NovelToon NovelToon
Learn to Love You

Learn to Love You

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Angst / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mphoon

“Sayang, tunggu aku!" teriak seorang gadis cantik berusia 17 tahun bernama Fayra Lavina Richardzon, gadis itu berlari menghampiri moge kesayangan Ace. Pria muda yang merupakan suami Fayra. Gadis itu tampak naik ke atas motor sembari berpegang pada pinggang Ace.

“Ckk... Udah berapa kali gua bilangin jangan pernah sentuh gua pakai tangan kotor lu itu! Cepat lepaskan! Atau lu turun sekarang juga. Ingat! Status kita suami istri hanya berlaku di dalam rumah. Bukan di luar rumah, paham!”

Bentak Ace Geraldo Rodriguez, pria muda yang masih berusia18 tahun mampu membuat hati Fayra hancur. Pasangan muda-mudi itu terpaksa menjalani pernikahan rahasia karena sebuah perjanjian yang memaksa mereka harus menikah.

Lantas, sanggupkah mereka menghadapi pernikahan yang tidak mereka inginkan?

Akankah tumbuh benih-benih cinta diantara mereka?

Yuk, saksikan terus kisah mereka jangan sampai tertinggal ya ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mphoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Ace

Bersamaan dengan keperginya Tian, tiba-tiba saja ada beberapa orang yang datang penuh ke rusuhan sampai-sampai mengganggu acara makan romantis Andrew dengan Fayra.

"Mam*pus lu! Siapa suruh gangguin bini orang, rasain tuh. Bocor-bocor dompet lu haha.." gumam Ace di dalam hatinya ketika melihat sesuatu telah terjadi di sana.

"Kakak baik, bolehkan kita makan di sini? Tapi Kakak yang teraktiran ya. Pissss.." ucap salah satu anak mewakilkan semuanya.

"Hahh? Ma-maksudnya? A-aku yang membayarnya?" tanya Andrew dengan wajah melongo tak percaya dengan apa yang barusan dia dengar.

"Ya Kak, kami laper banget belum makan 1 minggu ini hiks.."

"Kakak jahat kalau enggak mau bayarin kami makan, atau kami akan doain Kakak jomblo seumur hidup mau?"

Anak jalanan itu berhasil membuat Andrew terpancing kesal, sampai dia langsung memekik keras penuh emosi.

"Yaaakkkk.. Enak aja kalau ngomong! Lagian juga kalian siapa sih, hahh? Dateng-dateng pada minta traktir begini"

"Keluarga bukan, adik bukan, emak bukan main doain gua aja! Dasar bocah ingusan, udah sana minggir huss.. Huss.. Pergi dari sini! Lu pada enggak liat gua lagi makan sama cew-..."

"Kakak! Enggak boleh begitu sama mereka, bagi-bagi rezeki itu tidak akan membuat kita miskin"

"Kalau Kakak enggak mau meneraktir mereka enggak apa-apa kok, biar Fayra saja! Kasihan juga mereka pada belum makan, pasti laper banget yaa.."

Fayra segera memotong ucapan Andrew yang menurutnya sangat kasar, Andrew lupa jikalau saat ini dia sedang menjadi Andrew yang baik di depan Fayra. Tapi, akibat ulah mereka Fayra bisa tahu bahwasanya Andrew hampir seperti Ace yang mudah emosi.

"Tuh Kakak cantik aja tahu perasaan kami, huhh.. Dasar Kakak jahat! Ohya, Kakak cantik jangan mau deket-deket sama Kakak jahat!"

"Lihat aja itu sikapnya kasar banget kan sama anak kecil, coba kalau kalau kalian nikah terus punya anak pasti nanti anaknya akan terkena marah terus jadi mending jauh-jauh deh Kak!"

"Cari cowok yang bagusan dikit, Kak. Jangan kaya model kaleng kerupuk begini, lagi pula Kakak juga udah kan punya jodoh yang lebih tampan dari dia kan? Jadi mendingan sama jodoh Kakak aja udah tampan, baik, kaya, enggak pelit kaya dia! Huhhh..."

Semua anak jalanan saling sahut menyaut menyudutkan Andrew yang saat ini mengepalkan kedua tangannya tepat di bawah meja.

Terlihat jelas rasanya Andrew ingin sekali memukul mereka satu persatu, cuman dia harus bisa menahannya di depan Fayra.

