NovelToon NovelToon
SMA FLUCH (Horor)

SMA FLUCH (Horor)

Status: tamat
Genre:Horor / Fantasi / Misteri / Supernatural / Tamat
Popularitas:94.2k
Nilai: 5
Nama Author: widia wati

Syalita Hatrcher adalah siswi baru di SMA FLUCH. Seorang gadis yang memiliki kemampuan dapat melihat peristiwa mengerikan di masa lalu. Di hari pertama ia pindah ke SMA FLUCH ia sudah merasakan ada sesuatu yang janggal dari sekolah tersebut. Dapatkah ia mengungkap misteri dari balik nama sekolah itu sendiri? Apa arti FLUCH yang menjadi nama sekolah tersebut? Bersama teman-teman barunya Syalita akan mengungkap semuanya satu persatu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon widia wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mereka masih belum menyadari kami

"Tunggu!"

Langkah kami seketika terhenti. Apa lagi yang ia mau? Apa dia menyadari sesuatu? Tubuh kami kembali gemetar ketakutan. Kami menoleh perlahan, sambil memasang senyum terpaksa. Satpam itu menyodorkan sesuatu.

"Apa ini dompetnya?"

"Iya! Iya itu dompetnya. Benarkan Miss. Sherlly?" Tria langsung mengiyakan padahal itu bukan dompet Miss. Sherlly.

"Terima kasih," Miss. Sherlly mengambil dompet itu dengan tangan terlihat jelas gemetar.

"Jangan hilang lagi."

"Iya, iya. Karna dompetnya sudah ketemu sebaiknya kami pergi."

Kami bergegas pergi meninggalkan satpam itu. Aku menarik nafas lega. Untung ia tidak menyadarinya. Tadi itu bahaya sekali. Kami masuk ke ruangan sebelah kiri dari kelas biologi. Ruangan itu kosong. Kami mengintip dari jendela dan terlihat satpam itu sudah pergi.

"Tria, kenapa kau langsung mengiyakan? Ini bukan dompetku," ujar Miss. Sherlly.

"Eh, Sebenarnya itu dompetku. Aku kira aku sudah menghilangkannya, ternyata ada di sini. Hehe...." Tria menerima dompet tersebut dari Miss. Sherlly.

"Sudahlah, yang penting kita selamat."

"Rin, kenapa kau tadi sembunyi di belakang Miss. Sherlly?" tanya Tria yang sendari tadi memperhatikanku.

"Aku berpendapat kalau mereka masih belum menyadari kalau kita sebenarnya sudah tahu mereka itu hantu. Bagaimana menurut kalian?" kataku mengutarakan pikiranku.

"Tapi bukannya kau kalau mereka telah mencurigai kita?" tanya Aaron.

"Mungkin cuman aku saja yang mereka curigai."

"Oh.... Sebab itu kau sembunyi."

"Iya."

"Itu berarti kita tidak perlu bersembunyi-sembunyi lagi dari mereka. Masalah kita adalah bagaimana caranya mengeluarkan Luxia dari dalam sana?" tunjuk Aaron ke ruang sebelah.

"Itu mudah. Serahkan saja pada ku," dengan percaya dirinya Miss. Shellry mengatakannya. "Jika yang kau katakan tadi benar, Lita."

Setelah menarik nafas panjang, Miss. Sherlly melangkah keluar.

Tok! Tok! Tok!

Miss. Sherlly mengetuk pintu kelas boilogi beberapa kali. Terdengar suara dari dalam mempersilakan masuk.

"Ada perlu apa Miss. Sherlly?" sapa Mr. Park pada Miss. Sherlly yang melangkah masuk.

"Saya hanya ingin memanggil Luxia ke ruangan saya," kata Miss. Sherlly melirik Luxia.

"Luxia, kemari," panggil Mr. Park.

Luxia beranjak dari kursinya lalu melangkah pelan maju ke depan. Aku, Tria dan Aaron mengintip dari balik jendela, sedangkan Amy masih belum bicara sepata-katapun sejak ia sadar.

"Luxia ikut saya sebentar," Miss. Sherlly langsung berbalik. Ia ingin cepat-cepat keluar dari ruangan itu.

"Tunggu."

Miss. Sherlly berhenti dan menoleh "A, ada apa Mr. Park?" tanya Miss. Smith tergagap-gagap.

"Kalau boleh tahu. Ada keperluan apa dengan salah satu murid saya?"

"Em... Sebenarnya... Dia hanya belum menyelesaikan beberapa tugas yang ku suruh. Katanya akan mengumpulkannya hari ini. Sebab itu saya memangilnya untuk menanyakan tugas-tugas tersebut. Apa sudah selesai atau belum?" Miss. Smith menjawabnya dalam sekali tarikan nafas.

"Bukan untuk mencuri salah satu murid saya?"

"Mr. Park suka bercanda. Mana mungkin saya ingin mencuri murid Mr. Park. Lagi pula saya wali kelas Luxia. Benarkan Luxia?"

"I, iya," jawab Luxia tanpa berani melihat wajah Mr. Park.

"Baiklah, cepat kembali."

"Terima kasih. Kami undur diri dulu."

Miss. Sherlly menarik tangga Luxia dan segera mengajaknya pergi dari ruangan itu. Misi selesai.

Mereka menarik nafas lega. Luxia terlihat menangis setelah keluar. Ia berpikir kalau ia tidak akan pernah bisa keluar lagi dari ruang mengerikan itu. Ia memeluk Miss. Sherlly dengan eratnya. Miss. Sherlly membalas pelukan Luxia dan mencoba menenangkan nya. Tinggal Allana yang masih belum ditemukan. Sekarang ia ada dimana?

