Raga Sebastian Aldevano Buwana siswa paling bermasalah di sekolahnya. SMA GANESHA merupakan tempat ia bertemu dengan siswi paling hiperaktif, lugu, dan super ceria Senja AURORA Sejak ditolong oleh Senja udah jatuh cinta pada Raga, Senja bertekad agar Raga menyukainya
BAGAIMANA KELANJUTAN KISAH MEREKA ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tania22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 27 KITA PUTUS
...Semuanya telah berakhir karena kesalahamu sendiri. Apalagi yang ingin kamu pertahankan ? Bahkan kita pun tidak pernah benar-benar saling mengenal...
...Senja Aurora...
Senja berjalan Dengan Perasaan gembira di lorong sekolah. Cewek itu datang membawa kotak bekal di kedua tangannya. Meski sempat sedih,ia tidak boleh terlalu lama larut dalam kesedihan
Sejak kemarin rumahnya, kosong Ayahnya tidak Pulang Sandra pergi entah kemana, assiten rumah tangganya sudah di Pecat, dan Celine juga tidak Pulang membuat Senja tidur sendirian di rumahnya besar itu berkat Raga kemarin senyum senja yang telah lama hilang kini hadir di Wajahnya
Cowok itu bagai duri yang ada di tangkai bunga. indah dilihat dengan kelopak bunganya yang mekar, tapi menyakitkan bila di Pegang
" Widih ! kayaknya ada yang lagi seneng nih ? gilang berjalan di sebelah Senja hingga ia menoleh " Pagi-pagi Udah ada yang kasmaran aja, Senja "
" Apa banget, deh " Senja meliriknya " kalau gue lagi seneng emangnya kenapa ? Gue nggak boleh seneng " tanya Senja Pada Cowok itu
" Ya bukannya begitu, Senja Cuma beda aja gitu liatnya ? ucap Gilang Padanya " sensi banget sama gue Coba sama Raga,mana kayak gitu Lo, Senja "
" Mending Lo ke kelas aja sana, Gue mau kelas,nih ? Senja berjalan di sampingnya
" Iya, nih sekalian kan satu jalur, Senja ? gilang menjawab enteng
" Eh entar dulu Senja !" Gilang menyuruh Senja berhenti. ia menarik tubuh Cewek itu, mendekat lalu mengikat pita Senja menjadi simpul Cewek itu hanya memperhatikan gilang
" Cewek Cantik emang diliat dari Wajahnya tapi belum tentu sifatnya baik sementara Cewek baik Udah pasti Cantik dari hati ? Ucap Gilang dengan jarak dekat hingga Senja terpaku beberapa lama
Raga yang sejak tadi memerhatikan keduanya hanya berdiam diri. Cowok itu berdiri jauh dari lorong depan sepasang Pita merah muda di tangannya. yang ia beli kemarin malam di toko dekat rumahnya. Raga memasukkan Pita itu Pada saku ia tidak jadi memberikannya kepada Senja. Perasaan kini itu menguasai hatinya hingga ia lebih memilih untuk Pergi dari tempat itu
" Senja ? tegur Naomi hingga Senja menatapnya " jadi Lo tau berita itu Gue Cuma mau bilang, kalau gue udah Pindah tempat duduk ke Rani sekarang gue nggak duduk sama Lo lagi, "
" Loh kenapa, Naomi ? tanya Senja terkejut
" Gue nggak bisa duduk sama Orang yang terus-terusan bermasalah di sekolah Apalagi orang kayak Lo "
" Maksud Lo kenapa ? tanya Senja dengan wajahnya memerah menahan remuk hatinya Bahkan kini sahabatnya Pun Pergi di saat Senja memerlukan Semangat saat mengalami kesusahan satu-satunya Orang yang menjadi tempat senja Curhat kini malah berpindah Temanya yang lain
" Gue nggak mau ikut-ikutan masalah Lo semua, jangan deket-deket gue lagi, Senja !" Naomi lalu meninggalkan Senja begitu saja di tempatnya
Nyatanya tidak ada yang bisa di Percaya di dunia ini selain diri sendiri. semua orang Pergi dan senja selalu di tinggal sendiri
Bel istirahat baru saja berbunyi Senja mencari Raga ketika ia tak kunjung menemukan Naomi di kelas atau di kantin Senja masuk ke kelas Raga dan bertanya Pada temannya
" Lo liat Raga nggak, Glen ?
