NovelToon NovelToon
Racun Dalam Rumah Tanggaku

Racun Dalam Rumah Tanggaku

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom / Tamat
Popularitas:41.9k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Niat baik tidak selamanya berakhir baik, hal ini terjadi pada rumah tangga Hanna dan Rizal

Malam itu keduanya menyelamatkan seorang wanita yang mendapat kekerasan dari suaminya

Mereka membawa tubuh lemah itu kerumah dan memberikan perawatan hingga wanita bernama Arum itu pulih

Namun nasib buruk menghampiri Hana, wanita yang telah ia selamatkan ternyata menjadi racun bagi rumah tangganya bersama sang suami

Pada akhirnya Rizal terjerat oleh pesona wanita lugu bernama Arum itu, hingga pernikahannya yang telah dikaruniai dua buah hati berakhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Rizal masuk kedalam rumah, hari ini ia pulang cepat membuat Arum menatap heran

"Mas Rizal" Arum hendak bersuara, namun Rizal memberi isyarat dengan menempelkan jari telunjuk di bibir

"Hanna tidur?" Arum mengangguk "Biar saya pindahkan ke kamar dulu!"

Rizal mengangkat tubuh yang mengalami ketambahan berat badan itu dengan mudah, hal itu menimbulkan kekaguman pada diri Arum

Arum memilih untuk berada didapur, Rizal masuk ke dapur setelah memindahkan istrinya kekamar

"Mas butuh sesuatu?" Tanya Arum dengan suara lembut. Suara yang mendayu dan bisa membangunkan sisi liar seorang pria

"Kepala saya sedikit pusing, bisa tolong kamu buatkan teh?" Arum mengangguk, dirinya lalu membalik tubuh hingga membelakangi Rizal

Mata nakal Rizal mulai melihat pada bagian yang seharusnya tidak ia lihat. Ia masih diam saat Arum membalik tubuhnya dan menyerahkan segelas teh

"Mas mau makan?" Arum menawarkan dan Rizal mengangguk

"Kalau tidak merepotkan!"

Arum berkutat dengan bahan masakan sementara Rizal menyesap teh nya sementara matanya sesekali menatap kearah tubuh menggoda Arum

Masakan sederhana telah tersedia, Rizal menatapnya penuh minat "Semoga mas Rizal suka"

"Baunya sangat enak!" Arum melayani Rizal dengan mengisi piringnya dengan makanan dan Rizal menerimanya. Wanita itu berdiri disamping Rizal yang tengah duduk dimeja makan

Rizal menoleh kesamping, tubuh bagian depan Arum berjarak hanya beberapa centi saja dari wajahnya

Entah wanita ini sengaja atau bagaimana, Arum semakin memajukan tubuhnya dan hal itu jelas saja membangunkan sisi liar seekor singa

"Terima kasih!"

Arum tersenyum manis, saat ia hendak pergi Rizal mencegahnya "Tetap disini! Temani saya makan!"

Arum terlihat ragu "Saya ingin membahas tentang suami kamu!"

Arum mengangguk, ia duduk didepan Rizal yang sesekali menatap kearahnya. Rizal masih sibuk dengan makanannya serta mata yang jelalatan kemana-mana

"Mas mau bicara apa?"

"Emm.. saya ingin tanya tempat yang mungkin suami kamu datangi?" Rizal mulai bicara

"Sebenarnya ada beberapa tempat. Saya juga tidak tau dia ada dimana"

"Begini saja, kamu berikan alamatnya pada saya! Nanti saya akan kerahkan orang-orang untuk mencarinya!" Ujar Rizal

"Terima kasih yaa mas!" Ucapnya dengan tulus

Rizal mengangguk, pria tampan itu lalu menghabiskan makanannya dengan ditemani Arum

"Terima kasih Arum! Masakan kamu enak" mendengar pujian itu membuat wajah Arum merona

Saat hendak melangkah kembali ke kamarnya,  Rizal kembali berbalik "Arum!" Yang dipanggil mengangkat wajahnya "Kamu cantik"

Setelah mengatakan itu, Rizal berlalu meninggalkan Arum yang masih terpaku. Mendengar pujian itu datang dari pria sempurna seperti Rizal membuat hatinya berbunga

Arum bahkan memegangi dadanya yang berdetak kencang "Mas Rizal bilang aku cantik!"

