NovelToon NovelToon
Menikah Karena Amanat

Menikah Karena Amanat

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Balas Dendam / Duda / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:454.8k
Nilai: 5
Nama Author: ShasaVinta

" Jadi ku mohon jika tiba saatnya aku harus meninggalkan kalian , ku harap kamu menggantikanku sebagai Istri bagi suamiku dan Ibu dari Anakku . Ku mohon . Aku percaya padamu "

--------####--------
Seorang gadis kecil harus kehilangan Ibunya dan mengalami penderitaan selama bertahun tahun .

Namun setelah Ia berhasil bangkit , kini Ia di hadapkan pada sebuah amanat yang akan mengubah kehidupannya . Mampukah Ia ?

Dan apakah Ia juga mampu untuk membalas orang orang yang dulu telah membunuh Ibunya dan membuat hidupnya menderita ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShasaVinta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 . Hasrat dan Cemburu

Katakan Aydin sudah kehilangan kewarasannya. Yang Ia tahu , wanita didekapannya ini telah mengganggu pikirannya sejak semalam .

Dan kini dia sendiri yang datang pada Aydin .

" Baiklah Kim Risa , ayo kita cari tahu apa yang terjadi padaku . "

Batin Aydin lalu mulai mendekatkan wajahnya pada wajah cantik di hadapannya kini .

Risa mematung tatkala benda kenyal milik Aydin bertemu dengan miliknya yang hanya berlapiskan liptint rasa strawberry .

Aydin awalnya hanya menempelkan bibirnya saja . Tidak ada pergerakan yang Ia lakukan .

Ia memeriksa bagaimana perasaannya  . Tidak ada sedikitpun perintah untuk berhenti .

Tak ada penolakan dari Risa . Sekilas Aydin melihat Risa memejamkan matanya , membuat Aydin semakin berani melanjutkan aksinya .

Salah satu tangannya kini beralih menahan tengkuk Risa agar wanita itu tidak bisa berubah pikiran lagi . Setelah itu Aydin mulai melancarkan aksinya . Peraduan tak terhindarkan lagi , suara cecapan benda kenyal yang beradu bagaikan lantunan melodi yang memabukkan keduanya .

Kepala keduanya bergantian ke kiri dan kanan , mencari posisi pas saat masing masing sibuk saling membelit dan mengabsen benda benda di dalam rongga mulut masing masing .

Hawa panas menjalar di tubuh Aydin . Sudah cukup lama namun tak ada tanda tanda Aydin akan menyudahi kegiatannya . Kaki Risa mulai terasa seperti  jelly , tak membuat Aydin berniat berhenti .

Rasa strawberry sungguh membuatnya lupa diri . Aydin mendorong tubuh Risa perlahan hingga bersandar di dinding  tanpa melepas tautan keduanya .

Aydin baru melepaskan tautan mereka saat dirasa keduanya butuh tambahan oksigen . Wajah risa merona , Aydin bisa melihat itu . Aydin menempelkan kening mereka . Keduanya bisa merasakan hembusan napas masing masing yang semakin berat .

" Sepertinya kau tak mengingat apa yang ku katakan soal pria jika melihat yang seperti ini . " Bisik Adit dengan suara serak sambil tangannya yang tadi ditengkuk Risa kini menjelajahi lembut leher dan pundak terbuka Risa .

Risa memejamkan kembali matanya . Sungguh luar biasa sensasi yang Ia rasakan . Tangannya kini mulai bermain di dada bidang Aydin dari luar kemejanya .

Apalagi saat Aydin mulai beralih ke leher jenjang Risa, mengecup beberapa kali , bermain disana , hingga menggigit pelan .

Anehnya bukan rasa sakit yang Risa rasakan . Risa kesulitan menahan perasaan yang membuncah akibat perbuatan Aydin .

" Aaaahhh.... " beberapa kali suara aneh keluar tanpa diperintah oleh Risa tatkala Aydin mengabsen tiap inci dari leher hingga ke pundak Risa .

Aydin menghentikan aksinya . Ada sesuatu yang ingin Ia tahu sebelum Ia kembali melanjutkan aksinya .

" Semalam kamu dimana ? " tanyanya .

