Berkisah mengenai seorang pria miskin, berparas buruk rupa bernama Johan Gabriel Hutomo dengan penampilannya yang tak kekinian membuatnya selalu tak dianggap oleh Sherly, gadis cantik yang dia sukai selama ini ternyata kekasih sahabatnya yang bernama Rey.
Suatu ketika Johan mengetahui kenyataan bahwa Rey ternyata berselingkuh dari Sherly.
Johan pun segera memberitahu Sherly tentang perselingkuhan kekasihnya, namun Johan tak dipercaya Sherly.
Johan pun sangat terluka akan penolakan yang terus dilakukan oleh Sherly, sehingga dia meminta bantuan kepada temannya untuk mendapatkan pekerjaan baru dan keluar dari cafe bucin,namun siapa sangka pertemuan tak terduga dengan Kakek Gilbert mengubah hidupnya.
ikuti kisah perjalanan cinta Johan mendapatkan hati Sherly!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fanie Liem, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
28. Terluka
Bugh!
Perut Johan di pukul dengan keras oleh Richardo sehingga Johan merintih kesakitan.
"Baru juga di pukul sedikit, lo udah knock out"cibir richardo
"Johan, kalau lo nggak sanggup lawan penculik lebih baik lo panggil teman- teman kita yang lain"ucap sherly
"Nggak usah, gue masih sanggup hadapi penculik ini seorang diri." Ucap Johan
"Mau jadi pahlawan lo, coba hadapi anak buah gue,"ucap richardo yang sudah memanggil bruno, sidik, dan Joni
"Sialan lo, pecundang!" Ucap Johan
Pertempuran pun terjadi, Johan pun sempat babak belur,namun dia tak menyerah dengan keadaan
"Hei, pria bodoh ngapain lo berkorban demi nona cantik ini" ucap richardo
"Karena gue sayang sama dia dan itu bukan urusan Lo," ucap Johan
"Dia saja tidak menganggap kamu bisa menyelamatkannya" Ucap Richardo
"Diam kau iblis!" ucap Johan yang memukul Richardo
"Kurang ajar" geram richardo sampai dia menusukan pisau ke perut Johan
"Akh!" rintih Johan
"Rasakan, biar lo mati di sini tanpa pertolongan." Ucap Richardo yang mendorong tubuh Johan ke ruang rahasia
Richardo pun bergegas pergi bersama ketiga anak buahnya
"Bruno, kita tinggalkan semua tawanan kita di sini dan bawa semua cctv serta barang-barang lainnya." Ucap Richardo
"Kita kabur kemana, Tuan muda?" tanya Bruno
"Kita ke luar negeri, sekarang lo pesankan tiketnya juga." Ucap Richardo
"Baik,"ucap bruno yang bergegas untuk melakukan sesuai perintah tuan muda richardo
Ruang Rahasia
"Ini semua karena ulahmu! gw kan sudah bilang untuk memanggil teman- teman lain, tapi lo nggak pernah mau dengerin apa kata gue" geram sherly
"Di saat seperti ini lo malah terus memarahi gue, lo keterlaluan sekali!" Ucap Johan
"Harus nya lo nurut apa yang gue katakan jangan ngeyel terus" ucap sherly
"Gue berkorban demi menyelamatkan lo, tapi lo malah nyalahin gue." Ucap Johan
"Apa maksud lo bilang ke penculik kalau lo sayang gue?" tanya Sherly
"Sayang sebagai temen memang salahnya dimana?" tanya Johan
"Ya tetep salah, sekarang gimana kita bisa bebas kalau lo terluka seperti ini." Ucap Sherly
"Lo itu cuman bisa menggerutu tanpa memikirkan sakit ku" ucap Johan yang merintih kesakitan
"Berikan ponselmu"pinta sherly
"Untuk apa?" tanya johan
"Untuk menelepon maya" ucap sherly
Di luar rumah itu dua orang berdiri dengan rasa khawatir
"Maya, gue mau susul si Johan ini sudah terlalu lama" ucap reno
"Gue ikut bareng lo." Ucap Maya
"Tidak, lu di sini saja bersama Yasmine." Ucap Reno
"Kenapa gue nggak boleh ikut?" tanya maya
"Ini sangat berbahaya" ucap reno
"lo cuman seorang diri, apa perlu aku minta bantuan?" tanya maya
"Begini saja, kalian minta bantuan regu lain. gue harus susul si Johan" ucap reno
"Oke, gue akan segera mencari bantuan untuk menolong lo, johan dan sherly." Ucap Maya
Setibanya di markas penculik, Reno melihat tidak ada seorang penculik pun
"Ini aneh sekali, di mana para penculik itu kenapa sepi sekali" ucap reno
"Tolong!!!" teriak sherly
"Itu kan suara sherly, tapi dia dimana?" Ucap Reno
Bersambung...
...Jangan Lupa untuk memberikan dukungan dengan cara Like di setiap episode,vote sebanyak-banyaknya, dan tambahkan ke rak buku kalian sebagai Favorite agar tidak ketinggalan di setiap episode....
...Terima kasih telah setia membaca novel ini, semoga dapat menghibur...
Penulisan huruf kapital, tanda baca, masih banyak yang perlu diperbaiki, begitu pula masih ada penempatan huruf yang salah pada beberapa kata,contoh nya kata "kemari" dalam percakapan Johan dan kakek ditulis "kemarin".
Lebih teliti ya dalam proses editing nya, overall cukup bagus, terus tingkatkan perbaikan nya dan terus semangat ya untuk berkarya.
sampai season ketiga mantap kak
mngkn harus ada revisi dikit
ayo semangat kak