NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Giok

Pendekar Pedang Giok

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Pendekar / Fantasi Timur
Popularitas:140.4k
Nilai: 5
Nama Author: Bahrul Hadi

kisah ini bercerita tentang seorang Dewa yang bereinkarnasi. saat kelahirannya dia terpaksa harus melihat kematian ibunya.

Dia tumbuh menjadi seorang genius yang berdiri di atas orang lain dengan tujuan untuk membalaskan kematian ibunya.

peringatan!! banyak adegan dewasa.
di sarankan pembaca harus bijak!!!

jika suka mohon tinggalkan jejak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bahrul Hadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter.25 Menuju Babak final.

Sikap mesra yang ditunjukkan Yun Ling kepada Xia Zhi, semakin membuat tuan muda Luo kesal dan marah. Dia sudah tidak bisa berfikir dengan jernih, di otaknya hanya ada niat untuk membunuh Yun Ling.

''Mulai ...!" teriak wasit memulai pertandingan.

''Mati... kau brengsek!'' Tuan muda Luo bergerak dengan cepat setelah wasit memulai pertandingan. Dia menyerang Yun Ling dengan menggunakan jurus tinju apinya.

Wuus...

Yun Ling hanya bersikap santai, menggelengkan kepala dan tatapan-nya merendahkan tuan muda Luo.

Di mata Yun Ling gerakan tuan muda Luo sangatlah lambat. Dia bergerak ke kanan dan kiri menghindari setiap pukulan yang di lesatkan tuan muda Luo dengan mudah.

Boom... Boom...

Tuan muda Luo dibuat semakin kesal dengan Yun Ling yang terus berhasil menghindari setiap serangan-nya. Bahkan sekedar untuk menyentuh ujung pakaian Yun Ling pun, dia tidak bisa.

''Apa kau hanya bisa menghindar brengsek? Dasar pengecut!'' geram tuan muda Luo mencemooh Yun Ling. Karena setiap serangan-nya hanya mengenai udara kosong.

''Hahaha!! Baiklah, jika itu yang kamu mau. Akan aku tunjukkan padamu. Apa itu perbedaan kita!'' ucap Yun Ling, lalu berhenti menghindar. Sorot matanya berubah menjadi dingin, menatap tajam tuan muda Luo.

Tuan muda Luo terkejut dengan perubahan sikap yang ditunjukkan Yun Ling. Dia menelan saliva-nya merasakan hawa dingin yang menusuk. Seluruh bulu halus di tubuhnya berdiri dan tubuhnya bergetar.

Wus... Yun Ling menunjukan aura basis budidayanya di tingkat kondensasi Qi tahap akhir. Tetapi dia tidak menunjukkan semua tingkat kultivasi miliknya.

"Sialan!! selama ini dia menyembunyikan kemampuannya!" batin tuan muda Luo terkejut dan mengutuk Yun Ling yang selama ini menyembunyikan kemampuannya. Dia juga mulai menyesal telah menantang Yun Ling.

Para penonton dibuat terkejut, merasakan tingkat budidaya Yun Ling yang berada di alam kondensasi Qi tahap akhir.

Begitu juga dengan para petinggi setiap sekte yang bertambah ingin mengajak Yun Ling bergabung dengan sekte mereka.

Di tempat duduk keluarga Kekaisaran Xia, terlihat wajah Kaisar Xia begitu senang dan banga memiliki Yun Ling sebagai calon menantunya.

Bai Qing terlihat tersenyum di balik cadarnya, merasa senang untuk muridnya yang telah mendapatkan pria yang memiliki kemampuan hebat.

''A-Aku me...!" ucap tuan muda Luo terhenti ketika ingin menyerah. Matanya terpaku, menatap ngeri...

Wus...

Yun Ling telah berdiri di hadapan nya. Memukul tepat di wajahnya.

Bom... tuan muda Luo terkena pukulan Yun Ling. Sampai dia terlempar kebelakang.

Lalu dengan cepat Yun Ling muncul tepat di belakang tuan muda Luo kembali, dan melayangkan pukulan lagi.

Bom... tuan muda Luo terlempar kembali, dan terus berulang. Tuan muda Luo menjadi samsak tinju Yun Ling, tanpa sempat untuk dia bisa menyerah.

Hening, semua penonton terpana tidak mengeluarkan suara. Menyaksikan tuan muda Luo yang bagaikan karung tinju, terpental pental.

Sedangkan Yun Ling terlihat begitu menikmatinya, menyiksa tuan muda Luo. Dia ingin memberikan pelajaran pada tuan muda Luo yang berani memiliki niat pada wanita miliknya.

Ketua sekte Api Berkobar mengepakkan tangan nya. Dia geram melihat anaknya dipermainkan dan dipermalukan oleh Yun Ling.

''Hahaha!! Bagus-bagus... terus pukul... yang kuat!'' ejek Ketua sekte Awan Hitam dengan tertawa terbahak-bahak. Dia senang melihat ketua Luo yang marah.

''Cukup ... !'' teriak Ketua Luo dengan mengeluarkan tekanan kepada Yun Ling.

Yun Ling berhenti bergerak, mendapatkan tekanan dari ketua Luo dengan kultivasi saint tahap akhirnya.

Yun Ling berdiri tegak, tidak bergeming dengan tekanan yang diberikan Ketua Luo. Dia menoleh dan menatap tajam ke arah ketua luo.

