NovelToon NovelToon
SECRET LOVE

SECRET LOVE

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:389.4k
Nilai: 5
Nama Author: Minsecret03

"Pernikahan kontrak perjanjian, tapi pernikahan satu kali seumur hidup antara aku dan kamu.

~Alterio Mahendra


Alterio Mahendra, terpaksa menikah dengan Gabriela key Angelin. Yang berawal dari kesalahpahaman, dan untuk kebahagiaan orangtuanya.

Tak disangka, Al terpesona dengan istri kontaknya, dan berusaha mendapatkan hati nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Minsecret03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. KESEDIHAN KEY

Pukul 08:00 Al masih setia memejamkan matanya. Dengan lengan kekar dan kaki jenjangnya mengunci pergerakan key. Dan siempunya hanya bisa pasrah, menunggunya membuka mata.

Pasalnya key sudah bangun sedari tadi, bahkan bisa merasakan sinar matahari masuk dari celah-celah jendela.

Entah apa yang terjadi dengan suaminya, sampai jam segini belum terganggu tidurnya. Biasanya langsung heboh berangkat ke kantor, atau memasak didapur layaknya ibu rumah tangga. Tapi hari ini, malah ketiduran sampai siang.

"Al, Lo pingsan atau gimana sih. Gue bosan gini terus." Bisik key tepat ditelinganya.

Sebenarnya key binggung, bagaimana bisa ia tidur semalaman dengan posisi yang sama. Rasanya tidak mungkin, apalagi tidur diatas tubuh seseorang.

Key meniup rahang suaminya, berharap Al terganggu dari tidurnya. Nyatanya gak, Al malah meletakkan kepalanya diatas wajah key. Dan key tidak bisa melakukan apa-apa mengangu tidurnya.

Hanya satu cara yang tersisa. Semoga berhasil. Dengan senyuman jahil, key menghitung mundur dan–

"ALTERIO, KERJA!!" Teriak key mengema seisi ruangan.

Sontak siempunya meringis, menutup telinganya yang hampir pecah. Dengan malas Al membuka matanya, mencari letak kepala key dan mengangkat dagu nya menoleh kearahnya.

Dengan cepat Al mengecup bibir mungil itu, menahannya sedikit lama.

"Bising."

"Apaan sih, main nyosor aja."

"Diam key, tidur lagi yah. Gue masih ngantuk."

"Gak, gue mau turun. Kerja Al."

"Malas."

Al menarik selimut, menutupi seluruh tubuhnya dengan tubuh kecil Istrinya. Dan semakin mengunci pergerakannya. Sekali masuk kedalam perangkap, Al tidak akan melepaskannya dengan mudah.

"Sesak Al."

"Bising key, gue masih ngantuk gara-gara Lo sih."

"Kenapa jadi gue?"

"Gue minta itu malah gak mau. Jadi minta sama siapa? Bini orang?"

"Terserah."

"Yaudah sekarang."

"Apaan?"

"Bikin debay."

"Mesum mulu sih Al."

"Lo istri gue bukan istri orang."

"Iya tau, gak usah dijelasin."

Al memilih memejamkan matanya, tanpa memperdulikan key bergerak tidak nyaman diatas tubuhnya.

Semalaman Al tersiksa sendiri gara-gara ulahnya. Bisa-bisanya menyuruh key tidur diatas tubuhnya, mana Al bisa merasakan lekukan tubuhnya.

Walau begitu Al tidak berani menyentuhnya, hanya sebatas memeluk walau sebenarnya tersiksa.

"Key."

"Apa?"

"Mandi, terus ganti baju. Tapi pakke bajunya warna hitam."

"Buat apa?"

"Rahasia. Mandi gih." Al melepaskan pelukannya, dengan mata yang setia terpejam.

"Kita kemana Al?"

"Kepo!"

"Kasih tau dulu."

"Kayaknya nyaman diatas, mau coba dibawah?"

Sontak key melototkan matanya,

dengan cepat turun dari atas tubuhnya. Dan melemparnya dengan guling.

"Makasih key."

"Mesum."

