NovelToon NovelToon
CAHAYA BINTANG SURGA

CAHAYA BINTANG SURGA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:151.2k
Nilai: 5
Nama Author: Qnoy

[Sebaiknya baca dahulu novel Love Story dan The Princess untuk mengurangi kebingungan]

Seorang anak terlahir ke dunia tidak bisa memilih dari siapa ia dilahirkan, dalam keluarga apa dia dibesarkan

Semua anak sejatinya baik karena Allah telah menginstal di dalam dirinya fitrah yang lurus. Walau kelak terwarnai oleh macam warna, namun warna putih dari fitrahnya tak akan pudar dan kelak akan memanggil saat jiwa kehilangan arah

Hidup Zalynda Navulia dalam satu malam berubah karena pernikahan dadakan akibat di grebek warga

Dendam keluarga dan trauma masa lalu selalu membayangi dunia pernikahan dadakannya bersama Rayhan Putra Farobi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qnoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PART 28

Sehari sebelumnya

Tok..tok..

"Masuk." Ucap suara berat Ardhi Al Farobi. Arion tampak memasuki ruangan kerja Ardhi

"Pak, ini laporan divisi marketing yang bapak minta." Kata Arion sambil memberikan beberapa berkas dokumen

Ardhi mengangguk sambil menerima tumpukan berkas dari Arion

"Satu lagi pak, ada pak Beno di luar." Ucap Arion

Ardhi kembali mengangguk

"Ya, suruh masuk."

Arion menunduk hormat lalu segera keluar dari ruangan Ardhi. Tak lama Beno memasuki ruangan Ardhi

"Mas Ardhi panggil saya?" Tanya Beno

Sekilas Ardhi menatap ke arah Beno, lalu menekuni dokumen yang diperiksanya

"Duduk Ben." Ucap Ardhi. Beno segera duduk di hadapan Ardhi

Ardhi menutup beberapa berkas di hadapannya kemudian menatap ke arah Beno

"Kamu tahu kenapa saya memanggilmu, Ben?"

Beno menggeleng karena iapun tidak memiliki petunjuk mengapa Ardhi memanggilnya. Biasanya Ardhi memanggilnya untuk menyelidiki sesuatu. Beno memiliki banyak koneksi untuk penyelidikan bila dilihat dari latar belakangnya

"Mas mau saya menyelidiki siapa?" Tanya Beno

Ardhi terdiam. Keheningan tercipta. Beno benci keheningan, karena biasanya setelah itu akan ada hal mengejutkan

"Ben..apa yang kamu ketahui tentang rahasia Ray?"

"Benar kan!" Bathin Beno yang sedikit terkejut, namun pria itu berhasil menguasai dirinya

"Rahasia apa, mas?"

Ardhi menarik ujung bibirnya. Beno memang handal mencari informasi, namun Beno tidak handal berbohong

"Ben, saya tahu kamu mengetahui rahasia Ray. Coba katakan, jangan bikin saya su udzhon dengan anak sendiri."

Beno menghela nafas. Ardhi memang selalu bisa membaca pembawaan orang-orang. Tidak ada gunanya Beno berbohong. Ardhi bisa tahu dari siapapun dan Ardhi bisa sangat kecewa padanya

"Baiklah mas. Sepanjang yang saya tahu dan saya selidiki..Ray kemarin sedang mengikuti seorang wanita."

Ardhi memicingkan mata, wanita? Seperti bukan Ray

"Begitu?"

Beno mengangguk "Ray meminta saya untuk menyelidiki wanita yang belakangan ini dia temui. Dulu mas Ardhi juga pernah meminta saya menyelidikinya."

"Siapa?"

"Zalynda Navulia. Ketua Fabulous Sorority di kampus Universitas Gemilang."

Ardhi mengangguk-angguk. Sudah lama sekali, sekitar empat tahun yang lalu. Ardhi sudah lupa-lupa ingat

"Ada apa dengan wanita itu?" Tanya Ardhi lagi

"Ng, kalau mas Ardhi ingat.. Zalynda Navulia adalah saudara jauh dari tuan Wijaya. Kasus di Universitas Gemilang saat pemilihan senat dulu, dia yang mengadu domba kelompok besar untuk naik ke kursi senat dan menguasai uang Universitas."

