NovelToon NovelToon
Kawin Gantung

Kawin Gantung

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:51.6k
Nilai: 5
Nama Author: Maya Asviana

Leon dan Valeri bertemu saat gadis kecil itu baru terlahir ke dunia. Ibu mereka yang bersahabat sejak remaja, membuat kedua orang tua itu sepakat untuk menjodohkan Leon Orlando dengan Valeri Elmira.

Rentang usia empat tahun, seolah tak jadi soal bagi kedua sahabat itu untuk menjodohkan anak-anak mereka.

Dan, di sinilah Leon dan Valeri berada.

Leon yang kini berusia tujuh tahun, tengah memangku seorang gadi kecil berusia tiga tahun. Mereka tengah duduk di pelaminan dengan memakai baju pengantin.

Ya, kedua anak kecil itu akan segera melangsungkan pernikahan mereka. Kawin gantung. Itulah istilah yang orang-orang gunakan untuk menamai pernikahan kedua anak di bawah umur itu.

Setelah dewasa, akankah kedua anak itu menerima takdir yang sudah digariskan oleh kedua orang tua mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maya Asviana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KG27

Aksi Valerie mendiamkan Leon terus berlanjut. Padahal pria itu selalu membuka obrolan, tapi Valerie tak menanggapinya. Kini, Leon bahkan sudah tidur di ranjang yang sama dengan Valerie. Tapi gadis itu selalu memunggunginya.

Valerie bahkan tak lagi datang membawakan bekal makan siang untuknya. Dengan alasan sibuk menulis tesis, Valerie selalu berangkat pagi-pagi sekali dan pulang ketika hari telah petang.

Leon sudah tak tahan lagi. Dia tak mau diabaikan oleh Valerie. Ini sudah dua Minggu sejak kepulangan mereka ke Indonesia dan Valerie malah semakin dingin padanya.

“Rie, Abang rasa kita perlu bicara serius,” ucap pria itu di suatu malam, saat Valerie baru saja selesai mengeringkan rambutnya.

“Erie ngantuk,” ucapnya. Gegas Valerie merebahkan tubuhnya. Seperti biasa, gadis itu akan memberikan punggungnya pada Leon.

Leon menghela napas panjang. Tekadnya sudah bulat. Malam ini, dia harus berbicara serius tentang hubungan mereka. Dia harus menyelamatkan rumah tangganya. Dia mencintai gadis itu dan Leon yakin, Valerie juga masih sangat mencintai dirinya.

Leon harus mengakui kesalahannya, meminta maaf kepada gadis itu dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Leon menyakinkan dirinya. Dia juga sudah menyiapkan diri kalau-kalau Valerie menolaknya.

Pria itu pun merebahkan dirinya di samping Valerie dan mendekap gadis itu dari belakang.

Valerie tersentak saat tangan Leon melingkar di atas perutnya. Pria itu juga memaksakan agar lengannya dijadikan bantal oleh Valerie agar dia bisa mendekap istrinya itu lebih erat.

Leon menghirup dalam-dalam aroma tubuh Valerie. Dia begitu merindukan aroma gadis ini.

“Abang rindu, Dek,” ucapnya.

Tubuh Valerie bergidik saat Leon berbicara di tengkuknya.

“Abang rindu Erie yang berisik, Abang rindu masakan kamu, Abang rindu semua tentangmu.”

“Maafkan Abang ya, Ri. Tapi, percayalah, itu semua hanya masa lalu,” terang Leon.

Valerie masih tetap diam. Gadis itu tak bergerak dan tak mengeluarkan suara.

Dan, saat Leon mulai mengecup sekeliling lehernya, Valerie berusaha menjauhi wajah pria itu dari lehernya. Namun, tentu saja usaha Valerie tak berhasil karena dekapan Leon telah mengunci tubuhnya.

Bahkan saat jemari Leon dengan lihai melucuti kancing piyamanya satu persatu, Valerie tak bisa mencegahnya.

“Harusnya, setiap kita di kamar, kamu pakai lingerie yang di Sydney itu,” bisik Leon.

“Bang ... Jangan!” ketus Valerie saat Leon mulai berhasil memposisikan diri di atas tubuhnya.

“Tapi Abang rindu, Dek,” lirihnya. Leon tak mendengarkan Valerie. Pria itu menarik mundur celana piyama yang Valerie gunakan.

Namun, mata pria itu terbelalak saat mendapati ada bercak merah di pakaian dalam istrinya.

Valerie pun menarik kembali celananya yang hampir merosot.

“Kan sudah Erie bilang, jangan! Erie lagi datang bulan!” ketusnya.

