NovelToon NovelToon
Adakah Cinta ?

Adakah Cinta ?

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Romansa-Percintaan bebas
Popularitas:63.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ralia Imutz

Menyakitkan jika mengingatnya, menyedihkan saat menjalaninya, mengecewakan saat melihatnya, itulah cinta.

"Naura ?" ucap orang tersebut memastikan orang dihadapannya ini

"Siapa ? hiks,,, hikss,,," tanyaku tidak mengenali orang yang mengajakku bicara

"Kamu Naurakan ? yang bermain bersamaku saat di panti asuhan ?" tanya anak itu lagi

"Deg !" Bayangan itu muncul, potongan mimpi yang terasa nyata itu hadir. Rasa sakit saat dipukuli oleh wanita yang ku anggap ibu, rasa menyalahkan diri karna tidak patuh, rasa yang menyesakkan dada

"Tidak, aku tidak bermain ke panti asuhan. Aku bukan anak yang nakal... hiks,,, hiks,,, " ucapku sambil menahan sakit diperut, ada perban dikepala menutupi luka yang cukup dalam dan besar serta beberapa lebam yang nyeri diwajahku

Itu semua ku dapatkan dari orang yang ku anggap tulus ternyata palsu, dari seorang yang ku anggap pelindung ternyata penjahat, Cinta dari segala bentuk itu menyedihkan Bukan ? Adakah Cinta yang tulus di dunia ini ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ralia Imutz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26_Kebenaran

Keduanya saling menatap sejenak, menelisik tatapan yang dekat itu, merekam dengan jelas bekas tawa mereka.

“Em, Anu… aku harus menulis apa ?” ucap Naura yang tersadar jika waktu terus berjalan

“Ah iya, kamu tulis nama kita ya dan ucapannya kita harus diundi dulu, ambilnya kedalam kotak itu” ucap Aydin yang masih sibuk menata strawberry

“Baiklah…” ucap Naura kemudian maju kedepan menghampiri MC untuk mengundi.

Peserta sebelumnya berhasil mengambil ucapan happy baby shop dan ada juga yang mengambil ucapan selamat ulang tahun. Dari 5 kelompok yang ikut mereka urutan ketiga yang maju untuk mengundi kalimat ucapan tersebut.

“Oke selanjutnya silahkan kepada Mbak cantik untuk naik keatas panggung dan mengambil undian kalimat ucapannya” ucap MC meminta Naura naik

“Hm…” Naura hanya mengangguk dan kemudian segera mengambil kertas dalam kotak

“Wah, Mbaknya tertegun. Apakah kalimat ucapan yang berhasil Mbak dapatkan ?” ucap MC meminta kertas tersebut untuk dibacakan

“Wooow, ternyata kalimat yang mbaknya harus tulis dengan pasangan kelompoknya adalah “Happy Wedding” Pas banget ya dibawah nama kalian yang berpasangan itu bisa merupakan menjadi do’a kedepannya, Selamat Mbak cantik dan Mas ganteng yang masih menyusun strawberry disana ! Prok,,,prook,,,prook,,,” ucap MC dengan meriah

Semua orang menatap Naura dan Aydin, mereka semua setuju jika kelompok itu adalah pasangan yang serasi, Naura dengan menunduk turun dari panggung dan mendekat pada Aydin

“Pilihan yang bagus” ucap Aydin tersenyum menyambut Naura

“Itu hanya kebetulan” ucap Naura datar kemudian mengambil cokelat putih

“Ini harus ku apakan ?” Tanya Naura mau tidak mau bertanya walau rasa malu masih ada

“Kamu lelehkan dengan mangkok aluminium itu, pancinya kasih air sampai mendidih terus mangkoknya biarkan mengambang didalam panci” ucap Aydin mengarahkan agar merka bisa membuat papan cokelat untuk menulis kalimat tadi

“Seperti ini ?” Tanya Naura yang sudah melakukan yang Aydin ucapkan

“Ya, pintarnya… (calon istriku)” ucap Aydin sambil meneruskan dalam hati

“Sudah meleleh, terus ?” Tanya Naura yang memang tidak tau sama sekali bagaimana membuat kue, karena dirumah dirinya hanya bisa memasak seadanya dan itupun dibantu oleh pembantu

