Awal kisah di sebuah kontrakan mewah. Mempertemukan dua orang insan yang bertolak belakang.
Dia seorang gadis yang angkuh, arogan, cuek dan jutek. Tetapi dia sangat peduli sama orang terdekatnya saja.
Telah di pertemukan dengan sosok polisi yang dingin, penyayang dan posesif.
Akankah mereka saling menyukai atau malah sebaliknya..???
Inilah kisahnya...😁😁😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Airien, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KIRIMAN BUNGA
Maaf mbak, apa benar ini kostnya mbak Ribbye..? tanya sang kurir
Iya mas bener,, ada apa ya, apa ada paket untuk ribbye..? tanya Meyka berdiri
Iya mbak, ini ada paket kiriman untuk mbak Ribbye. Ucap kurir
Ya udah sini mas, biar aku aja yang terima, soalnya ribbye lagi tidur. Ucap Meyka menghampiri
Maaf mbak, tapi saya harus serahkan langsung sama yang namanya mbak Ribbye... Ucap kembali sang kurir
Ya udahlah Mey,, lo bangunin aja dulu Ribbye.. Sahut Rianti
iya Mey, kasian kurirnya kelamaan nunggu. Sambung Naya
Ya udah,, tunggu mas gue bangunin dulu Ribbyenya. sahut Mey lalu melangkah masuk.
Sedangkan Reyhan dari tadi memperhatikan, dia penasaran dengan isi paketnya, dan lebih penasaran lagi, siapa yang mengirimkan paket untuk gadisnya.
Tidak lama kemudian keluarlah Meyka lalu di susul oleh Ribbye yang masih menguap dan rambut yang acak-acakan, kemeja putih polos lengan panjang yang besar sebatas paha yang ia kenakan, kemudian ia lipat lengan bajunya sampai siku dengan berangtakan.
Siapa sih Mey.... gue masih ngantuk tau nggak.. Ucap Ribbye sambil mengikuti Meyka keluar
itu ada kiriman paket buat lo.. ucap meyka
Tunggu mas bentar, orangnya udah mau keluar kok.
iya mbak makasih..
Lalu Ribbye pun muncul..
Maaf mas katanya ada kiriman buat gue.. Ucap Ribbye dengan masih suara seraknya abis bangun tidur.
Reyhan yang melihat penampakan gadisnya, langsung terbatuk. Gimana tidak, gadisnya nampak cantik alami dan sexy tentunya. Sedangkan Angga, Anto, Bima, dan Rendy, tidak kalah terkejut apa yang di lihatnya. Mereka berempat tidak berkedip, Beda dengan Rendy yang langsung dapat jeweran dari Rianti lalu matanya di tutup oleh tangan Rianti.
iya mbak, ini paketnya dan ini silahkan tanda tangani di sini.. ucap sang kurir
Ribbye langsung mengambil dan menandatangani. sesudah itu kurir pun permisi pulang..
Ribbye maju ke depan, lalu membuka paketnya. Nampaklah apa isinya, tenyata adalah Bunga mawar putih, sesuai kesukaannya. Kemudian ia mencari siapa pengirimnya, sebuah surat kecil yang terterah indah di kelopak bunganya. Lalu Ribbye pun mengambil dan membacanya. Setelah ia membacanya, Ia nampak kesel melihat nama pengirimnya, lalu melangkah melewati orang-orang yang ada di situ, lalu membuangnya di tempat sampah. Tanpa pikir panjang ia meninggalkan orang-orang yang sedari tadi menatapnya.
Mereka semua yang kebingungan melihat sikap Ribbye, apalagi mendapat kiriman bunga yang indah, tapi dia hanya membuangnya di tempat sampah. Mereka semua yang penasaran, akhirnya Meyka berdiri dan mengambil bunga yang ada di tempat sampah, lalu membaca apa isi suratnya, setelah membacanya, Meyka hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, lalu ia memberikan langsung kepada Reyhan.
Lihat tuh kak siapa pengirimnya.. Ucap Meyka sambil menyodorkan ke arah Reyhan, lalu kembali duduk di tempatnya.
Makanya cepetan kak nyatain perasaan kak Rey ke Ribbye, karna di kampus itu banyak yang ngejar-ngejar dia.. Ucap Rianti
Benar tuh bro,, Ngapain sih lama-lama, Nanti di ambil orang lagi, lo baru nyesel. Timpal Rendy
Atau lo mau, gue yang wakilin perasaan lo untuk nyatain cinta ke Ribbye,,,, ledek Angga sang casanova
Ayo dong kak cepetan resmikan,, sebelum Dion bertindak. Dion itu nggak bakalan nyerah untuk dapatin kembali si Ribbye.. Sambung Naya
Reyhan yang mendapat serangan bertubi-tubi jadi kebingungan mendengarnya..
Gimana caranya gue mau nyatai perasaan gue, kalau Ribbye gitu masih cuek sama gue, gara-gara gue tilang tempo hari, nanti gue di tolak lagi gara-gara dia masih kesel sama gue... Sahut Reyhan
Ya ampun bro,,, Di mana Reyhan yang gue kenal yang tidak pernah nyerah, terus kemana kata-kata lo yang selalu lo ucapin, GUE NGGAK TERIMA PENOLAKAN. Tekan Anto dengan mempraktekkan gaya Reyhan saat mengucapkan kata andalannya itu, dan di sambut dengan gelak tawa lainnya.
Bener juga yang lo bilang,, gue juga sampe lupa. Ucap Rey tertawa
_______________________