Key melangkah lebar kearah kamar mandi, dan membanting pintu dengan kencang.

Sontak Al tertawa terbahak-bahak, mendengar umpatan key dari kamar mandi. Semua ucapannya barusan, hanya sebatas candaan. Sekalian melihat reaksi key. Dan seperti biasa key selalu serius menanggapi ucapannya.

******

Kini mobil hitam Al terparkir diparkiran, dan key hanya diam membisu menatap lurus kedepan. Sebenarnya key rindu ketempat ini, apalagi bertemu mama nya. Sayangnya, papa bisa memarahinya apalagi sampai ketahuan.

Bertahun-tahun key menahan diri, untuk tidak datang berkunjung kesini. Walau hanya sebatas melepas rindu, dan mengadu.

Al yang menyadari perubahan wajah key, dengan cepat turun dari mobil. Dan membuka pintu untuknya.

"Jangan melamun."

Sontak Key tersadar dari lamunannya, menoleh kearah Al yang sibuk membuka seatbelt nya.

"Al."

"Iya, kenapa?"

"Nanti papa tau."

"Mumpung papa gak ada disini, jadi gunain kesempatan."

"Tapi."

"Jangan takut, gue disini. Pegang tangan gue."

Key mengigit bibir bawahnya, menatap uluran tangan suaminya. Dengan ragu meraih uluran itu, menautkan nya dengan jemari kecilnya.

"Percaya sama gue."

Key hanya menggangukan kepala, dan tersenyum tipis kearahnya. Dengan langkah beriringan, Al sesekali melirik kearahnya sembari mengeratkan genggamannya.

Terlihat manik key berkaca-kaca, dan sebentar lagi akan luruh. Entah apa arti dibalik air mata itu, Al juga tidak tau. Banyak Rahasia yang key sembunyikan, dan sulit dicari tahu. Ternyata key pintar menyembunyikan masalahnya.

Dan Al merasa bod*h mengetahui hal itu. Hampir setengah tahun pernikahan kontrak mereka berjalan,

dan kehidupan key sebelumnya sulit terungkap.

Kini didepan salah satu makam, diantara banyaknya makam langkah Al dan key terhenti. Didetik itu juga key luruh diatas tanah, dengan air mata yang membasahi pipinya.

"Ma."

Key menangis sejadi-jadinya, menutup wajahnya dengan telapak tangannya.

"Kenapa mama tega ninggalin key, hiks."

Al yang sedari tadi diam membisu, perlahan duduk di sampingnya dan memeluknya erat.

"Kalian gak ada yang sayang sama key."

Tanpa sadar, Al ikut menagis sembari mengelus lembut punggungnya. Didetik ini juga, Al menyesali perbuatannya.

Al hanya sekedar menyenangkan hati key awalnya. Karena informasi yang Al dapat dari Raka, mertuanya melarang keras key datang kemakam ibu nya dengan alasan yang kurang jelas.

Bertepatan papa key keluar kota, Al berinisiatif sendiri mengajaknya kesini, mumpung ada kesempatan.

"Al, mereka semua jahat."

Key membalas pelukannya, menangis sesenggukan didada bidangnya.

"Jangan nangis, kasian dede bayinya."

"Al."

Siempunya terkekeh, melongarkan pelukannya dan menangkup wajah istrinya.

"Lo jelek kalo nangis." Al menghapus jejak air mata key sembari tersenyum hangat kearahnya.

"Gak sadar, Lo juga jelek kalo nangis."

Jemari key ikut tergerak, menghapus jejak air mata Al. Hari ini key sadari, Al orangnya romantis, bisa-bisanya bercanda dalam suasana yang tidak tepat. Nyatanya key teralih dari kesedihannya.

"Makasih Al."

"Hm, tapi jangan nangis."

Key hanya melengkungkan bibirnya kebawah, kembali menyembunyikan wajahnya didada bidang suaminya. Key tidak tahan melihat batu nisan itu, yang ada mengingatkan luka.

"Kita pulang aja yah."

"Bentar."

"Ngapain lagi, hm? mau nangis? gak boleh."

