NovelToon NovelToon
My Ketos

My Ketos

Status: tamat
Genre:Ketos / Tamat
Popularitas:65.4k
Nilai: 5
Nama Author: Dreamalfs

Selena datang terlambat pada hari pertama masuk sekolah, Selena bertemu dengan ketos, Selena meminta ketos itu untuk tidak menghukum Selena. Selena bisa bernafas lega, karena terbebas dengan mudah. Tapi semua bayangan selena hancur ketika nama selena dipanggil menggunakan speaker sekolah. Cerita Selena pun dimula

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dreamalfs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

Viano menggendong tubuh Selena yang sudah lemas, Viano sangat khawatir sekali dengan keadaan Selena. Viano mendapati jika Dania melihat adegan Viano yang mengendong Selena itu dengan tatapan murka karena cemburu, tapi Viano tidak peduli. Viano akan membawa Selena menuju ruang UKS, Viano semakin khawatir karena Selena masih belum sadar. Setelah lama menunggu akhirnya kesadaran Selena berhasil pulih. Selena belum sadar jika Viano ada didekatnya.

“Aduh kepala gue pusing kayak pas ditagih hutang.” racau Selena sambil memegang kepalanya.

Auzi yang ikut mengantarkan Selena dan juga Viano yang mendengar racauan Selena menjadi tertawa, gak nyangka pas sadar ternyata Selena bisa humor juga.

Viano takut jika pas kepala Selena kena bola eeh otak Selena ikut kena bola dan pindah dari ruasnya. Atau Selena salah minum obat jadinya langsung bisa melawak gitu?.

“Eh maemun bisa bisanya pas sadar langsung mikirin utang, kesadarannya aja masih setengah setengah gitu.” ucap Auzi.

Selena langsung menoleh ke Auzi netranya juga menemukan keberadaan Viano. Tapi Selena masih sibuk untuk membalas gurauan Auzi.

“Lah emangnya gue harus mikirin apa?, mikirin masa depan gue sama Viano?” Selena nyasal ngomong yang menjadikan Viano salting sendiri, karena salting pipi Viano langsung memerah.

Selena yang memperhatikan Viano menunjuk wajah Viano memakai jari Selena. Auzi yang ngeh langsung membalikan badannya dan terlihat sekali perbedaan wajah Viano yang memerah.

“Kenapa kak kok merah merah gitu, sakit juga kak?” Auzi bertanya.

Viano pura pura mengibas ngibas wajah. “Efek kepanasan, tenang aja.” memang karena kulit Viano yang putih, kalau kepanasan kelihatan merah.

“Bukak aja deh dari pada kepanasan.” ucap Selena.

Auzi menatap Selena dengan tatapan kebingungan. “Apaan yang dibukan maemunah, yang singkat padat jelas dong biar gue bisa paham.”

Selena memukul lengan Auzi. “Yang dibukak jendelanya jubaedah, lo kira gue suruh dia bukak baju disini?, bahaya nanti.”

“Lah yang kepikiran buka baju siapa maemunah, lo sendiri kok yang kepikiran.” Auzi tidak mau kalah. Selena langsung kicep karena memang dari tadi Auzi tidak membahas baju baju.

“Keknya otak lo pindah beberapa centi deh, kasihan banget sampai kena keotak.” ucap Auzi yang langsung diangguki oleh Selena. Wah Selena juga menganggukinya artinya otak Selena benar bermasalah nih.

Karena eskul basket sudah dibubarkan dan siswa siswi yang lain sudah pulang, Selena beres beres barangnya untuk pulang kerumah. Viano masih setia berada disamping Selena, kemarin kemarin aja jauhan pas Selena sakit eh malah lengket begini.

“Nanti pulang bareng gue yah?” Viano mengajak Selena.

“Mau kan?” Viano kembali bertanya.

Selena menggeleng. “Ogah gak mau pulang sama lo karena takut nanti kak Dania marah, apalagi banyak pendukung kalian berdua, bisa bisa besok gue diserang.” ucap Selena.

“Emangnya kenapa?” Viano malah balik bertanya.

Selena menatap Viano sebentar kemudian Selena kembali fokus untuk beres beres. “Nanti kak Dania bisa marah sama lo, dan bikin hubungan lo sama dia karam.” jawab Selena.

Viano tersenyum ternyata kemarin kemarin Selena percaya rumor jika Viano dan Dania menjalin hubungan. “Emangnya hubungan gue sama dia kenapa?, gue gak punya hubungan apa apa sama dia.” Viano membantah punya hubungan dengan Dania.

“Kenapa percaya gosip itu sih?” Lanjut Viano bertanya kepada

“Yah ngak tahu lagian tuh gosip selalu beredar dimana pun jadinya gue percaya deh.”

“Heemm.” Viano malah bergumam sendiri. Selena menatap Viano dengan tatapan tajam.

“Heem doang lu kek orang bisu aja, kalau lo sok cool gitu bukan tipe gue banget.”

Viano jadi penasaran dengan percakapan kali ini, “tipe kamu memangnya seperti apa?”

Selena langsung mulai berhayal. “Tipe idaman gue itu cowok yang cerewet pengertian setia ganteng pinter itu tuh semua tipe gue banget.” jawab Selena sambil tersenyum.

“Gak ada cowok yang cerewet.”

Selena tidak percaya dengan perkataan Viano, hampir saja akan membalas perkataan Viano, Selena malah disuapi kue bolu, tapi Selena menikmati kue bolu itu. Tanpa sadar tangan Selena digengam oleh Viano, mereka berdua meninggalkan UKS. Karena sepi jadi jalan menuju parkiran menjadi lebih cepat dari biasanya.

Mobil BMW warna hitam terparkir rapi diparkiran sekolah. Selena melongo melihat mobil milik Viano.

