Rate 21+
#Bijaklah dalam membaca#
Seorang Tuan Muda yang bernama Kelvin Artademaga yang kerap dikabarkan seorang playboy kelas kakap, dalam sekejap bisa jatuh cinta dengan Wulan gadis yang ia temui tak sengaja di sebuah Club.
Kelvin begitu tergoda, hingga pada akhirnya Kelvin menjebak Wulan. Hingga pada akhirnya, seorang Kelvin berhasil merenggut kesucian gadis itu. Tanpa Kelvin sadari, kalau wanita satu malamnya itu adalah pembantu yang bekerja di rumahnya. Wulan saat itu kabur dari rumah mewahnya dan menyamar menjadi gadis cupu. Gadis berkacamata besar.
Berhasilkah Tuan Muda mengejar cinta satu malamnya?
Disaat Wulan dan Kelvin sudah menyatu dengan ikatan suci pernikahan yang baru sehari. Kelvin harus menelan pahit karena Wanita satu malamnya pergi selama-lamanya.
Sanggupkah Kelvin menjalani hari-harinya? Sanggupkah Tuan Muda ini menjadi sosok ayah dan ibu untuk Baby Al, hasil cinta 2 malamnya dengan Wulan.
Apakah kehadiran Kanaya (kembaran Wulan) mampu membuat Kelvin jatuh cinta?
Penasaran sama kisahnya?
Hanya di Tuan Muda Mengejar CINTA (Cinta Satu Malam)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27
"Lepasin Kak!" bentak Lia. Dengan sekuat tenaga Lia mencoba menepis tangan Kakaknya yang memegang pergelangan tangan Lia.
"Akhirnya kaka menemukan kamu Lia. Ayo pulang!" bentak Rudi. Kakanya Lia yang sedikit psikopat.
"Lia tidak mau pulang!" tegas Lia.
Plak!
Rudi malah menampar kasar pipi kanannya Lia. Saat ini keduanya tengah berada di parkiran Mall.
"Kak!" bentak Lia.
Rudi malah mencengkrama wajahnya Lia. Keributan antara Lia dan Rudi menjadi pusat perhatian. Banyak orang-orang yang berkerumun menyaksikan pertikaian antara kaka dan adik.
Kebetulan Ken dan Mama Vipian sedang dalam perjalanan menuju ke Mall tersebut.
Hemmm...
Apakah Ken akan bertemu dengan Lia?
...
"Jawab Nindy? Sebenarnya apa yang sudah terjadi malam itu? Apakah kamu sudah menjebak saya?" tanya Bima. Saat ini tubuh keduanya masih polos.
Nindy beranjak dan memeluk tubuh Bima dari belakang. "Iya sayang. Malam itu aku sudah menjebak kamu. Sayang sudahlah! Itu tidak penting. Yang terpenting sekarang kamu sudah menikmati tubuhku tanpa ada paksaan apapun." Jari jemari Nindy kembali meraba-raba bidang dada Bima.
"Ah... " Bima mendorong tubuh Nindy dengan sangat kasar. Bima bangkit dari duduknya. Bima mengambil pakaian kerjanya yang berceceran di lantai.
Nindy sangat senang hari ini, dirinya sudah berhasil di sentuh oleh suaminya. Nindy sangat berharap kalau dirinya secepatnya hamil.
Sementara Kelvin sudah mulai disibukan dengan pekerjaannya. Kelvin saat ini tengah memimpin rapat membahas soal proyek baru perusahaan Dermaga Gruf.
"Apakah kalian sudah mengerti?" tanya Kelvin kepada para stap dan rekan bisnis yang ikut menghadiri rapat.
"Sangat puas Tuan Kelvin!" celoteh salah satu rekan bisnisnya.
Tepuk tangan terdengar bergemuruh.
Gue harus semangat sekarang! Sebentar lagi gue akan menjadi seorang suami dan ayah. Gue harus bisa berubah lebih baik lagi. Ini demi dia. Dia adalah masa depan gue.
Rapat sudah selesai. Semuanya bubar! Setelah ini, Kelvin akan datang berkunjung ke rumah Wulan untuk mengajak Wulan makan siang.
Ken dan Mama Vipian sudah tiba di parkiran Mall. Di parkiran masih ada yang berkerumun. Rudi masih mencengkrama wajahnya Lia.
"Ayo pulang!" bentak Rudi.
Lia berusaha untuk memberontak. Namun, cengkraman dari tangan kakanya begitu sangat kuat sehingga Lia sangat kesulitan.
Rudi kembali menarik paksa tangan kanannya Lia. Hingga Lia dan Rudi keluar dari kerumunan.
"Lia?" Ken melihat Lia yang sedang di tarik-tarik paksa oleh seorang laki-laki.
Ken langsung berlari untuk mengejar Lia dan laki-laki itu.
"Ken kamu mau kemana?" tanya sang mama. Namun, Ken tidak menjawab pertanyaan mamanya. Ken terus saja berlari untuk mengejar Lia.