“Tuang keatas loyang itu Nau, terus nanti diratakan” ucap Aydin

“Auuuu,, shhh…” Naura sepertinya sedikit ceroboh kali ini

“Kenapa ?” Tanya aydin segera menoleh dan mendapati jari-jari Naura memerah

“Kau memegangnya langsung ?” ucap Aydin segera menghampiri Naura dan menggapai tangannya

“Huuhhh,,, huuuh,,,, apa masih sakit ? Kita kedapur untuk membasuhnya dengan air dingin” ucap Aydin setelah meniup tangan naura kemudian membawanya kedapur toko untuk dialiri air dingin

Naura terhipnotis dengan perlakuan yang didapatnya, dirinya hanya melangkah mengikuti Aydin sedangnya pikirannya sedang terdiam disatu titik.

“Orang ini kenapa begitu perhatian ? orang ini kenapa begitu baik ? orang ini kenapa membuatku merasa nyaman ?” batin Naura tidak merasakan sakit lagi di tangannya

“Naura apa sesakit itu ?” Tanya Aydin yang merasa bersalah saat melihat Naura terdiam, karena dirinya yang memaksa Naura untuk ikut lomba padahal Naura sudah bilang jika tidak mengetahui apa-apa untuk membuat kue

“Naura maafkan aku” ucap Aydin menunduk, sedangkan tangan mereka berada dibawah aliran air kran yang menyejukkan

“Maaf ? untuk apa ?” ucap Naura yang tersadar karena kontak mata mereka terputus akibat Aydin menunduk

“Aku yang mengajakmu ikut lomba sehingga kamu terluka begini” ucap Aydin menatap tangan Naura

“Hah, tidak, tidak apa Ay. Aku senang kok bisa ikut lomba dan dapat pengalaman baru disini. Terimakasih ya” ucap Naura tersenyum

“Kamu tidak menyesal ?” tanya Aydin

“Tidak, ayo kita lanjutkan” Ucap Naura bersemangat

“Apa sudah tidak sakit lagi ?” Tanya Aydin

“Ya, karena kamu” jawab Naura menarik tangannya dari air

“Baiklah” ucap Aydin tersenyum senang mendengar perkataan Naura

Merekapun kembali ke meja audisi dan menyelesaikan membuat kalimat ucapan, lalu menaruhnya diatas kue.

“Kue nikah yang sederhana” ucap Aydin menatap kue hasil hiasan mereka

“Hm, tapi itu penuh makna. kita menghiasnya berdasarkan kesukaan kita, aku rasa jika kita menjelaskan dan membuat presentasi nanti dengan baik sepertinya bisa menang” ucap Naura optimis

“Ya, semoga” ucap Aydin

“Aku suka strawberry karena seorang anak yang memberikannya dirumah sakit. Dia memberikan kesan manis sama seperti strawberry yang diberikannya” ucap Naura bercerita sambil menunggu giliran mereka maju

“Aku semakin menyukai strawberry karena itu pemberianku terakhir kali untuk teman masa kecilku dirumah sakit” ucap Aydin

“Terakhir kali ?” Tanya Naura menoleh

“Ya, karena setelah itu kami lost contact dan dia sudah tidak pernah mucul lagi dan bermain dengan teman-teman dipanti” jelas Aydin

“Namanya Nuarakan ? kau mengira aku teman masa kecilmu waktu awal bertemu” Tanya Naura

“Ya, aku sungguh bersemangat saat melihat nametag itu. Aku pikir kau dia” ucap Aydin

“Din ? Aydin… Din juga bisa untuk Aydin” batin Naura

“Apa kau memberikan strawberry itu didekat meja administrasi rumah sakit kita bekerja saat ini ?” Tanya Naura ingin memastikan sesuatu

