NovelToon NovelToon
Di Buang Suami,Dan Di Pungut Mantan Suami

Di Buang Suami,Dan Di Pungut Mantan Suami

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:67.2k
Nilai: 5
Nama Author: AmeeraKa94

Sera Amariliz,seorang wanita muda yang pernah mengalami trauma berat,akibat kegagalan dalam berumah tangga di usianya yang masih muda.

Ditinggal pergi tanpa jejak oleh suami pertamanya sehari setelah ijab Qabul.Pria itu bernama ' Ibraksa Narendra '.

bahkan sampai saat ini suaminya itu tak pernah muncul dihadapannya kembali.hal itu sontak saja membuat Sera menjadi pribadi yang tertutup karena harus menelan kepahitan itu sendiri.dan tidak mau membuka hati untuk pria mana pun.

disamping takut hal yang menyakitkan itu kembali terulang lagi,Jauh di dalam lubuk hati sera masih tersimpan rasa cinta yang begitu dalam namun tetap saja di selimuti rasa benci yang melebur menjadi satu.

Dan selama hampir kurang lebih tujuh tahun lamanya,sera menyandang status sebagai seorang janda muda.
hingga suatu hari sang ayah menjodohkannya dengan seorang pria yang bernama ' Yudha Mahendra' yang tak lain anak dari kerabat ayahnya.

Bagaimana kisah Antara Ibra Sera dan Yudha.
simak kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AmeeraKa94, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bau Parfum siapa ini ?

" Mas kamu mau kemana?"tanya sera yang kini juga ikut mengekori suaminya itu masuk ke dalam kamar mereka.

" Balik lagi lah." Jawab acuh Yudha,sambil melepaskan kemeja kerjanya dan melempar dengan asal

" Maksud kamu balik kemana mas?kamu kan baru saja pulang." tanya Sera dengan wajah bingungnya mengekori kemana pun suaminya melangkah.

" Bukan urusan Lo..!"

" Tapi aku ini istrimu mas,kamu harus ingat itu.!" Sentak sera dengan suara pelan namun sedikit menekan di akhir kalimat,Mulai saat ini sera harus bersikap tegas dia sudah tidak mau di bilang istri lemah,menye menye dan gampang tertindas.

" Ckkkk Bawel amat sih Lo.nggak usah cerewet.!"

" Tapi aku berhak tanya mas.!"

Yudha tersenyum miring sambil menatap istrinya sekilas lalu berkacak pinggang menatap tajam istrinya.

" Memangnya Lo siapa hah?udah mulai sok ngatur ngatur jadi istri gue Lo.!"

" Bukan Sok,tapi lebih tepatnya harus.!" Tegas sera tak mau kalah balik menantang

" Ckk...!" Yudha berdecak kesal mendengar penuturan istrinya barusan.

Namun Dia kembali mengabaikan Celotehan istrinya itu,lalu mengambil sebuah koper kecil yang ada di Walk in closed.

" Mas ! Kamu itu mau kemana lagi ?" Tanya sera sambil menyentak tangan suaminya yang sedang memasukan beberapa potong baju ke dalam kopernya

Yudha Menatap tajam istrinya itu,lalu mencengkram rahang indah milik sera." Jangan ikut campur urusan gue.!"

" Tapi aku berhak tau kamu pergi kemana mas,dan sama siapa.karena aku ini istrimu istri sahmu.!" Ucap sera dengan tegas sambil menyingkirkan cengkraman dari tangan suaminya itu.

" Diam..!" Bentak Yudha yang langsung membuat Mulut sera terbungkam.

Keduanya saling menatap dalam diam,pandangan mereka saling bertemu sebelum akhirnya Yudha terlebih dulu mengakhiri dan langsung pergi begitu saja,sambil menyeret koper yang ada di genggaman tangannya.

Air mata Sera Luruh seketika,sambil menatap nanar punggung suaminya yang kini sudah mulai lenyap dari pandangannya,setelah pintu kamar tertutup kembali dengan keras,karena pria itu membanting pintu hingga menimbulkan suara yang amat keras memekakan gendang telinga.

Sera memejamkan matanya sejenak,diiringi dengan buliran krystal bening yang turun dari kedua netra miliknya.