" Hah ? Maksudmu ? " Risa mengumpulkan dulu kesadarannya .

" Ku tanya , semalam apa kamu makan malam di apartemen ? " tanya Aydin sekali lagi .

" Hemm ..  semalam aku makan malam di luar bersama teman . " jawab Risa jujur  .

Aydin menjauhkan satu tangannya yang tadi menangkup pipi Risa lalu mengepalkannya kuat.

" Apa dia Pria ? Giovanni Ezra ? " Aydin memastikan .

" Kamu mengenalnya ? " Risa bertanya balik .

Pertanyaan Risa sudah cukup memberi jawaban bagi Aydin .

Pria itu melepaskan rengkuhannya pada pinggang Risa lalu mundur , menjauhi Risa .

" Shiiiit.... " Teriaknya sambil mengayunkan tinjunya ke udara .

Risa menatap Aydin tak mengerti . 

" Apa kamu baru saja mengumpat padaku ? " tanya Risa .

Aydin kembali merapatkan tubuhnya pada Risa . Dia bahkan tak tahu perasaan apa yang Ia rasakan saat tahu jika wanita semalam memang Risa sesuai dugaannya .

Matanya menatap tajam Risa , ingin sekali Ia marah pada wanita ini . Namun matanya melirik ke arah leher dan pundak Risa , ada beberapa jejak yang Ia buat .

Aydin membuka jasnya lalu memakaikannya pada Risa .

" Harus berapa jasku yang kamu pakai baru kamu akan berhenti membuat pria lain mengagumi tubuhmu . " Ujar Aydin .

Setelah berkata itu , Aydin keluar dari ruang pribadinya . Ia mengambil sebotol air mineral dari minibar yang ada di ruangannya . Meneguknya sampai habis .

Jika tadi darahnya terbakar karena hasrat  , kini rasanya darahnya mendidih saat tahu Risa bersama Gio semalam .

\------- Flashback beberapa saat yang lalu ----------

Tanpa mereka tahu ,  Franda yang tadinya sudah kembali ke ruang meeting merasa gelisah .

" Apa yang mungkin mereka lakukan berdua didalam ? Walaupun ada Dafha , tapi sepertinya bocah itu sedang tidur . " Batin Franda .

" Bu Franda ... bukankah yang bersama Pak Aydin tadi adalah Kim Risa ? Model dari Korea . " tanya salah satu karyawan di ruang meeting .

" Kim Risa ? " ulang Franda .

" Iya Bu . Dari berita , model itu sedang ada kerja sama dengan stars academy . " jelas yang lain .

Franda akhirnya membubarkan meeting  lalu masuk kembali ke ruangan Aydin .

Dengan ragu dan mengendap ngendap , Franda mencoba mendorong pintu ruang pribadi Aydin yang ternyata tidak di kunci  .  Pintu baru sedikit terbuka dan yang terdengar adalah suarah dari seorang wanita yang sedang merasakan kenikmatan dunia .

Air mara menetes membasahi wajah Franda .

" Mengapa setelah bertahun tahun akhirnya aku punya kesempatan , tapi mengapa ada saja  yang menghalangi . "

Batin Franda .

Tak kuat mendengar \*\*\*\*\*\*\* yang menyakitkan , Franda berlari keluar dari ruang kerja Aydin . Bersamaan dengan Chandra yang akan membuka pintu .

" Bos ada di dalam  ? " tanya Chandra . Ia pikir Franda baru selesai mengobrol dengan Risa dan Bosnya .

Franda tak menjawab hanya mengangguk . Chandra bisa melihat ada bulir air mata di mata Franda.

Chandra membuka pintu namun tak ada siapapun di sana .  Matanya tertuju pada pintu ruang pribadi bosnya .

" Apa mungkin ? " Chandra membayangkan yang iya iya mungkin sedang terjadi antara bosnya dan model itu .

Lamunan Chandra terhenti karena ada suara yang memanggil manggil namanya .

" Hei.... hello ... hei .... hello ... "

" Pak.. Pak..  Pak Chandra ... "

Esme sampai harus menaikkan volume suaranya untuk menyadarkan sekertaris Aydin .

" Jadi dimana Risa ? Apa mereka ada di dalam  ? " tanya Esme .

