NovelToon NovelToon
My Kindergarten Teacher

My Kindergarten Teacher

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Komedi / Tamat
Popularitas:423.3k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Lanjutan Guruku Bar-bar Sekali dan Hoshi, My Tiger


Dewananda Kim Pratomo Hadiyanto adalah cicit dari Kim Jaehyun dan Savitri Pratomo. Berbeda dengan garis klan Pratomo yang lurus, Dewa ini gambaran ayahnya Bagas Hadiyanto yang berkelok kelok jalannya. Playboy, pecinta one night stand hingga membuat ibunya , Safira Pratomo Hadiyanto harus mengasah scapel nya untuk menyunat anaknya lagi kalau tidak mau tobat.

Setelah mendapatkan ancaman dari sang ayah bakalan dimasukkan ke pesantren seumur hidup karena kuliah tidak lulus - lulus, akhirnya Dewa menyelesaikan semuanya dan kembali ke Jakarta untuk memegang salah satu cabang bank milik keluarga Hadiyanto.

Pertemuannya dengan seorang guru TK bernama Alina Ratnadewi, membuat Dewa blingsatan dan benar-benar jatuh cinta dengan gadis manis itu. Tapi Dewa harus membuktikan bahwa dirinya sudah taubat sebab syarat yang diberikan Alina adalah pria itu harus pantas menjadi imam nya.

Generasi Keenam klan Pratomo ( settlement terakhir )

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ke Kantor Walikota

TK Bintang Kebon Jeruk Jakarta

Alina datang ke sekolah dengan tatapan bertanya dari para rekan kerjanya saya melihat pergelangan tangan gadis itu. Namun Alina mengatakan bahwa dia kepeleset saat di kost. Mereka pun tidak bertanya lebih lanjut karena Alina tampak biasa saja.

Alina tetap mengajar para murid-muridnya dan mereka bertanya macam-macam kondisi gurunya. Sakit kah Miss? Perlu dioperasi nggak Miss? Lain kali hati-hati Miss... Dan berbagai macam ucapan menggemaskan dari bocah-bocah bermata bening itu, yang membuat Alina terharu.

Tidak sampai disana, para wali murid pun juga mengucapkan hal yang sama saat tahu guru putra putri mereka terluka. Alina mengucapkan banyak terimakasih atas perhatian mereka. Dan hari itu, Alina bersyukur karena Gatot tidak datang ke sekolah karena dirinya akan segera menelpon polisi jika pria tersebut berani menunjukkan batang hidungnya.

Alina pun pulang seperti biasa bersama Yani dan setibanya di kamarnya di kost-kostan, gadis itu melihat ada pesan dari Dewa.

📩 Pak Dewa Hadiyanto : Sudah pulang? Tangannya gimana? Maaf baru kirim pesan soalnya aku sibuk banget.

Alina tanpa sadar tersenyum membaca pesan Dewa, lalu membalasnya.

📩 Bidadari Milik Dewa : Alhamdulillah tangannya baik-baik saja pak. Ini saya sudah pulang, mau istirahat.

📩 Pak Dewa Hadiyanto : Alhamdulillah kalau tidak ada apa-apa; Selamat istirahat Jeng Alina.

📩 Bidadari Milik Dewa : Iya pak. Terima kasih.

Alina pun masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri lalu beribadah Asar. Meskipun sudah meminum obat anti nyeri, tapi terkadang masih terasa senut-senut disana.

Usai menyelesaikan semua ritual nya setiap pulang bekerja, Alina pun merebahkan tubuhnya diatas kasurnya. Alina tersenyum mengingat bagaimana saat Dewa mengantarkan dirinya ke Safira dan akhirnya dia tahu darimana sikap slengean pria itu karena ibunya pun sama saja.

Mamaku tuh galak, Jeng. Kalau sudah mengeluarkan jurus capit telinga, jauh lebih cepat dari tendangan bayangan Wong Fei Hung... Alina tertawa kecil teringat saat Safira benar-benar menjewer telinga Dewa dan membuktikan ucapan pria itu jika ibunya adalah pemegang kekuasaan di rumah.

