NovelToon NovelToon
Am I Really Daddy'S Daughter?

Am I Really Daddy'S Daughter?

Status: sedang berlangsung
Genre:Putri asli/palsu / TimeTravel / Mengubah Takdir
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: ChikoGin

Rubellite Valtia hanyalah seorang "Putri Palsu" yang haus akan kasih sayang Kaisar. Namun, kesetiaannya dibalas dengan hukuman mati di tangan ayahnya sendiri.

Kembali ke masa lalu saat ia masih berusia delapan tahun, Rubellite bersumpah tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Namun, setiap kali ia berusaha menjauh, bayang-bayang masa lalu dan pertanyaan yang belum terjawab terus menghantuinya: Mengapa Ayah begitu membenciku?

Di tengah konspirasi istana dan trauma yang mendalam, Rubellite harus memilih: Benar-benar pergi, atau sekali lagi mencoba menembus hati sang Kaisar yang sedingin es meski risikonya adalah kematian kedua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ChikoGin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23: pertemuan Lorthina dengan sang pangeran

Langit menggelap menandakan malam telah tiba. Di dalam keheningan ruangan, terdengar langkah kaki yang melangkah pelan namun pasti.

"Huft... Siapa sebenarnya gadis itu? Bagaimana caranya dia bisa masuk?" gumam Voltranz sendirian.

Ia berjalan mendekati jendela, menatap keluar ke arah kegelapan malam.

"Lain kali, aku harus mencari tahu dari mana dia masuk. Tapi namanya... tadi kalau tidak salah Lorthina De Orleans. Dia putri dari Duke, ya?"

Sudut bibir Voltranz terangkat. Sebuah senyuman licik terukir di wajahnya yang tampan.

Keesokan harinya, langit membiru bersih. Udara pagi terasa begitu segar menusuk kulit. Voltranz berjalan santai menuju taman rahasianya. Langkahnya digerakkan oleh rasa penasaran yang samar; ia ingin tahu apakah Lorthina akan datang kembali atau tidak.

"Seharusnya dia akan datang... dan menggangguku kembali," bisik Voltranz pada diri sendiri, meyakinkan hatinya.

Ia kemudian duduk di bangku taman dan membuka sebuah buku. Namun, baru saja lembar pertama terbuka, bayangan seseorang mengejutkannya. Begitu mendongak, Lorthina sudah berdiri tepat di hadapannya.

"Huahhh! Kau mengagetkanku! Bagaimana bisa kau masuk lagi ke sini?" seru Voltranz refleks, hampir menjatuhkan bukunya.

Lorthina tersenyum polos tanpa rasa bersalah. "Aku bosan karena tidak memiliki teman. Jadi, saya datang ke sini untuk bertemu Tuan Muda. Lagipula, para ksatria memberikan izin untuk masuk."

Mendengar alasan itu, kilasan wajah seorang ksatria yang selalu bertindak sesuka hati langsung melintas di kepala Voltranz.

"Dasar Victor sialan..." umpat Voltranz dalam hati, menghela napas panjang. "Huft... Jadi, ada urusan apa?"

Mata Lorthina seketika berbinar-binar. Ekspresinya tampak begitu bersemangat.

"Aku datang kembali untuk bisa lebih mengenal Tuan Muda!" seru gadis itu riang.

Voltranz justru mengerutkan kening curiga. "Mengenalku? Apa yang kau inginkan sebenarnya dariku? Sebaiknya kau pergi saja dan jangan menggangguku."

Kata-kata dingin itu menghantam Lorthina seketika. Sinar binar di matanya meredup, digantikan oleh genangan air mata yang siap tumpah.

Melihat perubahan drastis itu, Voltranz mulai merasa panik dan kesal sekaligus.

"Huahhhh...!" Tangis Lorthina pecah begitu saja.

"Dasar... Setelah menggangguku, sekarang kau malah menangis!" omel Voltranz, semakin bingung.

"Kamu memakiku... Huaahh!" tangis Lorthina justru semakin kencang.

Dengan kepanikan yang memuncak, Voltranz refleks menjulurkan tangan dan membekap mulut Lorthina, mencoba meredam suara tangisannya yang melengking.

"Baiklah, baiklah! Jadi berhenti menangis! Kalau orang-orang melihat kejadian ini, mereka akan menganggapku sebagai orang jahat!" bisik Voltranz setengah memohon.

"Uuum! UM ummmm UM!" Lorthina meronta dengan suara tertahan.

Voltranz tersadar bahwa tangannya masih menempel erat di bibir gadis itu. Ia buru-buru menarik tangannya kembali dengan canggung.

"Maaf," ucap Voltranz lirih, memalingkan wajahnya yang mendadak salah tingkah.

Lorthina menunduk, mengusap sisa air mata di sudut matanya dengan ujung gaun. Bukannya marah karena dibekap, ia justru menatap Voltranz dengan pandangan bersalah.

"Maafkan aku juga, Tuan Muda..." bisik Lorthina dengan mata yang masih berlinang air mata.

Melihat hidung gadis itu yang memerah dan matanya yang berkaca-kaca, pertahanan Voltranz runtuh seketika. Kepanikan kembali menyergapnya. Bertekad agar gadis di depannya tidak menangis lagi, Voltranz memutar otak dan buru-buru mencari cara untuk menenangkannya.

"Sudah, jangan menangis lagi," bujuk Voltranz. Suaranya melunak, jauh lebih pelan dan lembut dibanding sebelumnya. "Bagaimana kalau kita makan makanan manis? Aku akan menyuruh pelayan membawakan kue."

Mendengar kata 'makanan manis', tangis Lorthina langsung mereda. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Voltranz. Sambil menunggu suasana mencair, ia berdeham pelan, mencoba mengalihkan perhatian.

Sebenarnya ia sudah tahu dari rumor malam lalu, namun Voltranz memilih berpura-pura tidak tahu. "Jadi... siapa nama Anda, Nona Muda?"

Lorthina mendongak, seulas senyum kembali terbit di wajahnya yang masih agak sembap. "Namaku Lorthina. Bagaimana denganmu, Tuan Muda?"

1
★Xia★
seru
★Xia★
semangat, aku nunggu loh kak
★Xia★: gapapa loh aku setia nunggu
total 2 replies
★Xia★
cerita nya seru tapi up nya sedikit😭
★Xia★
semangat kak
★Xia★
semangat ak dukung terus
★Xia★
seruuu banget
★Xia★
kak kapan up kangen nih sama cerita nya
★Xia★: ak dukung km semangat
total 2 replies
SYADZA
semoga menang lomba dan lanjut cerita nya ya kak autor
Nico Ardi: amin kak
total 1 replies
★Xia★
kak kpan up nya gk sabar
Nico Ardi: mungkin besok aktif up lagi, ini bingung mau revisi sekarang atau tamatin dulu, soalnya alur nya kek kadang kek ke skip dan kurang detaild makanya hiatus agak lama
total 1 replies
★Xia★
🥳🥳🥳
★Xia★
semangat kak, ak selalu nunggu up nih tapi cuma 1bab aja, semangat terus biar bisa up banyak kedepannya
★Xia★: gppp kok, akan ku tunggu
total 4 replies
★Xia★
seru banget
★Xia★
semangat kakkkk😍😍😍😍
★Xia★: Sama-sama
total 2 replies
Zimbabwe Zimbabwe01
mantap bro walaupun agak kureng💪🤣🤣
Nico Ardi: baru belajar buat novel sih hhe👍
total 1 replies
Steven Stevennn
p
Nico Ardi
semnagat bang😋
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!