NovelToon NovelToon
Isekaiku Jadi Kesatria Antagonis

Isekaiku Jadi Kesatria Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Isekai / Militer
Popularitas:22.1k
Nilai: 5
Nama Author: Quensly

Saat membuka mata aku mendapati bahwa semuanya berbeda.

Mulai dari penampilan hingga tempatku sekarang ini, tentu saja aku senang karena bisa hidup kembali setelah mengalami kecelakaan yang membuatku meninggal dalam keadaan tragis.

Padahal masih banyak yang lain, tapi kenapa harus di tubuh ini? Seorang putri Marquess bernama Cassiopeia Maximpratix Charcraes, antagonis terjahat dari awal sampai akhir.

Demi menghindari akhir yang tragis sebagai antagonis aku memilih untuk hidup dengan caraku sendiri. Termasuk untuk menjadi seorang kesatria, meski tak mudah karena banyak halangan dan rintangan tapi itu tak akan membuat tekadku hancur.

Namun, sekuat apapun aku berusaha tapi kenapa terus saja tertarik masuk ke dalam alur. Lalu, apa-apaan dia? Kenapa orang ini selalu mengikutiku? Apa karena aku mengetahui identitas aslinya ataukah hal lain?

Akankah aku bisa bertahan hidup di dalam dunia ini? Ikuti ceritanya!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Quensly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kegelapan Akan Datang!

"Kau pikir aku ini apa?!"

"Aku adalah keturunan keluarga Kekaisaran yang paling hebat, bahkan melawan monster seorang diri pun aku sanggup." bentak Achazia, menyombongkan diri sendiri.

"Pantas saja Kakak meminta dengan sungguh-sungguh agar bisa berpisah dengan Beliau, ternyata tempramen nya semakin parah." batin Deo.

Tap... tap... tap...

Di tengah gejolak emosi Achazia, seorang prajurit yang berlumuran darah datang.

Dengan cepat, Deo menghampirinya dan memapahnya untuk duduk di salah satu bangku yang tersedia.

"Ada apa ini, kenapa kau bisa terluka parah?" tanya Deo.

"Me mereka da datang," ucapan yang tak jelas itu membuat orang-orang bingung sekaligus resah, sebab pupil mata si prajurit bergetar hebat. Menandakan bahwasanya dia sangat ketakutan karena baru mengalami suatu masalah atau hal lainnya.

"Cepat katakan! Siapa yang datang?" titah Achazia.

Tiba-tiba prajurit itu berdiri, yang berhasil membuat semua orang kaget. Bahkan Deo sampai terjatuh karena tersenggol gerakan dadakannya.

"Kegelapan akan segera datang, buktinya adalah monster-monster yang sebentar lagi bermunculan dan itu semua sudah dimulai dari Alagiressal. Dunia ini akan dikuasai kegelapan yang lebih pekat, hahaha! Berhati-hatilah kalian!" katanya membuat semua orang semakin tak karuan.

"Apa ini?"

"Jangan-jangan benar apa yang dikatakan oleh prajurit itu,"

"Jika dipikir-pikir sepertinya dia bukan dari prajurit Kekaisaran maupun bangsawan, sebenarnya dia darimana?"

"Sebaiknya kita tidak usah memperdulikan nya, sepertinya dia berbicara melantur."

"Tapi, masalah ini cukup serius."

Orang-orang mulai berdiskusi mengenai penuturan prajurit tadi.

"Khok... khok...!"

Pandangan semuanya kembali teralih kepadanya.

Prajurit itu memegangi lehernya, tubuhnya kejang-kejang, pupil matanya semakin bergetar hebat, seluruh tubuhnya gemetaran.

Tak berselang lama, dia jatuh tak sadarkan diri dengan tubuh yang sudah terbujur kaku.

Tanpa memikirkan diri sendiri, Deo mulai memeriksanya. Betapa terkejutnya Deo ketika menyadari suatu hal.

"Ada apa Tuan Muda Charcraes?"

"Apa yang terjadi?"

Orang-orang mulai kembali bertanya-tanya tentang ekspresi yang dikeluarkan Deo.

"Dia sudah meninggal Yang Mulia," ucap Deo, menatap ke Achazia sesaat.

"Pengawal!" teriak Achazia.

