NovelToon NovelToon
The Girl Who Likes Me

The Girl Who Likes Me

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:245.3k
Nilai: 5
Nama Author: Elkuna

Sebuah tragedi berhasil merenggangkan hubungan persahabatan di antara Juni dan Risa, sehingga membuat keduanya harus berpisah untuk sementara.

Setelah sama-sama melalui tahun yang berat, Juni dan Risa mengalami perubahan drastis.

Juni yang dulunya gendut dan ceria berubah menjadi tampan dan pendiam. Dia hanya baik kepada satu gadis bernama Amelia.

Pada semester kedua di tahun pertama Juni kuliah, dia dikejutkan dengan kedatangan Risa sebagai mahasiswi baru. Bagaimana tidak? gadis itu menjadi lebih agresif dan tomboy dari biasanya. Risa bilang dia datang kembali untuk mendapatkan cinta dari sahabatnya.

"Aku mencintai Amelia, titik!"- Juni.

"Aku akan melakukan segalanya untuk membuat Juni jatuh cinta kepadaku."- Risa.

Visual ada di Bab 35 ya!

Harap maklumi kalau dari segi cerita dan penulisan masih banyak kekurangan. Karena ini novel pertama saya. Semoga kalian suka!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elkuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27 - Pernyataan Risa

Juni hanya bisa membulatkan mata, kala Risa mulai mendekatkan wajahnya. "Ris! kamu bisa menjauh?" tegur Juni yang mulai merasa risih dengan tatapan Risa.

"Tetapi jawab dahulu pertanyaanku tadi, Jun!" balas Risa dengan wajah merengut.

"Risa?!" suara panggilan itu berhasil mengalihkan atensi Juni dan Risa. Lantas keduanya pun segera menjaga jarak satu sama lain. Dari belakang Juni muncullah Amelia dengan senyum lebarnya, dia tampak sangat bahagia melihat Risa.

Grab!

Amelia segera memeluk Risa. "Kamu kemana saja Ris? kenapa perginya nggak bilang-bilang ke kami?" ujar Amelia.

"Nanti aku akan jelaskan semuanya, tetapi aku ingin bicara dengan Juni dulu!" sahut Risa santai sembari melepaskan pelukan Amelia.

"Ya sudah! kita bicara sambil makan siang saja ya?" ajak Amelia dengan penuh semangat.

"Ide bagus Mel! aku lumayan lapar juga nih!" Juni menyahut dengan senyum tulusnya. Risa yang melihat ekspresi tersebut seketika curiga. Apalagi saat Amelia membalas tatapan Juni dengan binar matanya.

***

"Biar aku yang pesankan, kalian berdua duluan saja ya! sekalian reunian gih!" ungkap Amelia, lalu berjalan untuk memesan makanan.

"Biar aku saja Mel! apaan sih kamu," bantah Juni yang tidak ingin merepotkan sang pacar.

"Sudah pergi saja! sekali-kali aku nggak apa-apa Jun!" Amelia mendorong Juni ke arah Risa.

"Ayo!" Risa segera menarik lengan Juni, dan membawanya ke salah satu meja yang kosong. Keduanya duduk dengan saling berhadapan.

"Jun, kau masih marah padaku?" tanya Risa, serius.

"Hah? enggak kok! lagian aku juga salah kok! seharusnya saat itu aku tidak mengabaikanmu." Juni menundukkan kepala.

"Iya sih! tapi aku paham kok, makanya aku memilih pergi dan membiarkanmu sendiri," ucap Risa pelan.

"Kenapa kau nggak pernah bilang masalah keluargamu ke aku Ris?" Juni menggelengkan kepala jengah.

"Karena saat bersamamu aku selalu bahagia. Jadi, aku tidak ingin menghancurkannya dengan masalahku!"

Juni meringiskan wajah dan berkata, "Terserah apa alasanmu, yang jelas semuanya sudah berlalu. Jadi biarlah!"

"Benar! yang penting aku kembali lagi kan sekarang." Risa menopang dagunya dengan tangan, dia memandangi Juni dengan penuh rasa kerinduan. Namun raut wajahnya seketika berubah tatkala melihat gelagat Juni yang tak acuh. "Kenapa kamu cuek gitu? nggak kangen sama aku? aku kangen banget loh sama kamu Jun!" sambungnya lagi.

"Aku dan Amelia pacaran!" celetuk Juni, tetapi Risa terlihat tidak terkejut sama sekali.

"Sudah tahu kok! dari tingkah kalian berdua tadi. Ketahuan banget lagi kasmaran," Risa menjeda sejenak untuk menyenderkan badannya ke kursi lalu kembali berucap, "Tapi nggak akan merubah rasa cintaku padamu!"

