Safron harus rela dinikahkan dengan Lelaki yang sama sekali belum dikenalnya,atas desakan Ibu tirinya yang mempunya hutang dimana mana.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rayu Coe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Diatas Ranjang Duda Perkasa 28
"Lancang Kau menamparku!"Wajah David tqmpqk merahboadam saking marahnya pada Sarita.
"Kamu yang lancang karena menyebutku wanita ******,Asal Kamu tau.Aku ini wanita normal.Kalau Kamu memang Aneh,jangan bawa bawa Aku untuk menjadi aneh sepertimu,Aku juga butuh belaian laki laki,butuh dicintai,bukan hanya bisa makan dan membeli pakaian!"Sentaknya dengan kesal.
"Ya ya Aku tau,tapi Kamu silakan lakukan apapun yang Kamu mau setelah Kita bercerai,Kamu bebas melakukannya nanti.Tapi untuk saat ini jangan coba coba Kamu mencoreng nama baikku.Nama baik keluargaku!"Tegasnya dengan tajam.
"Aku tidak bisa menunggu selama itu,Aku tidak sqnggup!"Ucapnya menantang.
"Apa salahnya Aku mencari pacar dan menyalurkan hasratku pada orang lain,toh Kita akan bercerai juga kan,bukankah itu bagus,hal itu bisa dijadikan alasan untk menceraikan Aku,sehingga Kamu tidak perlu repot repot mencari alasan lain bukan!"
"Itu urusanku,Aku bisa mengaturnya,yang jelas Aku tegaskan sekali lagi,jangan coba macam macam dibelakangku,atau Aku akan..!"
"Akan apa?Kamu akan melakukan apa?Kalau begitu Aku minta Kamu puaskan Aku sekarang!"Sarita perlahan membuka kancingnya satu persatu dan perlahan maju kearah David yang terlihat panik dan ketakutan.
"Kamu jangan macam macam Sarita,Aku sudah bilang jauh jauh dariku!"
"Aku ingin dipuaskan Sayang,bagaimana Aku bisa jauh dari Kamu,bukankah Kamu tidak memoerbolehkan Aku mencari kepuasan diluar,Ayo layani Aku!"Sarita berbicara fengan begitu sensual,bahkan Dia menanggalkan semua pakaian yang melekat.Namun Saat melihat tubuh Sarita,David justru ketakutan,Dia gemetar begitu hebat.
********
Sementara itu Kehidupan Safron tampak sangat bahagia.Sore hari ini cuaca tampak cerah,udaranya pun terasa nyaman.Safron dan Syadad tampak begitu santai.Kedua sejoli itu menghabiskan waktu untuk berenang berdua.Safron bahagia karena sudah 3 hari ini Dia tidak melihat kehadiran Shaka yang selalu mengganggunya.3 hari ini hidupnya benar benar terasa sangat damai.Tidak ada yang menatapnya penuh permusuhan,tidak ada yang menggertaknya.Tiga hari ini Safron benar benar bahagia.Apalagi suaminya kini banyak menghabiskan waktu dengannya.Syadad pulang lebih cepat dari kantornya,seperti sore ini,Lelaki matang nan tampan itu tiba tiba saja mengajaknya untuk berenang.Tentu saja dengan senang hati Safron meng iyakan keinginannya.
Safron mengenakan bikini two pieces seksi berwarna pink menyala,yang memperlihatkan tubuh seksinya.Dia menghampiri sang suami yang sedang santai dipinggir kolam renang.Begitu Dia lihat Safron,matanya memandangnya sampai tak berkedip saking terpesonanya melihat Istrinya yang masih muda belia itu tampak sang cantik dan seksi,memperlihatkan tubuh sintalnya.
"Apa penampilanku sangat aneh Abang?Mengapa Abang sampai melihatku seperti itu?"Tanya Safron sembari meneliti penampilannya sendiri.
"Kamu sangat seksi Sayang,Aku sangat suka!"Ucapnya.begitu Safron dengan manjanya duduk dipangkuannya.
"Aku tidak terlalu pandai berenang Abang,Aku takut tenggelam!"rengeknya sembari menggesek gesekkan kepalanya didada Syadad yang telanjang.
"Tenang saja,Aku akan mengajarimu sayang!"bisik syadad sembari tangannya mengusap usap punggung Safron yang tampak begitu indah dan mulus.
"Tapi Aku takut tenggelam."rengeknya lagi.Syadad terkekeh mendengarnya.
"Kalau begitu Aku akan menggendong Istriku yang manja ini!"Ucap Syadad sambil mencubit hidungnya.
Safron mengalungkan tangannya sedangkan dua kakinya melingkar erat dipinggangnya.Syadad menggendongnya seperti Anak kecil.Wajah Safron memandang Sang suami dengan dengan penuh cinta.Dia mencium bibir sang suami sekilas,begitu sampai dikolam renang,bukannya mengajari berenang.Syadad justru menciumnya dengan ciuman yang begitu liar.Mereka bercumbu didalam kolam renang dengan begitu bergelora,melampiaskan hasrat yang membucah dikeduanya.Sehingga tak sadar ada yang memperhatikan Mereka.