"Kami menghadap Yang Mulia Pangeran keempat," ucap mereka semua serempak.

"Kuburkan prajuritnya itu sebagaimana mestinya, lalu cari identitas aslinya. Setelah itu jika dia memiliki keluarga atau apapun itu, berikan tanggungan sebagai kompensasi!" titah Achazia.

"Laksanakan Yang Mulia!"

Beberapa dari prajurit mulai membawa orang itu sesuai dengan perintah Achazia.

Sekarang yang tersisa hanyalah Achazia, Deo dan beberapa orang lainnya.

"Bagaimana keadaannya?" tanya Achazia.

"Semakin buruk Yang Mulia, Kakak sampai sekarang belum ketemu dan laporan tentang para Monster semakin banyak." jawab Deo.

"Laporkan hal ini kepada Marquess agar Beliau mengirimkan bala bantuan, aku juga akan memberitahukan semuanya kepada Baginda Kaisar. Jika sesuai apa yang dikatakan orang tadi maka Kekaisaran berada dalam bahaya," kata Achazia.

"Laksanakan Yang Mulia,"

Tanpa banyak basa-basi lagi, Deo mulai menulis surat untuk Marquess lalu mengirimnya menggunakan jasa penyihir menara yang di bawa Achazia.

•••

"Cih, dasar para monster be**bah. Mereka hampir menghabiskan kekuatan sihirku dan seluruh panah beracun yang aku punya. Tapi, tak ada satupun dari mereka mati." gerutu Lord Ry.

"Semoga saja anak itu cepat menyelesaikannya, jika tidak mungkin takdirku akan berubah." kata Lord Ry.

"Au....!"

Brak...

"Argh... "

"Bedeb*ah kau!" pekik Lord Ry.

Lord Ry batuk darah beberapa kali akibat dari tubuhnya yang membentur tembok.

Salah satu Alagiressal mengetahui bahwa lawannya sudah melemah, ia pun segera menghampirinya dan hendak menyerang.

Sret...

Tes

Tes

Tes

Darah segar mengalir begitu deras.

"Kau datang tepat waktu," ucap Lord Ry bernapas lega.

Aku menggaruk tengkuk karena merasa sedikit malu atas pujiannya.

"Maaf, ada beberapa kendala jadi aku telat."

"Tak apa, kalau begitu bukankah sekarang kita sudah bisa memberantas mereka?"

"Iya, tentu saja."

Aku berbalik, pemandangan mengerikan kembali membuatku terkejut.

Darah mengalir begitu banyak yang di atasnya terdapat beberapa buah batu aneh bewarna abu-abu sedang melayang-layang.

"Apa itu? Kemana perginya serigala tadi?" Aku bertanya-tanya. Pertanyaan-pertanyaan mulai muncul di benakku.

Tiba-tiba batu-batu itu melayang, melesat begitu cepat menuju ku.

Aku segera menunduk agar terhindar.

"Refleks-mu semakin bagus ya," puji seseorang.

Aku berbalik.

Lord Ry terlihat sedang memasukkan batu-batu itu kedalam tas.

"Ini dia yang aku cari, terima kasih sudah membantu ku mendapatkannya." kata Lord Ry yang sadar dirinya ditatap intens olehku.

"Apa itu inti Alagiressal?"

"Seperti yang aku bilang tadi, ini inti dari Alagiressal namanya core stone Alagiressal." jawab Lord Ry.

"Auu....!"

Serigala itu saling bersahutan.

"Sepertinya musuh kita bertambah lagi," gumam Lord Ry.

"Tak masalah," ucapku.

"Apa maksudmu?"

"Kita memiliki segalanya, termasuk kelemahan dari mereka." jawabku seraya menyunggingkan senyum smirk.

"Yah terserah kau sajalah," ucap Lord Ry.

Prang...

Pedangku kembali bertabrakan dengan gigi Monster itu yang hendak menggigit Lord Ry.

Dengan kekuatan penuh, aku berhasil memukul mundurnya.

Tanpa basa-basi aku segera menusuk tepat di bagian mata dengan menggunakan pedang yang sudah memiliki kobaran api.

"Auuuu!!!"

Alagiressal tadi melolong kesakitan, tak berselang lama tubuhnya hancur terbakar api yang semakin membesar dan hanya menyisakan banyak sekali darah dan core stone.