Mata Juni membulat sempurna, dia sangat dibuat kaget dengan pernyataan Risa barusan. "Apa-apaan sih Ris! baru ketemu masih aja jahilin aku!" Juni mengernyitkan dahi.

"Lah! siapa yang jahilin, bukankah puisiku itu bisa menjadi salah satu buktinya?" balas Risa santai.

"Makanan datang. . ." Amelia datang sambil membawa nampan berisi makanan.

"Wah seharusnya kamu panggil aku tadi Mel, biar aku bawakan nampannya!" Juni membantu Amelia membagikan makanan.

"Amelia kuat kok Jun! dia kan jagoan lomba voli waktu SMA!" imbuh Risa dengan mengukir senyuman untuk Amelia.

"Nah! Risa aja tahu Jun!" Amelia menyetujui pendapat Risa. Ketiganya pun menikmati kebersamaannya kala itu. Mereka banyak membicarakan masa-masa sekolah dahulu.

"Jadi sekarang kamu kuliah di sini Ris?" tanya Juni.

"Hooh! jurusan seni rupa! kelasnya ada di sebelahmu loh Jun, kalau kamu Mel?" Risa beralih menatap Amelia.

"Ekonomi, Fakultasku ada di sebelah sini." terang Amelia sembari menunjuk ke arah tempatnya berkuliah.

"Oh, nggak apa-apa! nanti aku yang jagain Juni!" sahut Risa dengan senyum smirk-nya.

"Hah? ngapain Juni dijagain, udah segede biawak gini badannya!" balas Amelia sembari terkekeh memandang Juni.

"Orang ganteng-ganteng gini kok dipanggil biawak, awas kamu ya! nggak aku anterin pulang!" celoteh Juni yang tak terima dengan ejekan sang pacar.

"Biarin! bwuek!" Amelia menjulurkan lidah untuk membuat Juni lebih jengkel.

'Menjengkelkan sekali! aku merasa seperti nyamuk!' keluh Risa dalam hati seraya menatap dua sejoli yang tengah bercanda di hadapannya.

"Mel! Jun! ada yang ingin aku bicarakan!" ungkap Risa dengan nada tinggi. Lantas Juni dan Amelia pun segera memusatkan perhatian mereka kepada Risa.

"Apa?" tanya Juni singkat.

"Aku menyukai Juni, bahkan sebelum dirimu Mel!" kali ini Risa memancarkan ekspresi serius. Amelia yang mendengarnya seketika merasa ciut dan terdiam seribu bahasa.

"Ris! apaan sih kamu!" Juni mencoba menegur Risa dengan dahi yang berkerut.

"Jadi! aku tidak peduli dengan hubunganmu dan Juni!" ujar Risa yang menekankan kalimatnya dengan sengaja. Alhasil dia segera mendapatkan pelototan dari Juni.

"Cukup Ris! ayo Mel, aku anterin kamu ke Fakultas." Juni mencoba membawa Amelia ikut bersamanya. Gadis tersebut masih tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun, dia merasa sangat terkejut dengan perkataan Risa.

Selanjutnya, Juni dan Amelia meninggalkan Risa sendirian. Mereka berdua sedang berjalan berdampingan. Juni berusaha sebisa mungkin menenangkan hati sang pacar.

"Sudahlah Mel, jangan terlalu dipikirkan!" ucap Juni sambil mengelus jari-jemari Amelia.

"Bagaimana aku tidak memikirkannya Jun! aku. . ."

Cup!

Ciuman Juni ke pipi sontak membuat Amelia langsung terdiam. Setelahnya Juni berkata, "Kamu cinta pertamaku Mel, dan akan menjadi yang terakhir!"

Amelia yang mendengar segera mengukir senyuman di wajah, pipinya terlihat merah merona. "Aku harap begitu. . . aku akan mempercayaimu!" kata Amelia.

***

Juni kembali lagi ke fakultasnya sendiri, kepalanya celingak-celingukan untuk menemukan keberadaan Risa. Hingga akhirnya dia terhenti kepada seorang gadis berambut merah muda yang tengah membaca buku.

"Ris! ikut aku!" tanpa pikir panjang, Juni segera menyeret Risa ke tempat yang jauh dari keramaian.

"Apaan sih Jun! kalau kangen berat bilang aja lah!" timpal Risa dengan santainya. Juni yang mendengar sontak menghela nafas panjang.

