NovelToon NovelToon
Bring me to life in your love

Bring me to life in your love

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta / Romansa / Tamat
Popularitas:69k
Nilai: 5
Nama Author: Alya Lii

WARNING!!!
Bisa menyebabkan kram pipi!

Bagaimana jadinya jika di dalam Rumah tangga hanya ada sebuah pura-pura untuk mengelabuhi kedua orangtuanya. Padahal masing-masing diantaranya masih menjalin hubungan dengan pasangannya.

Matcha Aurora seorang sekretaris dari Milo Anggara harus terjebak dalam sebuah pernikahan pura-pura demi menolong bosnya yang sangat dia hormati. Sayangnya setelah pernikahan itu berlangsung hari-hari Matcha semakin rumit ditambah lagi dengan perasaan yang dia sadari jika dirinya telah jatuh cinta kepada bosnya. Disisi lain Milo tak bisa meninggalkan kekasihnya.

Apakah Matcha harus menimbun dalam-dalam perasaannya atau dia harus memperjuangkan cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alya Lii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Epsd 27. Kamu istriku

"Baguslah kalau dia pergi. Berarti dia, sadar diri." Ucap Lisa sangat senang.

Milo masih bingung dengan perasaannya, dia ingin sekali mencari Matcha tetapi Lisa terus saja menahannya.

Sementara ditempat Matcha, Tiar berusaha untuk menghibur Matcha.

"Cha, lu gak pingin ini apa?" Tiar sengaja memamerkan roti gandum hangat kepada Matcha.

"Aku gak lapar, tapi aku ingin pulang." Sahut Matcha.

"Cha, lu lihat cuaca diluar sono sedang tak bersahabat. Badai salju 3 jam lagi tiba, lu gak mau mati kedinginan mirip si Jack rose?" Ucap Tiar.

"Tapi aku udah gak mau ketemu sama pak bos," Matcha beralasan.

"Cha... ngapain lu masukin hati omongannya tuh susu kesehatan. Anggap aja angin atau debu." Tiar masih menutupi keburukan Milo didepan Matcha.

"Aku heran sama kamu, kok kamu betah ya punya saudara semacam pak bos?" gumam Matcha.

"Sudah Cha... bukannya kita akan melakukan rencana kita menjebak Lisa?" Tiar berusaha mengingatkan rencananya.

"Tadinya aku semangat, tapi berhubung dia bawa si wanita itu aku jadi malas." Jawab Matcha.

"Em... cemburu ya...," ledek Tiar.

"Apaan sih Tiar... aku gak cemburu sama sekali. Aku hanya kasihan melihat pak bos terus saja dibohongi." Ucap Matcha.

Tiar tersenyum, dia mengerti dengan perasaan Matcha. Matcha memang orangnya gak tegaan.

"Lu napa bisa baek banget sih Cha? apa lu pernah berpikir untuk membahagiakan diri sendiri?" Tanya Tiar.

"Untuk apa kita bahagia kalau orang-orang sekitar kita susah Tiar," Jawab Matcha.

"Gak salah gue punya teman seperti lu!" Ucap Tiar dengan bangga.

"Wajah lu masih terlihat pucat sebaiknya lu istirahat Cha... setelah badai reda kita akan balik ke tanah air." Saran Tiar merasa tak tega.

"Aku udah mendingan kok. Oh ya ceritakan bagaimana kamu bisa kesini?" tanya Matcha.

"Sengaja ngikutin elu." Jawab Tiar.

"Ngapain ngikutin aku? jangan bilang kalau kamu khawatir,"

"Kalau iya, kenapa?"

Matcha terdiam, kali ini dia yang tak bisa menjawab.

"Aku mau tidur aja," bukannya menjawab, Matcha berpamitan untuk masuk kamar.

Tiar tersenyum merasa senang karena Matcha tak bisa menjawab pertanyaannya.

Dari kejauhan rupanya Milo memperhatikan mereka berdua. Sepertinya ucapan Tiar beberapa saat tadi merasuk kedalam pikirannya.

**

"Apa Tiar sudah memberikan kabar?" tanya kakek Hermawan.

"Mungkin dia sedang sibuk pa...," jawab mama Rika.

"Apa Milo dan Matcha sudah menghubungi kalian?" Tanya Kakek Hermawan.