"Siapa juga yang mau nangis."

Key melepaskan pelukannya, dengan cepat meraih jemari besar Al dan menautkan nya dengan jemari kecilnya. Dengan wajah yang menunduk, key kembali menghadap kearah depan. Tanpa berniat menatap batu nisan itu.

"Ma, key udah nikah. Dia suami key, Alterio Mahendra." Adu key dan sesekali sesenggukan.

"Mama gak perlu khawatir lagi sama key, suami key orangnya baik kok. Gak kayak papa, pengecut."

"Dia juga gak pernah lari dari tanggung jawab, gak kayak Abang. Sama-sama pengecut kayak papa."

"Mereka berdua emang pengecut, gak ada tanggung jawabnya jadi pria."

Al tersenyum tipis, mendengar semua ucapan Istrinya. Jadi ceritanya sekarang key mengadu, dan Al yang jadi pendengarnya. Karena hanya ada mereka berdua disini, dengan kuburan disekeliling mereka.

"Sebenarnya key masih kecewa sama mama, tapi yah sudahlah. Orang kita gak bisa ngehindari kematian."

"Tapi key tetap sayang kok sama mama."

"Kalo gue gimana?"

Al menyela ucapan key, dengan menundukkan kepalanya melihat wajah cantik Istrinya.

"Apanya?"

"Lo gak sayang sama gue?"

"Itu beda lagi ceritanya, jangan kepedean."

"Bedanya apa?"

"Lo cowok, gue cewek."

"Oh maksudnya, kita suami istri jadi wajib dong punya anak."

"Kuburan Al, gak kenal tempat ngomong mesum. Gak takut apa."

"Takut apa?"

"Setan."

Key bangkit dari tempatnya, meninggalkan Al begitu saja. Key lupa Al wujudnya memang manusia, tapi mulutnya setan. Bisa-bisanya ngomong begituan dikuburan.

"Suami set*n."

"Gue manusia key."

"Diam!"

Al tertawa kecil, sembari melilitkan lengannya kepinggang ramping Istrinya. Al harus cepat-cepat meninggalkan tempat ini, takutnya ketahuan.

"Langsung pulang key?"

"Hm, kerumah papa."

Sontak Al tersenyum kemenangan, mengingat kejadian semalam.

__________

Terimakasih telah membaca cerita ini:)

Aku harap kalian suka dengan ceritanya. Maaf feel-nya kurang dapat, tapi aku selalu berusaha agar kalian suka dengan alurnya.

Cast dipart selanjutnya yah

Jangan lupa tinggalkan jejak

1 like dan komen, suatu kebahagiaan untukku

Terimakasih:)

1
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
🙂
karina apriyanti
ceritanya bagus
Nurrahmi Siagian
bagus
Ida Rubaedah
seruu deh cerita nya..
💪💪💪💪
Dwi Surya
menarik
Lia Fitri
wow
🌷mamix um@mi 🏚🅠🅛
goodjob thour pertahankan karyamu
Deissy Yusuf
Ceritanya saya suka👍🏼
Lin Halu
lucu banget sihh 😂😅😅
Lin Halu
aku suka karyamu kak ❤💪💪
Lin Halu
❤💪
Nanda Khusuma
semangat thor
Nanda Khusuma
mampir thor ☺👍
Elina Yo
jadi gemes sama Raka 😁
Putri Lubiis
sama²thor
Putri Lubiis
ya dh tamat 🙂🙂
Shela Nasution
aduh ikut penasaran kisahnya
Putri Lubiis
wih ganteng nya menggoda iman ya bund
Putri Lubiis
kok aku kasihan ama raka ya😂😂
UmytaShoop
marathon bacanya sampai end,GG tau ini novel pertama author TPI bgusnya minta ampun buanguus bngett ceritanya GG berbelit2 GG bnyk drama,dr cerita Gavin kenzi n Raiden Tasya n alkey Suka semau sukses berkarya author GA sehat selalu kryamu lain dr yg lain aku suka sekali GG bosan2 bcanya hebat banget bisa buat cerita sebagus n GG berbelit2 kyak novel laen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!