"Wah wah wah....sepertinya sangat asyik sekali disini,apakah Aku boleh bergabung!"Shaka tiba tiba sudah berdiri didekat Mereka dengan tawa menyeringai.Membuat Mereka menghentikan aktivitasnya.Safron dan Syadad terlihat tampak kikuk,entah keberapa kalinya Mereka kepergok oleh Shaka saat sedang bermesraan seperti ini.
"Hei Shaka,Kamu sudah pulang!"Tanya Syadad.
"Ya seperti yang Kakak lihat,Aku sudah berada disini.Dia menjawab pertanyaan sang Kakak tapi tatapannya menuju Safron yang tampak begitu menggoda.Hati Shaka semakin menggila melihat kecantikan Safron yang begitu memikat,matanya bahkan tak berkedip sama sekali.
"Shaka Aku pikir Kamu benar benar kembali ke London untuk waktu yang lama."Ucap Syadad,Dia sengaja mengalihkan perhatian Shaka dari Safron,Syadad tidak suka Adiknya itu memandang Safron seperti itu.
"Wah Kakak tega sekali menginginkan Aku pergi selama lamanya,ternyata kehadiranku disini tidak diharapkan ya!"Tanyanya pura pura memasang wajah sedih.
"Bukan begitu,tapi biasanya Kamu selalu lama,dan tiba tiba saja sudah kembali!"Ucapnya lagi.
"Apa karena sudah ada seorang Istri muda yang cantik dan seksi,sehingga Aku tidak dibutuhkan lagi!"Tanya nya sembari menatap tajam kearah Safron, namun tatapannya tak berubah.Penuh rasa kekaguman.
"Shaka bagaimana kalau Kita mengobrol didalam,Safron malu bila Dia dilihat oleh Lelaki selain suaminya!"
"Maksud Kakak apa?Aku tidak boleh melihat Kakak iparku?memangnya kenapa?"Tanyanya bingung.
"Bukan tidak boleh melihat,sudah lah Ayo ikut Aku,Sayang setelah Aku pergi,pakai handukmu ya.Kita lanjut dikamar saja!"Ucapnya sambil mengedipkan satu matanya kearah Safron dengan genit,membuat gadis itu tersenyum malu.Syadad beralasan Safron tak ingin dilihat,oadahal Dialah yang tidak rela bila kemolekan tubuh Istrinya dilihat laki laki lain,walaupun itu Adiknya sendiri.
Sesak hati Shaka saat melihat Safron yang menatap Kakaknya dengan penuh cinta,dan senyumnya yang malu malu itu terlihat begitu menggemaskan baginya.
"Mangapa Kakakku begitu beruntung mendapatkan gadis itu,mengapa bukan Aku,mengapa!"Shaka meraup wajahnya dengan kasar.membuat Syadad mengeryit bingung melihatnya.
"Kamu tampak kesal seperti itu,ada apa?Tanya Sayadad.
"Tidak apa apa,Aku hanya sedang patah hati!"jawabnya dengan wajah kesal.
"Apa?Apa Aku tidak salah dengar.Shaka sang cassanova sedang patah hati,bagaimana bisa?"Tanya Syadad sembari keduanya menjauh dari area kolam renang itu.
"Ya memang seperti itulah kenyataannya Kak,Aku jatuh cinta pada gadis yang sudah dimiliki oleh orang lain!"
"Benarkah?Siapa?Apa Aku mengenalnya?"Tanya Syadad penasaran.
"Mmmmhhh....rahasia!"ucapnya misterius.
"Bukankah Kamu ini sangat suka tantangan,kejarlah Dia.kalau jodoh tidak ada yang tau.Jadi Kamu jangan putus asa seperti ini Shaka,bukankah biasanya apapun yang Kamu mau pasti akan selalu Kamu dapatkan."Shaka menatap kearah Syadad dengan wajah tampak menyeringai.
"Kakak benar,apapun yang Aku mau pasti harus Aku dapatkan!"Ucaonya tersenyum smirk.
"Tapi ingat Shaka,jangan pernah menyakiti seorang gadis,Kita Laki laki pantang mengangkat tangan untuk menyakiti wanita.Wanita harus diperlakukan lemah lembut,jangan ingin mendapatkan apapun dengan kasar.Ambil hatinya.Tunjukkan rasa cinta Kamu untuknya!"Nasehat Shaka yang behitu tulus untuk adik semata wayangnya yang sangat Dia sayangi.
"Waah terima kasih nasehatnya Kak,sepertinya Aku akan benar benar mengejarnya sampai Dia bertekuk lutut padaku,Karena Aku benar bebar tergila gila padanya Kak,Dia wanita pertama yang membuatku benar benar mabuk kepayang.Aku seperti orang gila kemarin karena jauh dari Dia,dan sekarang setelah melihatnya Aku semakin semangat untuk mengejarnya!"Ucap Shaka dengan wajah berbinar.
"Nah,harus seperti ini.Ini baru Shaka yang Kakak kenal!"Baiklah Kamu Istirahatlah,Safron sudah menunggu Kakak!Ucap Syadad kemudian pergi menuju kamarnya.
"Kak..!"
"Hemmmhhh!"Syadad menghentikan langkahnya.
"Aku ingin dekat dengan Istrimu,Aku ingin dekat dengan Safron!"
.
.
.
********