NovelToon NovelToon
Karang Hitam

Karang Hitam

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / Menikahi tentara
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Berawal dari petaka sebuah konser band terkenal, seorang gadis harus membuatnya menerima reward besar karena baru putus cinta. Gadis itu tidak tau bahwa dirinya sedang di kerjai teman kuliahnya hingga membuat seorang Letnan terkena imbasnya.

Disisi lain, akibat petaka tak sengaja, sang Letnan terpaksa harus menanggung akibatnya. Bukan hal mudah menaklukan hati pria yang ternyata adalah Abang dari gadis tersebut, namun pada kenyataannya, lebih sulit menaklukan gadis yang tiba-tiba masuk dalam hidupnya tanpa permisi, apalagi jejak kehidupannya kini di mulai pada wilayah dengan resiko yang cukup tinggi, wilayah yang bisa di katakan rawan, KARANG HITAM.

KONFLIK.. Harap SKIP bagi yang tidak bisa ber KONFLIK.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Pilihan Phia.

Suasana hening sejenak, lalu meledak tawa bersahutan. Bang Jan sampai terbahak-bahak melihat kelakuan sahabatnya, sementara Bang Reigar dan Bang Putra tak kuasa menyimpan senyum geli melihat wajah Bang Hernando yang benar-benar serius dan polos sambil melihat punggung Phia yang sudah masuk ke dalam rumah.

Wajah Bang Hernando memerah menahan malu. Ia menggaruk tengkuknya yang tak gatal. "Masalah macam apa ini?? Baru juga rayuan hari pertama." Gumamnya.

Bang Jan menepuk bahu sahabatnya. "Lain kali kalau mau beli kembang, suruh aku saja..!! Jangan langsung beli satu gudang kembang api. Nanti warga sekitar lapor ada serangan udara."

Di tengah tawa dan cahaya yang masih memancar di langit malam, Phia menengok ke arah langit. Ia sadar, cinta Bang Hernando tak pernah ia dengar lewat kata-kata manis atau bunga yang sempurna. Cintanya datang lewat cara yang keras, tulus, dan kadang konyol.

"Kau ini bagaimana sih, Jan. Kau bilang saya harus bawa kembang, ini Phia malah ngamuk." Protesnya.

Kini Bang Reigar langsung mendekap bahu juniornya. "Nggak usah mikir kembang lagi. Ngambeknya Phia nggak mungkin lama."

...

Malam nyaris berganti, para Abang sudah kembali pada mess transit masing-masing. Bang Hernando menarik nafas panjang lalu membuangnya perlahan kemudian membuka pintu kamar.

Phia melihat pria itu masuk dengan langkah tenang. Jika dulu ia merasa marah dan tidak suka dengan hadirnya Bang Riegan, kini dalam hatinya yang ada hanya kesal namun juga gelisah.

"Belum tidur?" Sapa Bang Hernando.

"Nggak bisa tidur." Jawab Phia.

"Perkara kembang api?? Atau kembang goyang??" Bang Hernando menggelar tikar di lantai kayu. Sama persis seperti yang di lakukan Bang Riegan.

Phia semakin geregetan, entah kenapa pria satu ini sama sekali sepertimu tidak peka dengan situasi.

Suara angin kencang mulai terdengar menerpa dinding rumah setengah dinding tersebut.

"Lampunya biasa di nyalakan atau di matikan?" Tanya Bang Hernando.

"Di nyalakan."

"Kalau di redupkan, masih takut?"

"Di nyalakan saja." Jawab Phia lagi.

Bang Hernando tak bicara lagi, ia sudah merebahkan tubuhnya yang lelah.

***

Hari belum juga pagi tapi Bang Hernando merasakan tubuhnya tertindih, tidak berat tapi lumayan terasa. Dirinya sempat merasa duduk di bawah pohon beringin sendirian.

"Astaga, rambut. Sejak kapan Phia ikut tidur disini??" Gumamnya saat rambut Phia menutupi wajahnya. Ia pun menyingkirkannya. "Dek, pindah ke atas..!! Nanti masuk angin."

Phia tidak mendengarnya dan malah beralih posisi memeluk Bang Hernando seperti guling. Bang Hernando juga tidak bisa berkutik karena Phia tidur di lengannya padahal Phia membawa bantalnya sendiri.

Bang Hernando memperhatikan wajah ayu tanpa riasan make up namun tetap begitu menawan. Terdengar lirih isak tangis dalam tidurnya, gadis cantik itu menyimpan kesedihannya sendirian seolah tidak ada apapun yang terjadi.

"Kamu buatku jatuh cinta, tapi kamu juga yang buatku terluka. Benci Riegan.. Aku benci Riegan." Gumamnya lirih nyaris tak terdengar.

Dengan lembut Bang Hernando menyisir rambut Phia. "Nggak boleh sekasar itu, nggak baik, dek. Riegan tidak seburuk yang kamu sangka. Maaf, saya masih belum bisa menemukan jejaknya sampai sekarang."

Phia menggeliat, kakinya tak sengaja menyenggol Bang Hernando. Seketika tubuhnya tegang mengejang. "Aaduuhh.. Berat kalau begini ceritanya."

Pelan-pelan Bang Hernando memindahkan kaki Phia, tapi lututnya semakin mendesaknya. Desir darah melaju cepat dan panas. Mata itu terus menatap cantiknya paras wajah Phia.

'Kamu adalah gadis yang sangat di cintai sahabat baik ku. Dia menitipkanmu padaku agar aku bisa melindungimu. Tapi semakin lama, aku merasa ujian ini terlalu berat. Aku tau pernikahan ini hanya sekedar untuk melindungimu, melindungimu nama baikmu, juga harga dirimu. Kelak.. Bagaimana kalau aku tidak sanggup menjaga imanku?? Tidak bisa lagi membedakan antara persahabatan dan tanggung jawab sebagai suami.'