Alina bisa melihat meskipun demikian, keluarga Dewa tampak saling menyayangi satu sama lainnya apalagi kedua orangtuanya Dewa yang tampak mesra tanpa perlu memperlihatkan secara berlebihan. Ada rasa cinta diantara Bagas dan Safira hingga Alina merasa iri karena dulu dia hanya merasakan hal seperti itu sejenak saja sebelum ayahnya gugur di Papua dan ibunya menderita sakit.

Alina bersyukur mendapatkan eyang angkat seperti Daud Prayogo dan untuk pertama kalinya setelah sekian tahun, Alina merasakan bagaimana mendapatkan perhatian dari keluarga lengkap keluarga Hadiyanto meskipun hanya sebentar. Padahal mereka baru melihat dan bertemu dengannya saat itu tapi Alina merasakan bagaimana perhatian keduanya kepadanya seperti pada anaknya sendiri.

Alina menatap langit - langit kamarnya. "Bolehkah aku berharap memiliki orang tua seperti mereka berdua? Eh tapi... Harus sama pak Dewa ya? Lhaaaa... Duh Alina... Halumu ketinggian. Pasti gara-gara minum obat jadi kacau nih otakmu !" Tak lama gadis itu pun terlelap.

***

Kediaman Keluarga Hadiyanto Malam Harinya

"Alina gimana Wa? Sudah kamu tanya kondisinya?" tanya Safira saat mereka bertiga makan malam.

"Jeng Alina baik-baik aja mamaku sayang. Kayaknya aku bakalan jadi anak buangan deh kalau mama sudah tanya Jeng Alina terus" jawab Dewa sambil manyun.

"Lagian ya Wa, papa nggak habis pikir sama gagal total itu ! Sudah tahu dia calon suami nya si Margareta anaknya pak Sumbi, pemilik beberapa coffee shop... Kok ya masih ngoyak Alina tuh lho !" gumam Bagas. "Kalau orang beneran cinta, nggak mungkin bakalan nyakitin ceweknya dalam kondisi apapun !"

"Tapi malah kamu ya kan mas yang disakiti..." goda Safira. "Kena getok Opa Javier ..."

"Ah, itu kan demi kamu Safira sayang, Opa Javier dan Hoshi pun aku hadapi..." senyum Bagas sambil mencium pipi Safira.

Dewa hanya memutar matanya sebal melihat keuwuan kedua orangtuanya. "Please deh, soal kalian berdua, jangan terlalu sering diumbar... Bikin eneg tahu nggak !"

"Kamu nggak boleh iri Wa... Makanya kan papa sudah bilang, paling nikmat itu jatuh cinta pada orang yang membuat kamu taubat. Karena apa, dialah yang selalu membuat kamu mampu berada di jalannya yang lurus. Bukan macam Radhi yang balapan muter munyer..." balas Bagas.

"Lha Radhi kan emang kerjaannya muterin trek muder munyer..." sahut Dewa sambil memakan tahu bacemnya. Radhi adalah Radhi Blair, sepupu Dewa yang berprofesi sebagai pembalap F1 dari tim kuda jingkrak Ferrari.

"Besok acaranya gimana?" tanya Safira.

"Kan kantor walikota Jakarta Barat meminta agar bank kita menjadi sponsor acara tujuh belasan bulan depan tapi aku belum mengiyakan karena proposal yang diajukan menurut ku itu terlalu mengada-ada... Dan ternyata, yang membuat perincian adalah Gatot Prambudi... Ada beberapa yang di Mark up disana. Dikira aku, atau Syamsudin atau Emilia tidak tahu harga apa!" ucap Bagas sebal.

Syamsudin adalah wakil Bagas dan Emilia adalah sekretaris bulldog nya. Bagas selalu berdiskusi dengan kedua orang itu setiap ada permintaan sponsor karena bukan apa-apa, mereka tahu bahwa pasti ada korupsi disana tapi jika nilainya masih kecil, Bagas tutup mata karena dosanya juga panitia yang tanggung makan uang haram. Namun jika tidak masuk akal... Bagas tidak menerima nya.