Sedangkan Fayra yang mendengar ucapan anak-anak itu mampu membuatnya terdiam berpikir bahwa mereka semua tahu dari mana jika Fayra sudah memiliki jodoh? Namun, sedetik kemudian mata Fayra melirik ke arah dimana Ace sedang terkekeh.

"Hem.. Rupanya dia biang keladinya! Pantas saja mereka bisa kompak datang ke sini minta di teraktir sama Kak Andrew, ternyata ada dia di balik semuanya!"

"Mana bisa banget lagi muji-muji dirinya sendiri di depan anak-anak sampai membuat mereka ikut terhasut, yakkk.. Dasar suami menyebalkan!"

"Huhh.. Huhh.. Tenang Fayra, tenang! Biarkan saja dia mau seperti apa, setidaknya kamu sudah tahu kalau Kak Ace mulai tertarik denganmu. Jadi tarik ulur saja dulu, kasih paham. Biar dia yang mengejarmu, oke!"

Fayra bergumam di dalam hatinya dengan perasaan kesal ketika melihat Ace terus tertawa samar dari balik pohon.

Andrew yang mendengar perkataan anak-anak itu langsung berdiri menatap semuanya dengan tatapan kesal dan berkata. "Oke! Kalian pesan sepuas yang kalian mau, aku yang akan bayar semuanya!"

Mendengar ucapan Andrew, anak-anak jalanan pun berlompat gembira sambil bersorak penuh kemenangan.

Akhirnya mereka bisa makan enak walaupun hanya baso, apa lagi mereka jarang sekali makan baso lantaran dia cuman bisa makan nasi dengan telor atau pun tempe dan tahu saja.

"Yeeeyy.. Nah.. Gitu dong jadi cowok jangan pelit, entar Tuhan pelit kasih jodohnya mau? Haha.."

"Ayo guys kita pesan sepuasnya kapan lagi kan kita bisa makan baso haha.."

"Lest go guys, serbu haha.."

"Bang baso 2 mangkok campur ya.."

"Bang gua mie ayam 2 tapi pakai baso ya.."

"Bang gua mau mie ayam pakai baso, terus satunya baso campur ya. Jangan lupa kuahnya yang banyak.."

Semua anak jalanan menyerbu gerobak tukang baso, apa lagi kursi panjang yang awalnya hanya ada Andrew dan Sasya kini sudah penuh berdempet-dempetan.

Itu pun masih belum cukup karena sisanya masih banyak dan mengharuskan mereka untuk makan sambil duduk di atas rerumputan hijau penuh kenikmatan sendiri.

Andrew melihat cara makan mereka begitu rakus membuat selera makannya sudah tidak ada lagi, tetapi berbeda dengan Fayra.

Fayra tersenyum sendiri melihat cara makan mereka, bahkan Fayra sampai sedikit berkaca-kaca melihat anak yang masih sekitar usia 7-10 tahun harus menjalani hidup di jalanan.

Hampir 30 anak jalanan lebih datang ke taman akibat ulah Ace yang membawa mereka dengan tujuan untuk mengganggu Fayra dan juga Andrew agar mereka tidak bisa mempunyai waktu buat bermesraan.

Tak lama Andrew mengajak Fayra untuk pergi ketempat lain, namun Fayra menolak dengan alasan dia sudah ada janji dengan Amma-nya mau menemaninya ke suatu tempat.

Dengan berat hati, Fayra berpamitan lalu pergi menjauhi Andrew sambil melambaikan tangannya. Kemudian Andrew tersenyum membalas lambaikan tangan Fayra.

Selepas perginya Fayra, Andrew menatap anak jalanan dengan tatapan marah. Andrew memaki-maki mereka sangat keras, akibat ulah mereka Andrew kehilangan momen romantis bersama wanita yang dia cintai.

Anak jalanan hanya cuek bebek yang terpenting bagi mereka perut mereka kenyang dan kantong mereka pun terisi.

Tanpa basa basi lagi Andrew membayar semuanya, lalu pergi dari sana bersamaan dengan teriakan suara anak jalanan yang menyorakinya sambil tertawa bahagia.

"Hahah.. Mam*pus lu! Lagian bini orang main embat aja, kek enggak ada wanita lain aja" ucap Ace sambil terkekeh.