"Ris! apa-apaan sih tadi, kenapa kamu jadi begini sih! apa ada sesuatu hal buruk yang terjadi?" tukas Juni, yang sekarang menatap Risa dengan dahi yang mengernyit.

"Sudah kubilang, ini karena aku mencintaimu Jun! Men-cin-ta-i-mu!" Risa sengaja mengeja kata terpentingnya.

"Oke! oke! tapi apa perlu kamu membicarakannya di depan Amel? hah? dia sudah punya beban hidup yang berat, kenapa kamu tambah!" geram Juni yang begitu frustasi.

Risa memutar bola mata jengah dan berucap, "Pentinglah! biar kalian tidak bermesraan di hadapanku! jijik aku lihatnya!"

"Bermesraan? kapan? kami tadi cuman bercanda kok!" tepis Juni.

"Menurutmu, tapi kalau di mataku itu namanya bermesraan!" Risa sejenak menjeda ucapannya lalu melanjutkan lagi, "sudahlah Jun, kamu akan memberiku kesempatan kan?" Risa menatap Juni penuh harap.

"Terserah! yang jelas aku masih mencintai Amelia sekarang!" tegas Juni seraya melingus pergi melewati Risa.

"Sekarang. . . tetapi lihat saja nanti!" gumam Risa sambil menatap punggung Juni yang semakin menjauh.

1
💜LAVENDER💜
Aku hadir Thor ☝😁
💜LAVENDER💜: Iya Kak, sama2😁
total 2 replies
re
Salah satu cerita favorit yg tak terlupakan ngak bosan baca lg, antara senang dan sedih pas tamat
Elkuna: wah kak makasih ya😍, aku terharu banget🤧, ternyata ada org yg mau bc ulang novel ini. padahal menurutku ceritanya jauh dari sempurna 😅
total 1 replies
Hayaku Gaya
Wihhh!!! Honey Moon! Lukisan Risa selalu best dah.! Maknanya sampe ke sini.. 😘
Huff, ending deh.. aku bakal kangen kamu Jun.. eh, sama kamu juga kok Ris.. tapi dikit wkkw canda ris ✌️😆
Hayaku Gaya: Waduh bener juga. Bisa kena santet onlinenya Risa waduh Ris pis pis ✌️😆
total 2 replies
Hayaku Gaya
Wih abis wisuda nikah deh... wuhu! Dede bayi aku menunggumu haha. 😆
Hayaku Gaya
Kejar restu ayah Jun.. ayo!!!
Hayaku Gaya
Waduh waduh.. Tom relain aja ya... berat nih...
Hayaku Gaya
Nah kan nyesel deh dah buang .. waduh
Nguhuhu, aku ikutan nangis..
Tom.. bersiap kecewa 🤐
Sin Cera 😉
Masih kurang thor 😗 kurang hbs nikah, punya anak 😗😗 cerita anaknya klo mau d tambah juga boleh thor 😂
Elkuna: jgn macam2 kau patkay 😒😒😒
total 1 replies
Sin Cera 😉
duh dah tamat aja thor. cerita setelah pernikahannya mana?? belum juga punyaa anak😗sekalian cerita anaknya yaa thor buat bonus 😂
Sin Cera 😉
uwuwu risaa ama juni. tom gimana thor kasian amat deh nasib dia 😂🤣 tapi dia gak penting lah yaw jadi abaikan aja komen netijen ini 😂🤣🤣
Sin Cera 😉
astoge udin tom sama aku aja 😂🤣
K.A
Tapi Thor ceritamu yg judul nya psychopat meets indigo gak bisa ku baca dong🤧aku baru 15 thor😭 tapi gpp tetap aja nanti ku baca🤣🤣
Elkuna: wkwk, dasar kamu, baca aja asal jgn ditiru 😂
total 1 replies
K.A
End end end, bangga thor aku ingikut cerita mu dari awal sampe akhir😆
Elkuna: uwuw, makasih bnyk ya lili, dah meluangkn wktu buat komen terus. lope lope buat kmu
total 1 replies
re
Bisa ditambah pas hamil dan ngidam mungkin hehe kan penasaran hebohnya mereka
Elkuna: btw mkasih ya kak, udah mau nyempetin baca dan komen. lope lope deh 🤣
total 2 replies
re
Ya sah juga
re
Semoga semua rencana tercapai
re
Lanjut
re
Ya risa sih terlalu emosi akhirnya tanpa pikir panjang terimaTom, semoga nanti tdk trjd lg
K.A
End dong besok, end dong...
Ada seaseon dua gak thor?
Elkuna: untuk season 2 nya mau othor pikirin dulu yaw 😆
total 1 replies
Noer Row_ling
lanjut 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!