NovelToon NovelToon
Terlempar Ke Dunia Kecil

Terlempar Ke Dunia Kecil

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:915
Nilai: 5
Nama Author: Zhu Ge Liang

Xue Yao, murid pertama Sekte Yiyuan, kehilangan segalanya ketika Raja Iblis menghancurkan sektenya. Sebagai satu-satunya yang selamat, ia melarikan diri membawa pusaka sekte, Cincin Zhutian, demi membalas dendam.

Namun saat dikepung musuh, ia menghancurkan kultivasi dan memecah kesadarannya sendiri. Takdir justru membuat seluruh serpihan kesadarannya terserap ke dalam Cincin Zhutian dan tersebar ke berbagai dunia. Setelah hampir seratus tahun tertidur, Xue Yao terbangun dan mendapati setiap serpihan hidup dalam penderitaan akibat keterikatan batin yang dapat melahirkan iblis hati.

Kini, dengan kekuatan Cincin Zhutian, ia harus kembali ke setiap dunia untuk menyelamatkan, mengumpulkan, dan menyatukan kembali seluruh serpihan jiwanya. Namun, mampukah Xue Yao mengembalikan dirinya yang utuh... atau justru kehilangan segalanya untuk kedua kalinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhu Ge Liang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Takdir yang Tertukar¹⁸

    Meskipun pada awalnya saat proyek itu berhasil didapatkan, keluarga Chou secara terang-terangan maupun diam-diam telah mengerahkan banyak tenaga dan sumber daya. Xue Mo sangat memahami bahwa pamannya (dari pihak ibu) bersusah payah melakukan semua itu demi mengamankan para pemegang saham, agar posisi Xue Mo sebagai pewaris dapat semakin kokoh.

    Dengan begitu, kelak kerja sama lanjutan dengan keluarga Chou dapat berjalan lebih lancar, kedua keluarga saling terikat erat dan berkembang bersama.

    Namun kini, meskipun memahami semua itu, Xue Mo juga sadar bahwa melepaskan proyek tersebut adalah satu-satunya pilihan baginya.

    Bukan karena cintanya kepada Lin Ling sedemikian dalam hingga sanggup menandingi nilai uang sebesar itu.

    Bagaimanapun, atas kerugian kali ini, Xue Mo sendiri merasa sangat menyesakkan hati.

    Akan tetapi, ia lebih paham bahwa pada tahap ini, dirinya sudah tidak sanggup menanggung sedikitpun guncangan tambahan.

    Beberapa hari sebelumnya, ia mendengar kabar bahwa paman keduanya (dari pihak ayah) telah memanggil pulang putranya dari luar negeri.

    Melakukan manuver semacam ini tepat pada saat dirinya sedang dimarahi oleh kakeknya, tujuan di baliknya sudah sangat jelas.

    Mereka menilai posisi Xue Mo sebagai pewaris mulai goyah.

    Ditambah lagi, Xue Yao kini juga telah memasuki grup perusahaan dan bahkan dibimbing langsung oleh wakil direktur yang paling dipercaya kakeknya. Xue Mo memahami betul bahwa ini adalah sebuah peringatan baginya.

    Keluarga Xue tidak hanya memiliki satu pilihan pewaris.

    Oleh karena itu, justru pada saat-saat genting seperti ini, Xue Mo tahu bahwa dirinya tidak boleh membuat kesalahan sekecil apapun.

    Insiden yang terjadi menjelang pertunangan ini, apabila sampai tersebar, dampaknya dikhawatirkan akan jauh lebih dasyat daripada sekedar kehilangan proyek tersebut.

    "Baik!"

    Qu Ning akhirnya memperlihatkan sedikit senyum, sambil bertepuk tangan ringan.

    "Tuan Muda Xue benar-benar seorang pecinta sejati. Sungguh mengagumkan. Kalau begitu, sekarang kita langsung panggil pengacara untuk menyusun kontrak. Semakin cepat perkara ini selesai, semakin tenang pula hati kita masing-masing, bukan?"

    Qu Ning terus menekan tanpa memberi Xue Mo sedikit pun kesempatan untuk menarik kembali keputusannya.

    Saat melangkah keluar dari studio tersebut, langkah Qu Ning terasa ringan, ekspresinya tampak santai.

