NovelToon NovelToon
Mysweet Savage Boss

Mysweet Savage Boss

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: sakabiya

SEASON 1,2,3

Bos galak dan ketus itu akhirnya mengakui cintanya pada Nara, walaupun perjalanan kisah mereka penuh liku tapi akhirnya mereka mendapatkan akhir bahagia dan everlasting love.

Season 2

Eomma Nara sama appa Azka menepi dulu ya, Mysweet savage boss season 2 comes out.
Tahun-tahun berlalu dan Arkana kecil sudah tumbuh jadi remaja penuh pesona, bagaimana kisah Arkan selengkapnya?
Ikuti terus Mysweet savage boss Season2 ini ya ....

Season 3

Arkan, Yura dan Keita sudah mulai beranjak dewasa. Kisah cinta mereka mulai mendalam dan penuh intrik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sakabiya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

myfirst time

Puas bercumbu dalam bath up, Azka menggendong tubuh mungil itu lalu membaringkannya diatas ranjangnya. saat ini benar-benar tidak ada sehelai kainpun yang membatasi jarak diantara mereka. walau sangat menikmatinya, Nara masih tampak takut karena ini adalah yang pertama untuknya.

Lagi Azka cumbu Nara penuh kelembutan dan saat sudah hampir pada puncaknya, Azka tatap wajah Nara yang berada tepat dihadapannya.

"lo pernah lakukan ini dengan pria lain?" tanya Azka lagi-lagi berbisik, Nara hanya menggeleng, dia sedikit takut.

"boleh gue yang pertama melakukannya?" tanya Azka lagi seolah-olah meminta ijin pada Nara.

Sejenak Nara pejamkan matanya, lalu dia mengangguk.

Azka angkat kaki istrinya itu lalu meletakannya tepat dikedua belah pundaknya, dengan begitu dengan leluasa dia mulai sentuh area sensitif Nara dengan miliknya.

Mata Nara semakin terpejam, dia gak tahu apa yang terjadi padanya saat itu.

"ini akan sakit, tapi nanti lo juga pasti menikmatinya.." Kata Azka, entah apa yang merasukinya malam ini.

"pelan-pelan.." kata Nara masih menahan sakit.

"ya.."

Mereka lakukan itu, satu hal yang memang pantas mereka terima. walaupun sakit tapi Nara merasa memiliki Azka malam ini.

***

Pagi-pagi Nara sudah menyirami halaman belakang rumah, tidak ada lagi yang dia pikirkan selain kejadian semalam. dia merasa dia terlalu cepat melakukannya, dia juga merasa kalau semalam bukanlah Azka yang selama ini dia kenal.tapi bagaimanapun semuanya sudah terjadi, dan malah dia jadi senyum-senyum sendiri.

'apa-apa an semalam.. gila! malam yang gila!" pikirnya.

'heh..bagaimana bisa nanti gue berpisah sama dia, bagaimana bisa gue lupakan kejadian semalam..' pikirnya lagi.

Dia kembali masuk kedalam rumah, dia bertemu Azka lagi dimeja makan, dan keadaan jadi canggung. Nara jadi malu dan kikuk, tapi tidak dengan Azka, dia bersikap biasa saja.

Dia tersenyum melihat sikap Nara, dia lemparkan lagi gummysmlile nya itu, yang membuat Nara makin terpikat.

"hehe.." lalu Azka tertawa kecil sembari mengoleskan selai kacang diatas rotinya, Nara mulai kesal.

'malah ketawa.. aneh!!' cibirnya dalam hati lalu dia pasang muka cemberut.

"kenapa?" tanya Azka.

"kenapa apa?" tanya balik Nara dengan ketus.

"semalam lo layani gue dengan baik..semalam lo adalah istri yang sempurna!" kata Azka mencoba menggoda lagi, Nara jadi malu tapi dia juga sebal dengan wajah innocent Azka.

Sejenak suasana hening lagi.

"kenapa.. lo lakukan itu semalam.." tanya Nara lalu menunduk, dia gak mau lihat wajah Azka.