"Memang jabatan si gagal total apaan mas?" tanya Safira.

"Dia wakil bendahara di sub bagian keuangan. Tapi untuk acara tujuh belasan memang dipakai sebagai panitia keuangan sponsor..." jawab Bagas. "Aku sih nggak masalah dia Mark up 0,5-1% karena nominalnya kecil meskipun jadi banyak kalau semua sponsor oke. Tapi kalau sampai 5-10% kan ngawur. Memangnya kita bisa seenaknya keluar uang seperti itu ?"

Dewa mengangguk. "Kalau kata Rhoma Irama... Terlalu... "

"Naaahhh !" ucap Bagas. "Di dunia bisnis namanya korupsi banyak terjadi tapi tidak di keluarga kita !"

"Pancen Wis ngawur ( memang sudah ngawur )" komentar Safira.

***

Kantor Walikota Jakarta Barat

Bagas pun datang bersama dengan Dewa, Ragil, Emilia dan Fahreza Kamil, manager keuangan Bank Arta Jaya. Rombongan itu disambut oleh wakil walikota dan masuk ke dalam ruang meeting.

Bagas dan Dewa pun berbasa basi dengan para pejabat disana hingga akhirnya walikota pun masuk diikuti oleh Gatot yang berjalan dengan percaya dirinya.

Mata Gatot melotot saat melihat wajah Dewa duduk di sebelah ayahnya yang berada di seberang tim walikota.

"Selamat pagi. Assalamualaikum. Yang terhormat bapak walikota, bapak wakil walikota Jakarta Barat... Pagi ini kami akan mengadakan pertemuan berkaitan dengan pemberian sponsor dari bank Arta Jaya yang pagi ini dihadiri oleh Pemilik dan juga CEO bapak Bagas Hadiyanto beserta putranya, COO ( chief operating officer ) Bank Arta Jaya, bapak Dewa Hadiyanto..." ucap pembawa acara membuat Gatot semakin tidak percaya bahwa pria yang hampir dihajar nya adalah putra CEO Bank Arta Jaya yang sekarang dia minta sponsor nya.

***

Yuhuuuu Up Sore Yaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
Sativa Kyu
👍👍👍
This Is Me
Ahahahaa
Nasib si Ragil, bos & pacarnya sama² absurd
This Is Me
Singkat jelas padat, bu Safira....mantappu
This Is Me
Astaga Aizen...disini kamu masih mantan bayi. Nanti² kamu bakalan tendang menkopolhukam lohhhh🤣🤣🤣🤣
Ani
cerita ini bener bener mengocok perutku ampe keram... berbanding kebalik sama kisah sepupunya...
Mantaplah Mbak Hana
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 udah kayak mbah dukun aja si Ragil
Ani
Radtya Yung sama Ratih kisahnya ada di cerita yang mana ya Mbak Hana??
Ani: oh oke
total 2 replies
Ani
ya Ampun...🤣🤣🤣🤣🤣 saking semangatnya cincin ampe lupa
Ani
lah cakepnya kaya gitu pantesan dikejar lampir ditambah kantongnya tebal weslah..
Ani
pasti si Gagal total
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 duh bapak kok malah jadi kang kompor sih. Tapi aku suka 😄😄😄😄
Ani
dulu waktu remaja suka mantengin TV buat nonton film ini ...👍👍👍👍👍
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ono ono wae
Ani
lah situ apa kabarnya
Ani
hohoho ternyata ular kadut toh . maaf ya Gatot kalau gak aku samakan sama Buaya. karena Buaya hewan yang setia..😝😝😝😝
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 lah wong anak mereka berdua.. masuk akal
Ani
ndang di ruqyah Gil.. Bos mu itu kan ndableq plus ngeyelan..
Ani
bukannya cacing gelutnya kalau lagi laper ya🤣🤣🤣🤣🤣
nobita
tuhh kan Dewa... cari alesan muluu
nobita
gadis yang mandiri.. ku suka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!