"Jenius, tak ku sangka dia menemukan kelemahan Alagiressal hanya dalam waktu singkat. Tidak sia-sia aku menjadikannya budak ku." batin Lord Ry.

"Hey! Mau sampai kapan kau bengong? Cepat bantu aku!" teriakku.

Jujur aku sedang kewalahan melawan mereka semua sendiri, mengatur aura dan energi bukanlah hal yang mudah.

"Ayo bertahanlah! Sedikit lagi Gavril sampai," batinku seraya terus berusaha fokus.

Bom...

Bom...

Bom...

Terdengar suara ledakan dari belakang 3 kali, aku menghadap ke arahnya.

"Apa Lord yang melakukannya?" tanyaku kepada Lord Ry.

Dia menggeleng, justru membuatku semakin bingung.

"Jika bukan dia, siapa?"

Prang...

Brak...

Tiba-tiba aku di banjiri oleh hujan darah yang sangat deras.

Saat aku mendongak, ternyata hal yang aku tunggu akhirnya tiba.

"Maafkan kami telat Lord," ucap Gavril bertelepati denganku.

"Tak masalah," balasku.

Aku mengangkat tangan yang berlumuran darah lalu menggenggam pedang kesayanganku.

"Gladius dea gladii (Gladeladi), bagaimana bisa kau mendapatkan barang kuno yang begitu berharga?" tanya Lord Ry.

"Masalah kita bukanlah itu, lihatlah!" Aku menunjuk ke arah depan, bumi sudah bergetar. Puluhan kawanan Alagiressal sepertinya sudah turun gunung mendengar lolongan teman-temannya.

"Keluarkan sihir api dan kemampuan Lord! Peperangan yang sesungguhnya baru dimulai," kataku, sudah memasang postur tubuh siap melawan.

...----------------...

Halo reader's, author balik lagi untuk merekomendasikan karya bagus lainnya yang sayang banget untuk di lewatkan.

1
Mom FA
salam dari in memories🙏
Frando Kanan
seharusny gk ush selamatkn lo Dr para bandit td biarkn lo kna pukul trs sampai mati 💢
Frando Kanan
si bch ini tdk Tau terima ksh bner 🙄
Frando Kanan
tdk blh bljr pedang? klo gitu tgglh kematian putri lo sendiri....jika itu terjadi gw ykin ibu cassi bkl kutuk suami sendiri tdk Tau diri 😒
Frando Kanan
yah elh...gw jd khawatir skrg si cassi ini...tubuh asli antagonist bner2 lemah gk heran selalu klh trs oleh tatapan mematikan oleh ayah kandung sendiri 😒
Frando Kanan
idih....ktany gk mw melanjutkn pertunangan tpi alhasil mlh gk blh? hmph 😒
Frando Kanan
wah....gk Tau terima ksh....hanya krn identitas terbongkar langsung ingin bunuh FMC....ckckck 😒 lbh baik gk ush tolongi jd sia2 tolongi bch idiot itu 🙄
Frando Kanan
spa bch td itu....udh tolongi mlh tdk Tau terima kasih 🙄
Shirokawa
Thor lanjut, greget nunggu in nya nih😤😤
Quensly: oke....
total 1 replies
Shirokawa
Sir ode maaf🙏😂😂
Quensly: wkwkwk, benar banget.😂🤣
total 3 replies
Shirokawa
Yey pertempuran segera dimulai!!!😆
Shirokawa
Hanya bisa berdoa, semoga Cassi selamat🙏🙏
Shirokawa
Untuk Ava, aku no comment😑
Quensly: wkwkwk, frustasi ya sama Ava 😂
total 1 replies
Lee
Boomlike hadir kaka..
slam dri My ice girl sranghae..
sudah q favorit ya
Shirokawa
Entah kenapa karakter Ava mirip sama karakter pelayan matre komik sebelah, yg bikin gak bisa komen😂😂
Quensly: wkwkw, memang iya. Yona kan di manhwa Beware of the vilainnes. 😂
total 1 replies
Shirokawa
Wah menarik nih!!😆
List papa bucin
mari kita lihat bagaimana sifat pemeran utama wanita satu ini
Anita_Kim
Semangat kak.
Anita_Kim
Aku mampir.
Sylvia
next, semangat.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!