NovelToon NovelToon
KITA,LUKA DAN DUNIA LUAR

KITA,LUKA DAN DUNIA LUAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:271
Nilai: 5
Nama Author: Selya

Namaku Arsyila Nadira
Keluarga ku masih utuh Namun retak.

Di rumah ini aku punya dua nama,
"beban keluarga"saat piring pecah karena Ayah melemparnya ke Ibu.
Dan "tidak ada"saat mereka berdua lupa, aku masih duduk di meja makan saat mereka bertengkar.

Ibuku yang punya banyak hutang membuat amarah ayah melonjak setiap hari.

Aku terpaksa terjun sebagai 'wanita malam '
untuk merubah ekonomi keluarga ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 23

Arsyila memulai harinya dengan semangat baru,walaupun badan nya terasa pegal-pegal karena semalam habis bertempur dengan kliennya.Namun ia bangun pagi dengan semangat karena akan melihat rekomendasi rumah barunya.

Adzan subuh baru berkumandang,ibunya sudah terbangun dan menyiapkan makanan sederhana untuk Arsyila di dapur kecil di dalam kamar kos nya.Ibunya mulai berubah,perhatian dengan Arsyila yang membuat kehidupannya berubah.

"umm bau masakan nya enak sekali,"gumam Arsyila sambil menggeliat di atas tempat tidurnya.

"ibu... Rajin sekali ibu petang-petang begini sudah ada di dapur,"Arsyila menghampiri ibunya yang sedang memasak.

"ibu lagi bikin sarapan buat kita.Katanya mau melihat rumah baru.Biar tambah semangat dong... Ya kan ?"Ujar Asih sambil tersenyum lebar.

Arsyila seakan tak percaya dengan kejadian yang di alaminya barusan.Ibunya tiba-tiba sudah perhatian dengan nya lagi, dulu- hanya kata-kata amarah yang keluar dari mulutnya.Bahkan Arsyila sampai sudah terbiasa menyiapkan sarapan sendiri.

Adzan subuh sudah mulai turun, sebentar lagi terbit fajar.Arsyila dan ibunya sudah bersemangat sekali ingin melakukan transaksi pembelian rumah barunya.Jika hari ini rumah itu cocok di pandangan Arsyila ,maka besok mereka berdua akan langsung pindah ke rumah baru.

Arsyila sudah bersiap dengan rapi,begitu juga ibunya.Rupanya Arsyila sedang memesan taxi online untuk pergi ke rumah baru nya yang akan ia beli.

Mobil taxi online sudah hampir menjauh dari kos Arsyila.Terlihat mobil mewah Rey berhenti di depan kos Arsyila,Rey akan membujuk Arsyila untuk kembali ke rumah nya.Namun sudah terlambat karena baru saja Arsyila dan ibunya pergi menggunakan taxi online.

"Tok... Tok... Tok... Arsyila ini aku-Rey !"Teriak Rey dari depan pintu kamar kos Arsyila.

Arsyila tak kunjung merespon teriakan dari Rey.Rey berusaha membuka pintu kamarnya namun terkunci,dan kata penghuni kos yang lain.Arsyila dan ibunya sudah pergi sejak tadi pagi.

"Ah aku terlambat rupanya!"gumam Rey pelan.

Kedatangan Rey hanya sia-sia,Rey tidak menyerah.Besok ia akan datang lagi ke kos Arsyila untuk membujuknya.

****************

Arsyila dan ibunya turun di sebuah perumahan subsidi yang berada di pinggiran kota yang berjarak jauh dari hiruk-pikuk pusat keramaian, berjejer rumah-rumah yang atapnya sama.

Dindingnya dicat dengan warna-warna pastel yang indah, berderet rapi bak pion-pion catur di atas papan. Di balik dinding yang bersebelahan sangat dekat itu, terdapat petak-petak mungil yang menampung tawa dan air mata penghuninya.

Jalanan di kompleks itu diaspal seadanya, cukup untuk dilalui satu sepeda motor dan deru mobil para pekerja di pagi hari.Meskipun bangunannya sederhana dengan material standar, tempat ini adalah istana kedua bagi mereka.Dan jauh lebih nyaman di banding rumah yang dulu keluarga Arsyila tempati.

Tiap sudutnya—mulai dari ruang tamu yang menyatu dengan dapur, hingga genting yang menahan rintik hujan. Di sinilah impian keluarga kecil bermula, disokong oleh subsidi pemerintah yang membuat rumah itu bernilai ramah di kantong Arsyila. Di tengah keterbatasan ruang dan lahan, terselip rasa syukur yang tak terhingga atas sebuah kepastian yaitu atap yang melindungi mereka dari dunia luar.

"ibu suka kan rumah sederhana ini ?"Tanya Arsyila yang sedang menelusuri bagian dalam rumah itu bersama ibunya.