***

Rizal masuk kekamar, ia mendapati sang istri telah bangun dari tidurnya "Kamu sudah bangun?" Rizal mendekat kearah sang istri yang bersandar pada headboard

"Mas yang pindahin aku ke kamar?" Tanya Hanna

"Iya, mas gak tega liat kamu tidur di sofa gitu" Ujarnya, sambil melangkah mendekat duduk dihadapan istrinya yang tengah hamil

"Aku pasti berat?" Ujarnya dengan wajah sedih

"Mas ini kuat, kamu sama si dedek gak ada apa-apanya"

Hanna tersenyum, wanita cantik itu mendekat lalu membenamkan dirinya dalam dekapan hangat pria yang begitu mencintainya

"Makasih yaa mas"

"Untuk apa?"

"Karena sudah menjadi suami aku!" Hanna mengangkat wajahnya dan mendapatkan satu kecupan di kening

"Kalau begitu mas juga mau bilang terima kasih" Hanna kembali mengangkat wajahnya dengan mata yang menyipit

"Untuk?"

"Karena sudah bersedia menjadi istriku!" Keduanya saling melempar senyuman lalu kembali berpelukan

"Mas tumben pulang cepet?" Hanna bertanya karena biasanya suaminya akan pulang sore hari

"Tadi kepala mas sedikit pusing" Mendengar itu membuat Hanna menatap penuh khawatir "Tapi sekarang udah mendingan, kamu gak perlu khawatir"

"Beneran mas gak pa-pa?"

"Bener sayang!" Rizal mengeratkan pelukannya

***

Malam-malam sekali, Rizal keluar dari kamarnya. Hanna sang istri telah terlelap sejak tadi

Entah apa yang membuatnya kembali ke dapur saat hari sudah larut. Dan benar saja, sesuatu yang mengisi pikirannya sejak kemarin malam ternyata ada dihadapannya

"Arum" Seru Rizal dan wanita cantik dihadapannya menoleh

"Loh mas? Mas Rizal butuh sesuatu?" Tanya Arum begitu lembutnya "Mau minum?"

Rizal mengangguk, Arum dengan telaten mengisi gelas lalu ia serahkan pada pria itu. Rizal menerimanya lalu meneguk isinya hingga setengah

"Ini Tumbler nya!" Rizal lebih dulu mengembalikan gelas pada Arum lalu mengambil Tumbler yang sudah terisi air

"Terima kasih Arum"

Wanita cantik itu mengangguk "Ada lagi mas?" Tanya Arum karena Rizal belum juga kembali ke kamarnya

"Tidak ada! Saya hanya terpesona sama kecantikan kamu. Aneh saja, bagaimana bisa ada laki-laki bodoh yang menyakiti wanita seperti kamu"

Jujur saja Arum benar-benar melayang mendengar penuturan Rizal tentang dirinya. Rizal bukan pria pertama yang memuji kecantikannya, tapi Rizal adalah pria yang mampu menggetarkan hatinya hanya dengan mendengar pujian seperti ini

"Mas Rizal bisa saja! Saya ini hanya ibu rumah tangga biasa mas, tidak ada yang istimewa" Arum menunduk, menyembunyikan wajahnya yang sudah semerah tomat

Entah kenapa Rizal malah mendekat, dengan jari telunjuknya ia mengangkat dagu wanita dihadapannya membuat Arum terbelalak

"Saya suka wajah malu-malu kamu" Bisiknya membuat tubuh wanita itu meremang

Rizal mendekatkan wajahnya, namun saat bibirnya akan menyentuh bibir ranum Arum, terdengar suara teriakan sang istri memanggilnya

"Mas"

Keduanya tersentak, Rizal mengurungkan niatnya lalu menatap wajah cantik Arum yang sudah memerah

"Maafkan saya!" Ujarnya seraya meninggalkan dapur

"Kamu dari mana aja? Aku nyariin!" Hanna merengek, ia terbangun dan tidak mendapati suaminya disisinya

Rizal mengangkat Tumbler yang ia bawa "Mas ambil air, takut kamu haus tengah malam"

"Ya udah ayo kekamar lagi! Aku mau dipeluk!" Rizal tersenyum, ia membelai rambut panjang istrinya itu dengan lembut

"Dasar manja!" Rizal menekan hidung mancung istrinya dengan gemas "Ayo!"