“Ya, dia duduk tepat dikursi tunggu depan, saat itu aku bersama Ayah dan melihat temanku yang berharga itu penuh perban dan lebam. Aku mendekatinya dan menghiburnya lalu memberi strawberry terakhirku, namun karena takut ditinggalkan Ayah aku menghampiri Ayah sebentar, saat aku memberitahu Ayah tempat Naura dia sudah tidak ada” ucap Aydin menjelaskan sambil menerawang kejadian masa lalu itu

“Aydin, aku juga mengingat moment itu. Kamu nampak sungkan memberikannya padaku. Namun ketulusan dimata kamu begitu jujur jika kamu sebenarnya sangat ingin menghiburku yang begitu murung saat itu” ucap Naura

“Itu kamu ? Kamu benar Naura yang aku cari ?” Tanya Aydin menatap dengan antusias

“Aku rasa begitu, ingatan masa kecilku terlupa dan hanya mulai saat dirumah sakit itu aku dapat mengingat. Aku bahkan melupakan bagaimana Prof. Dwi menemukanku, aku mengingatnya kembali saat diberitahu” ucap Naura

“Boleh aku memelukmu ? aku sangat senang karena Naura yang aku cari kini sudah ada dihadapanku” ucap Aydin kemudian memeluk Naura dengan hangat, dia sangat senang bertemu dengan teman pertamanya, murid pertamanya, dan sahabat pertamanya yang hilang.

“Ay, semua melihat kita” ucap Naura merasa malu

“Haha, maaf Nau. Setelah ini ayo kita makan malam. Aku ingin tau semua kisahmu” ucap Aydin

“Hm,,, baiklah…” jawab Naura

Entah mengapa hatinya merasa teduh, merasa nyaman saat bersama orang disampingnya ini. Ada kenangan apa sehingga merasa Aydin adalah orang yang bisa mebuatnya lebih terbuka dan berbicara. Dia penasaran dengan kejadian masa lalunya, mimpi-mimpi buruknya selama ini apakah bisa terjawab ? potongan mimpi yang membuatnya tidak percaya pada siapapun, yang membuatnya takut untuk menatap mata orang lain, apakah semuanya akan berakhir ?

.

.

.

See you next episode ya 😉~~~

Jangan lupa tinggalkan jejak 👣

Maaf ya kemaren author gak bisa upload, karena setelah menempuh perjalanan 6 jam lebih bawa motor ini badan tidak bisa dikondisikan 😁😁😁

Terimakasih ya, sudah setia dan menantikan AC. Love you all ❤️❤️❤️

1
NOVIA
aku lupa cerita.a😂
Nurul Indarti
lah kok mandek lagi thor....
Puspa Dewi kusumaningrum
aduh thooor,aq lupa2 ingat jln critanya ini🤦
Puspa Dewi kusumaningrum: 💪💪💪💪💪
total 2 replies
kavena ayunda
lanjut donk thor
Puspa Dewi kusumaningrum
gk dilanjut lg thor
💕 istri mas hanif💕
dinda nikah sm siapa thor
Riza Maulanan
kenapa nggk lanjut tor
Syasee See
kak adakah cinta kapan update nya kak?
Akubolomu
Kpan dilanjut?
Syasee See
lanjut thor
Ssaeda Aditia
apa derya lupa sama naura kan pernh ktmu dirumah sakit kenalan lagi
Kirana di Nabastala
smungut up .. Thor...
tak enteni iki🤭
meski menanti sedikit membuat hati galau😬
Peni Khairunnisa
lanjutt
olizfarida olizfarida89@gmail.com
lanjut thorrrr💪💪💪
ꪶꫝNOVI HI
lanjut
ꪶꫝNOVI HI: sama..
total 4 replies
Akubolomu
Yeay
Akhirnya
NOVIA
makin seru.... lanjut thor
Syasee See
lanjjt thor,pinisirin ini.gk sabar nunggh lanjutannya
olizfarida olizfarida89@gmail.com
good job bunda naya ayo selesaikan msalahnya biar kelar😍😍😍
Puspa Dewi kusumaningrum
😅😅😅😅😅😅😅
sama2 tua kekanak kanakkan sumua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!