Leon seketika turun dari atas tubuh Valerie dengan penuh kekecewaan.

“Kalau Abang mau bicara serius, ya bicara saja. Jangan buka-buka pakaian Erie!”

“Lagian, kamu juga diam saja sewaktu Abang buka bajumu,” ucap Leon membela diri.

“Diam saja?! Tangan Erie saja tidak bisa bergerak! Lagian, dari tadi Erie sudah katakan jangan! Jangan Bang, jangan! Masih saja diteruskan!”

Leon tersenyum sumringah, “akhirnya, kamu berisik lagi. Abang rindu Erie yang cerewet.”

Mendengar ucapan Leon, Valerie kembali kesal. Gadis itu kembali pada posisinya, memunggungi Leon.

“Katanya mau bicara serius. Kenapa kamu memunggungi Abang lagi?”

“Bicara saja. Erie juga tidak budek!”

“Abang mau kita bicara serius, Dek. Empat mata, saling tatap. Agar kamu bisa melihat sendiri kalau Abang berbicara dengan tulus,” lirih Leon.

“Tidak perlu saling tatap. Kalau memang benar-benar tulus, pasti ketulusannya berasa di hati!” ketus Valerie.

“Heh, bocil, kalau suaminya minta istri untuk menghadap ke sini, ya hadap ke sini. Nanti, Abang tidak peduli loh, mau kamu lagi datang bulan atau tidak. Abang makan kamu sekarang juga!”

Mata Valerie melotot seketika. Dia kembali teringat saat-saat bulan madu mereka di Sydney. Leon juga mengancam tidak akan melepaskannya sampai pria itu merasa puas, dan apa yang diucapkan Leon benar-benar dilakukannya.

Valerie menggelengkan kepalanya, dia tidak mau Leon melakukan ucapannya, kali ini.

Dengan kesal, gadis itu pun berbalik badan dan menatap Leon. Pria itu pun tersenyum, lalu membawa Valerie dalam dekapannya.

“Maafkan Abang ya, Dek. Maaf karena Abang sudah mengkhianati Erie,” lirihnya.

Mendengar permintaan maaf dari sang suami, seketika air mata Valerie mengucur deras. Tangisan gadis itu tumpah ruah di dada Leon. Begitupun dengan Leon. Melihat Valerie yang telah dia sakiti, air mata Leon turut menetes.

Berkali-kali kata maaf Leon luncurkan sambil sesekali mengecup puncak kepala Valerie.

Dan saat Valerie mulai merasa tenang. gadis itu melepaskan diri dari dekapan Leon.

“Jadi, bicara serius yang Abang katakan itu, hanya meminta maaf? Erie sudah dengar kata itu berkali-kali dari mulut Abang!”

“Abang akan menjawab apapun yang Erie mau tanyakan.”

“Erie tidak mau bertanya apapun. Erie mau Abang menceritakan semuanya!”

Leon mengangguk, “mau dimulai dari mana?” tanya pria itu.

“Dari awal Abang mengenal dia.”

Kembali Leon menganggukkan kepala.

“Namanya Alexa. Pertama kali Abang mengenalnya, saat kami sama-sama sebagai siswa baru di SMA Semesta,” ucap Leon.

Valerie terperangah. Ternyata sang suami sudah mengenal perempuan itu cukup lama.

“Tapi, kami baru dekat sejak abang berkuliah di Sydney.”

Leon pun menyeritakan semuanya pada Valerie. Tak ada yang ditutup-tutupi oleh pria itu. Termasuk kisah panas antara dirinya dan Alexa, di atas ranjang.

Air mata Valerie tak henti mengalir sejak Leon menyeritakan bahwa Alexa lah gadis pertama yang cicipinya.

Dada Valerie terasa sangat sesak. Saat Leon hendak memeluknya, Valerie mentah-mentah menolak.

“Maafkan abang, Dek,” lirihnya.

“Lanjutkan saja cerita Abang sampai selesai!” ketus gadis itu.

Leon pun kembali menyeritakan kisahnya bersama Alexa. Bahkan Leon juga menyeritakan rencananya untuk mengenalkan Valerie dengan Alexa agar gadis itu menyerah di pernikahan mereka.

Kembali Valerie terisak-isak.

“Tapi, setelah percintaan pertama kita, abang menyadari kalau abang juga mulai jatuh cinta dengan kamu, Dek.”

“Kenapa? Karena tubuhku lebih nikmat!”

Leon menggelengkan kepalanya, “karena kasih sayang kamu yang tulus.”

“Bullsh*t!” umpat Valerie.

“Abang mulai jatuh cinta, sejak kamu membawakan makan siang ke kantor. Menyuapi Abang, menyiapkan pakaian kerja Abang, bahkan Abang begitu terpesona sewaktu kamu memasak,” jelas Leon.