Azka belum jawab dia masih nikmati rotinya.

"hey.." sadarkan Nara, dia ingin jawaban konkrit, Azka menoleh dan menatap mata Nara.

"karna gue mau.." jawabnya singkat dan datar.

"kenapa lo mau?"

"ya.. karena lo istri gue, lo sudah jadi bagian penting dalam hidup gue saat ini, ya ..awalnya gue emang berkomitmen untuk gak menyentuh lo sedikitpun, tapi..semalam gue lihat lo sangat cantik, gue gak tahan .."

Jawaban Azka lagi-lagi membawa perasaan Nara melambung tinggi, dia selalu kalah kalau Azka sudah menggodanya seperti ini.

"gue baru sadar kalau ternyata lo manis juga.." goda Azka lagi lalu menatap Nara dengan matanya,

'aah, lo menang!' batin Nara.

"trus, kapan kita akan akhiri ini semua ??" tanya Nara, kali ini ekspresi Azka berubah..

"ya, kalo kita udah mendapatkan cinta sejati kita masing-masing.."

Jawaban Azka malah membuat Nara takut, dia takut kalau suatu hari Kalyla kembali kepelukan Azka, maka mimpi-mimpi yang semalam dia rajut saat berada dalam pelukan Azka akan buyar begitu saja.

"sore ini gue tanding, lo nonton ya.."

Nara hanya mengangguk.

***

Nara gak mau nonton sendiri diapun mengajak Lulu, keduanya sudah duduk ditribun.

"Dia ijinkan gue buat kelola cafe itu lagi, dan gue sangat membutuhkan lo..lo mau kan bergabung lagi di cafe.." pinta Nara, Lulu menatap Nara bangga.

"sempurna banget sih hidup lo Nar, udah dapat cowok idaman,trus lo juga dapat kembali cafe yang sempat lepas dari tangan lo dengan mudah.." kata Lulu.

"yaa.. begitulah, mungkin ini buah dari kesabaran gue selama ini, tuhan beri hadiah indah ini sebagai ganjarannya!"

"iya lo bener, tapi gue senang melihatnya.. lo memang berhak mendapatkan ini semua.."

"makasih ya.. oh iya, gimana? lo bersedia gak?"

"iya gue mau.."

Nara senang akhirnya Lulu mau membantunya lagi kerja di cafe.

***

Perjalanan pulang, didalam mobil.

Kriing, ponsel Azka berbunyi..dia pasang earphone

"iya bu.." sapa Azka.

"kalian dimana sekarang?" tanya Ibu disebrang sana.

"dijalan, mau pulang.."

"oh.. mampir ya kerumah, kita makan malam sama-sama.."

"iya.."

Azka putar balik arah laju mobilnya, Nara heran..

"kenapa balik lagi?"

"ibu nyuruh kita mampir ke rumah.."

"oh..", sebenarnya Nara agak segan saat harus bertemu dengan keluarga besar Azka lagi. dia malah merasa gak pantas ada diantara mereka.

Sudah sampai dirumah besar Djayawijaya.

Kakek menyambut kedatangan keduanya, Nara segera memberi salam hangat padanya.

"oh, baru pulang bertanding ya?" tanya kakek.

"iya, m.. yang lainnya mana?" tanya Azka saat hanya melihat kakek diruang keluarga.

"ayahmu ada ruang kerjanya, dan ibumu sedang membantu Ija menyiapkan makan malam.."

"oh, biar aku bantu mereka juga ya.." kata Nara mencoba berbaur walaupun sebenarnya agak canggung.

"ya! dapurnya disebelah sana.."

Nara pergi mencari letak dapur dirumah besar itu, dan akhirnya dia temukan juga, disana ada Ibu dan bi Ija yang sedang sibuk memasak. Ibu menyadari kehadiran Nara..

"oh, kalian sudah datang.." sapa Ibu , sikapnya memang belum begitu welcome pada Nara, Nara segera meraih tangan Ibu dan memberinya salam.

"ada yang bisa aku bantu..bu.." tawarkan Nara.