"Untuk apa?"

"Menghancurkan Frederick Groups Company.."

Ardhi tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. Berani sekali gadis itu hendak bermain-main dengan perusahaan keluarganya. Uang dari Universitas tidak akan mungkin menghancurkan perusahaan raksasa seperti Frederick Groups Company

"Ray ingin mengetahui seseorang yang ingin menghancurkan bisnis keluarga?" Tanya Ardhi. Beno tampak ragu-ragu mengatakannya. Ardhi memicingkan matanya

"Katakan, Ben."

"Awalnya, Ray hanya meminta saya membawakan mukena dan baju seorang wanita di club XX.."

"Apa?!!"

Wajah Ardhi merah padam, rahangnya mengeras. Walau dirinya tidak pernah menginjakkan kaki ke club XX namun Ardhi tahu persis tempat apa club XX itu. Kenapa Ray bisa ada di sana?

Beno tertunduk tidak berani memandang Ardhi. Ardhi menghembuskan nafas, berusaha mengatur emosinya

"Lanjutkan.." kata Ardhi

"Lalu Ray meminta saya menyelidiki, wanita bernama Zalynda Navulia. Dari penelitian saya, gadis itu dijual oleh paman tirinya ke club XX untuk melunasi hutang-hutangnya."

Ardhi memejamkan matanya. Tindakan yang sangat kejam dan tidak bisa dibenarkan dari sisi manapun juga

"Hanya itu?" Tanya Ardhi sambil melihat tajam ke arah Beno

"Zalynda Navulia, gadis itu sudah tidak bekerja lagi di club XX. Menurut informasi, ada yang menebusnya."

Mata Ardhi memicing. Rasanya dia bisa menerka arah pembicaraan Beno

"Saya hanya menyimpulkan sendiri, mas. Sepertinya dahulu Ray dan Zalynda memiliki satu hubungan yang belum terselesaikan. Lalu, Ray menemui Zalynda di club XX dan menebusnya."

Ardhi teringat beberapa minggu ini Ray jarang bahkan hampir tidak pernah pulang ke rumah. Apa ini ada hubungannya dengan gadis itu?

"Untuk lebih jelasnya, mas Ardhi bisa tanyakan kepada Ray." Ucap Beno lagi

Ardhi mengangguk "Terima kasih, Ben. Kamu boleh pergi.."

Beno mengangguk hormat, lalu pergi meninggalkan ruangan Ardhi

"Rayhan Putra Farobi, kamu harus jelaskan semua ke ayah.." desis Ardhi pelan

***

"Ayah.."

Ray nampak terkejut dengan kedatangan Ardhi. Tidak biasanya Ardhi menyambangi apartemennya. Ardhi melihat ke arah Ray sambil tersenyum

"Assalamu'alaykum, bang. Ayah boleh masuk?"

Ucapan Ardhi menyadarkan Ray. Segera pemuda itu membuka pintu lebar-lebar

"Ah iya, Wa'alaykumussalam. Masuk, Yah."

Ardhi melangkah masuk sambil melihat sekeliling apartemen Ray. Apartemen Ray terlihat lebih rapi dibandingkan saat terakhir Ardhi berkunjung ke sana

"Ayah ganggu?" Tanya Ardhi saat melihat Ray yang hanya berdiri mematung di pintu

"Eh,nggaklah. Duduk Yah."

Terlihat sekali kegugupan di wajah dan tingkah laku Ray. Ardhi sangat hafal gerak-gerik putra sulungnya itu

Ardhi duduk dengan tenang, sementara Ray terlihat melirik ke arah pintu kamar Zalynda

"Semoga Za sudah tidur.." Ray berdoa dalam hati

"Bang.."

"Ya Ayah?"

Ardhi terkekeh "Kamu kenapa bang? Kok kayaknya tegang banget sih ayah datang. Kayak kena sidak."

Ray menggaruk tengkuknya yang tidak gatal

"Ng..ayah ada apa kemari?"

Ardhi menatap Ray "Apa ayah tidak boleh kemari?"