“Gombal!” ketus Valerie. Gadis itu pun kembali menegakkan tubuhnya. Begitu pun dengan Leon. Pria itu turut duduk di hadapan Valerie.

“Jelas Abang lebih mencintai kamu dibandingkan dengan dia, Dek. Kalau tidak, mungkin Abang sudah menjalankan rencana Abang agar kita segera berpisah. Dan untungnya saat itu Abang melihat dia berselingkuh. Jadi, Abang tidak perlu bingung lagi dengan hubungan kami. Hubungan kami sudah berakhir saat itu. Dan kamu ada di sana menyaksikannya.”

Amarah Valerie memang belum reda sepenuhnya. Tapi, gadis itu tau, bahwa apa yang diceritakan sang suami adalah masa lalunya.

Terlebih pria itu tak pernah menemui Alexa dan berbuat melebihi batas, setelah mereka resmi sebagai suami istri.

“Abang janji, di sisa hidup Abang hanya kamulah satu-satunya wanita yang Abang cinta, yang akan mendampingi Abang sampai menutup mata,” ucap Leon. Mereka saling tatap dan Valerie dapat melihat kesungguhan pada netra kecoklatan milik pria itu.

“Kamu mau memaafkan Abang kan, Dek? Kamu mau membantu Abang membina rumah tangga kita agar selalu bahagia kan, Dek?”

Setelah menghela napas panjang, Valerie pun menganggukkan kepalanya.

“Tapi, kalau Abang ketauan berhubungan dengan perempuan itu lagi ataupun perempuan lain. Erie akan pergi dari hidup Abang.”

“Abang janji!” tegas pria itu.

Sepasang suami istri itu pun berpelukan dan mencoba berdamai dengan masa lalu. Mereka berjanji hanya akan berfokus untuk saling membahagiakan satu sama lain.

“Andai kamu tidak sedang datang bulan. Pasti malam ini, kulit kita bisa reunian,” gumam Leon.

Valerie menegakkan tubuhnya. Gadis itu memandang lembut sang suami lalu membelai wajah pria itu.

“Erie sayang Bang Leon, sejak dulu, sekarang, dan selamanya,” ungkap gadis itu.

Air mata Leon menetes mendengarnya. Sikap buruknya terhadap Valerie terbayang kembali. Bagaimana bisa selama ini dia menyakiti hati gadis yang begitu baik ini?

“I love you too,Valerie.”

Rintik hujan malam itu menjadi saksi bagaimana Leon dan Valerie saling mengungkapkan rasa cinta. Dan ciuman panas menjadi penutup malam yang penuh haru itu.

1
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Niè
keren si Nico iihhh....drpd leon..
Niè
gedeg yaa....eman2 valerie....
Namika
bacaan bagus..
Namika
perjuangan cinta valerie yg ugal2an ahirnya hepi ending..
Namika
keluarga besarrr
syumkia
lah Mak..
lalu lanjut d mana Mak
Namika
gws mamak
Namika
😂😂😂
Rita Riau
kebaikan tak akan pernah sia sia permata tak akan kalah walaupun ditimbun kaca,,,
Rita Riau
cuekin aja Rei suami rese mu itu biar dia tau rasa 🤔🤭
Rita Riau
nah ini dia yg ku tunggu" si Leon ketangkep basah terus nyebur ke air comberan,,, tinggalin pergi aja Rei
Rita Riau
nah bener kan Leon nemuin si Alexa,,
kasihan bgt Erie yg di bohongi Leon
awas Leon kamu bakalan nyesel 🤔🤭
Rita Riau
apa mgkin Leon pergi nemuin Alexa
awas ntar ada penyesalan 🤔🤭
Rita Riau
kayak nya ada rencana tersembunyi si Leon ,,, 🤔🤭
Rita Riau
yah,,,, kasihan Erie dgn cinta tulus nya,,,, selagi Erie belum capek ngejar Leon,,,ntar kalo Erie udah diem baru Leon sadar 🤔🤭
Rita Riau
sekarang Leon nolak tapi nanti Leon posesif,,, biasa lah di awal cerita 👍🏻🥰🥰
Rita Riau
nunggu waktu lama tuch baru bisa unboxing 🤔🤭😁🥰
@sulha faqih aysha💞
sebelumnya Valerie di nyatakan hamil 12 Minggu kok ini hamil 9 Minggu yang bener yg mana 🤔
Rita Riau
seru,,, persahabatan jadi besan,,,
perjodohan,,, awal ngelak ujung bucin. diri ku mampir Thor 🙏🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!