"Hosh... Hosh... Akhirnya... Kita selamat," kata Miss. Sherlly terbata-bata.

"Hisk... Hisk... Aku... Benar-banar takut," Luxia masih menanggis dalam pelukan Miss. Sherlly.

"Sudah, sudah, berhenti menanggis. Kita pasti bisa keluar dari sekolah ini."

Miss. Sherlly melepaskan pelukannya lalu menyekat sisa air mata di pipi Luxia. Kami keluar dari ruangan ini secara hati-hati agar tidak bertemu dengan hantu-hantu lain. Kami sungguh sudah lelah dengan semua ini. Kapan ini akan berakhir? Kami berhenti sebentar di tempat tersembunyi sambil mengumpulkan tenaga dan memikirkan jalan keluar.

"Amy! Amy! Ada apa denganmu?" Luxia terus mengguncang-guncang tubuh Amy sambil menanyakan beberapa hal yang sama. Tapi Amy tidak menjawab. Tatapanya kosong dan hanya memalikkan muka.

"Dia sudah seperti ini sejak sadar," jelas Aaron.

"Kau jangan khawatir Luxia. Setelah kita berhasil keluar dari sini maka kita semua akan baik-baik saja," ujar Tria.

"Apa kau yakin?"

"Sangat yakin. Aku sudah sering melihat seseorang dalam kondisi seperti Amy. Setelah menjalani ritual peyucian, Amy akan kembali seperti semula."

"Syukurlah kalau begitu."

"Sebaiknya mencari Allana kembali agar bisa cepat-cepat keluar dari sekolah ini," ajak Miss. Sherlly.

"Tapi kemana? Kita sudah mencari ke seluruh gedung sekolah," kataku membuat langka Miss. Sherlly terhenti.

"Bagaimana ini?" kata Luxia.

"Em.... Bukankah kita tidak mencari di asrama? Mungkin saja ia berada disana," kata Aaron sambil menunjuk gedung asrama yang tepat berada di belakangnya.

"Tapi Aaron, Asrama sangat luas dan banyak kamar. Bagaimana kita mencarinya? Tidak mungkin kita berpencarkan lagi, kan?" kataku memberi pendapat.

"Itu benar. Jika kita mencari ke seluruh ruangan itu membutukan banyak waktu. Tapi kalau kita berpencar, besar kemungkinan kita akan tertangkap dan tidak akan bisa keluar dari sini," Miss. Sherlly juga sependapat.

"Tidak. Kita tidak perluh mencarinya ke seluruh kamar. Cuman satu kamar," kata Tria yang sendari tadi memperhatikan ke gedung asrama.

"Apa maksudmu Tria?" tanya Luxia.

"Kalian lihat itu," Tria menunjuk ke salah satu kamar yang lampunya menyala. "Apa kalian lupa? Saat kita menjemput Allana mereka sedang mengadakan pesta ulang tahun, bukan? Jadi mungkin saja Allana di bawah oleh para hantu itu ke sana. Lagi pula itu kamar Allana."

"Tidak ada cara lain. Kita pastikan saja kesana." kata Miss. Sherlly.

Kami berjalan memasuki asrama. Gedung Asrama sangat berbeda dari gedung sekolah, tempat ini jauh lebih bersih. Hanya saja bagunannya sudah tua dan rapuh. Kami berhati-hati menaiki anak tangga. Saat sampai di depan pintu terdengar suara riuh-piku dari dalam. Anehnya hanya ruangan ini yang terdengar ramai sedangkan ruangan lain tidak terdengar suara sama sekali. Mereka sepertinya sedang mengadakan pesta besar.

Tok! Tok! Tok!

Pintu diketuk oleh Miss. Sherlly. Knop kunci bergerak menandakan pintu dibuka. Kami sangat terkejut atas apa yang kami lihat. Di kamar ini ramai sekali hantu, arwah, setan dan sejenisnya. Ini benar-benar pesta yang meria, mirip seperti pesta Helloween. Tidak, ini bukan Helloween tapi sungguhan. Aku tak habis pikir. Para hantu saja masih ingin berpesta. Mereka masih beranggapan kalau diri mereka masih hidup dan menjalani keseharian mereka seperti biasa.

.......

.......

.......

.......

.......

.......

...ξκύαε...

1
Sri Peni
aq salut dgn cerita ini di mn setan dpt dikalahkan manusia
Sri Peni
aq terasa didalam cerita
Sri Peni
baru kali cerita horor yg kubaca
Sri Peni
diawal sj sereem
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
akhirnya tamat.. terimakasih
WR ξκύαε: terima kasih kembali telah membaca cerita ini. jika ada pertanyaan, silakan ditanyakan. entar tak gelas, jelas maksudnya.
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
oalah Aaron.. kok ya bisa terpisah sih tadi
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
lah Aaron malah ilang
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
benar ayah Resifa ternyata
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
apa dia dokter jahat itu?
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
apa itu ayah Resifa?
Ming: pastinya
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
jd hal apa yang blm selesai dan bisa membantu nya. menyeberang?
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
apa waktu memasukkan Tria ke situ gak merasakan apapun?
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
setelah vs ush payah keluar dr sana harus ake sana lagi dong
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
kalo dibirao makin caper takutnya 😅
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
aaahh...Luxiaaaa... 😅
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
kalian juga bersekolah di sekolah hantu. apa itu juga masuk akal? pertanyaan konyol 😅
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
matibdua kali dong para arwah 😁
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
benar dugaanku pasti Jonathan masih hidup
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
mungkin Jonathan blm mati
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
jd gimana cara keluar dr situ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!