" Nggak,tau gue Senja main hilang aja tuh bocah "
" Oh Gitu ya ? ya udah gue mau nyari Raga dulu " Senja berucap lalu dibalas anggukan Glen
saat melewati lorong sekolah terasa seperti neraka hari ini. ia mendengar banyak bisikan-bisikan di sekitarnya, Tatapan sinis Padanya
Senja berusaha untuk tidak Peduli dengan apa pun di katakan Orang-orang ia tetap melangkah mencari keberadaan Raga. Saat Senja melangkah menuju dekat kelas Celine yang sepi ia mendengar suara
" Raga, hari ini Lo ganteng banget Gue suka banget sama Lo kenapa, Lo udah suka sama Senja ? tanya Celine Pada Raga yang berdiri di depannya Cewek itu mendekat lalu menjajarkan tingginya Pada Raga. kedua tangannya berada di leher Cowok itu " Gue nggak Peduli kalau Lo udah suka sama Senja Gue yakin Lo Pasti bisa ngelupain Senja nanti,kan "
" Celine Gue mau nyari Sen ... "
Senja membeku melihat keduanya. Hal yang Paling menjijikkan yang pernah Senja lihat adalah ketika Celine kepergok berduaan sedang berciuman kotak bekal yang Senja bawa terjatuh begitu saja
Raga mendorong Celine ke Belakang lalu menoleh ke arah Pintu senja syok lalu, tersadar dan mengambil cepat-cepat kotak bekalnya Pergi meninggalkan tempat itu
" Ma ... Maaf " Senja menunduk lalu Pergi menjauh
Raga langsung mengejar Senja itu, berusaha ingin memberikan penjelasan yang sebenarnya " Senja Tunggu ? Panggil Raga berteriak
Raga terus mengejar Senja yang jauh di depannya teman-teman Raga yang sedang berjalan di kantin memandang keduanya dengan tatapan penasaran
Dengan napas memburu, Raga berhasil menarik tangan Senja Namun Cowok itu diam melihat kedua mata Senja yang terluka akibat ulahnya. selalu saja Raga berbuat kesalahan padahal baru saja ia ingin memperbaiki semuanya dari awal dengan Senja
" Senja tolong dengerin gue ! Lo diem dulu ! Lo Salah Paham Senja ! semua nggak kayak yang Lo liat ! Gue sama Celine ..."
tamparan keras mengenai Pipi Raga membuat semua murid melotot Senja Refleks dengan tindakannya . ia sedang mencari Keberanian di tengah-tengah sisa kesabarannya yang telah habis
" UDAH CUKUP YA RAGA ! GUE JIJIK SAMA LO ? kata-kata yang terlontar dari mulut Senja membuat Raga memandangnya dengan sorot terkejut kata jijik terdengar hina bagi Raga
" Senj ... "
" JANGAN PEGANG-PEGANG GUE LAGI"
" Senja ... Please jangan kayak gini kita bicarain baik-baik,ya ? Pinta Raga lembut namun Senja melangkah mundur ketika Cowok itu hendak menyentuh lengannya. sekarang Raga benar-benar takut kehilangan Senja
" MAU BICARAIN APA LAGI ? SEMUANYA UDAH JELAS RAGA, LO BERENGSEK "
" Senja, gue mohon jangan kayak gini " ucap Raga berhasil meraih kedua tangan Senja yang dingin
" Udah, Cukup semuanya ! Gue udah benci sama Lo "
" iya, Senja gue tau Lo bakalan benci sama gue Lo berhak benci sama gue semau Lo,tapi tolong dengerin dulu Perjelasan gue kita masih bisa perbaiki semuanya Gue baru mau bikin semuanya jadi lebih baik tolong Senja, Jangan kayak gini ? Raga menggenggam erat tangan Senja namun Senja sama sekali tak menggubrisnya
" Lo itu Orang Paling jahat yang pernah gue kenal , Raga ? Senja tersedak tangisnya sendiri " Gue Juga manusia punya hati Gue Udah nggak sanggup bertahan sama Lo Raga Udah Cukup Gue menahan sakit hati ini ! kenapa semua Orang pergi ninggalin gue, termasuk Lo, kenapa di saat Gue butuh Lo ! Lo juga melakukan kesalahan yang sama ? Apa Gue nggak Pantes buat bahagia ? Senja menghapus air matanya dengan Punggung tangan
Senja mencoba mengatur nafasnya yang menggebu-gebu Lingkaran murid sudah terbentuk sejak tadi di sekitar Senja dan Raga Ada Satria dan berserta kawan kawannya Glen, Niko Kirana,Naomi, Bisma, Bastian, Celine dan gilang
" Senja tenang .. gue nggak bisa liat Lo Kayak gini ? Raga mencoba menenangkan Senja, namun Cewek itu semakin ingin lepas darinya
" Tinggalin Gue "
" Senja, Gue Sayang sama Lo "
" Gue Udah muak sama Lo Raga ! mulai sekarang kita, Putus !" Teriak Senja di depan Wajah Raga
aku sukaa
agk ribet bacanya🙏
salken,kak
Salken kak Tania..
Aq mampir nih....
g sempat nolak atau keenakan? 😛