“Kok lo dengan pedenya pakai bmw disekolah sih?” Selena bertanya sambil masuk kedalam mobil.

“Yah karena takut aja tiba tiba hujan, kalau pake montor yang ada malah kehujanan ditengah jalan.” Viano menjawab.

“Alasan aja lu, padahal kan lu naik bmw gara gara mau pamer aja, ya kan ngaku aja udah ketebak dari awal sama gue.” Selena menuduh Viano.

Viano menggelengkan kepalanya, Viano ingin membantah tuduhan Selena itu tapi takut nanti malah Selena semakin banyak tanya yang berunjung ngambek. Nanti mereka berdua bisa bisa gak akan bisa akur.

Dipertengahan jalan menuju rumah Selena, Selena melihat ada toko kue yang lumayan ramai.

“Vin.” Selena memanggil Viano.

Viano sebentar menoleh kearah Selena, “ada apa?” Viano bertanya.

“Gue mau makan kue vin, yuk kesana.” Selena menunjuk toko kue itu.

Viano paham dan langsung menuju ketoko roti itu. Belum masuk ketoko Selena sudah girang dan senang karena bisa menikmati betapa lezatnya kue bolu dari toko roti ini. Mereka masuk dan langsung duduk dikursi yang sudah disediakan, mbak mbak waiters langsung memberika daftar menu kepada Selena dan Viano.

Selena sampai gak bisa memilih karena semua kue bolu ditoko ini enak.

“Lo mau beli yang rasa apa?” Viano bertanya, tapi tidak ditanggapi Selena karena Selena masih fokus melihat gambar gambar didaftar menu.

Viano memegang tangan Selena, otomatis Selena langsung kaget dan menatap Viano. Selena langsung menarik tangannya.

“Issh kenapa pegang pegang sih.” Selena emosikan jadinya.

“Yah karena lo disuruh milih rasa malah fokus didaftar menu,”

“Jadinya mau pilih rasa apa?” lanjut Viano bertanya.

Selena meletakan jarinya didagu, karena Selena masih bingung. “Gue bingung mau pilih rasa yang mana karena semua disini itu favorit gue semua.” ucap Selena.

“Yaudah kalau bingung tinggal pilih semua aja.” Viano langsung melambaikan tangan untuk memanggil waiters. Selena langsung mencegah aksi Viano sebelum waiters sampai dikursi mereka.

“Lo kok dengan gampangnya sih pesen ini itu, semua nya lagi, gak rugi lo?” Selena mencibir sikap Viano.

“Jangan kelamaan kalau gak mau diborong nih kue kue ditoko ini.” Selena mengangguk menanggapi perkataan Viano.

Waiters datang dan langsung bertanya kepada Selena dan Viano apa yang akan mereka berdua pesan.

“Mbak ada kue bolu yang ditambahin es krim kan?” Selena bertanya, mbak waiters itu menganggukan kepalanya.

“Iya mbak ada.”

1
Coco
untuk yang nanya kapan season 2 nya, sabar yah karena author lagi sibuk kuliah dan menyelesaikan salah satu karya yang lain dulu jadi mohon ditunggu
Kiki Sri Rejeki
males....gantung cerita nya
randy candy: endingnya gk enk.
total 2 replies
Ayu Zahara Mahdar
y ampun thor.. gk enak banget baca nya.. baru x ini aku baca di novel toon gk jelas banget..
Amelia Samsung: gk jls bgt masak ni cerita nya gk ada akhirnya
total 2 replies
Coco
Apakah ada yang menantikan season 2 dari Viano dan Selena?
Coco
Terimakasih sudah mampir. Ada yang menantikan season 2?
Coco
Jangan lupa mampir dinovel author yang lain yah. Maafkan jika novel ini banyak kekurangan karena author itu adalah author baru netes
Coco
Author bingung kok bisa lulus review padahalkan kayaknya author gak pernah pake kata kata kasar atau begitulah. kenapa kena kartu ucapan cinta yah?
Rara Ardani
dah bagus2, malah berbelit-belit lagi, malasah pembullyan nya apa lagi,jadi kurang grecep thor, tapi tetep 💪💪
Rara Ardani
ceritanya jangan,berbelit2 thor cepet tangkep pelakunya yang ngunci selena, kasih hukuman yang setimpa biar jera, kalau perlu dikeluarin anaknya,jangan seperti senetron ikan terbang, nyakitin terlalu tapi mudah memaafkan, aq gak suka, 💪💪💪💪🙏
Disti Kinanty
jika
Rara Ardani
yah kenapa yang jahat selalu di diemin, seharusnya dicari pelakunya dan di kasih sangsi, viano nya harus tanggap donk, kan dia ketos di sekolahan, masak gak mikir 😤😤😤
Rara Ardani
buat yang jahat2, di sekores apa dikeluarin donf tor, bikin gemes sama anak2 jaya gitu, dikit2 fi maaffin enak banget gitu anak nakal mudah di maaffin
Coco: Tenang aja pasti bakal dihukum kok kalau sudah ketemu pelakunya
total 1 replies
Coco
gak bisa up yah guys, karena author lagi sakit. Mohon pengertiannya
Fatma Wati
viano&selena
Coco
Salah upload bab 😭. Maklum yah guys author sibuk banget dan kadang gak ngecek babnya
Browiti
Apa si Auzi suka sama Agli?
Rini Antika
Aku mampir kak, smg berkenan mampir jg ke ceritaku..🙏
Botol kecap
next next semangat
Buahnaga.putih
hadir hadir hadirrrr othor 🙏🌹
Rini Antika: Aku mampir kak, smg berkenan mampir jg ke ceritaku..🙏
total 1 replies
Botol kecap
lanjutt thor.... semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!