NovelToon NovelToon
PELANGI SETELAH HUJAN GLOW UP

PELANGI SETELAH HUJAN GLOW UP

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: mynamei

WARNING!!
MENGANDUNG UNSUR DEWASA DAN PELAJARAN HIDUP LAINNYA. HARAP BIJAK DALAM MEMBACA.. 🙏🙏

Hai Pencinta Pelangi Setelah Hujan (PSH) season 1.. Allhamdulillah akhirnya di awal Ramadhan Tahun ini release..

*

Aku adalah Rizkiya.. mereka menyapaku Kiya, sedari kecil aku sudah harus berjuang untuk kehidupanku, orang tua dan keluarga juga ikut memberi dukungan hingga support yang luar biasa untukku..

Aku Menjalani hari-hariku penuh perjuangan, hingga akhirnya aku memutuskan untuk 'Berubah' .. Namun ternyata perubahan pada diriku mengarahkan diri ini Kalam kemelut cinta yang begitu membuat hatiku hancur...

🌷🌷

Aku Adalah Rizky, Kehidupanku sangat sempurna, tak ada yang tidak bisa aku raih di dunia ini.. Orang tuaku dan keluargaku selalu bangga padaku meski di belakang mereka aku banyak melakukan hal bodoh.. Hingga ketika jalan hidupku membawaku dalam sebuah pelajaran hidup yang kemudian merubahku..

⭐⭐⭐⭐

Apakah Cobaan yang akan kami hadapi?
Mari Beri dukungan kalian yaa 🙏😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mynamei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 27

Usai mereka menyelesaikan makan malam bersama, mereka kini berkumpul di teras kediaman Deon yang terasa sangat sejuk, secangkir teh dan beberapa cemilan tersaji diatas meja..

Secara tidak sengaja Kiya menumpahkan teh hangat di bagia dadanya..

"Astaga..." Kiya menyadari dirinya tidak memiliki konsentrasi saat itu. Pikirannya melayang entah kemana arah dan tujuan.

"Kenapa bisa tumpah" kata Deon

"Udah kii santai,cerita pelan-pelan biar perlahan bebannya hilang" kata Ichal mengerti jika Kiya mengalami maslah cukup besar.

"Lengket pasti, ganti baju dulu aja.. saya ambilkan kaos saya" kaya Deon beranjak kedalam rumahnya.

"Iya ganti dulu, di semutin di situ kan repot yaa Buu" kata Ichal dengan gaya kemayunya.

"gila Lo" sangkal Kiya singkat.

Deon memberikan kaos hitam miliknya dengan logo brand yang cukup ternama, Kiya meraihnya.

Dia pake brand ini atau sengaja memberikan aku salah satu bajunya dengan brand ini??? memang berapa gaji dosen? batin Kiya yang sedikit bingung saat Deon memberikan kaos hitam seharga satu sepedah motor.

"aku ganti baju sebentar" kata Kiya beranjak ke arah dalam rumah menuju toilet.

Kiya keluar kamar mandi dan bergabung dengan Ichal dan Deon.. terlihat cantik dengan kaos hitam yang terlihat sedikit kebesaran pada tubuh Kiya.

Deon berusaha memalingkan sedikit perhatiannya, Kiya akhirnya mulai menarik nafasnya untuk memulai ceritanya..

Dengan snagat berat Kiya menceritakan kejadian yang menimpah dirinya hingga menimpah Zhiva..

Sedikit takut membuka cerita Zhiva, namun Kiya membutuhkan Deon sebagai tamengnya di kota Bandung, Kiya bisa saja menghubungi orang tuanya untuk menyelesaikan masalah ini, namun Kiya tengah berusaha tidak melibatkan kedua orang tuanya dengan kekuasaanya untuk menyelesaikan masalahnya.

Kiya juga menceritakan beberapa hal yang pernah ia dengar di toilet kamar mandi lantai 5 di awal perkuliahan semester ini..

Deon terkejut dengan perlakuan bejat mahasiswa nya, dengan sangat emosional Deon berkata cukup menakutkan Kiya juga Ichal.

"Saya perkarakan kasus ini"

Kiya menangapi dengan sedikit kepala dingin..