Di saat yang sama, Phia kembali menggeliat. Bang Hernando seketika memejamkan matanya. Perlahan ia membuka pun membuka matanya dan menyadari dirinya tengah bersembunyi dalam dekapan dada bidang khas seorang tentara.

"Ya ampun, aku ketiduran. Untung saja Bang Hernand belum bangun. Malu sekali kalau Abang sampai bangun." Gumamnya kemudian bergeser posisi dengan susah payah hingga tak sengaja ia merasakan sesuatu. "Tadi benda apa yang ku senggol??"

Hati-hati sekali Phia beralih naik ke tempat tidur, seolah tidak ada apapun yang terjadi.

...

Bang Hernando membaca kandungan vitamin dari obat yang di dapat dari dokter kemarin.

"Jangan lupa di minum obat dan vitaminnya. Setelah kamu sehat baru kita lanjutkan pengajuan nikah." Kata Bang Hernando.

"Hmm, Bang. Bolehkah Phia kerja sambil kuliah??" Tanya Phia sambil menyantap sarapan pagi yang sudah datang dari catering khusus sekitar lima belas menit yang lalu.

"Nggak usah kerja, kuliah saja." Jawab Bang Hernando singkat lalu menyeruput kopi hitamnya.

"Tapi Phia pengen punya uang sendiri."

Tak banyak bicara, Bang Hernando mengambil uang dari dompetnya lalu menyerahkan pada Phia. "Ini, pakai semua buat jajan. Kurang atau tidak? Minta antar Rivan saja kalau mau keluar asrama, tapi hubungi saya dulu..!!"

Phia menghitung uang di tangannya, sejumlah satu juta lima ratus ribu masih berbau uang baru.

"Memangnya kenapa kalau Phia kerja??"

"Kuliah dulu yang pintar, jangan pikir kerja. Kamu bisa stress kalau nggak kuat dengan dunia pekerjaan. Nggak semua orang punya sikap dan etika yang baik." Nasihat Bang Hernando untuk Phia.

"Tapi.. Phia punya perusahaan keluarga yang masih di pegang Papa. Phia nggak mau makan gaji buta karena nggak pernah coba kerja." Sambar Phia.

"Ya makanya kamu kuliah, dek. Kamu selesaikan permasalahan satu persatu, jangan kamu tumpuk semua di kepala, kamu nggak akan kuat. Kecuali kamu sudah terbiasa menghadapi situasi di bawah tekanan sejak awal." Ujar Bang Hernando. "Sudah, ya..!! Jangan berdebat dengan saya..!!"

...

"Ijin, Ibu. Pada dasarnya, sikap Bapak yang terlihat posesif dan apa yang Bapak lakukan, semua demi kebaikan ibu. Sebelum Bapak di tugaskan kesini, kami sudah mendengar kiprah Bapak di dunia militer. Beliau hanya pria yang tegas, Bu." Kata Prada Rivan.

Sejenak Phia terdiam. Ia menatap jalanan berhias batu karang. "Kita ke kampus, Om."

"Siap, Ibu. Ijin.. Kampus mana?"

"Kampus teknik."

"Siap, Ibu." Prada Rivan memutar arah kemudi ke bagian kiri.

"Teknik memasak, Om." perintah Phia.

"Siap." Seketika kemudi mobil langsung beralih ke arah kanan. Ke kampus khusus tata boga.

.

.

.

.

1
Maysuri
sakitnya sampai keubun"....
dyah EkaPratiwi
jangan menyuksa diri bang her
dyah EkaPratiwi
😭😭 sakit banget kalau dijawab gt bang hen
Maysuri
semaput y bang d tendang pusakanya am phia....😁😁😁
dyah EkaPratiwi
🤣🤣🤣
Ayu FazRina Satiasari
pria dingin dan kaku ..sekalinya jatuh Cinta....Posesif banget..💞💞💞😍 tp aku suka sosok bang hernando bertanggung jawab tanpa membuka jati diri sebenarnya sulthann🤭🤩🤩🤩💞
dyah EkaPratiwi
phia beneran jurusan kuliahnya?
Elly Maryani
bilang kembang mawar nanti dikasih mawar kuburan,,,diluar Nurul bang Nando ini
Tanti
🤣🤣🤣bener² bang Hernand...
Bang Jan...udah beri bang Hernad pencerahan tp knp jadinya kyk gini😄😄🤭

kocak ini ...lanjut mba Nara👍
Ayu FazRina Satiasari
wkwkwkwwkwkk.....benar2 di luar ekspektasi kejutannya inii....🤭😅
dyah EkaPratiwi
🤣🤣🤣 kog bisa kembang api bang hernand
Septi Astuti
🤣🤣 dancing flower🤭
Lola Maulia
🥰🥰🥰🥰🥰
Tanti
wiiiihhh....phia tryt udah dilamar... phia tetap semangat yaaa💪💪

lanjut mba nara🤭
Maysuri
pia knp begitu cepat kau berpaling...
dyah EkaPratiwi
lekas pulih phia
Septi Astuti: 😄kangen band mb ...lagi jadul🤭
total 3 replies
Tanti
Mantap Bang Hernando, phia seperti lihat fotocopy sifatnya Bang Riegan. semangat ya Phia💪💪
semangat jg buat mba Nara👍
Ayu FazRina Satiasari
aaaahhhhh d gantungin sama mban Author ini...🤭🤭🤭Semakinmpenasaran bingiits arahnya kmna inii😅😅
Maysuri
.....🤦
Maysuri
bang reg...jujur lebih baik ....kasiahan Ohiya tau ,dia engk rau apa"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!