NovelToon NovelToon
The Antagonist

The Antagonist

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / TimeTravel / Fantasi Timur / Transmigrasi ke Dalam Novel / Chicklit
Popularitas:69.5k
Nilai: 5
Nama Author: Vernon Gae

Li Jian Mei seorang adalah seorang guru tk, ia sangat menyukai anak-anak. Sayangnya ia dipecat karena tak sengaja membuat salah satu muridnya terluka, untuk menghilangkan kesedihannya ia membaca sebuah novel online yang berjudul "Pembalasan Yuan Zi Lan". Sayangnya saat sudah terbawa perasaan, novel itu belum update bab terbaru, Jian Mei pun mengirim pesan spam kepada penulisnya, ia mengkritik karena tak suka dengan nasib salah satu tokoh bernama "Wei Lian" yang amat tragis.

Karena kelelahan menangisi nasib tokoh tersebut, Jian Mei pun tertidur pulas dan bertransmigrasi ke dalam novel yang ia baca.

Bagaimanakah kehidupan Jian Mei di novel tersebut ? Akankah ia mengikuti alur sesungguhnya atau merubah ceritanya seperti yang ia mau ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vernon Gae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27 : Perebut

Cairan berwarna merah kental keluar dari dalam mulut Wei Lian, dengan tangan lemahnya yang bergetar hebat Wei Lian mengusap mulutnya itu.

"Sebenarnya apa yang membuatmu begitu membenciku Meixi ?" Tanya Wei Lian.

"Karena kau telah merebut semua hal yang harusnya menjadi milikku Wei Lian!" Teriak Meixi dengan penuh amarah.

"Merebut ? Kaulah yang merebut kebahagiaanku lebih dulu Meixi, kau merampas perhatian ayahku, bahkan aku juga harus berbagi suami denganmu, akulah yang harusnya membencimu." Ucap Wei Lian balik.

Dipandangnya dengan tajam Wei Lian yang tersungkur ditanah, ia tersenyum sangat sinis pada wanita didepannya itu.

"Berbagi suami ? Apa kau lupa kalau Zi Lan sudah menjadi milikku sepenuhnya Wei Lian ? Lelaki yang kau panggil suami itu sudah tak peduli padamu." Kekeh Meixi.

Wei Lian pun berusaha bangkit, dengan tubuh sempoyongan ia berjalan ke arah Meixi.

Dicengkramnya dengan kuat tubuh Meixi, "Zi Lan berada disisimu hanya karena ada Zi Yu, lihatlah aku akan merebutnya kembali."

Begitu Wei Lian melepaskan cengkramannya dan berjalan pergi, Lu Meixi mengeluarkan cambuknya lagi.

Ia membuat Wei Lian kembali terjatuh dengan cambuknya itu.

"Nyonya!!!" teriak Liuli.

"Ahhh...kudengar dari Zi Lan kau ingin mempunyai anak lagi bukan ? Hahaha lebih baik kau tak terlalu berharap Wei Lian, seharusnya kau sadar kalau kau itu sangat lemah." Ejek Meixi.

Meixi pun berjalan ke arah Wei Lian, ia menundukkan badannya, mulutnya mendekat ke telinga Wei Lian dan berbisik, "Lagipula suamiku tersayang itu tak ingin menyentuhmu sama sekali."

"KAU!!" teriak Wei Lian.

Meixi pun pergi begitu saja meninggalkan kediaman Wei Lian.

Dengan tubuh yang juga terluka, Liuli membantu Wei Lian untuk bangkit, ia tak dapat menahan tangisannya.

Mengapa Nyonyanya itu harus mengalami hal menyedihkan lagi ?.

"Nyonya hikss...hikss." Isak Liuli.

Begitu tiba didalam kamar, dibukanya pakaian Wei Lian yang berlumuran darah. Pakaiannya yang berwarna putih pun sudah berubah warna menjadi merah.

"Arghh." Rintih Wei Lian.

"Maafkan aku Nyonya, aku akan lebih berhati-hati." Ucap Liuli.

