Apakah tidak ada pilihan lain?
kenapa sakalinya bertransmigrasi malah ke tubuh Antagonis,lucu sekali.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon okolele, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Club
Langit malam membentang luas bak kanvas, tak ada hujan maupun mendung yang membuatnya tampak gelap gulita hilang cahayanya. Sebaliknya Langit itu di penuhi gemerlap binatang-bintang terang besertakan rembulannya yang memancarkan sinar indah.
Memberikan cahaya bagi makhluk tuhan lainnya agar tak merasakan kegelapan.
Banyak kerumunan kaum muda hingga tua bangka yang bersemayam di arena dosa, menikmati lekuk tubuh, memcoba obat-obat yang membuat melayang, merasakan minuman mabuk dan banyak hal yang berbau akan dosa yang mereka icipi.
Soren meneguk botolan whiskey, minuman keras itu terasa membakar di kerongkongan.
Setelah ia meneguk minuman mabuk itu.
Ia ambil pucuk rokok, lalu mengapitnya di antara bibir dan menghidupi nya.
Asap mengepul keluar melalui hidung dan bibirnya.
Betranya liar,marah, kecewa, bingung bercampur menjadi satu.
Apa Mau gadis itu.
Belakangan ini sosoknya betah sekali bermukim di pikiranya.
Bahkan hanya dengan nama serta membayangkannya saja hatinya sudah semenggila ini.
Ia teringat akan bulan sabit yang akan terbentuk di matanya ketika Malika tersenyum.
Dia bagaikan madu, setetes di coba akan membuat siapa saja ingin merasakanya lagi.
Manis sekali.
Setelah ia menyatakan cinta dan mencium gadis itu dengan berapi-api .
Ia di tolak.
Saat ia mencoba memanas-manasinya agar cemburu akan kedekatanya dengan gadis lain.
Itu pun tak mempan.
Kokok sekali hatinya.
Sulit sekali ditembus.
Dan sialnya dia yang berniat membuat Malika terbakar api cemburu, malah dirinya yang gosong akan kecemburuan.
Betapa dahayu sosoknya.
Ia teringat nayanika Malika yang kalis membangun harsa yang ada dalam dirinya.
Dan ia takan lupa, pada saat di mana ia tertarik yang berujung cinta pada perubahan serta manisnya senyumamnya.
Hari itu dunia terasa terhenti, hanya ada dia dan gadis itu dengan degupnya yang kacau balau.
Apakah ia terlambat?.
Kenapa ia cinta saat gadis itu tak dapat di gapai angannya.
Kenapa ia cinta kepribadian gadis itu sekarang.
Mengapa gadis itu teramat tidak peka?.
Kenapa tak di sadarinya binar mata bahagianya saat menatapnya, kenapa tak ia sadari tingkah lakunya yang berbeda saat bersamanya.
Menakjukan sekali gadis itu.
2 tahun lamanya ia tak terperdaya bahkan tertarik pada Malika.
Dan kini busur panah cupidnya berhasil membenah hatinya.
"Gimana hubungan lo sama gadis tempo hari yang lo ceritain?. " Sang teman memulai obrolan.
"Kenapa membahas itu?. " Kedua alis Soren menukik tajam.
"Bukannya lo suka sama doi?. "
"Terus?. "
"Ya gue penasaran aja bro, kalo suka itu minimal effort lo tunjukin,biar pdktnya mulus."
"Orang-orang beda dalam menyampaikan cintanya. "
"Termasuk gue. "
Ia sesap lagi rokok yang sisa setengah itu.
Tak menyangka seorang sepertinya bisa melabuhkan rasa pada gadis yang tak ia sangka-sangka.
Jika itu hanya perasaan yang singgah, mengapa ia menatap begitu lama, bahkan di saat ia mencoba menepis nya ia tetap tinggal?.
"Kenapa diam?. "
"...."
"Teringat lo pernah nolak dia?. " Tandas temanya itu lagi.
"Memang."
"Kita sering kali terlambat nyadar, ketika kita sadar betapa berharganya cahaya lilin di tengah kumpulan bohlam ketika listrik padam."
"Merindukan betapa bisingnya suara ribut di tengah mencari ketengan. "
"Keterlambatan itu memang bukan hal tabu bagi kita, keterlambatan memang bisa di kejar tapi tidak bisa kita ubah, tapi ada juga yang tidak memberi kesempatan untuk ke dua kalinya. " Lanjut temanya.
Bungkam, bibirnya benar-benar terkatup rapat.
Kapan egonya begitu tersentil?.
"Kalo dia gak mau lagi,jangan di paksa, kagumi aja seperlunya!. "
Sialan.
Yang benar saja.
Bagaimana bisa dia di suruh mengagumi seperlunya saja.
Sedangkan dirinya saja sudah semenggila ini menginginkan cinta gadis itu.
Bagaimana bisa ia di suruh mengagumi seperlunya, sedangkan saat tatap mereka bertemu seperkian detik saja seluruh pertahanannya luluh lantak, bahkan akalnya pun tak ia gunakan dengan baik.
Bagaimana bisa!.
__________
For u💐💐💐💐💐