    Sebaliknya, Xue Mo yang mengikutinya dari belakang justru berwajah muram seolah kehilangan seluruh harapan hidup.

     Lin Ling telah lebih dulu diantar ke antar mobilnya dan tidak ikut keluar bersama mereka.

    Hal itu dilakukan Xue Mo karena takut tertangkap kamera siapapun. Jika sampai ada yang memotret, maka seluruh pengorbanan yang ia lakukan hari ini akan menjadi sia-sia.

    "Baiklah, sampai disini saja. Kurasa kita bisa bersama-sama menantikan hari pertunangan itu, calon tunanganku."

    Qu Ning mengangguk ringan ke arah Xue Mo, lalu dengan pengawalan pengawal pribadinya, ia menaiki mobil keluarganya.

    Kaca mobil dengan material khusus membuat orang luar sama sekali tidak dapat mengintip apapun yang ada di dalamnya.

    Xue Mo berdiri di tempat, menatap mobil itu pergi. Setelah beberapa saat, ia mengusap keningnya dengan keras, barulah melangkah menuju mobilnya sendiri.

    Yang tidak ia ketahui adalah bahwa di dalam mobil Qu Ning, adik kandungnya, Xue Yao, tengah duduk disana.

    Xue Yao membolak-balik kontrak yang baru saja didapatkan Qu Ning, lalu memperlihatkan senyum puas.

    "Benar-benar seorang lelaki yang mengagungkan perasaan. Sungguh mengharukan. Jalan yang dibangun keluarga Chou dengan begitu banyak tenaga dan biaya, justru ia sendiri yang menutupnya dalam satu langkah."

    Hanya saja, ia tidak tahu. Setelah Xue Mo terpaksa kehilangan proyek sepenting itu, apakah Lin Ling masih akan tetap menjadi 'Ling Baik' di hatinya.

    Qu Ning mencibir dingin.

    "Jika benar-benar mencintai, seharusnya ia mencari cara untuk memberinya status yang sah dan terhormat, bukan bersembunyi seperti itu. Itu hanyalah pengecut belaka."

    Bagaimanapun, proyek tersebut juga digerakkan oleh keluarga Chou. Xue Mo hanya menikmati hasilnya karena mengalir separuh darah keluarga Chou di tubuhnya.

    "Tenang saja. Kau dan orang yang kau cintai, pasti akan memiliki hari di mana kalian dapat berdiri secara terbuka di hadapan semua orang."

    Xue Yao tahu apa yang dikhawatirkan Qu Ning.

    "Su Chen masih memiliki banyak kenalan di luar negeri. Mereka sudah menemukan orang itu dan telah memberikan perlindungan yang sangat ketat. Seluruh jaringan luar negeri keluarga Qu dibangun olehmu sendiri. Sekarang Qu Han pergi mengambil alih, banyak orang hanya patuh di luar tetapi tidak di dalam. Ini justru menjadi peluang bagimu."

    Xue Yao menyerahkan sebuah map dokumen yang berada di sampingnya kepada Qu Ning.

    Qu Ning membukanya perlahan. Di dalamnya terdapat beberapa lembar foto dan setumpuk dokumen.

    Dalam foto-foto itu, tampak kakaknya, Qu Han, sedang bermesraan dengan seorang perempuan berusia sekitar tiga puluh tahun. Keduanya terlihat saling merangkul sambil berjalan menuju sebuah vila.

    Qu Ning mengerutkan kening. Perempuan itu terasa sangat familiar.

    Ketika ia selesai membaca tumpukan dokumen di bawah foto-foto tersebut, hatinya seketika berguncang hebat.

    "Ternyata dia adalah Nyonya orang itu! Dia melakukan hal sejauh ini hanya demi mendapatkan lahan di Jing'an?"

    Xue Yao justru merasa cukup terkesan dengan keberanian Qu Han yang rela mengorbankan diri sendiri untuk menyentuh kumis harimau.

    Bagaimanapun, di masa sekarang, sangat jarang ada orang yang begitu bodoh sekaligus nekat.

    Orang itu adalah sosok yang menguasai seluruh provinsi C. Namun Qu Han tetap berani mengambil risiko sebesar ini.