"Tak perlu berhati-hati Liuli, kalau luka seperti ini saja tak bisa kutahan bagaimana bisa aku melatih kultivasiku lagi." Ucap Wei Lian.

"Nyonya...apakah aku boleh berlatih juga ? Aku ingin melindungi Nyonya." Pinta Liuli.

Wei Lian pun tersenyum dengan menunjukkan gigi-giginya, namun anehnya kedua matanya menitihkan air mata.

"Nyonya kenapa ?" Tanya Liuli yang bingung dan juga khawatir dengan keadaan Wei Lian.

"Liuli aku bisa mengirimmu pergi dari sekte Wei ini, dengan berada diluar sana kau bisa bahagia, bertemu dengan orang yang kau cintai..."

"Tidak Nyonya, aku hanya akan mengabdikan diriku pada anda, sampai kapanpun aku tak akan meninggalkan anda sendirian." Elak Liuli.

"Mengapa kau sebaik itu pada Wei Lian yang lemah ini Liuli ?"

"Nyonya adalah penyelamatku, bagaimana mungkin aku mengkhianati penyelamatku Nyonya ? Kalau aku mengkhianati anda, neraka pun tak akan sudi menerimaku." Ucap Liuli dengan berurai air mata.

Terdengar suara helaan nafas Wei Lian "Huh....".

"Kau memang tak pernah mengecewakan Wei Lian, tapi jangan pernah berkata seperti itu Liuli, orang sepertimu sangat layak untuk masuk ke surga."

Disisi lain saat dalam perjalanan kembali ke sektenya, Si Ming tengah berdebat dengan adiknya itu.

"Kenapa kau berbelok ke arah sana Ye Han ? Itu bukanlah arah untuk kembali ke rumah." Tanya Si Ming.

"Aku tahu kalau ini memang bukan jalan kembali ke rumah kak." Jawab Ye Han.

"Kalau begitu mengapa kau pergi ke arah sana ? Apa yang kau rencanakan adikku ? Kau tahu kan kalau kau sudah membuat banyak masalah ? Jadi cepat kembali, kita akan pulang bersama ke sekte Xu." Ucap Si Ming yang masih berusaha menahan emosinya itu.

"Kak, aku sudah mendapat izin dari ayah untuk berkelana sebentar, jadi sampai jumpa di sekte nanti kak." Ucap Ye Han.

Ia melemparkan sebuah surat yang berada dibalik bajunya itu kepada Si Ming.

"Ye Han!!! Jin Ling!!!!" teriak Si Ming.

Teriakan Si Ming membuat rombongan sekte Xu yang berjarak cukup jauh terkejut.

Dengan cepat mereka memacu kuda mereka arah Si Ming menyusul Ye Han tadi.

"Apa yang terjadi senior Si Ming ?"

"Dimana senior Ye Han dan juga senior Jin Ling berada ?."

"Tuan, anda tidak apa-apa ?."

Mereka terus membanjiri Si Ming dengan pertanyaan-pertanyaan yang membuat dirinya semakin kesal.

"Arghhhh!!!!"

"Kalian diamlah! Anak nakal itu sudah pergi, sekarang kita lanjutkan saja perjalanan pulang." Ucap Si Ming.

"Lalu bagaimana dengan senior Ye Han dan Jin Ling ?" Tanya salah satu murid.

"Dia sudah mendapat ijin dari ketua sekte, jadi kalian tenang saja." Jawab Si Ming.

Akhirnya mereka pun kembali melanjutkan perjalanan menuju ke sekte Xu.

Malam harinya Ye Han sudah tiba di penginapan Luo.

"Tuan, akhirnya anda datang." Ucap Ah Ran.

"Tuan, kak Ah Ran sudah dari tadi menunggumu." Ucap Xuan Yi.

"Xuan Yi! Ahhh...aku akan menyeduh teh untuk Tuan dahulu." Ucap Ah Ran lalu pergi meninggalkan kamar.

"Sebenarnya kenapa Tuan menyuruhku dan kakak untuk berada disini dulu ? Apa Tuan akan mengajak kami bersenang-senang ?" Tanya Xuan Yi dengan sangat bersemangat.