Rizal merangkul bahu istrinya, menuntunnya menaiki tangga. Ia menoleh kebelakang dimana Arum tengah menatap kearahnya

Terbesit rasa bersalah karena telah berniat mengkhianati istrinya. Ia juga hampir saja melecehkan Arum, entah kenapa Rizal sedikit khawatir, bagaimana jika Arum mengatakan kejadian didapur tadi pada Hanna

Rizal menggeleng, ia tidak akan bisa kehilangan Hanna dan anak-anak nya. Bagaimanapun Hanna adalah wanita pilihannya

Namun entah kenapa hatinya bergetar setiap kali ia melihat Arum, wajah malu-malu yang terlihat polos begitu menggemaskan

Belum lagi bentuk tubuh yang bisa membuat sisi liar dalam dirinya bangun dalam waktu sesaat

"Mas mau kemana lagi?" Hanna merengek saat suaminya hendak kembali meninggalkan nya

"Mas kekamar mandi sebentar! Sebentar aja!" Dengan berat hati Hanna melepas genggaman tangannya pada sang suami. Ia mengantuk dan butuh tidur

1
ceuceu
hana goblok banget sih,pembaca aj muak sm kelaukan rizal..eeh si hana segala nyuapin/Skull/
ceuceu
apa jangan" arum di KDRt krn kedapatan selingkuh,pantes suaminya teriak.jal-ng
ceuceu
ipar aj maut,apa lg orang lain.
jangan ada wanita lain dalam satu rumah
Senja
kenapa sih, hanna pakai nnya mau kemana. mbok ya pura2 tidur lho. gemes liatnya
Senja
greget banget sm hanna
YuWie
siapakah women ituuuhh
❥␠⃝ ͭ🍁ᴹᴵᴹᴵ 💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ 🇮🇩: calon jodohnya Bima🤣
total 1 replies
YuWie
Hanum ibu,Hanna Kakak, Hanin Adik..tripel H
Kale Ganindra Awan
sukurin tuh Rizal,,makan tuh selingkuhanmu ,,pelacur kok dibela👏👏👏👏
Kale Ganindra Awan
jngn buat bersatu dng Rizal Thor,,
cerai sja,,jng menormalisasikan perselingkuhan,penghianatan,,
Kale Ganindra Awan
thor,,,kasih Hanna tau dng melihatnya sendiri saat Rizal ninuninu sama arum,,terus gugat cerai
Kale Ganindra Awan
ceritanya bagus,,
Kale Ganindra Awan
Thor, buat Hanna tau klau Rizal selingkuh sma Arum,,, buat Hanna cerai dri dari Rizal,,biar Rizal menyesal kehilangan Hanna,,,
Kale Ganindra Awan
Hanna salah menolong orang,,,memasukn pelacur kedlm rumahnya
Kale Ganindra Awan
oala,,,ternyata kerjanya si arum itu p*****r toh,,,Rizal sdh diperingatkn oleh Daru ,ntar dia nyesel klau Hanna pergi,,
Kale Ganindra Awan
Jin Dasim sdh beraksi
Kale Ganindra Awan
laki"yg sdh berani berkhianat ,,sebentar lagi pasti hancur,,,Hanna sudah menolong orang yg salah,,tau begitu biarkn Arum mati ditangan suaminya
Kale Ganindra Awan
sudah banyak yg memperingatkn kmu Hanna,,tp kmu yg tutup telinga,,,
Kale Ganindra Awan
kalau Arum menjadi penghianat dlm rumah tangga Hanna,,memang orang yg tidak tau terimakasih
Kale Ganindra Awan
jngn sampai kamu menyesal Hanna,,
adikmu sja sdh punya firasat gk baik
Oma Gavin
sukurin kamu bastian dasar laki" goblok cemburu aja yg digedein habis tau kalau keguguran pasti hanna stress lagi dan semoga hanna nuntut cerai dari bastian biar tambah nyesel itu orang goblok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!