"Belum juga pa, padahal nungguin banget kabar mereka." Jawab mama Rika.

"Sudah lama ya pa, keluarga kita tak mendengar suara tangis bayi. Rika sudah gak sabar pingin menimang cucu," ucap mama Rika.

"Papa yakin, Matcha bisa membuat Milo jatuh hati dengannya dan menjauhkan Lisa dari hidupnya." Sahut kakek Hermawan.

"Dimana Angga? daritadi papa belum melihatnya."

"Mas Angga masih diruang kerjanya, katanya masih ada beberapa dokumen yang belum dia selesaikan." Jawab mama Rika.

"Ya sudah, kau istirahatlah. Nanti kalau Tiar atau Milo mengabari, papa akan memberitahumu." Pesan kakek Hermawan.

Mama Rika kembalI ke kamarnya untuk beristirahat. Sedang kakek Hermawan menghubungi seseorang yang ditugaskan untuk mengawasi kedua orangtua Lisa.

"Tetap kalian awasi terus mereka jangan sampai lolos." Ucap kakek Hermawan kemudian menutup panggilannya.

**

'Kenapa gue gak bisa melupakan pahit setelah kejadian tadi? seharusnya gue senang akhirnya pahit mundur atas kesadaran dirinya. Tapi kenapa perasaanku malah sebaliknya,' batin Milo.

"Sayang... apa badai salju sudah selesai? aku sudah tak sabar ingin sekali menikmati pemandangan diluar sana." Tanya Lisa.

"Coba aku tanyakan petugas dulu," jawab Milo kemudian keluar mencari informasi.

"Sayang...! aku ikut." Lisa langsung mengejar Milo.

"Tuan, apa kita sudah diperbolehkan jalan-jalan keluar?" tanya Milo.

"Badai salju baru selesai 30 menit yang lalu. Jika tuan ingin keluar, keluar di area terdekat jangan jauh-jauh, karena kami khawatir ada badai salju susulan." Jawab petugas keamanan.

"Kita bisa keluar sayang?" tanya Lisa dengan manja. Milo hanya menganggukkan kepalanya.

Lisa sangat senang sekali bisa berjalan-jalan keluar, menikmati pemandangan kota yang tertutup salju.

"Milo, bisa fotoin aku?" pinta Lisa.

Milo langsung mengambil ponsel Lisa dan melakukan foto bersama maupun sendirian. Lisa sangat senang, ini kali pertama dirinya bisa berjalan-jalan ke luar negeri. Sebelumnya rencananya selalu gagal karena kakek Hermawan selalu memergokinya.

"Lisa... aku kesana dulu mencari cokelat hangat." Pamit Milo sembari menunjuk ke sebuah cafe diseberang hotel.

Lisa hanya melambaikan tangan, dia sepertinya sangat senang dengan kegiatannya saat ini bermain salju.

Milo masuk kedalam sebuah cafe untuk sekedar mencari cokelat hangat.

"Cokelat hangat satu." Ucap Milo dan Matcha bersamaan.

Keduanya langsung saja menoleh, Milo maupun Matcha sama-sama terkejut.

"Pahit...,"

"Pak bos,"

Melihat Matcha entah kenapa hati Milo sangat senang. Milo terus saja tersenyum bahkan salah tingkah berada disamping Matcha. Berbeda dengan Milo, Matcha justru bersikap biasa saja malah saat ini Matcha terkesan cuek.

"Cokelat hangat," pesanan Milo dan Matcha sudah selesai dibuatkan. Mereka berdua menerima pesanannya masing-masing.

Matcha yang sudah selesai mendapatkan pesanannya langsung berbalik begitu saja tanpa menoleh kearah Milo. Mo yang menyadari itu langsung saja memanggil Matcha.

"Pahit... tunggu sebentar," panggil Milo.

"Ada apa lagi pak?" tanya Matcha sedikit malas.

"Gue mau ngomong sama elu, sebentar aja." Pinta Milo.

"Please... sebentar aja,"

Matcha akhirnya mengikuti permintaan Milo. Mereka berdua keluar cafe dan berjalan menyusuri salju yang menutupi jalanan.

"Gue tau, gue salah sudah bawa elu kedalam urusan pribadi gue. Gue gak punya pilihan lain, maaf. Gue harus membuat elu mempertahankan pernikahan pura-pura ini." Ucap Milo.