"Pak, saya bercerita seperti ini bukan semata-mata ingin memperkarakan kasus yang menimpah Zhiva.. tapi saya ingin menyelidikinya lebih dulu.. kalo soal memperkarakan itu pasti, tapi baik bukan jika kita punya bukti kuat, Pak??" kata Kiya yang begitu dewasa..

Deon terdiam sesaat.. ia sedikit kagum dengan Kiya yang tengah terpuruk namun bisa berpikir logis... Fely melekat padamu, Kiya...

"Benar itu pak, anak jaman sekarang kan demen ngeles pak.." kata Ichal membuat Kiya terkekeh.

"Jadi, bagaimana rencana kamu... saya mau tahu" kata Deon mulai simpatik dengan kedewassan yang tersimpan dalam diri kiya.

Deon memandang wajah Kiya yang terlihat sedikit lesuh karena terlalu lama menangis, rambut yang Kiya kuncir Cepol dengan beberapa helai rambut yang berantakan membuat Deon sedikit mengagumi kecantikan Kiya.

Kiya menjelaskan apa rencana yang ia pikirkan sejak sore tadi, belum terlalu matang karena itu hanya pemikirannya, namun usai berbincang dengan Deon dan Ichal rencana semakin matang..

Usai memantapkan rencana, Kiya dan Ichal hendak berpamitan pulang..

"Kamu yakin kuat nyetir sampai kost kamu?" tanya Deon.

"Ichal yang nyetir pak" kata Kiya membuat Deon mengerutkan keningnya.

"Bisa dia? saya kok sayang ya lihat mobil kamu, takut lecet" kata Deon membuat Kiya tertawa senang.

candaan receh Deon mampu membuat Kiya tertawa.

"Haduh si bapak mah kumaha sih, justru saya itu beda dari dia... dia kalo belum serstus dua puluh belum afdol" kaya Ichal tertunjuk pada Kiya membuat Deon menggelengkan kepalanya.

"Gak baik Kiya menyetir dengan kecepatan tinggi... " ucap Deon membuat Kiya tersenyum..

"Yaudah ya Pak, Kita pamit... " kata Kiya sambil berjalan menuju mobilnya.

Ichal lebih dulu masuk kedalam kemudinya , sementara Kiya menahan langkahnya saat Deon memangil namanya.

"Boleh saya minta nomer ponsel kamu? Sekedar bertanya kabar mu nanti jika sudah sampai kost" kata Deon membuat Kiya tersenyum lagi.

"Boleh pak, lagi pula kita akan bertukar informasi untuk misi kita kan?" kata Kiya terkekeh kecil di ikuti dengan Deon ..

Kiya menyebutkan nomer posnelnya dan Deon segera menyimpannya dalam ponsel pribadinya.

"Pamit ya pak, Assalamu'alaikum.." kata Kiya sambil berjalan dan masuk kedalam mobilnya.

*

Deon melihat foto profil yang terpasang di aplikasi chat Kiya, telihat Kiya trngah tersenyum manis dengan tatapan nya yang seolah hidup bagi Deon..

"Astagfirullahhaladzim..." ucap Deon kemudian ia bergegas masuk kedalam rumahnya, Deon berusaha menjalankan tugas pertamanya seolah itu adalah hal yang sedikit sulit, meski sejujurnya dengan mudah Deon mengatur semuanya hanya dengan satu kata terucap...

((Siapakah Deon?))

*

"Pak Deon baik ya , kii??" tanya Ichal dalam perjalanan menuju apartemen Kiya.

"Mudah-mudahan begitu" kata Kiya penuh harap.

"Kok mudah-mudahan si kii??" tanya Ichal bingung.

"Hemm yaa gue trauma aja, lihat Bima... Dia baik sama gue chal, tapi? bejat!!" kesal Kiya membuat Ichal tertawa.

"kenapa Lo?" kesal Kiya pada Ichal.

"Lo aneh!! gue udah warning Lo yaa kemarin, tapi Lo batu, udah ketutup tuh kuping Lo sama cinta si buaya Aer tawar!!" kata Ichal membuat Kiya menghela nafasnya.

"Nah makanya gue sekarang gak mau mudah ah percaya sama cowok" kata Kiya membuat Ichal menyungingkan bibirnya..

