NovelToon NovelToon
My Future Husband

My Future Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:9.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Gulla

Arkan Bagaskara seorang duda yang dijodohkan dengan seorang mahasiswanya yang hobi membuat masalah dikelasnya. Arkan merasa diumurnya yang cukup matang menjalin hubungan dengan Febriana Indriana adalah hal yang sulit, dia ingin hubungan yang serius bukan seperti anak remaja yang baru jatuh cinta. Apalagi sifat kekanak-kanakan dan memberontak yang Febri miliki membuat kepalanya sakit. Tapi mau bagaimana lagi keluarganya memiliki hutang budi dengan keluarga Febri dan mau tak mau Arkan harus menikahi Febri. Namun apakah semua berjalan Lancar disaat Febri jatuh Cinta dengan pria yang lebih muda darinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gulla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

Febri membaca buku catatannya di taman, ia sedikit bosan menunggu Arkan selesai bekerja. Dia menyambinya sambilmembaca buku catatannya karena besok akan ada quiz di mata pelajaran syntax. Arkan menyuruhnya menunggu di taman, mereka ingin berkencan. Itulah yang diucapkan Arkan tadi pagi sebelum mereka berangkat ke kampus bersama. Namun Febri merasa bukunya di tarik kencang dan berpindah tangan.

Febri langsung mendongak, ia baru saja ingin marah namun melihat Dikau lah dalang di balik keusilan itu dia terdiam sejenak. Dikau tersenyum manis padanya.

"Kamu sendiri?"

Febri mengangguk, dia diam dalam canggung. Dikau menatap aneh Febri, menyadari itu Dikau langsung pergi dari Febri. Namun Febri teringat bukunya yang di bawa Dikau langsung mengejar Dikau.

"Kak Dikau, kembalikan bukuku." Nafas Febri tersenggal mengejar langkajh kaki Dikau yang begitu panjang.

Dikau berhenti, ia tersenyum miring, "Ambil saja kalau bisa."

"Kak ngak lucu yah," ujar Febri, ia baru tahu jika Dikau memiliki sifat jail seperti ini.

Febri berusaha menjangkau bukunya dari pengangan Dikau. Pria itu tinggi dan sangatlah sulit bagi Febri menjangkau buku tersebut. Dikau terkekeh senang mengerjai Febri, ia senang melihat Febri yang berusaha mengambil buku itu.

"Kak plis, kembalikan Febri mau ulangan." Melihat Febri yang Nampak menyerah dan memohon sambil memelas, Dikau memberikannya. Kemudian Dikau tertawa lepas, ketika Febri menjangkau buku dan memeluknya ke dalam pelukan seakan-akan Dikau akan merebutnya kembali.

Febri terpana mendengar tawa itu, sedetik kemudian ia diam. Apakah tawa itu akan tetap ada? Jika Dikau tahu dirinya telah menikah. Febri benar-benar merasa jahat telah membohongi pria sebaik Dikau.

Febri mengerjapkan mata, kemudian ia merasakan usapan lembut di kepalanya. Febri terpaku merasakan hal itu. Namun yang membuatnya lebih terpaku lagi adalah melihat Arkan berdiri di belakang sana menatapnya terluka. Mata mereka saling menatap satu sama lain. Febri langsung menunduk. Ia merasa tidak enak padahal semalam ia mengakui kesalahannya pada Arkan tapi sekarang ia malah mengulanginya lagi.

Suara di ponsel Dikau berdering, membuat Dikau harus meminta ijin pada Febri untuk mengangkat telpon itu. febri menganguk, ia juga mengatakan pada Dikau jika ia akan pulang ke rumah. Dikau langsung berlalu meninggalkan Febri.

Febri terdiam di tengah jalan itu, untung kampus Nampak sepi. Febri menghela napas mendengar suara langkah kaki mendekatinya, ia siap jika Arkan marah padanya. Febri malah merasakan tangannya di genggam erat, Febri mendongak. Arkan tersenyum lebar padanya, bahkan mata yang Nampak terluka tadi entah hilang kemana. Febri berusaha tersenyum walaupun itu gagal.

