Cerita Tentang Kisah Erlang Anak Dari Eldirga dan Diska Dalam Mencari Cinta Sejatinya.
Kalo Mau Nyambung Baca Dulu Novel sebelumnya yang berjudul ELDISKA
Ceritanya Tentang Cinta Dan Persahabatan.
Apa jadinya jika gadis yang kamu cintai akan menjadi adik angkat dari calon adik iparmu?
Hal itulah yang dirasakan oleh erlang, disaat ia mencintai diam-diam Nadia namun Nadia diadopsi oleh Keluarga Rafa.
Sedangkan Rafa adalah Kekasih Ann, Adik dari Erlang.
Ditengah hati Erlang yang berusaha menyembunyikan bahkan menghilangkan perasaanya terhadap Nadia, hadirlah seorang gadis cantik bernama Alesha mengalihkan dunia Erlang, namun Alesha mempunyai riwayat sakit Jantung yang kapan saja bisa merenggut nyawanya.
Akankah ada kebahagiaan dan cinta sejati untuk Erlang?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shann29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KESEDIHAN ALESHA
Disekolah Erlang Diadakan Study Tour Ke Bandung Slama Dua Hari.
Nadia Merasa Senang Karna Akan Bisa Menghabiskan Waktu Bersama Erlang,
"Kenapa Harus Dua Hari Sih?" Gerutu Erlang,
"Lah Enak Lang, Jalan-jalan" Ucap Rafa,
"Gw Gak Bisa Ketemu Alesha" Ucap Erlang,
"Yee Kan Masih Bisa Video Call Lang" Sahut Nadia,
"Video Call Kan Gak Bisa Dipeluk, Gak Bisa Dicium, Arrggghh Napa Sih Lama Banget" Kata Erlang Dengan Kesal,
"Lo Beneran Cinta Mati Ya Sama Alesha?" Tanya Rafa Mendalam.
"Gw Udah Biasa Ketemu Alesha Tiap Hari, Ga Biasa Kalo Harus Gak Ketemu" Ucap Erlang.
"Lo Dulu Gak Begini Lang" Ucap Nadia,
"Karna Dulu Hati Gw Masih Kosong, Sekarang Separuh Hati Gw Isinya Alesha" Jawab Erlang.
"Lo Tiap Hari Ketemu Alesha Gak Bosen?" Tanya Nadia,
"Lo Koq Nanya nya Gitu Sih Nad? Gak Suka Kalo Alesha Kerumah Gw Tiap Hari?" Tanya Erlang,
"Bukan Gitu Lang, Maksud Gw..." Belum Sempat Nadia Menjelaskan, Erlang Keburu Memotong Omongannya,
"Gak Usah Dibahas Nad" ucap Erlang,
Nadia Merasa Bersedih Karna Erlang Marah Kepadanya.
.
Pulang Sekolah Erlang Bergegas Pulang,
Melihat Mobil Alesha Yang sudah Terparkir Didepan Rumahnya,
Erlang Turun dari Mobilnya Bersama Ann, Rafa dan Nadia.
Erlang Masuk Kedalam Rumah, Melihat Alesha Sedang Makan Bersama Mama Diska,
Erlang Mencium Pipi Mama Diska Kemudian Mencium Pipi Alesha, Erlang Sudah Terbiasa Mencium Pipi Alesha Didepan Semua Orang.
Erlang Duduk Disebelah Alesha,
"Suapain Dong Lesh, Laper Nih" Ucap Erlang,
Alesha Menyuapkan Satu Sendok Nasi Ke Mulut Erlang,
Mama Diska Menatap Haru Sepasang Kekasih Yang Saling Jatuh Cinta Itu.
"Lesh Besok Gw Study Tour Ke Bandung, Dua Hari" Ucap Erlang Dengan Tidak Bersemangat.
"Have Fun Ya Lang, Bawa Kamera, Disana Banyak Objek Untuk Difoto" Ucap Alesha.