Chandra mengangguk . " Tapi sepertinya mereka membahas sesuatu yang penting . "

" Sebaiknya kita menunggu di ruanganku saja . " Ajaknya sambil mendorong tubuh Esme keluar menuju ruangannya .

\-------- Flashback Off ---------

" Pria aneh .... enak saja sudah ku tolong putranya tapi masih bersikap seenaknya saja ."  Batin Risa .

" Apa apaan dia meninggalkanku setelah apa yang terjadi . " gerutu Risa .

Apalagi Ia melirik pundaknya yang terdapat beberapa jejak Aydin disana .

Setelah merapikan jas Aydin yang Ia pakai , Risa keluar menyusul Aydin .

Ia duduk di Sofa dengan kasar  .

Aydin mengernyit melihat tingkah menggemaskan Risa  .

" Jadi apa tadi yang kamu tanyakan ? Aku lupa . " tanya Risa .

Aydin mengulang pertanyaannya pada Risa mengenai Dafha yang bersamanya .

Risa akhirnya menceritakan pada Aydin skenario yang sudah Ia buat bersama Esme dan Dafha .

Aydin tak bertanya lagi , sepertinya dia percaya .

" Lalu , apa yang kamu lakukan bersama Gio semalam ? "  tanya Aydin selanjutnya .

" Dinner . " jawabnya singkat .

Aydin mengepalkan tangannya . " Sedekat apa hubunganmu dengannya hingga dinner berdua ? "

" Hemm ... hubungan pertemanan yang berawal dari rekan bisnis . " ujar Risa .

" Cihhh...... " Aydin berdecih  . Entah hatinya semakin mendidih melihat Risa santai menjawab semua pertanyaannya tentang Gio .

Risa merasa aneh dengan sikap Aydin . Ia berdiri dan memilih berkeliling ruangan Aydin .

Ia berdiri menghadap dinding kaca dan menatap lurus ke depan . Ternyata Esme bernar , jika perusahaan Aydin berhadapan tepat dengan  apartemennya .

Setelah itu , Risa beralih ke sebuah dinding yang terpajang banyak penghargaan . Dari banyaknya penghargaan di sana , tatapannya terkunci pada sebuah gambar sketsa yang terbingkai  .

" Aydin .... " panggilnya .

Aydin mendekat. " Hemm ...? "

" Gambar itu , dari mana kamu mendapatkannya ? " tanya Risa .

" Kenapa  ? Baguskan gambarnya . Aku suka arti kata Ohana yang tertulis di sana . " ujar Aydin .

" Keluarga . " ujarnya bersamaan .

Kedua mata itu seketika saling pandang . Mata Risa yang  berkaca - kaca dan Mata Aydin yang penuh tanda tanya .

.

.

.

.

.

 "Bahkan perasaan paling hebat pun berhenti ketika diabaikan dan diterima begitu saja."

.

.

.

.

.

To be continue

1
Susana Widjaja
Luar biasa
Ratu Fadira
bawang jahat bngt ini bikin mata gw bengkak😭😭😭😭😭😭
Rita Khairina
Luar biasa
Fenti
aku mampir kak 😁
Hearty💕💕
Selamat ya Romi dapat boss ajaib
Hearty💕💕
Eijaz parahkah sakitnya?
Hearty💕💕
Bener....
Hearty💕💕
Duh penjahat nih kayaknya
Hearty💕💕
Serem bener part ini... dunia sedang dalam kejatuhannya
Hearty💕💕
Cie 😀😍
Hearty💕💕
Sedap Gio....
Hearty💕💕
Ya pasti sesak karena nggak tahu merek bahas apa sebenarnya
Hearty💕💕
Udah jadian nih Gio ❤ Amora
Hearty💕💕
Sakitnya hati ini.....
Hearty💕💕
Akhirnya Gio nggak patah hagi lagi

Echa juga semangat kejar gadis masing²
Hearty💕💕
Wow Franda sampai segitunya
Hearty💕💕
Terim kasih Kk, sudah diajak jalan² ke Raja Ampat
Hearty💕💕
Jadi keluarga beneran nih 😍
Hearty💕💕
Maksudnya apa ya?
Hearty💕💕
Hebat nih Papanya Dafha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!