NovelToon NovelToon
Luka Tak Terlihat

Luka Tak Terlihat

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga)
Popularitas:888
Nilai: 5
Nama Author: Illana Clr

Cerita ini hanya fiksi semata, hanya halu author.

Cerita ini, terispirasi dari curhatan-curhatan seorang ibu yang merasa lukanya terabaikan, lelahnya tak terlihat, dan sakitnya yang dianggap sepele, diselingkuhin pula.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Illana Clr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Satu Tahun Cia (Pricilla)

Waktu berjalan terlalu cepat.

Tanpa terasa, Cia sudah satu tahun.

Tidak ada pesta besar, hanya dekorasi sederhana dan beberapa balon warna-warni. Dimeja beberapa kado kecil berbalut kertas kado cerah untuk Cia, dan kue tart mini dengan satu lilin berbentuk angka 1 di tengahnya.

Saat lilin dinyalakan, Cia menatapnya lekat. Dengan satu tiupan, api itu padam. Lalu terdengar tepuk tangan kecil.

Alana tidak bisa menahan air matanya.

"Selamat ulang tahun anak mama," ucapnya dengan suara bergetar.

Johan ikut mengusap kepala Cia. "Selamat ulang tahun, princess. Mama pasti terharu lihat kamu makin besar ya. Peluk mama dulu sayang."

Cia langsung membuka kedua tangannya.

Dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Alana dipeluk dari dua arah. Dari depan ada Cia, dari belakang ada Johan.

Dalam pelukan itu Alana akhirnya bisa bernapas. Sesak yang ia simpan berbulan-bulan tumpah sebentar. Rasanya hangat.

"Udah ya sayang," bisik Johan di telinganya. "Cia kita makin pintar. Itu semua berkat kamu."

Kecupan lembut mendarat di kepala Alana. Lama. Hangat.

Sudah lama sekali Alana tidak merasakan itu.

Alana terisak pelan. "Mama terharu. Bayi mama sudah satu tahun."

Cia yang dari tadi memperhatikan tiba-tiba mengernyit. Lalu menepuk pipi Alana dengan tangan kecilnya.

"No nanis mama... tenum."

Bahasa cadelnya terdengar jelas. Jangan menangis mama, senyum.

Alana tertawa di sela tangis. Ia mengusap air matanya cepat.

Setelah itu giliran memotong kue.

Dengan tangan kecil yang gemetar, Cia memotong kue pertamanya. Potongan pertama ia berikan ke Alana.

"Aaa mama aaa," pintanya.

Alana membuka mulut. "Makasih sayang."

"Tama-tama," kata Cia sambil mengangguk puas. Lalu ia mengambil sendok lagi untuk Johan.

"Pah... aam pah."

Johan menurut. "Makasih ya princess."

"Tama-tama pah. Pah, gendong pah."

Dengan bahasa polosnya, Cia minta digendong. Johan langsung mengangkatnya tinggi.

Johan mengeluarkan ponselnya. "Ayo foto dulu sayang, buat kenang-kenangan."

Alana mengangguk sambil menggendong Cia. "Iya sayang."

Ia tersenyum ke arah kamera. Beberapa foto dan video tersimpan di galeri Johan. Momen yang terlihat sempurna.

Selesai tiup lilin, Alana masuk dapur menyiapkan makan malam untuk bertiga.

Di meja makan, Cia sudah duduk di high chair-nya. Tangan kecilnya sibuk menggenggam sendok. Ia mulai belajar makan sendiri, meski nasi dan kuah berceceran di mana-mana.

Johan mengerut. "Harusnya disuapin. Kamu malah asik makan sendiri. Belum waktunya Cia makan sendiri."

Alana menoleh. "Gak apa-apa Han. Dia belajar dari sekarang."

"Tapi kamu lihat kan? Berantakan gitu. Nafsu makan aku jadi hilang kalau begini," ketus Johan sambil mendorong piringnya sedikit.

Alana menarik napas. Ia mengambil tisu basah, mengelap wajah dan tangan Cia yang belepotan.

"Mama suapin ya sayang."

Cia langsung merengek begitu sendoknya diambil. Ia tidak mau disuapin.

Johan ikut menimpali. "Mama kan bisa makan sambil nyuapin Cia."

"Aku udah selesai makan."

Alana menjawab singkat dan dingin, padahal piring di depannya masih penuh.

Sejak kalimat itu terlontar, nafsu makannya hilang. Yang tersisa hanya rasa sakit di dada.

Karena lagi-lagi, kata-kata Johan keluar begitu enteng, seolah tidak melukai siapa-siapa.

Ruangan yang tadi hangat karena kue dan tawa, kini kembali sunyi.

Hanya ada suara sendok beradu dengan piring, dan hela napas Alana yang ia tahan.

---

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!