"Kita Gak Ketemu" Ucap Erlang Lagi,
"Gw Juga Mau Pergi Lang" Ucap Alesh,
"Lo Mau Kemana?" Tanya Erlang,
"Ikut Bokap Gw Ke Amrik, Nengok Vino" Jawab Alesha,
"Oh Ya Lesh?" Tanya Mama Menanggapi Cerita Alesha,
"Iya mah, Alesha Besok Pergi Dulu Ya Mah" Ucap Alesha,
"Mama Pasti Merindukan Alesha" Ucap Mama,
"Vino Siapa?" Tanya Mama,
"Vino Sepupu Alesh Mah, Sudah Empat Tahun Kuliah Di Amrik, Dulunya Tinggal Bersama Alesh dan Papi. Alesh Kesana Untuk Hadiri Wisuda Vino, Sekalian Jemput Vino Untuk Pulang Kejakarta" Jawab Alesh,
"Bersama Orang Tuanya?" Tanya Mama Mendalam,
"Vino Gak Punya Orang Tua Mah, Orang Tuanya Meninggal Waktu Vino Kecil, Karna Kecelakaan, Dari Situ Vino Tinggal Bersama Papi dan Alesh" Jawab Alesha.
"Berapa Lama Kak Alesh?" Tanya Ann,
"Paling Cepet Seminggu, Paling Lama Bisa Sebulan" Jawab Alesha,
"Lesh, Lama.." Ucap Erlang Dengan Tidak Bersemangat.
Alesha Tersenyum Tipis,
"Mah Alesh Boleh Kekamar Erlang Sebentar?" Tanya Alesha,
Mama Mengangguk Dan Tersenyum,
"Lang, Gw Mau Lihat Laptop Gw Ya, Bisa?" Tanya Alesha,
"Yuk" Ajak Erlang dan Menggandeng Tangan Alesha Menuju Kamarnya,
Mama Diska Merasakan Prasaan Tak Enak,
"Mama Kenapa? Sakit?" Tanya Ann,
"Engga Ann, Mama Gapapa" Jawab Mama.
Alesha Masuk Kedalam Kamar Bersama Erlang,
"Lang, Kalo Gw Nanti Belum Balik, Lo Tetep Nunggu Gw?" Tanya Alesh,
"Nunggu Lah Lesh, Masa Gak Nungguin" Jawab Erlang,
"Kalo Gw Gak Balik Lagi?" Tanya Alesha,
"Gw Susul Lo ke Amrik" Jawab Erlang,
"Lo Janji Ya Lang, Lo Bilang Akan Minta Ke Tuhan Buat Gak Ambil Alesha Dari Erlang" Ucap Alesha.
"Setiap Hari Gw Slalu Berdoa Lesh, Gw Slalu Berdoa Supaya Alesha Slamanya Bersama Erlang" Jawab Erlang.
"Lo Harus Tetep Motret Ya Lang, Kamera Dari Gw Harus Lo Pake Terus" Ucap Alesha,
"Jelaslah" Jawab Erlang,
"Boleh Gw Minta Satu Jacket Lo?" Tanya Alesha,
"Ke Mall Aja Yuk, Gw Beliin Lo Jacket, Hadiah Dari Gw" Ucap Erlang,
"Gak Mau Lang, Gw Mau Jacket Kesayangan Lo Buat Gw, Biar Gw Ngerasa DiPeluk Terus Sama Lo" Ucap Alesha.
Erlang Membuka Jacketnya Yang Sedang Dipakainya,
"Ini Jacket Kesayangan Gw, Lo Jaga Ya" Ucap Erlang,
Alesha Memeluk Erlang,
"Gw Sayang Lo Lang" Ucap Alesha,
"Gw Lebih Sayang Lo Lesh" Jawab Erlang,
"Yuk Turun" Ajak Alesha,
"Laptopnya?" Tanya Erlang,
"Laptopnya Disini Aja" Ucap Alesha.
