa masalah yang rumit, dan keluargannya juga akan terseret dalam masalah, karena menyinggung orang yang berpengaruh.

"Aku tidak membual, meskipun aku belum pernah melihat efek pil itu, tapi aku pernah merasakan efek pil lain yang sahabatku buat. Kau tidak melihat dan menyadari perubahan yang terjadi padaku? Aku terlihat lebih muda di banding usiaku yang menginjak 33 tahun tahun ini, tapi aku terlihat seperti seorang gadis berusia dua puluhan bukan? Itu karena aku meminum pil kecantikan darinya, hanya butuh satu Pil dan waktu 5 menit, aku berubah seperti yang kau sekarang ini" ucap Carmila kesal pada suaminya.

Baginya Dara adalah sahabatnya sekarang, jadi ia akan membelanya. Ia yakin jika Dara tidak akan memberikan obat secara acak untuknya dan merugikan atau membahayakan untuknya.

Mendengar itu semua orang terkejut, termasuk Yogi. Memang ia penasaran mengapa istrinya bisa kembali muda secara tiba-tiba, bahkan semua ototnya juga mengencang seperti muda lagi. Tapi ia tidak pernah menanyakan itu, karena dirinya sibuk bekerja beberapa hari ini. Tapi ia sangat menyukai penampilan istrinya.

"Nyonya, apa anda tahu di mana aku bisa mendapatkan pil penyembuh itu?" tanya Emir dengan berbinar saat mendengar ucapan Carmila. Dalam hatinya ia yakin jika Carmila tidak membual.

"Ya, saya tahu. Sahabat saya yang membuatnya, dan dia memberiku satu Pil yang ia buat sebagai hadiah. Aku membawanya di tas ku sekarang" Ucap Carmila.

"Bisakah kamu memberiku obat itu untuk menyelamatkan ayahku? Aku bisa memberikan apapun yang kamu inginkan agar bersedia memberikannya" ucap Emir dengan tulus dan berharap.

"Tuan Emir, kenapa anda melakukan itu? bisa jadi obat itu tidak seperti yang dia bicarakan dan dia melebih-lebihkan nya. Meskipun dia mengatakan jika dia pernah meminum pil kecantikan yang bisa merubah penampilannya. Tapi pil penyembuh bagaimana pun sangat sulit di percaya. Bagaimana jika keadaan tuan besar makin memburuk?" ucap Yanto

"Jika tidak percaya, tidak masalah bagiku! Aku tidak memaksa kalian untuk percaya, Aku hanya mengatakan yang sebenarnya" ucap Carmila kesal.

"Kamu..." ucap Yanto namun di potong oleh Emir

"Nyonya, tolong anda berkenan memberikan obat itu. Aku mempercayai ucapan anda" ucap Emir yakin.

"Tuan..." ucap Yanto

"Diam!!! Bahkan kamu saja sudah menyerah untuk menyelamatkan ayahku? Setidaknya aku akan mencoba segalanya agar ayahku sadar dan kembali sehat. Dari pada hanya menunggu kematian. Jangan menghalangiku, atau aku akan mencopot jabatanmu!" ucap Emir marah.

"Nyonya, saya mohon pada anda. Aku akan mengambil resiko apapun yang terjadi pada ayah saya nantinya" ucap Emir membungkuk dan memohon dengan tulus.

"Tuan Emir jangan memohon seperti itu. Baiklah, ini obatnya! Anda bisa memberikannya pada tuan besar" ucap Carmila memberikan pil penyembuh dari dalam tas-nya.

Meskipun obat itu sangat berharga, tapi saat ini dalam keadaan genting. Orang lain lebih membutuhkannya saat ini, jadi ia tidak keberatan memberikannya.

"Terimakasih nyonya" ucap Emir saat senang menerima botol obat itu dengan hati-hati.

Saat melihat ukuran obat cukup besar, Emil bingung memberikan pil itu pada ayahnya. Namun Carmila mengerti kebingungan Emir.

"Pil itu akan meleleh begitu masuk ke dalam mulut, tuan Emir" ucap Carmila lagi

Ia mengatakan itu, karena pil kecantikan juga meleleh saat ia meminum nya saat itu. Jadi ia pikir jika pil penyembuh juga sama dan ternyata tebakannya benar, Pil itu langsung meleleh begitu di masukan ke dalam mulut.

Semua orang menunggu dengan cemas dan menahan nafas menunggu reaksi obat itu, beberapa saat kemudian wajah pasien perlahan berubah menjadi memerah normal dari putih pucat. Tubuhnya yang tadinya mulai dingin juga kembali menghangat.

Detak jantungnya kembali normal, nafasnya juga mulai tenang dan perlahan pasien membuka matanya.

Semua orang terkejut saat pasien sudah sadar. Melihat ayahnya sadar Emir sangat bahagia dan memeluk ayahnya sambil menangis.

"Ayah, kau akhirnya sadar" ucap Emir

"Emir, apa yang terjadi?" tanya Rustam, ayah Emir.

"Ayah mengalami gagal jantung dan setelah pemeriksaan di ketahui ada darah menggumpal di otak ayah. Ayah beberapa saat lalu sekarat, dokter sudah menyerah. Operasi tidak bisa di lakukan karena gumpalan itu berada di titik vital. Namun Nyonya Rudianto membawa obat ajaib untuk menyelamatkan ayah dan menarik anda dalam keadaan di ambang batas kematian" ucap Emir.