"Bini siapa yang diembat, Kak?" tanya Fayra yang sudah berdiri di belakang Ace.

Seketika tawa Ace menghilang dan tergantikan oleh wajah terkejut bukan main. Ace sangat hafal sama suara ini yang setiap saat selalu mengganggu telinganya.

Dengan perlahan Ace membalikan tubuhnya menatap Fayra yang sedang berdiri sambil melipat kedua tangannya di dada. Ditambah lagi Fayra mengukir senyuman miring khas yang biasa Ace ukir di bibirnya sendiri.

"Fa-fayra? Ka-kamu nga-ngapain di sini?" tanya Ace terbata-bata.

"Sejak kapan Kakak memanggilku dengan sebutan KAMU?" tanya balik Fayra lagi-lagi berhasil membuat keringat dingin keluar dari pelipis Ace.

"Eee.. I-itu.. Eee.. A-anu.. Eee.. I-itu.. A-aku.. Ehh.. Ma-maksudnya gu-.."

"Ana, anu, ana, anu, ita, itu, ita itu, apaan coba! Ngomong yang jelas!" tegas Fayra menirukan sifat Ace yang dingin dan juga datar.

"Nji*irr.. Ke-kenapa gua jadi grogi gini sih, kek ketahuan lagi maling aja!"

"Dasar Ace bod*doh! Kan lu bisa cari alasan, kenapa musti harus terlihat grogi begini!"

Ace bergumam di dalam hatinya penuh kegugupan. Fayra yang melihat itu rasanya ingin sekali tertawa terbata-bata melihat wajah Ace begitu menggemaskan. Tapi, Fayra harus berusaha menahan semua itu agar tidak membuat Ace curiga padanya.

"Malah diam! Aku nanya bini siapa yang diembat?" tanya Fayra kembali.

"Ya-ya bini orang lah, bini siapa lagi coba! Ohya, lu ngapain di sini?" Ace berusaha mencoba mengalihkan pertanyaan Fayra.

"Ada juga Fayra yang nanya, ngapain Kakak ada di sini? Apa Kakak mengikuti Fayra?" sahut Fayra dengan tatapan intens.

"E-enggak! Jangan geer deh, lagian ini taman kali bukan rumah lu jadi bebas dong. Ada juga lu kali yang ikutin gua, ya kan? Apa lagi lu ka bucin banget sama gua hahah.." jawab Ace sambil tertawa menutupi kepanikan di wajahnya.

"Idihhh.. Ngapain ngikutin Kakak, kerajinan! Dahlah Fayra mau pulang, bye!!"

Fayra pergi mendahuli Ace dengan perasaan tersenyum, ketika mendengar Ace memanggil serta mengejarnya Fayra kembali merubah wajahnya agar terlihat cuek di depan Ace.

"Tunggu! Lu pulang sama gua! Enggak ada bantahan, ayo!" titah Ace yang berhasil menggapai tangan Fayra.

Kemudian Ace berjalan lebih dulu menarik tangan Fayra membuatnya malah tersenyum lebar, udah ke-2 kalinya Ace menyentuh tangannya meskipun dengan tidak di sengaja akibat rasa kesal di dalam diri Ace yang tidak mau membiarkan Fayra kembali di dekati pria lain.

Fayra naik motor Ace seperti biasa, namun ketika Fayra sedikit memundurkan duduknya membuat Ace langsung memarahinya.

"Duduk yang bener, maju!" titah Ace.

"Enggak mau, entar yang ada tubuh Kak Ace kotor terkena tubuhku!" sahut Fayra sambil menggelngkan kepalanya.

"Berisik! Kalau gua bilang maju ya maju, susah amat sih lu!" pekik Ace.

"Yayaya.. Bawel!" ucap Fayra kembali memajukan posisi duduknya.

"Udah tuh.." sambungnya.

"Pegangan, entar lu jatuh gua yang di salahin Mommy!"

Ucapan Ace tanpa sadar berhasil bikin Fayra melongo tak percaya bahwasanya selama ini Ace tidak pernah mau di sentuh olehnya.

"Pe-pegangan? Bi-biasanya cuman megang ja-jaket Kakak doang. Ke-kenapa sekarang suruh pe-pegangan?" jawab Fayra wajahnya mulai memerah dengan suara terbata-bata.