"Akan ada perintah untuk kalian nanti, aku tak akan lama berada disini, jadi jangan kembali ke sekte Xu dulu untuk sementara waktu." Jawab Ye Han.

"Perintah apa Tuan ?" Tanya Xuan Yi lagi.

"Kau itu selalu saja cerewet Xuan Yi." Ucap Jin Ling.

"Cihhh...memangnya wanita akan suka padaku kalau aku menjadi pendiam ? Lihat saja banyak wanita yang ketakutan karena kau sangat pendiam kak." Ejek Xuan Yi.

Ye Han pun terkekeh kecil, "Xuan Yi, kau harus ingat puisi yang kuberitahukan padamu dan juga Ah Ran."

Xuan Yi pun mengangguk, sebenarnya ia sendiri merasa itu tak berguna.

Sudah lama ia tahu dan menghafal puisi itu, namun ia sudah hafal siapa saja orang-orang Xu Ye Han.

Jadi untuk apa lagi ia menggunakan puisi itu ?.

Tak lama Ah Ran pun kembali dengan nampan yang berisi teh dan juga beberapa kudapan.

"Tuan, saat berada dibawah tadi aku mendengar gossip tentang anda." Ucapnya.

Ye Han pun memandang Ah Ran, "Jangan lakukan apapun saat mereka menggosipkanku Ah Ran."

"Bagaimana bisa aku hanya diam saat Tuan digossipkan seperti itu ? Apalagi anda digossipkan dengan wanita iblis."

"Orang sesuci Tuan tak pantas disandingkan dengan iblis itu, benarkan..." ucap Ah Ran.

"Ekhemmm....ekhemm."

"Teh ini tak enak Ah Ran, jadi buatkanlah lagi." Ucap Jin Ling.

"Ini adalah teh yang kubawa dari sekte." Jawab Ah Ran.

"Cepat buatlah lagi, Tuan tak akan meminumnya jika kau tak membuat lagi." Titah Jin Ling.

1
Deni Siska
Wei lian yg asli bodoh...naaahhh yg gantiin malah janda jablay pula...malah makin bodoh... sampai sini aja 👋🏻👋🏻
Amazing Grace
lebih cocok si Wei lian ini mati,karakternya terlalu naif dan menye menye, seperti bukan orang yang bertransmigrasi dari zaman modern,pikirannya bahkan lebih kolot dan tolol
Neni Nuraeni
Luar biasa
Widya Wati
perempuan naif...jadi malas
Widya Wati
makin kacau
Widya Wati
semoga zi lan Dapat karma ....jadi geram liat Wei Lian ditindas trs
nuke
malah ngarep perhatian zi lan hadehhh
Widya Wati
naif
Widya Wati
punya suami kok kayak anjing...maaf Thor.. esmosi jiwa
Sribundanya Gifran
lanjut
Rina Christina
terlalu klasik banget, merebutkan hati suami. hadeh.
Kartika Lina
orang plin plan seperti zi lan memang ta cocok jadi pemimpin
Kartika Lina
pelayan bodoh,, nyari masalah buat majikannya sendiri 😡
Kartika Lina
padahal wei lan pakai cara menjauh untuk menarik perhatian zi lan,, kalau kita terlalu nerima nantinya yang ada malah melunjak laki2 seperti zi lan itu
Zhivana anindia Lestari
bagus ceritanya semangat kak
Zhivana anindia Lestari
hadir ya ka
• リムル・テンペスト • Bisa panggil Am
merenungi nasib wei lian dan Jian Mei(⁠〒⁠﹏⁠〒⁠)
cindi28
disini tuh seharusnya pemeran antagonisnya menjadi kuat dan tak terkalahkan bukan malah jadi wanita bodoh dan lemah gimana sih tor,, kalau aku jadi jian mei udah gue bunur tu dua orng tak berguna tuh
Ria Kotamala
dari mana antagonisnya? yang ada hanya wanita bodoh dan rapuh
Dede Adit
semangat update trs 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!