Erlang Mencium Bibir Alesha, Alesha Membalas Ciumannya, Ciuman Yang Semakin Mendalam.
Alesha Melepas Pagutannya,
"Jangan Lupain Gw Ya Lang" Ucap Alesha Dengan Pelan,
"Iya Lesh, Gw Slalu Inget Lo Disetiap Waktu" Jawab Erlang Sambil Mengelap Bibir Bawah Alesha Yang Basah Karna Ciumannya,
"Yuk Turun" Ajak Alesha,
Mama Menatap Alesha Yang Turun Dari Tangga,
Satu Demi Satu Anak Tangga Dilewatinya,
Alesha Tidak Membawa Laptopnya, Tapi Membawa Satu Jacket Erlang Di Tangannya.
Erlang dan Alesha Duduk Bersama Mama Diska Di Meja Makan Bersama Yang Lainnya,
"Alesh Baik-baik ya DiAmrik" Ucap Mama Diska,
"Iya Mah, Alesh Minta Satu Jacket Erlang Ya Mah" Kata Alesha Sambil Menunjukan Jacketnya,
Mama Tersenyum,
"Lang Itukan Jacket Kesayangan Lo" Sahut Nadia,
"Ya Gapapa Kali Kak Nadia, Jacket Kesayangan Kak Erlang Dipake Orang Yang Disayang Kak Erlang" Ucap Ann Dengan Agak Kesal,
"Ann.." Panggil Alesha Dengan Pelan dan Tersenyum,
"Alesha, Bisa Ikut Mama Sebentar Keruang Kerja Mama?" Tanya Mama Diska,
"Bisa Mah" Jawab Alesha.
"Erlang, Mama Mau Diskusi Dulu Soal Buku Sama Alesha ya, Kamu Makanlah Dulu" Ucap Mama,
"Iya Mah, Jawab Erlang,
Mama Diska Bersama Alesha Beranjak Menuju Ruang Kerja Mama Diska.
Erlang Menatap Nadia Dengan Tatapan Tajam,
"Nad, Lo Bisa Gak Sih Gak Usah Ikut Campur Urusan Gw Sama Alesh" Ucap Erlang,
"Maksud Lo Apa Lang" Tanya Nadia,
"Gini Ya Nad, Kita Gak Lebih Dari Sahabatan, Dan Alesha Itu Pacar Gw, Mau dia Pegang Ponsel Gw, Mau Dia Pake Barang Gw, Mau Dia Ketemu Gw Tiap Hari, Itu Bukan Urusan Lo" Ucap Erlang Dengan Nada Marah.
"Ya Gak Gitu Lang Maksud Nadia" Sahut Rafa,
"Kak Rafa Ga Usah Ikut Campur, Diem Aja Sih" Ucap Ann,
"Gw Gak Suka, Siapapun Orang Yang Ikut Campur Urusan Gw Sama Alesha" Ucap Erlang.
Erlang Berdiri Dan Beranjak Ke Taman Belakang,
Hati dan Perasaan Nadia Sangat Hancur, Erlang Memarahinya Hanya Demi Alesha.
Diruang Kerja Mama Diska,
Alesha Duduk DiSofa Bersama Mama Diska,
"Lesh, Boleh Mama Minta Nomer Ponsel Salah Satu Keluarga Alesh?" Tanya Mama,
"Buat Apa Mah?" Tanya Alesha,
"Kalo Alesha Lagi Gak Bisa Dihubungin, Mama Bisa Cari Ke Keluarga Alesha Yang Lain" Jawab Mama,
Alesha Tersenyum,
"Alesha Cuma Tinggal Sama Papi Mah" Ucap Alesha,
"Mami Alesha Pergi Ninggalin Alesha Sewaktu Alesha Masih Kecil, Alesha Gak Tau Wajah Mami Seperti Apa, Karna Papi Membuang Semua Kenangan Soal Mami, dan Mami Juga Tidak Pernah Mencari Alesha" Jawab Alesha,
Mama Memegang Pipi Alesha,
"Alesha Gadis Yang Kuat" Ucap Mama,
"Alesha Kuat Karna Erlang Mah, Sebelum Alesha Bertemu Erlang, Alesha Rapuh dan Sendirian" Jawab Alesha,
"Alesha Juga Sangat Menyukai Ann dan Mama" Jawab Alesha Dengan Pelan,
"Mama Juga Sangat Menyukai Alesha, Bahkan Mama Juga Sayang Sama Alesha" Ucap Mama,
"Makasih Mama Udah Baik Sama Alesha" Ucap Alesha Sambil Tersenyum.