"Ah, terimakasih banyak nyonya dan tuan Rudianto sudah menyelamatkanku. Saya memiliki hutang nyawa pada kalian" ucap Rustam

Bagaimanapun Yogi hanya terdiam, ia masih syok dan tidak percaya apa yang terjadi depannya. Awalnya Ia takut istrinya akan kenapa-napa saat berusaha memberikan pil itu. Namun ia senang dan lega di saat usaha istrinya membuahkan hasil yang baik.

"Anda terlalu sopan tuan, saya hanya kebetulan ada di sini dan menjadi perantara Tuhan saja. Tapi ucapan terimakasih ini lebih layak di ucapkan untuk sahabat saya, karena dia yang membuat obat ajaib itu" ucap Carmila.

"Tentu, bisakah anda mempertemukan kami dengan penyelamat keluarga kami?" tanya Emir.

"Saya akan menyampaikan ucapan anda padanya" ucap Carmila.

"Terimakasih banyak. Meskipun anda hanya perantara tapi jika tidak ada anda, ayah saya tidak selamat juga. Jadi mohon terimalah ini, di dalamnya ada 1 Triliun dan sandinya 666666. Jika nyonya dan keluarga memiliki masalah di masa depan, jangan sungkan memberitahu saya. Keluarga Rukmana akan siap membantu" ucap Emir. Menyodorkan sebuah kartu Debet dan kartu nama.

"Ini terlalu berlebihan, saya tidak bisa menerimanya" ucap Carmila menolak itu semua.

"Tolong terima saja nona, ini sebagai sedikit rasa terimakasih dari kami" ucap Rustam ikut menimpali.

"Baiklah, saya akan menyampaikan terimakasih dan undangan anda pada sahabat saya nanti" ucap Carmila menerima kedua kartu itu.

Dia tidak menyangka, karena berkat Dara ia bisa membuat koneksi dengan keluarga kelas satu seperti keluarga Rukmana.

Dan setelah melakukan pemeriksaan, kondisi tubuh Rustam Rukmana sangat baik. Bahkan penyakit jantungnya sudah oulih dan gumpalan di otak juga menghilang dengan sendirinya. Itu membuat semya orang takjub dan bertanya-tanya. Siapa gerangan dokter ajaib itu.

...•••••...

1
Lili merah
Para Ninja baju hitam itu pada naik apa y?
terbang? yakali, org kota udh perumahan semuanya jd ga mungkin bt menclok di pohon.
naik kendaraan?! mungkin deh ya
Lili merah
Setuju sama Dara.
Masa itu yg paling bersalah adl bapak dan pelakornya, Meta cuma anak kecil spt Dara.
Terlebih skrg Meta mau berubah, jadi kenapa engga ya Dar dibantu.
idep² sedekah dan nambah pahala
Lili merah
Kenapa malah cantikan Carmila daripada Dara?!
eh upss maaf kak 🤭.
Cuma soal selera hehehe
Lili merah
Dari sekian banyak visual tokoh lelakinya, kenapa di pandanganku semuanya sama?! 🤣
Lili merah
Perasaan di bab awal Xioa bao ditemukan, dia digambarkan berbulu halus berwarna putih bersih. Ga ada keterangan belang² gitu deh
Lili merah
Walaupun sequel bacanya jadi yg terakhir, tp msh relevan lah sama Dara. Cantik yg bt org terpesona dan kagumnya itu ga lebay, trus make masker jg msh bisa diterima.
Lili merah
Untung ada bab ini, Lupa siapa aja tokoh pendampingnya kaya Lucas, Felidkk
Lili merah
Baca novel ini setelah Quenn, Kylie dkk.
Dan legaaa bgt ga ada adegan "mimisan".
sukses terus kak
Lili merah
Harusnya ngasih tau alamatnya jgn pas sakaratul maut. Gimana sih ibu Nayla ini.
Leni Ani
makasih thir aku cukup sampai di sini aja baca nya.maaf aku ngak lanjut.karna dalam kamus ku kl baca novel ngak mau ke sesion ke dua,malah tambah ribet emos😊👍
Leni Ani
kanudah ku bilang domanik pasti sakit jatuh nya🤣🤣🤣🤣🤔👍
Leni Ani
tu Domanik udah terbang ke atas langit karna dara mintak bertemu sama dia,pada hal dara mau ketemu pun utk memperjes status dia🤣🤣🤔🤔.sabar Dimanik kamu mau terjun bebas nanti ketika dara menjelas kan nya🤣🤔☺️👍
Leni Ani
aku juga mau aban langit,di obatin mata nya☺️☺️☺️😘😘😘👍
Leni Ani
abanlangit☺️☺️☺️☺️
dik sidik
Lumayan
Leni Ani
aduh ngak ada habis nya musuh yg datang sm keluarga dara🤔🤔🤔☺️👍
Leni Ani
sampai mati pun tu di agung ngak ada sadar nya,akan keserakahan nya🤔🤣🤣🤣
Leni Ani
coba kita bayangi,seandainya anak atau cucu kita umur 6 bln udah bisa ngomong,enak klx ya🤔🤔🤔🤣🤣🤣👍👍👍👍
Leni Ani
kok bisa sih thor dara ngak ada energi nya.🤔🤔🤔
Leni Ani
aduh kai kalau lau terus yg lawan tu si cabul pasti lu kuit.biar aja dara yg lawan bentar🤣🤣👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!