"ibu sangat suka Syil... Apapun ini yang terpenting milik kita sendiri.Rumah ternyaman baru kita,"Ujar Ibunya dengan raut wajah yang bahagia.

Arsyila kemudian melakukan transaksi pembayaran dan rumah itu sah menjadi milik Arsyila. Hari ini mereka akan membeli beberapa furniture untuk melengkapi setiap sudut ruangan rumah barunya.

Baru esok pagi Arsyila dan ibunya berkemas-kemas untuk pindah ke rumah baru.Rasanya seperti mimpi bagi Arsyila,walaupun pekerjaan nya sebagai wanita malam yang penuh resiko.Tapi sedikit demi sedikit ia mampu merubah ekonomi keluarganya.

Hanya saja rumah baru yang kurang lengkap tanpa sosok kepala keluarga di rumah itu.Entah dimana keberadaan ayahnya sekarang,jika postingan nya di sosial media tidak membuahkan hasil.Terpaksa Arsyila harus melapor polisi untuk mencari keberadaan Ayahnya.

Walau bagaimanapun Ayah-ibu nya berpisah karena terjerat hutang.Dan sekarang sudah terbebas dari semuanya,pasti Ayah mau kembali lagi bersama ibunya dan juga Arsyila .

Menjadi keluarga yang utuh dan bahagia seperti dulu,walaupun ada derita yang ia tanggung sendirian sebagai wanita pekerja keras tiap malam tanpa mereka ketahui.

Malamnya...

Arsyila kembali bekerja setelah membeli beberapa furniture,sekarang ia dan ibunya telah kembali ke kos untuk mengemasi barang-barang mereka.Namun ada kewajiban yang harus ia jalani,karena sudah terikat kontrak kerja di atas materai.

"Bu... Arsyila tinggal yah ? Arsyila mau bekerja dan akan pulang larut malam,"Arsyila berpamitan dengan ibunya.

"kerja apa dia malam-malam begini ? Ah mungkin hanya perasaanku saja,"gumam ibu Arsyila dalam hati.

"Ibu ! Hey...,"Arsyila mencoba berbicara dengan ibunya yang malah melamun.

"i-iya Syila ! Kamu hati-hati yah,"ibunya hanya berkata singkat.

Arsyila pergi ke klub dengan pakaian biasa,ia telah mengantongi pakaian sexy di dalam tas nya.Setelah sampai klub baru ia akan ganti kostum untuk memikat para lelaki buaya.

"Hey anak madam yang hebat sudah datang,"sapa madam Anggie yang sangat ramah.

"seperti yang madam janjikan,malam ini kamu akan menemani tamu VIP.Madam harap kamu bisa membuatnya melayang-layang malam ini,"ujar madam Anggie pada Arsyila.

"yah madam !"jawab Arsyila singkat dan langsung pergi ke ruang ganti.

Ia tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan malam ini.Tamu VIP bayaran nya sangat fantastis,itu akan membuat saldo rekening Arsyila bertambah banyak.Arsyila berubah menjadi Sarah yang gila dengan uang malam itu.

"Andai saja Melly bekerja disini pasti ia tidak ada apa-apa nya di banding aku sekarang,"gumam Arsyila sedikit menyombongkan dirinya.

Rencana Arsyila selanjutnya— Balas dendam ke Melly yang telah membuat harga dirinya hancur.Dengan punya banyak uang,Arsyila bisa menyuruh preman untuk menyingkirkan Melly.

"tunggu saja kamu Mel... Tunggu kehancuran kamu selanjutnya,baru aku merasa puas,"gumam Arsyila lirih.

Malam itu Arsyila melayani tamunya dengan menari menggoda di depannya.Ruangan kedap suara itu hanya ada mereka berdua,Arsyila dan tamu VIP nya.

"pantas saja madam merekomendasikan Sarah,ternyata benar-benar sangat menggoda !"Ucap tamu VIP Sarah.

Ia berubah menjadi wanita penggoda di ruangan itu.Duduk di pangkuan tamunya sambil bisik-bisik kalimat menggoda.Dan melayani tamunya dengan sangat baik.

"kamu tinggal di mana ?"Tanya tamu VIP nya.

"yang pasti bukan tinggal disini... Ya kan ?"Arsyila mencoba mengalihkan pembicaraan.

Pastinya ia tidak akan membongkar identitas aslinya di depan para tamunya.Karena dunia malam yang kejam,memungkin kan siapa saja berani bertindak gegabah.

Malam itu ia mendapat banyak tamu-tamu lain yang menunggu nya di ruangan VIP.Lumayan melelahkan di banding hanya menari di depan semua orang,kini hanya menari di depan tamu pribadi.

Sejak malam itu—sarah menjadi anak kesayangan madam Anggie.Berkat kehadiran Arsyila madam Anggie mendapat lebih banyak uang tidak seperti biasanya yang sepi pengunjung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!