" Sabar Sera,kamu harus sabar...ingat disini sepenuhnya juga bukan salah kamu,jadi kamu harus bisa sabar menghadapinya." batin Sera menyemangati dirinya sendiri yang merasa saat ini benar benar berada di titik terendahnya.

-----

Sementara Itu Yudha nampak kesal sekali dengan sikap Sera berusan,tapi entah kenapa tiba tiba saja perasaannya jadi tidak menentu,tanda dia sadari ada rasa iba menginggap dihatinya,saat tadi menatap bola mata milik istrinya itu.

" Sial...!" Umpatnya sambil memukur stir,wajahnya nampak kacau,berulang kali membuang nafasnya dengan kasar dan juga mengusap wajahnya.

Bayang bayang wajah Nelangsa sera tadi terus saja terbayang bayang di matanya.

" Tidak.Aku nggak boleh Lemah menghadapi wanita sialan itu,aku harus tetap pada tujuan utamaku menikahinya.! Pernikahan yang sama sekali tidak pernah aku inginkan." Ucapnya menggumam meyakinkan diri sendiri

" Ingat Yudh Hanya Liana satu satunya wanita yang ada dihati kamu,bukan wanita lain apalagi wanita seperti itu itu." Sambungnya Lagi sambil mengukir senyum palsu yang jauh dilubuk hatinya saat ini sangatlah berbanding terbalik hanya saja dia tetap tidak mau mengakui perasaan yang kini mulai menghinggapi hatinya itu.

-----------

" Sera..." Teriak mama ranti yang terus saja memanggil nama menantunya itu.

Sera yang baru saja turun dari tangga sambil membawa ranjang pakaian kotor itu mempercepat langkahnya menuruni anak tangga.

" I iya ma.." Jawab Sera sambil kedua tangannya menggamit keranjang kontor

" Di panggil panggil nggak nyaut nyaut juga! Budek kamu?!atau mulai bisu.!"Sembur mama ranti sambil berkacak pinggang menatap nyalang menantunya itu

" Maaf ma tadi sera nggak denger soalnya lagi milihin baju baju kotornya mas yudha." Ujar sera membela diri

" Kan bisa kamu tinggal dulu bodoh.!" Ketus Mama ranti sambi menonyor kepala sera.

Sera yang Mood nya sudah Hancur kini sudah tidak membendung emosi dan kekesalannya.dengan tekat berani Wanita itu mulai membalas sorot mata mertuannya dengan menantang.

Keranjang pakaian yang dia gamit pun perlahan mulai dia lepas,berganti dengan tangannya yang bersidekap dada

Membuat wanita paruh baya itu mendelik tak menyangka jika menantunya kini sudah mulai melawannya.

" Hei kenapa menatap mama seperti itu?udah mulai berani melawan sama mama hah?!" Sembur mama ranti

Sera mengulas senyum miringnya." Bukankah dirumah ini yang lebih berhak dan berkuasa adalah saya mama ranti Mareta yang terhormat." Seru sera dengan menampilkan senyum meremehkan

" Heh dasar menantu kurang ajar,udah mulai berani tidak sopan kamu ya sama mama mertua kamu.!" Bentak mama ranti tak terima

" Sera bakalan sopan dan segan sama mama,kalau mama juga bisa berlaku baik sama sera,bukan malah seperti ini." Cetus Sera tak mau kalah dan malah balik menantang mama mertuanya itu.

Tangan mama ranti sudah terangkat keatas dan akan mendarat dipipi putih sera,namun dengan sigap menahannya dan mencekal lengan wanita paruh baya itu.

" Berani sekali kamu ya.!" Hardik Mama ranti dengan wajah sudah merah padam

Sera mengulas seringai kecil menatap wajah kesal mama mertuanya itu.dia sadar saat ini sudah tidak mempunyai siapa siapa. Tidak akan ada orang yang akan peduli dan membelanya.bahkan suaminya sendiri yang dia harapkan untuk melindunginya pun nyatanya kini malah tega menyakitinya.

Jadi mulai sekarang dia harus bisa berdiri diatas kakinya sendiri tanpa bantuan dari orang lain.

" Lepasin tangan mama sera!" Hardik mama ranti yang merasa menantunya itu tak kunjung melepaskan cengkaraman tangannya

Sera pun perlahan mengendurkan tangannya lalu melepaskan tangan mama mertuanya itu dari cengkramannya.

