NovelToon NovelToon
Sahabat Mampu Membuat Luka

Sahabat Mampu Membuat Luka

Status: tamat
Genre:Persahabatan / Chicklit / Tamat
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Xara ∅p

Naya Arindi Putri (Naya) dan Naura Nur Aini (Naura) adalah dua sahabat yang tak terpisahkan sejak kelas 7 SMP. Kedekatan mereka begitu hangat, bahkan sering dianggap seperti saudara sendiri.

Namun, semuanya berubah saat kelas 8 semester 2. Kehadiran seseorang yang iri perlahan merusak hubungan mereka. Memasuki kelas 9, jarak di antara mereka semakin terasa-hingga persahabatan itu hampir runtuh.

Hingga suatu hari...

"Plak!"

Tamparan itu bukan sekedar suara. Itu adalah awal dari sesuatu yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xara ∅p, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berasa capek

... ~Selamat membaca~...

... Jangan lupa like dan komentar ya ...

Sesampainya di rumah naya langsung merebahkan dirinya di atas kasur empuk, tangan dilebarkan dan merebahkan dirinya tanpa bantal, disertai senyum yang mengambang.

"Huhh" menarik nafas sambil memejamkan matanya sebentar hingga suara mulut muncul, "seneng deh bisa akrab lagi." Ucapnya sambil tersenyum menghayal.

"Semoga kedepannya aku sama Naura gak asing dan gak ada pertengkaran, hanya karna satu orang yang muncul di tengah persahabatan ku dengan Naura." Ucapnya membatin.

Naya duduk bersandar disertai pangkuan dengan bantal sebagai tempat istirahat tangannya, Naya membuka sebuah handphone dan melihat sosmed, ia tak sengaja melihat sosmed Naura, dan Naura memposting dirinya dengan Kayla.

Naya sontak kaget, padahal sebelumnya ia tak pernah dipost oleh sahabatnya, tetapi dalam beberapa menit fotonya hilang, kemungkinan sudah di hapus oleh Naura.

Dan senyum di benak Naya pun muncul dan merasa lega, ia rasa pertengkaran itu belum selesai. Tapi Naya gak peduli dengan itu karna yang penting ia dengannya sudah akrab kembali, walau gak seperti dulu.

"Huhh udah deh, aku mau rebahan dulu." Ucapnya dan langsung merebahkan dirinya. Ia tertidur hanya Karan ia lelah.

2 ½  jam kemudian. Naya yang mulai mengerjakan ngerjapkan matanya, dan tangan yang mengucek mata, juga tangan yang menutup mulutnya karna ia menguap, bola mata pun sudah sedikit terlihat, ia terbangun hanya karna tangan yang mengelus rambut, suara lembut seperti, "nak bangun, shalat dulu." Suara lirih tepat di telinganya.

"Ihhh, iya Bu sebentar." Ucap Naya yang langsung menutupi dirinya di dalam selimut. "Jangan kaya gitu, ayo bangunn!" Suara nya masih lirih tetapi tangannya menarik selimut.

"Ihh ya udah, aku bangun." Ucap Naya yang sudah duduk, tetapi matanya menutup lagi. "Mandi dulu baru shalat ya." Ucap Bu sari, sambil beranjak dari tempat tidurnya dan beralih menuju dapur.

"Ihh orang masih ngantuk di bangunin." Oceh Naya tanpa di dengar oleh siapapun kecuali dirinya. "Kling." Suara pesan masuk. Naya yang mendengar ada pesan yang masuk ia langsung mengambil handphonenya, ia langsung membuka matanya dan bertanya pada diri sendiri.

"Hp ku mana, perasaan tadi aku taruh di tempat nya." Naya lupa ia menaruh handphone nya di mana, padahal ia tidak menaruh handphone nya di tempat biasanya, ia tadi bermain handphone dan ia merasa sangat kantuk, sehingga ia lupa tidak menaruh hp nya.

Ia langsung mencarinya dan setelah beberapa menit ia mencari, handphone nya tetap gak ketemu, ia langsung bertanya pada ibunya. "Bu liha-" ucapnya terpotong karena, "nau bangunn, ayoo. Mandi terus shalat." Ucap Bu sari.

"Iya, Bu lihat hp ku tidak?." Ia bertanya pada ibunya. "Ya mungkin di bawah selimut, kalau gak di rak hp." Ucap Bu sari sambil memasak.

"Gak ada Bu!, udah di cari tadi" Ucap Naya. "Cari lagi." Ucap Bu sari. Naya pun langsung mencarinya, dan yah ketemu. "Huhhh untung ketemu." Ucapnya lirih.

"NAUUU MANDII!." Ucap Bu sari menyeru. "Waduh ibu dah marah ni, iya bu." Iya langsung bergegas menuju kamar mandi dan mengambil handuknya.

Setelah Naya mandi dan shalat, dan sudah berganti baju, naya langsung membuka handphone nya. "Udah ketemu nay." Ucap Bu sari. "Hehe udah Bu" tawa Naya dengan sedikit candaan.

"Kalau cuma bermain hp ya, mending bantu ibu deh." Ucap Bu sari sambil berjalan menuju dapur, di karenakan nanti malam di rumahnya Bu sari akan ada tahlilan atau yasinan.

"Apa sih Bu, ini tu lagi sambil ngerjain tugas duluu." Ucap Naya cemberut. "Ya sudah cepat kerjakan, habis mengerjakan bantu ibu ya." Ucap Bu sari. "Ya." Jawabannya singkat.

Mohon maaf bila ada kesalahan kata

... Terimakasih sudah membaca ...

1
Akuiimutt
Iya ceritanya emang panjang, tapi nice 🎉
Akuiimutt
Baguss
Akuiimutt
penasaran sama kelanjutannya
Akuiimutt
Semangat yha 💪
Akuiimutt
Cerita ini cukup baguss, saya suka, apalagi pas di akhir" bab. walaupun di awal kaya ga menarik tapi kalau bacanya sampai akhir, cerita ini bagus menarik. Dan saya harap cerita ini bisa lebih baik/dikembangkan lagi, saya minta update lagi ya Thor, thank you 🔥🔥🙏.
Matilda
Hatiku terpikat oleh cerita ini, author hebat!
Matilda
Wah, ceritanya menarik sekali, saya tak sabar menunggu chapter baru.
Akuiimutt: terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!