"Pak bos, seperti yang sudah aku bilang tadi aku sudah gak bisa meneruskan kebohongan ini. Aku gak mau memberikan harapan palsu kepada mereka yang sudah baik kepadaku." Sahut Matcha.

"Jadi maaf, aku gak bisa melanjutkan ini semua."

Milo langsung menahan tangan Matcha dan langsung membawanya kepelukannya. Matcha sendiri langsung saja terkejut dengan perlakuan Milo. Dengan cepat, Matcha langsung mendorong tubuh Milo.

"Bapak apa-apaan sih! pak bos aku ingatkan sekali lagi, aku bukan seperti pacar bapak yang sok bijak itu. Bapak sendiri yang bilang kalau aku tak lebih baik dari wanita itu. Jadi tolong hormati aku!" Matcha menangkupkan telapak tangannya ke depan dadanya memohon.

Bagai tersambar petir, ucapan Matcha seperti menyadarkannya jika seorang wanita baik-baik akan menjaga kehormatannya didepan pria.

Milo kembali menarik tangan Matcha dan membawanya kepelukannya. Matcha, sedikit berontak, setelah berhasil lepas Matcha langsung saja menampar pipi Milo.

PLAK!

"Sekali lagi aku katakan, jangan samakan aku seperti wanita anda pak! karena selamanya aku gak akan pernah sama dengannya!" Ucap Matcha dengan marah.

"Elu istri gue Cha!"

1
Hanisah Nisa
lanjut
Hanisah Nisa
lanjut lagi
Hanisah Nisa
lanjut
Nulis terus✍️💪
up lagi tor😂😂
Alya lii: siap kak.. 😊
total 1 replies
Hanisah Nisa
lanjut
Hanisah Nisa
lanjut up
Hanisah Nisa
lanjut
Hanisah Nisa
Milo dan Jason....dua dua...pun....sudah celap celup dengan Lisa.....jijik jugatu....
Alya lii: wkwkwk.. iya ya kak😂
total 1 replies
Hanisah Nisa
lanjut
Hanisah Nisa
ya...kalau benar...macha akan menghilang bersama anaknya....
Setianingrum Ningrum
upnya yg bnyk thor
Hanisah Nisa
lanjut......lama upnya.../Shhh/
Alya lii: iya kak... lagi sibuk di dunia nyata😅🙏
total 1 replies
Hanisah Nisa
lanjut
Alya lii: terimakasih kak... udah ngikutin karya aku, sumpah terharu kak🥺
total 1 replies
Hanisah Nisa
lanjut upnya Thor...lama tak update...../Rose/
Hanisah Nisa
harap matcha...tak mau kembali lagi bersama Milo......dia jadi begini......bersalin awal pun ...gara2. ....nampak Milo bersama Lisa........tegaskan....dirimu ...matcha......Milo telah banyak menyakitimu......tak layak untukmu ... Kamu layak dapat lelaki Yang baik.......lebih baik.....Kamu hilangkan diri bersama anakmu .......hatimu.....bertambah sakit kerana ...Milo Masih ...berdekatan lagi dengan Lisa.....nanti Akan dapat meroyan selepas bersalin .....akibat ...stress Dan tekanan fikiran Dan jiwa............. lanjut upnya Thor........ lama sekali upnya....... reader......sentiasa menunggu......
Alya lii: terimakasih kak🙏 InsyaAllah akan rajin up mulai semalam kak..
total 1 replies
Hanisah Nisa
lanjut upnya Thor......
Hanisah Nisa
lanjut upnya Thor....
Alya lii: Sudah kak😄
total 1 replies
Hanisah Nisa
semangat lanjut upnya Thor.....
Alya lii: terimakasih kak🙏❤
total 1 replies
Hanisah Nisa
harap matcha....dapat lelaki Yang sangat tulus menyintai dia....bukan barang bekas.... semangat lanjut upnya Thor.....
Hanisah Nisa
bagi tinggal saja...Milo ITU...matca.....pergi kepada tiar.....Yang tiada kaitan dengan mana2 wanita......biar....tiar jadi....papa sambung anakmu......biar Milo tahu....Kamu me gandung anaknya.....sudah terlambat.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!