"Mama Yang Berterima Kasih, Karna Alesha Membantu Erlang Untuk Kembali Ke Jiwanya" Jawab Mama.
.
.
Selesei Berbicara Dengan Mama, Alesha Kembali Keluar, Menghampiri Ann Diruang TV dan Duduk disebelah Ann,
"Ann Kak Erlang Dimana?" Tanya Alesha,
"Ditaman Belakang Kak" Jawab Ann,
Alesha Menengok Ketaman Belakang dan Melihat Erlang Sedang duduk,
"Kenapa Kak Erlang Sendirian?" Tanya Alesha,
"Lagi Bete Mau Ditinggalin Kak Alesh Ke Amrik" Jawab Ann,
"Kak Alesh Jangan Lama-lama dong Disana, Kasian Kak Erlang" Ucap Ann Sambil Memeluk Alesha,
"Mau Titip Apa Dari Amrik?" Tanya Alesha,
"Mau Kak Alesha Cepat Pulang Aja" Jawab Ann,
"Doain Kaka Segera Pulang Ya" Ucap Alesha.
Ann Tersenyum dan Mengangguk,
"Kak Alesh Samperin Dulu Kak Erlang Ya" Ucap Alesha Sambil Beranjak Dari Sofa Menuju Taman Belakang,
Alesha Langsung Duduk Disebelah Erlang Yang Sedang Melihat Hasil Foto Dikameranya.
"Foto Yuk Lesh?" Ucap Erlang,
"Pake Ponsel Aja" Ucap Alesha,
Erlang Mengambil Ponselnya dan Memulai Selfie Bersama Alesha,
"Lo Jangan Lama-lama Lesh, Gw Bisa Kangen", Ucap Erlang,
"Sebelum Ketemu Lo, Gw Udah Biasa Begini Lang, Pergi Ke Berbagai Negara" Jawab Alesha.
"Kalo Lo Gak Ada, Gw Gimana Lesh?" Tanya Erlang,
"Kan Ada Ann, Rafa Juga Nadia" Jawab Alesh,
"Lo Cewek Ke Tiga Yang Gw Sayang, Gw Gak Mau Perduli Sama Yang Lain, Gw Cuma Mau Keluarga Gw dan Gw Mau Lo" Ucap Erlang,
"Mama, Ann dan Gw ya Lang? Tanya Alesha Sambil Tersenyum.
"Lo Gak Boleh Gitu Lang, Rafa dan Nadia Kan Sahabat Lo" Kata Alesha,
"Gw Gak Suka Orang Yang Ikut Campur Soal Perasaan Gw" Ucap Erlang,
"Sebelum ada Gw dihidup Lo, Kan Udah Ada Mereka Lang" Kata Alesha.
"Kenapa Lo Begitu Baik Lesh?" Tanya Erlang,
"Karna Lo Juga Baik Lang, Gw Bahagia Bisa Kenal Lo" Jawab Alesha,
"Jangan Lupain Gw Ya Lang" Ucap Alesha Sambil Menyandarkan Kepalanya dibahu Kanan Erlang.
.
.
.
.
❤ Bantu Like dan Comment Untuk Author Yang Membangun ya ❤