Ray tertawa hambar "Bukan, maksud abang ayah nggak perlu repot-repot kesini. Ayah tinggal telepon abang, abang langsung menemui ayah."

"Ooh begitu.." Ardhi menyandarkan badannya ke sofa. Matanya melihat ke gelas kopi milik Ray

Ardhi segera beranjak menuju dapur Ray. Refleks Ray mengikuti Ardhi. Ardhi tahu Ray gugup, namun Ardhi pura-pura tidak tahu

Pria itu dengan santai membuat kopi di dapur Ray. Matanya melihat ke arah piring dan lap yang sudah dicuci dan tergantung rapi. Mata Ardhi memicing, Ray sepertinya sudah mulai rajin melakukan beres-beres

"Ayah buat kopi sendiri. Habisnya ayah nggak ditawarin minum sama kamu, bang." Kata Ardhi sambil menatap Ray yang mengikutinya di belakang

Ardhi kembali duduk di sofa dan menyesap kopi bikinannya. Lalu melihat ke sekeliling

"Rapi juga apartemenmu bang. Kamu sewa maid?" Tanya Ardhi

Ray hanya terdiam menatap Ardhi. Ray menduga Ardhi seperti ingin menginterogasinya. Ardhi tersenyum

"Ayah cuma kangen, jarang ngobrol sama kamu bang. Bunda protes, katanya ayah ngasih kerjaan banyak ke kamu sampe nggak bisa pulang ke rumah karena kerjaan nggak selesai-selesai."

Ray tertawa kecil. Semua tahu kalau Ray paling tepat waktu menyelesaikan pekerjaannya. Ray adalah duplikat Ardhi yang selalu on time dan profesional

Ardhi mencondongkan badannya ke arah Ray

"Ada yang ingin abang ceritakan ke ayah?"

Ray menatap Ardhi. Mungkin ini saatnya Ray menceritakan tentang Zalynda pada Ardhi.

Baru saja Ray hendak membuka mulut, pintu kamar Zalynda terbuka. Gadis itu keluar mengenakan lingerie merah yang ditutupi dengan jubah tipis pasangannya.

Wajah gadis itu menunduk sehingga Zalynda tidak mengetahui kalau Ardhi sedang berada di ruang tamu

"Apa ini cukup membayar belanjaan tadi, Ray?"

1
Maria Kilis
Luar biasa
auliasiamatir
keren Thor..., aku segera menuju cerita berikut nya Thor...
🧭 Wong Deso
keren
IG : @thatya0316
aku kena prank nih...kirain Zalynda kenapa' Alhamdulillah happy ending..cuma ngenes juga sama nasib Ian🤭🤣🤣🤣
Qnoy: Ahihihi.. Ian zomblo aja yak
total 1 replies
Kuro
Cerita luar biasa
Qnoy: Terima kasih banyak kakak ❤️
total 3 replies
Kuro
Kereeen banget ceritanya 👍🏻
Qnoy: Terima kasih banyak kakak ❤️
total 1 replies
Savior
mantap..lanjut ah
Savior
makin penasaran aje nih
Savior
lanjut ah meski gemes
Savior
lanjuuuttttt
Savior
Tor mengudak aduk hati permisahh
Lee
mampir jg ke novel q y kaka.
mkasih..
Lee
wah..q ktinggalan bnyak.
My ice girl sranghae mampir kak.
slama knal..
semangat yaa..
auliasiamatir
tambah candu bacanya
Meera
Jangan lama-lama bikin karya barunya ya
Qnoy: Ashiaap ❤️ terima kasih banyak kakak
total 1 replies
Meera
Alhamdulillah masih hidup
Qnoy: Alhamdulillah kakak ❤️
total 1 replies
Michie
ditunggu karya barunya, akak ❤️❤️
Qnoy: Ashiaap ❤️ terima kasih banyak kakak
total 1 replies
Michie
akaaaaak.. aku udah baper beberapa hari gara-gara Za, eh masih hidup ❤️❤️ duh senengnya
Qnoy: Huihihi ❤️❤️
total 1 replies
Savior
suka sekali.bagian ini
Savior
takut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!