Karena suatu kesalahan, Anastasia Lambert terpaksa menikah dengan Paman angkatnya, Henry Theodor, di usianya yang masih delapan belas tahun.
Semua bermula karena kebaikan dan perhatian Paman angkatnya, membuat Anastasia, yatim piatu yang diadopsi Henry, diam-diam jatuh cinta pada Henry, hingga hubungan mereka yang tadinya baik-baik saja menjadi dingin.
Dan, sampai datangnya orang ke tiga dalam kehidupan mereka, membuat hubungan mereka menjadi sangat jauh, seperti jarak antara terbitnya matahari dari timur, hingga matahari terbenam di barat.
Saat Anastasia menyadari telah salah mencintai Paman angkatnya, dan membuka hati untuk mengenal pria lain, sikap Henry tiba-tiba berubah menjadi hangat padanya.
Apakah hubungan mereka yang tadinya baik-baik saja, akan kembali seperti dulu lagi?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27.
Melihat senyum dan sikap ramah Anastasia pada Jonathan, Henry teringat saat hubungannya masih baik dengan Anastasia.
Sikap Anastasia juga terlihat manis dan manja seperti itu padanya.
Tidak seperti saat ini, Anastasia terlihat dingin, dan cenderung terlihat takut padanya.
Kemarahannya pada Anastasia sangatlah wajar, karena Anastasia sudah memiliki pikiran yang tidak pantas padanya.
Ia tidak menduga Anastasia dengan cepat membuat perubahan, setelah ia tegur dengan tegas.
Seharusnya ia senang melihat Anastasia dengan cepat menyadari, kalau Anastasia telah salah jatuh cinta padanya.
Tapi, kenapa hatinya terasa tidak nyaman melihat Anastasia tersenyum pada lelaki lain?
Henry mengepalkan tangannya dengan erat, melirik raut wajah Anastasia yang terlihat ramah pada Jonathan.
Ia sengaja mengenalkan Anastasia kepada Jonathan, agar dapat memantau setiap pergerakan Anastasia, tapi kenapa ia jadi merasa tidak percaya pada Jonathan dekat dengan Anastasia?
"Henry, bagaimana dengan pesta malam ini? apakah kamu tidak berniat untuk membawa Anastasia? kebetulan sekali pada malam ini, kamu bisa mengenalkan Anastasia kepada putri konglomerat, yang hadir di pesta, agar dia memiliki banyak teman!"
Dengan suara lembut Ivana bicara, dan menggeser tubuhnya merapat pada Henry.
Ia dapat merasakan aura Henry, yang terlihat tidak suka melihat Anastasia begitu cepat akrab dengan Jonathan.
Ivana yang tadinya hanya sebatas wanita bayaran, untuk membuat Anastasia menjauh dari Henry, diam-diam menyusun rencana tidak ingin melepaskan Henry begitu saja.
Ia akan membuat Henry menjadi miliknya seutuhnya, dan menjadi Nyonya Theodor.
"Oh, iya!" Henry mengedipkan matanya.
"Anastasia perlu menambah banyak teman, agar nantinya dia tidak akan kesepian, kalau kita menikah! dan kebetulan Jonathan sudah akrab dengan Anastasia, jadi dia bisa berpasangan dengan Jonathan!" kata Ivana lagi sembari tersenyum ramah, menunjukkan kalau ia peduli pada Anastasia.
Mendengar apa yang dikatakan Ivana, Jonathan tersenyum senang, ia sangat setuju sekali dengan usul Ivana.
Ia baru saja mengenal Anastasia, tapi ia sudah merasa nyaman dekat dengan Anastasia.
Tentu saja ia sangat senang berpasangan dengan Anastasia malam ini ke pesta.
"Benar sekali! aku ingin mengenal Anastasia lebih jauh lagi!" jawab Jonathan tersenyum senang, dan terlihat sangat bersemangat.
Anastasia menganggukkan kepalanya, "Ya, Paman! aku mau ikut!" jawabnya sembari tersenyum.
Anastasia dengan jelas memperlihatkannya, kalau ia sama seperti Jonathan, sangat bersemangat pergi ke pesta itu, untuk mengenal lebih banyak teman konglomerat.
Anastasia akan mengabulkan keinginan Henry, sampai pada hari keberangkatannya ke luar negeri.
Dalam waktu satu bulan ini, ia akan menuruti apa yang diinginkan Henry, walaupun itu membuatnya sakit hati di perlakukan Henry.
Malam pesta.
Ivana merangkul lengan Henry dengan mesra memasuki aula pesta, yang di adakan pada sebuah hotel mewah kalangan atas ibukota.
Di belakang mereka Anastasia juga merangkul lengan Jonathan, sembari memperlihatkan senyumannya melangkah memasuki aula pesta.
"Nona Ivana dan Tuan Theodor terlihat sangat cantik dan tampan! mereka memang pasangan yang sangat serasi!"
Terdengar salah satu tamu bicara mengagumi penampilan Henry dan Ivana, sembari melemparkan senyuman kagumnya memandang mereka berdua.
Ivana memperlihatkan senyuman ramahnya mendengar apa yang dikatakan tamu itu.
"Benar!"
"Baru pertama kali ini Tuan Theodor membawa pacarnya ke pesta! sepertinya mereka akan segera menikah!"
Yang lain ikut menimpali melemparkan pandangan mereka ke arah Ivana dan Henry.
Ivana semakin memperlihatkan senyuman senangnya.
Sedangkan Henry, yang selalu memperlihatkan wajah datar dan dinginnya, diam-diam merasa tidak nyaman mendengar perbincangan tamu itu membicarakan hubungannya dengan Ivana.
"Oh, iya! apa kalian tidak dengar mengenai gadis kecil yang diangkat Tuan Theodor sebagai anak asuhnya itu? aku dengar dia menyukai Tuan Theodor, dan kudengar dia sudah menyatakan suka pada Tuan Theodor!"
"Hah? benarkah?!"
"Iya, tapi Tuan Theodor menolaknya!"
"Tentu saja di tolak! dia hanyalah anak kecil yang tidak tahu asal-usulnya! kalau bukan belas kasihan Tuan Theodor, dia sekarang ini pasti sudah jadi pengemis di luaran sana! berani sekali dia menginginkan Tuan yang sudah baik hati memungutnya!!"
Seketika perbincangan itu menjadi sebuah cibiran menyindir Anastasia.
Bersambung.........
lma2 up thor tk inak menunggu n klau up yg buanyk n hrs tiap hri
nie malah berbeilit²🙄🙄🙄🙄
kalo ragu, untuk apa minta ketemuan sama henry🙄🙄🙄