" Kalau mama masih ingin tinggal dirumah ini lebih lama lagi,mulai sekarang mama harus bisa bersikap baik sama sera.karena aku bisa saja mengusir mama kapanpun sera mau.!" Ucap sera diiringi dengan senyum smirknya.

Sebelum akhirnya memungut kembali ranjang pakaian kotor,yang sempat dia tarus dilantai dan pergi begitu saja melewati mama mertuanya yang sudah dongkol bukan main

" Dasar Menantu kurang ajar sudah berani sekali diam mengancamku,lihat saja nanti siapa yang bakal keluar duluan dan ditendang dari rumah ini,tunggu saja tanggal mainnya wanita bodoh." Gumam mama ranti sepeninggal menantunya yang pergi kearah belakang,tepatnya di dapur.

-------

Sera yang kini sudah berdiri didepan mesin cuci pun mulai memasukan beberapa potong baju kotor kedalam mesin cuci yang sebelumnya sudah dia isi terlebih dahulu dengan air dan juga detergen pencuci pakaian.

Dengan gaya santai dan senyum mengembang yang terus mengukir di bibir tipisnya itu perlahan mulai memasukan beberapa potong baju kotor miliknya dan juga milik suaminya.

Namun saat akan memasukan salah satu potong baju kemeja Yang kemarin dipakai suaminya itu tiba tiba mengurungkan niatnya,saat menyadari ada aroma bau parfum yang bukan seperti biasanya suaminya pakai.

Sera mencium aroma parfum yang menempel dikemeja itu,mengendus endus memastikan bau parfum siapa yang menempel di baju suaminya itu.

Dan dia baru menyadari jika bau parfum tersebut adalah bau parfum khas yang biasa dipakai wanita pada umumnya.

Kedua alisnya terangkat keatas sambil menatap penuh curiga pada baju suaminya.

" Bau parfum milik siapa ini.?!" Tanyanya dalam hati

_Bersambung_

Jangan lupa kasih dukungnnya jika suka

Happy reading

1
Fatihah
ceritanya bertele tele makanya gak ada yg komen aq baca karna penasaran sm ceritanya dan ternyata masih muter sekitar sera sama yuda yg gak ada ujungnya seperti cerita ikan terbang
Fatihah
aq baca lompat" aja gak seru sama sekali
Fatihah
ceritanya lama" bikin bosan
Ani Safitri
definisi naif dan bodoh beda tipis itulah Sera...seharus'a terima bantuan Ibra buat sewa pengacara buat ambil alih harta peninggalan ortu Sera yg di rampas SM Yudha...jgn sok pasrah tp ngenes...dan Ibra jg tegas dong ma Malika secara dah tau Malika ada rasa SM Ibra...Lom rujuk ma sera aja dia menye" dengan alasan g enak...apalagi kl dah rujuk ma sera..yg ada bkl bubar LG Krn bkl terus di usik Malika yg suka jg ma Ibra.
Rosmi Yanti Yanti
sera nikah lagi sama ibra thor melika nikah sama rendi thor
Reader
kan bs dibawa, ke klinik dokter lain...Si Rendy nii nalarnya kurang, apalagi dia demen ama Melika...
Reader
kan Ibra bisa, gunakan alasan perlakuan Melika ke ibunya tuk menjauhi
Sumarni Ukkas
lanjut..
Linda
semangat dong thor
Linda
Hu php
Sofia Chaniago
lanjuti thoor
Linda
lanjut dong tor
Mira Aryani
terlalu lemah Sera harusnya Yudha d laporkan kasus KDRT.. perzinaan juga bisa jangan terlalu halu banget ceritanya
Reader
realistislaaa Sera, klo dah ada rencana matang enggak aaapa resign...jgn taunya cma mewek2 doooang, cma menagin emosi
Mira Aryani
harusnya d laporin polisi Yudha biar kapok dan mohon3 minta maaf PD Sera
Reader
langsung aaaja gt cerocosin apa kejadiannya saat itu, dibuat ribet
Ratumeera
bagus
Linda
semangat dong
Mel Faa
mungkin dah tamay
Linda
kapan up nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!