Ken menarik jaket laki-laki itu dari arah belakang. Ken memutar tubuh laki-laki itu menghadapnya. Ken langsung menonjok wajah laki-laki itu sehingga membuat tubuh Rudi tersungkur. Ken meraih tangan Lia. "Jangan sentuh dia?"
Rudi tersenyum tipis. Rudi mengusap sedikit darah yang keluar dari celah bibirnya. Rudi berusaha untuk bangkit, dengan gesitnya Ken langsung melayankan kaki kanannya hingga mengenai punggungnya Rudi. Hingga membuat tubuh Rudi kembali jatuh mencium aspal. Ken segera membawa Lia berlari.
"Sialan," desis Rudi geram.
.
Kelvin saat ini sedang berada di toko bunga. Kelvin membeli sebuket bunga untuk Wulan. Kelvin berharap kalau Tuan Arya dan Nyonya Nani tidak ada di rumah.
Kelvin mencium sebuket bunga tersebut, "Semoga kamu suka."
Kelvin kembali masuk kedalam mobilnya.
Seketaris Leon sudah berhasil mendapatkan informasi tentang keberadaan seseorang yang ada di dalam foto. Leon segera menuju kesana. Ke tempat di mana orang yang di cari tinggal. Tentunya berada di luar kota.
Mobil Kelvin sudah terpakir di halaman rumahnya kediaman Wijaya. Kebetulan saat ini Arya dan Nani tidak ada di rumah. Wulan sedang menyapu di halaman belakang rumahnya. Kelvin segera menghampiri Wulan.
Kelvin memeluk tubuh Wulan dari arah belakang. "Selamat siang sayang," sapa Kelvin yang masih mencengkrama tubuh Wulan dari arah belakang.
Kedatangan Kelvin membuat Wulan sedikit terkejut.
"Mau ngapain lagi?" tanya Wulan kesal.
"Mau mengajak calon istri makan siang di luar," jawab Kelvin.
"Gak mau!" ketus Wulan.
"Harus mau!" Kelvin segera menggendong tubuh Wulan. Membawa Wulan masuk kedalam mobilnya. Setelah berada di dalam mobil, Kelvin membuka kacamata besar dan tompel yang menghalangi kecantikan wajahnya Wulan.
"Kalau begini kan cantik," ucap Kelvin sembari menyentuh wajahnya Wulan.
"Wulan, aku akan berusaha untuk membuat kamu jatuh cinta. Wulan, mungkin sekarang kamu terpaksa menerima lamaranku. Aku yakin suatu saat nanti kamu akan mencintaiku. Kita berdua akan saling mencintai dan menyayangi," tutur Kelvin.
Sebenarnya rasa itu sudah ada Vin. Tapi... aku masih belum yakin. Kalau aku tidak punya rasa, malam itu aku tidak akan mau di sentuh kamu.
"Satu buket bunga cantik untuk kamu yang paling cantik," ucap Kelvin sembari menyerahkan satu buket bunga kepada Wulan.
Wulan langsung meraihnya dan mencium bunga-bunga tersebut.
"Apa kamu suka?" tanya Kelvin dan di anggukan oleh Wulan.
.
Rudi bangkit! Rudi berlari untuk mengejar Lia dan Ken. Ken yang menyadarinya langsung masuk kedalm mobil bersama Lia. Ken segera menghidupkan mesin mobilnya dan tancap gas sehingga dengan secepat kilat mobil Ken menghilang dari pandangan mata Rudi.
"Ah... sialan!" desis Rudi kesal.
"Lia kamu tidak akan lolos," desisnya.
"Kamu harus tetap menikah dengan Tuan Datuk."
Rudi pun memutuskan untuk pulang.
Wulan dan Kelvin sudah tiba di sebuah restoran siap saji. Penampilan Wulan yang lusuh membuat dirinya jadi pusat perhatian.
"Eh Tuan Muda! Apakah kamu tidak merasa malu apa? Kita tuh jadi pusat perhatian. Kerena penampilan aku yang lusuh," ucap Wulan.
Wulan terus memeperhatikan di sekiling orang-orang yang berada di dalam Restoran. Wulan merasa risih dan merasa tidak nyaman dirinya menjadi pusat perhatian.
"Sayang selama aku pake baju. Aku tidak malu," ucap Kelvin sembari mengacak-ngacak lembut puncak rambut kepala Wulan.
"Sudah abaikan saja Ok," tutur Kelvin dengan seuntas senyum.
Wulan emang tidak memakai kacamata dan tompel. Tapi pakaiannya yang lusuh. Pakaian pembantu yang ia gunakan membuat dirinya menjadi pusat perhatian para netizen. Kelvin sebagai Tuan Muda tidak merasa malu makan berdua dengan penampilan Wulan yang seperti itu.
(Bersambung)
Jangan lupa, Like , komen, Rate Bintang 5nya. Jangan lupa vote sama hadiahnya 🌹🌹🌹🌹😂😂😂