Novel ini menceritakan tentang kisah cinta seorang gadis cantik bernama Vania Angelista.
Dia yang terjebak cinta antara sang mantan kekasih dimasalalu nya dan dengan orang yang di jodohkan dengan nya.
Bagaimana cara Vania Angelista menghadapi hidupnya ketika harus menerima perjodohan, namun hatinya masih dimiliki oleh seseorang di masa lalunya....?
Dan apa yang akan dilakukan seorang Vania Angelista, ketika dirinya mulai merasakan cinta pada pria yang telah dijodohkan dengannya namun tiba-tiba sang mantan kekasih muncul kembali menjelang hari pernikahan nya.
Siapa pula yang akan Vania pilih diantara dua cinta yang hadir di dalam hidupnya
Siapakah sebenarnya cinta sejati Vania Angelista...?
Apakah sang mantan kekasih dimasalalu nya, atau justru pria yang telah dijodohkan dengannya.?
Temukan jawabannya di novel TAKDIR CINTAKU
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatimah AF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 26
*Happy reading 🥰
🌷🌷🌷🌷🌷
Vania yang tengah asyik menikmati keindahan berbagai macam bunga yang ada di taman bunga miliknya yang terletak di area samping rumahnya.
Vania memanglah pencinta bunga, terutama mawar merah, dirinya begitu menyukainya.
“Vania, mama mau ngomong sesuatu nak”ujar seseorang menghampiri dirinya. Dan orang itu adalah Bu Angel, mama nya.
“Iya Mah, kenapa”ujarnya.
“Nak, nanti malam keluarga Aditya akan kesini sayang”ucap sang Mama, kemudian duduk di kursi taman yang terbuat dari besi,
Vania menoleh menatap sang Mama yang tengah duduk disampingnya.
“Mereka datang untuk membicarakan kembali masalah perjodohan kalian, jika kamu seteju maka malam ini juga kalian akan bertunangan”sambungnya menjelaskan.
Vania terdiam berpikir keputusan apa yang harus diambil.
“Apa secepat itu Ma”tanya Vania.
“Lebih cepat lebih baik sayang, lagian kan baru pertunangan nak”ucapnya.
“Meraka ingin segera mengikat kamu dengan tali pertunangan, sebelum kamu dan Aditya menikah”sambungnya.
“Jujur Vania belum siap Ma”ucapnya
“Vania belum yakin akan keputusan yang akan Vania ambil, Vania takut kecewa”sambungnya menceritakan isi hatinya pada sang Mama.
Bu Angel mengelus lembut rambut panjang milik Vania.
“Untuk kali ini aja, mama mohon sama kamu nak, tolong jangan mengecewakan mama sayang”ucapnya memelas, Vania terdiam merasa sedih dengan permintaan sang mama.
Dirinya tak ingin mengecewakan sang ibu, namun dirinya juga tak ingin salah dalam memilih.
Hati yang pernah terluka, tentu tak mudah terbuka untuk mencintai orang baru, hanya dalam waktu yang singkat.
“Iya Ma, Vania akan memberikan jawaban nanti malam, semoga Vania tak mengecewakan mama”ucap Vania.
🌷🌷🌷🌷🌷
Malam pun tiba, Vania sudah tampil cantik dan anggun dengan dress brokat berwarna hitam yang melekat indah di tubuh rampingnya, dengan make up flowless semakin mempermanis penampilan nya.
Namun, sejak tadi dirinya tak bisa diam, dirinya berjalan kesana-kemari didalam kamarnya. Bingung memikirkan pilihannya.
“Van, lo bisa diem nggak sih, pusing gue liat lo mondar-mandir kek setrikaan rusak begitu”protes Lisa yang sejak tadi menemani nya di dalam kamar miliknya.
“Diem dulu ngapa”sewot Vania ketika Lisa meminta nya berhenti mondar-mandir tak jelas.
“Yaelah ibu boss ngegas mulu”keluh Lisa.
“Gue ini lagi pusing Lis”ucap Vania.
“Santai dong Van, lo tinggal terima aa perjodohan itu, semua masalah selesai”ujar Lisa.
“Ngomong si gampang Lis, tapi gue yang jalaninnya susah”ucap Vania.
“Emang susah diawal tapi lama kelamaan juga lo bakal bahagia”ucap Lisa.
“Bukankah, semua yang berawal dari kesusahan akan berbuah manis dengan kebahagiaan”sambung Lisa.
“Sok bijak lo”cibir Vania.
“Gue ini lagi ngasi pencerahan buat lo, ngerti nggak sih”sahutnya, Vania hanya memutar bola matanya malas
Tok
Tok
Tok
Suara ketukan pintu menghentikan perdebatan dua sahabat yang tengah berada dikamar itu.
“Masuk aja, nggak dikunci koq”ujar Vania.
“Maaf non, non Vania sudah ditunggu dibawa, tamunya sudah datang”ucap seorang pelayan yang masuk ke kamar milik Vania.
“Baik bik, sebentar lagi saya turun”jawab Vania.
“Kalo begitu saya ke bawah dulu nona”pamitnya lalu berlalu keluar dari kamar tersebut.
“Huuufff”Vania menghembuskan nafasnya kasar.
“Ayo Van, udah saatnya lo turun”ajak Lisa seraya menarik pergelangan tangan Vania untuk keluar dari kamarnya, Vania hanya patuh mengikuti langkah Lisa yang membawanya turun menuju lantai bawah.
🌷🌷🌷🌷
Apa yang akan terjadi selanjutnya...?
Jangan lupa beri LIKE dan KOMENTAR serta VOTE sebanyak-banyaknya🤗🤗*
ini sudah tahun 2021 lho Thor
aku mampir dan membawa like.
ditunggu feedbacknya di " A Falling Memory 2"
mari saling mendukung
Salam dari
🌹 "Infinity" (teenlit)
🌹 "Ve" (mystery thriller)
🌹 "Aku Bukan Pelakor" (romance)
mampir dan baca kisah ku juga ya dalam
HIDUPKU BERSAMA CEO
&
I LOVE YOU
yuk mampir di cerita novelku😉🤗
Salam, CINTA SANG JUITA