"Kamu pasti lelah, menunggu saya lama." Ujar Arkan.

Febri lagi-lagi kaget, Arkan tidak marah padanya pria itu Nampak lembut di matanya.

"Ada yang salah dengan saya?" tanya Arkan, Febri menggeleng.

"Kalua kamu taya saya cemburu atau tidak , jawabnnya saya sangat cemburu dan ingin rasanya saya mencium kamu saat ini juga menunjukkan pada orang-orang bahwa kamu adalah milik saya."

"Mas tidak akan berani," ujar Febri.

Arkan menghentikan langkahnya, membuat Febri juga ikut berhenti.

"Ada apa mas?"

Arkan langsung memegang pinggang Febri dan mencium bibirnya melumatnya dengan pelan mencurahakan semua perasaan. Febri terpaku, mendapatkan ciuman mendadak itu. Ia hanya bercanda tapi pria ini malah nekat menciumnya, ketika Arkan melepaskan ciumannya Febri memandang sekeliling takut ada yang melihatnya.

"Mas Arkan gila, bagaimana jika ada yang melihat?"

"Biarkan saja,"

"Lebih baik kita pergi, ukan karena keadian tadi kencan kita akan batal." Ujar Arkan pada Febri. Sessungguhnya Arkan tidak tenang, ia takut jika Febri akan memilih Dikau.

"Apa ia mengikuti cara yang Rakan usulkan padanya tadi siang?" batin Arkan bergejolak meinmbang-nimbang usul gila dari Rakan.

"Buat dia hamil, maka dia tidak akan meninggalkanmu," suara Rakan memenuhi kepala Arkan. Arkan rasa ia harus mempertimbangkan solusi dari sahabatnya itu, ia sudah tidak tahan lagi melihat kemesraan Dikau dan Istrinya setiap hari yang makin lama makin mesra. Membuat Febri hamil mungkin adalah tindakan yang tepat.

1
Indrayani setiadi
kapan nikahnya Al sama celse
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul "Beautifully Hurt" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Apa jadinya kalau Dinda (21) dipaksa menikah dengan Rendra (35) ? Putra tunggal presiden yang reputasinya sedang hancur karena skandal panas dengan seorang aktris.
Di balik pernikahan yang penuh tekanan, rahasia, dan sorotan publik, Dinda harus bertahan di dunia yang sama sekali bukan miliknya 💔
total 1 replies
Nana Niez
ini cerita yg beda kah? kok saya g paham ya tb2 ada nama tokoh utama berganti
mbak i
Rangga,,,kasihan deh loe,,sukurin
Telik sandi Megantara
ini mencela ata menyela kakak?
mohon maaf kak author cantik
wgulla_: iya typo hehe
total 1 replies
mbak i
ya ampun alwan🤣🤣malah gelut
Telik sandi Megantara
rasanya aku pernah baca novel ini, tapi lupaaa. diulang lagi biar gak penasara
Telik sandi Megantara: sama²
total 2 replies
gulla daisy
Bagus sekali
Damiri
bagussss
Damiri
semangat
Komang Diani
Luar biasa
Nana Niez
lhaaa cm segitu aja?????? astaghfirullah,,
Nana Niez
karakter febri dri muda smp tua g ada akhlak
Nana Niez
hehehehe, g suka karakter febri,, semena mena bangett
Nana Niez
kok mKin kesini makin kacau karakter febri nya
Nana Niez
Luar biasa
Nana Niez
Lumayan
Lenny Tumbol
Luar biasa
Trisna
dosen frek
Trisna
ehem...
batuk nih dudanya meresahkan
G Use
Setiap baca noveltoon yang saya dpati selalu perjodohon...apa semua pilihan editor cuihh...cerita modelan jaman Siti Nurbaya...jaman Moderen cerita kadaluarsa wkwkwkkkk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!