"gak usah non, tunggu saja diruang depan.." kata bi Ija.

"gak apa-apa bi, biar semuanya cepat selesai.." kata Nara lagi.

"ya sudah, tolong jaga masakan ibu ini, biar ibu rapikan mejanya dulu.." kata Ibu lalu dia memberikan spatulanya pada Nara.

"iya.."

Ibu beranjak ke meja makan, tinggal lah Nara dan Bi Ija distasion memasak.

"selamat ya non atas pernikahan kalian, waktu itu Bibi gak sempat ucapkan selamat.." kata Bi Ija yang ramah, Nara senang melihat keramahan Bi ija.

"iya, makasih banyak bi.."

"den Azka itu anak yang baik, selama ini dia gak pernah bawa pacarnya dengan serius kerumah ini, cuma kamu yang datang dan bahkan diperkenalkan langsung sebagai calon istri..", cerita bi ija ,mendengar itu Nara jadi tersanjung.

"benar begitu bi.."

"iya.. dia pasti setia, seperti pak yoga ayahnya.. walaupun bergelimang uang tapi dia tidak pernah main- main dengan wanita lain.." cerita bi ija lagi, kali ini berbisik karena takut Ibu dengar.

"Kalyla??" Terdengar suara Ibu dimeja makan menyapa seseorang, dan itu Kalyla, Nara pastikan dari kejauhan dan itu memang Kalyla.

Deg, hatinya tiba-tiba jealous.

Ibu menyambut Kalyla dengan hangat..

"Apa kabar tante.." sapa kalyla.

"baik sayang, kebetulan kamu datang.. Azka juga belum lama datang sama istrinya, kita makan malam bersama ya.."

Kalyla menemukan sosok Nara, dia pandang dari kejauhan.. kali ini pandangannya kembali sinis.

" ada yang bisa Kalyla bantu?"

"udah, kamu tunggu aja didepan sama kakek dan Azka.."

Nara mendengar percakapan itu, dia juga merasa jealous karena Ibu sangat memperlakukan Kalyla dengan baik sedangkan padanya, ibu masih bersikap dingin.

Bersambung.

1
Taty Na Rasyid
sekilas mirip bbf
Taty Na Rasyid
fiks,,, akhirnya ketemu cerita ini.
Nurul Azzandy
terlalu lembek harusnya bisa terbuka dunk sm kei, y setidaknya balas permainan dara..
bikin konspirasi sm kei agar dara seneng aja padahal tetep menjalin hubungan..
Nurul Azzandy
ka ceritanya kaya rinjani&Julian y yang d f**z*
ede rahmawati
Luar biasa
nobita
Budi sebagai penengah masalah mereka.. Nara butuh pekerjaan dan tempat tinggal.. sedangkan Azka butuh pembantu... saling membutuhkan.
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Febri Ana
mampir thor
lovelly
lanjut
Nining Nopiana
bisa jadi nanti lulu jdian ato bhkn merried ama yuki😁
Etik Puji Astuti
lanjut
Etik Puji Astuti
lanjut kk
Etik Puji Astuti
lanjut
Rita
eh...ini mirip sama savage husband yg di sebelah.....🤔
maaf thor...sama ngga ceritanya? soalnya yg disebelah gantung, jadi kesel bacanya 🤭🤭🤭
Etik Puji Astuti
lanjut kk
Etik Puji Astuti
lanjut
Helena Rusliana
bodoh kenapa harus begitu ceritanya
Helena Rusliana
dasar perempuan murahan, ternyata dinovel banyak sekali perempuan mirahsn dan tidak tahu diri
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Fatma Dwi
cerita ya bagus bikin baper
Titi Satiti
untuk visual aku cari inspirasi sendiri gk pa² ya thor soalnya aku lebih seneng kali visualnya indo²aja, atlet basket indo juga gk kalah keren² kok😁😁😁
Titi Satiti
suka sama semua karyamu thor...
aku udah baca semua karyamu di platform sebelah juga lho..... aku sampe ter_sakabiya-sakabiya deh😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!