    Jika bukan karena Xue Yao sempat memanfaatkan sebuah jamuan bisnis beberapa waktu lalu untuk menanamkan pengawasan yang nyaris tak terpisahkan pada dirinya, akan sangat sulit memperoleh bukti-bukti ini.

    Tampaknya, meskipun sang Nyonya terbuai oleh pesona pria, ia masih memiliki kewaspadaan dasar yang cukup kuat.

    "Mungkin kau tidak terlalu akrab dengan pasar domestik, karena lama di luar negeri. Lahan di Jing'an itu memang sangat bernilai. Terus terang saja, bukan hanya keluarga Qu yang tergiur, aku pun demikian. Menurut informasi internal, kawasan itu kemungkinan besar akan dikembangkan menjadi pusat kota berikutnya. Berbagai gedung pemerintahan dan institusi akan dipindahkan kesana. Kau tahu apa artinya itu?"

    Xue Yao demi menutupi kesenjangan pengetahuan dan pemahamannya di dunia ini, telah mempelajari banyak informasi rumit semacam ini.

    "Harga properti disana akan melonjak ke angka yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sementara sekarang, harga lelang tanah di Jing'an masih sangat rendah, dan kabarnya terdapat banyak pembatasan dalam proses lelang."

    Mengahadapi tatapan Qu Ning, alis Xue Yao sedikit terangkat.

    "Jika rencana memikat dengan wajah tampan Qu Han berhasil, aset keluarga Qu akan mengalami pertumbuhan eksplosif yang baru."

    "Namun pada saat yang sama, keluarga Qu juga akan menghadapi risiko yang belum pernah terjadi sebelumnya, bukan? Begitu terbongkar, keluarga Qu akan dihancurkan dalam sekejap."

    Seluruh tubuh Qu Ning terasa dingin.

    Jika transaksi gelap semacam ini terbongkar, bukan hanya pembalasan dari orang itu yang akan menimpa Qu Han, para pesaing lain pun pasti akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menginjak keluarga Qu hingga tak bersisa.

    Selain itu, reputasi keluarga Qu akan hancur, dan keterpurukan total hampir menjadi akhir yang tak terelakkan.

    Qu Han benar-benar sudah gila.

    Meskipun ia membenci ayahnya, membenci mereka yang merampas hasil kerja kerasnya dan memperlakukannya seperti barang untuk pernikahan politik, Qu Ning tidak pernah berniat menjatuhkan keluarga Qu dengan cara seperti ini.

    "Benar. Keluarga Qu saat ini ibarat berjalan di atas kawat. Sedikit saja tergelincir, kehancuran total menanti. Hanya Qu Han si bodoh itu yang masih merasa segalanya tertutup rapat."

    "Qu Ning, sekarang kita adalah sekutu. Kau telah membantuku mendapatkan proyek yang kuinginkan, maka rahasia ini kuanggap sebagai hadiah balasan untukmu. Selain itu, semua yang sebelumnya kujanjikan kepadamu akan tetap kulaksanakan. Namun untuk lahan di Jing'an selanjutnya, aku menginginkan keluarga Qu mundur dengan sukarela."

    Xue Yao duduk disana, tampak hanya seperti seorang gadis muda yang baru beranjak dewasa. Namun aura yang ia pancarkan jauh lebih menakutkan dari pada siapapun yang pernah ditemui Qu Ning di meja perundingan.

    Ia bagaikan sulur anggur putih, terlihat polos dan tidak berbahaya, tetapi sebenarnya dipenuhi duri tajam yang mampu mencekik siapapun hingga mati.

    "Baik, aku setuju."

    Qu Ning tidak membutuhkan waktu lama untuk mempertimbangkan, lalu mengangguk menyetujuinya.

1
xuer jinghao
kak lanjut semangat terus 😍💪💪
xuer jinghao
lanjut
xuer jinghao
lanjut 🤭
xuer jinghao
lanjut💪
xuer jinghao
lanjut wuy💪😍
xuer jinghao
lanjut 💪
anyelin stephania
mantap😍😍😍😍😍😍 seru ceritanya
xuer jinghao
lanjut 💪🥰🥰
xuer jinghao
lanjut 😍
xuer jinghao
lanjut 💪
xuer jinghao
lanjut terus 💪
xuer jinghao
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!