Ketua Luo mengernyit, melihat Yun Ling yang berdiri tegak tidak terpengaruh tekanannya. Jika Yun Ling tidak memiliki tubuh istimewa. Dia pasti akan tergeletak di lantai arena karena mendapatkan tekanan tingkat saint.

Orang-orang di tempat duduk vip, menatap Ketua Luo yang berani mengganggu pertandingan. Begitu juga Kaisar Xia yang mengerutkan dahinya, melihat ketua Luo. Mereka meminta penjelasan atas tindakan ketua Luo.

''Kau sudah menang, tidak perlu di lanjutkan lagi!'' ketua Luo menahan emosinya. Tidak mau menyinggung ketua sekte lainnya dan juga khusunya Kaisar Xia.

''Bawa tuan muda Luo!" perintah ketua Luo pada murid-murid sekte nya.

Tuan muda Luo tergeletak di lantai arena tidak sadarkan diri. Dia segera dibawa pergi dari atas arena untuk diobati. Begitu juga dengan ketu Luo yang langsung pergi meninggalkan tempat kompetensi.

Setelah itu wasit pertandingan menyatakan kemenangan untuk Yun Ling. Dengan demikian kompetisi hari ini telah berakhir.

5 peserta peringkat teratas berhasil melaju ke babak final. Mereka adalah Yun Ling, pangeran Jia, Wang Wulan, Xia Zhi, dan yang terakhir pendekar codet.

"Apa kamu sungguh tidak apa-apa?'' tanya Xia Zhi kepada Yun Ling. Mereka berdua berada di gazebo pinggir danau kecil kediaman Xia Zhi.

''Hem... aku baik-baik saja. Tapi sebaiknya kita lanjutkan yang tertunda tadi!'' ucap Yun Ling melingkarkan tangannya di pinggang Xia Zhi yang duduk di sebelahnya.

Yun Ling menarik Xia Zhi, hingga menempel padanya. Dia mendekatkan kepalanya hingga bibir mereka bertemu. Xia Zhi memejamkan matanya menikmati ciuman.

''Em... '' erang Xia Zhi yang tertahan bibir Yun Ling. Saat tangan Yun Ling menelusup pakaian atasnya. Menyentuh dan meremas buah kenyalnya.

Yun Ling mengeluarkan feromon tubuhnya yang semakin menenggelamkan Xia Zhi dalam gairah. Dia turun menyapu leher putih Xia Zhi, dan membuat tanda merah di sana.

Xia Zhi menggigit bibir bawahnya menahan erangan dan tangannya meremas rambut Yun Ling. Membenamkan kepala Yun Ling menuju buah kenyalnya.

Saat itu juga Yun Ling merasakan ada yang mendekat ke arah mereka. Dia segera menghentikan permainan nya. Xia Zhi merasakan Yun Ling yang berhenti, membuka matanya.

''Kenapa berhenti?'' tanya Xia Zhi dengan tatapan sayu nya, dan melingkarkan tangan nya di leher Yun Ling.

''Ada seseorang?'' jawab Yun Ling melihat ke arah belakang Xia Zhi yang telah berdiri Bai Qing.

''Ehem... '' suara batuk Bai Qing menyadarkan Xia Zhi.

Xia Zhi segera berbalik melihat gurunya Bai Qing yang berdiri dengan senyuman, menatap nya. Bai Qing melihat pakaian atas Xia Zhi yang berantakan.

Xia Zhi langsung membetulkan pakaian atasnya. Setelah melihat arah pandangan gurunya.

Bai Qing berpindah menatap Yun Ling dan memelototinya, "Kalian belum resmi menikah, dan kalian juga masih memiliki pertandingan besok. Apa kau tidak peduli tentang itu?''.

Yun Ling hanya diam melihat Bai Qing yang cantik. Bai Qing memakai pakaian putih dengan cadar di wajahnya. Tetapi itu tidak bisa menutupi pesona kecantikan nya.

Yun Ling tergoda dengan kecantikan dan tubuh Bai Qing yang begitu menggoda. Sedangkan Xia Zhi menunduk malu.

...***Bersambung***...

1
Glastor Roy
up
boo~
seruuu
Don Mànuel
lanjutkan thor
Gu Changge
entar gurunya bakal di ewe wkkw
Hendra Suhendra
Tuh kan kebanyakan pd mandek di tengah jalan, apa sibuk atau kurang persiapan
Yudhi08
ini novel ngaceng kena kartu merah sampai lama update chapternya.
Dzikir Ari
Bai Qing bisa tertarik juga dg Yun Ling
Dzikir Ari
Memangnya ada kepala manusia yg tidak bermasalah
Dzikir Ari
Teruskan Tor 👍👍👍👍
Dzikir Ari
Keren Tor 👍👍
Dzikir Ari
Keren
Dzikir Ari
Teruskan tor
Dzikir Ari
Lanjutkan Tor 👍
Dzikir Ari
Seru juga Tor 👍
Dzikir Ari
teruskan tor
Dzikir Ari
Lanjutkan Tor 👍
Dzikir Ari
Alchemis Ya....
Dzikir Ari
Lanjutkan
Dzikir Ari
Balas dendam terus berlanjut
Dzikir Ari
Jendral muda ternyata cemburu ya....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!