"Lama lu!!" pekik Ace langsung menarik kedua tangan Fayra dan melingkarkan di perutnya.

Fayra terkejut bukan main, baru kali ini dia bisa memeluk Ace merasakan aroma tubuhnya yang benar-benar membuatnya tergila-gila.

Tanpa basa-basi Ace segera melajukan motornya meninggalkan taman dalam keadaan sudut bibir tersenyum. Enggak tahu kenapa Ace merasa sangat nyaman ketika Fayra memeluknya.

Sedangkan Fayra dia menikmati aroma tubuh Ace sambil memejamkan kedua matanya. Fayra berharap kalau waktu bisa berhenti, maka dia akan segera menghentikannya sekarang juga agar Fayra bisa selalu seperti ini bersama suaminya.

1
Alparizi Alpariziking
pantasan saya cari" gk ada
Yati Jenal
mebuang berlian demi batu kali kasian deh lo
Yati Jenal
bnr niat si freya jdi pelakor lanjutkan ace Freya karena karma tdk semanis kurma kan
Yati Jenal
tinggal ceraikan ja ribed bgt sih fayra kya gk da stok laki di dunia pernovelan ja
Yati Jenal
pungut lah Freya lumayan laki pecundang gampang di kibuli
Yati Jenal
sukur deh fayira mau ceraikan laki arogan
Widya Asyanti
jual.mahal sedikitnya fahra
Rubiah Isa
Bagaimana cara nak baca cerita Gadis tengkil isteri ketiga tuan arogan
IN_DAYLE: Baca di sebelah ya, Kak. Bukan di sini 😁🙏🏻
total 1 replies
Yusi Lestari
kalau saran aku si thooorr mending romantis komedi karena kalau yg lain udah terlalu sering dan hampir semua cerita seperti itu.kalau romantis komedi kita baca ceritanya lebih seru karena selain ada bumbu2 cinta ada cerita kocaknya juga jadi bisa jadi hiburan saat membaca
Yusi Lestari: sama2😘😘👍
total 6 replies
Qaisaa Nazarudin
Hanya karena kebodohan sendiri berakhir di sel tahanan selama 15 tahun,Sayang banget Most wanted dan Siswa teladan gak menjamin hidup bahagia saat remaja dan dewasanya..
Qaisaa Nazarudin
Ia pasti lah,kan waktu itu umur Ace juga masih belasan tahun,Kalo sekarang juga padti udah beda tuh ukurannya..😂😂😜
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah itu namanya kekuatan Cinta,Kaki yg lumpuh bisa sehat lagi hanya utk menyelamatkan isterinya..
Dan utk loe Ace, Berbahagialah kamu dalam penjara dgn penuh penyesalan mu..Gak sangka aku Siswa teladan dan Most Wanted waktu SMA bisa hidupnya hancur kek gini karena akibat KEBODOHAN nya sendiri..Miris banget..
Qaisaa Nazarudin
Lois kah?
Qaisaa Nazarudin
SKAKMATT BUAT ACE..SEMOGA DIA SADAR DGN UCAPAN DARI TEMENNYA..
Qaisaa Nazarudin
Semoga senjata makan tuan nya kayak Aleena dulu..Biar tau rasa kamu..
Qaisaa Nazarudin
Depressi kan loe jadinya,Noh RSJ masih banyak yg kosong..
Qaisaa Nazarudin
Udah ku duga dia pelakunya,Gak mungkin Tian,gak mungkin Andrew apalagi Aleena..Masih punya nyali kamu mengusik kebahagiaan Mantan,Punya apa kamu sekarang untuk membahagia kan Fayra kalo kamu berhasil merebutnya,Hidup kamu aja berantakan,Sendiri salah,Seakan dia yg tersakiti..😏😏😏😡😡😡😡🫵🫵🫵👊👊👊👊
Qaisaa Nazarudin
ia jangan kayak Ace,Di goda satu wanita aja udah berpaling aja..
Qaisaa Nazarudin
Lama banget nunggu nikahnya,kenapa gak di skip langsung udah halal aja..
Qaisaa Nazarudin
Freya dan Aleena 11 12 Gilanya,bukannya kapok,malah makin gila.. Hujung2 nya dia sendiri yg mendapatkan Karma nya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!