Berkisah mengenai seorang pria miskin, berparas buruk rupa bernama Johan Gabriel Hutomo dengan penampilannya yang tak kekinian membuatnya selalu tak dianggap oleh Sherly, gadis cantik yang dia sukai selama ini ternyata kekasih sahabatnya yang bernama Rey.
Suatu ketika Johan mengetahui kenyataan bahwa Rey ternyata berselingkuh dari Sherly.
Johan pun segera memberitahu Sherly tentang perselingkuhan kekasihnya, namun Johan tak dipercaya Sherly.
Johan pun sangat terluka akan penolakan yang terus dilakukan oleh Sherly, sehingga dia meminta bantuan kepada temannya untuk mendapatkan pekerjaan baru dan keluar dari cafe bucin,namun siapa sangka pertemuan tak terduga dengan Kakek Gilbert mengubah hidupnya.
ikuti kisah perjalanan cinta Johan mendapatkan hati Sherly!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fanie Liem, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27 Ruang Rahasia
"Hmmm, apa ini sebuah pintu?" ucap Johan
Ceklek!
(Hanya ilustrasi)
"Wow, amazing! ternyata di ruangan ini ada sebuah pintu rahasia." Ucap Johan
"Jo,"seru yasmine sambil memeluk erat tubuh Johan
"Nggak usah drama! gw jijik liat pasangan drama kaya kalian" ucap sherly
"Sirik lo, ngaku ajah." Ucap Yasmine
"Ngapain gue sirik sama lu dan si buluk itu, kalian itu terlalu berlebihan." Ucap Sherly
"Astaga, ternyata aku di mata sherly tetap sama walaupun aku sudah berpenampilan berbeda tetap saja aku tak pernah di anggap." Lirih Johan dalam hatinya
"Jo, sudahlah jangan dengerin si mulut singa itu, omongannya nggak pernah di saring." Ucap Yasmine
"Makasih Yasmine, aku di sini juga hanya berniat untuk menyelamatkan kamu" ucap Johan yang berbohong
"Oh, aku terharu banget" ucap yasmine
"Pasangan lebai." Ucap Sherly
"Sirik." Ucap Yasmine
"Sudah cukup! jangan debat sekarang kita harus cepat keluar dari sini."Ucap Johan
"Kalian duluan saja, gw harus membebaskan gadis-gadis lain yang di sekap."Ucap sherly
"Nggak usah deh berpura-pura baik agar dapat perhatian dari Johan" ucap yasmine
"Jangan fitnah lo, gw sama sekali nggak pernah menyukai si buluk Johan, jadi untuk apa gw mencari perhatian padanya "ucap sherly
"Sherly, apa gw sehina itu di mata lo sampai lo terus saja memaki gw" ucap Johan yang meninggalkan Sherly
"Jo, kamu nggak usah dengerin si mulut singa itu" ucap yasmine
"Ia, gue juga sudah capek sakit hati sama dia." Ucap Johan
Sementara sherly masih sibuk untuk membebaskan para gadis-gadis lain, Richardo mulai sadarkan diri
"Bruno, cepat cek pintu rahasia" teriak Richardo
"Anda sudah bangun dari alam mimpi tuan muda?" tanya bruno
"Ada penyusup, cepat cek pintu rahasia dari CCtv" ucap richardo
"Baik, Tuan muda" ucap bruno
Sementara itu Johan sudah berada di luar bersama dengan Yasmine
"Akhirnya aku bebas" ucap yasmine
"Bagaimana dengan sherly" ucap maya
"Dia masih di dalam untuk menyelamatkan tawanan lainnya" ucap Johan
"Kenapa lo meninggalkan sherly seorang diri?" tanya maya
"Gue di sini hanya mau menyelamatkan yasmine bukan sherly, jadi kalau lo mau bantu dia silahkan bantu dia saja dengan cara lo sendiri." Ucap Johan
"Kenapa sikap lo berubah?" Ucap Maya
"Mulut singa itu telah menyakiti perasaan Johan" ucap yasmine
"Tetap saja, nggak seharusnya kalian ninggalin sherly di sana." Ucap Maya
"Masa bodoh!" ucap Johan
"Ayolah Jo, jangan seperti ini sebenci-bencinya lo terhadap sherly tetap saja dia temen kita" bujuk maya
"Baiklah, gue akan ke sana kembali karena rasa kemanusiaan saja" ucap Johan yang berlari ke dalam
Setibanya di ruang rahasia ternyata Sherly dan para tawanan lain sudah di sekap kembali oleh richardo
"Hei, siapa lo?" tanya Richardo yang berdiri di sebelah sherly menggenakan topeng hitam
"Nggak usah perlu tau siapa gw, cepat bebaskan sherly"ucap Johan
"Memangnya siapa lo?"tanya richardo
"Gue hanya sekedar kenal." Ucap Johan
"Hah? cuman sekedar kenal, tapi mau jadi pahlawan nona cantik ini." Ucap Richardo
"Sudah jangan banyak omong lo, cepat bebaskan sherly atau gw lapor polisi." Ancam Johan
"Jangan macem-macem lo atau gue bunuh cewek ini." Ucap richardo yang menempelkan pisau tajamnya ke arah leher Sherly
"Jo, tolong gue." Ucap Sherly
"Tenang ajah sherly, gw akan bantu lo untuk bebas." Ucap Johan
Bersambung.....
...Jangan Lupa untuk memberikan dukungannya dengan cara Like di setiap episode, vote, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite agar tidak ketinggalan di setiap episode...
...Terima kasih banyak telah setia membaca, semoga dapat menghibur...
Penulisan huruf kapital, tanda baca, masih banyak yang perlu diperbaiki, begitu pula masih ada penempatan huruf yang salah pada beberapa kata,contoh nya kata "kemari" dalam percakapan Johan dan kakek ditulis "kemarin".
Lebih teliti ya dalam proses editing nya, overall cukup bagus, terus tingkatkan perbaikan nya dan terus semangat ya untuk berkarya.
sampai season ketiga mantap kak
mngkn harus ada revisi dikit
ayo semangat kak