"Agam gimana?" ledeknya..

"Gue sama Agam itu hanya mengagumi aja kok.. dia juga ga bikin gue greget" kata Kiya kemudian tertawa lepas seolah beban masalahnya berkurang sedikit..

Satu setengah jam kemudian, Kiyya tiba di apartemennya bersama dengan Ichal..

Saat Lift private terbuka, Kiya dan Ichal panikendengar suara tangis seorang perempuan..

Kiya dan Ichal saling menatap..

"Zhiva... itu suara Zhivaaa!!" kata Kiya sambil berlari di ikuti oleh Ichal..

Nafas kiya terengah-engah karena debar jantungnya yang terpacu cepat, Kiya kemudian melihat Zhiva tengah berada dalam pelukan Bibi ...

Kiya bingung atas apa yang baru terjadi dengan sahabatnya.

"Zhivvv... Lo kenapa??" panik Ichal yang memang belum bertemu dengan Zhiva sejak lama..

Zhiva masih saya menyembunyikan wajahnya di bagian bahu bibi..

Kiya melihat bibi yang ikut menangis saat itu.

"Zhiva please, speak up" pinta Kiya..

"Bii ini ada apa?" Tambah Kiya pada bibi.

Dengan rasa penasaran, Ichal menarik pelan bahu Zhiva, bibi pun ikut melepaskan perlahan pelukkan itu..

Kiya yang pertama memandang wajah Zhiva, Kiya terkejut jantungnya berdebar semakin cepat, ini kali pertama kiya melihat Zhiva seperti itu.

Kaki kiya ikut lemas saat itu..

Ichal ikut syok melihat keadaan Zhiva hingga ia tak mampu lagi berkata-kata..

*

Bagaimana keadaan Zhiva?? Next yaa ❤️

Maaf yaa, kemarin mau up 2 tapi ternyata efek vaksin ke 2 dahsyat banget di aku, aku ngantuk super pwolll 😌

Aku usahakan up 2 today kalo ngantuk ini tidak membawaku dalam tidur lelapku hamehehehe

❤️❤️❤️🤧

1
Gafita Almas
Luar biasa
🌺𝕞𝕚𝕞𝕚ᵃʲᵃᶜʰ
bagus
Misaharaa.
amin Ki.. untuk kita berdua 🤭
Elliyana Mifa
kemana ayah angkat deon koq diem aja nggak ngebantu
Elliyana Mifa
parah zhivaa udahh bokapny diikkasi jabatan tp malahh jd peenghianat
Dini Nurdiani Noviyani
ayolah thor selesaikan d buat happy ending aja
Dini Nurdiani Noviyani
yah, gantung banget ini thor padahal tinggal d buat happy ending aja
Nazzalla Kinan
pdhl seruuu tapi gak dilanjut
Harmawan
gak ada audio nya .
malas baca lebih suka dengan in
Imas Masnia
masa tiap bicara Sama laki2 berdebar trs
Mella Soplantila Tentua Mella
iya thor yg jelas doong...uda tunggu lama juga 😙😙😙
👩 [ nia ]
ini novel bkal lanjut lagihh gag sii thor
🏘⃝Aⁿᵘ𝒮 🧚‍♀️Ⓡ︎Ⓔ︎Ⓣ︎🍆⸙ᵍᵏ
ini gk dilanjutkan kah?
🦃⃝⃡ℱᵇᵃˢᵉ🥀Am@π&@ 😉🥀
kenapa g di kasih end dulu thor🥲🥲🥲nangung banget tapi Q do'a kan semoga RL selelu baik" saja tenty'y sukses selalu ya jaga kesehatan
Murdhie Ningsih
setia menanti😘😘
ichytha
lanjutkan Thor... semangat ya...
Siti Fauzi
mengandung Bombay Ini cerita mesti Di pantengin.. Semangat thor
Wanita Salsu
lanjut thor
Siti Nurjanah
kno ga lanjut up thor?
buntu ya kehabisan
⨀⃝⃟⃞☯æ⃝᷍𝖒 𖣤​᭄Mamakeᶬ⃝𝔣🌺
kayanya rey bener mau jodohin kita ama danial ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!