NANDHA FEBRYAN adalah gadis belia 18 tahun yang memiliki sifat tomboy, pintar, ceria,baik hati. Menjadi anak pengusaha yang selalu di manjakan oleh Ayah dan Bunda nya tidak membuat dirinya menjadi lupa diri dan hidup berfoya-foya, dia biasa hidup mandiri ,tak jarang pula dia bekerja sebagai pelayan di kafe milik nya sendiri.
Kemudian bertemu dengan KEVIN BARRACK, seorang CEO yang arogan, kejam, dingin terhadap siapa saja yang ingin mendekatinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon thigan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
menginap
setelah mereka bersih-bersih, anak- anak dikumpulkan diruang belajar, termasuk evan yang selalu berada di gendongan nandha.
" oke.. semua udah kumpulkan? jadi kakak mau memberikan uang hasil panen kita hari ini!" jelas alex
" yeeeee ...."sorak mereka semua
" jadi hasil panen kita hari ini total nya ada 75 juta kita bagi 3 ya.35 juta kita masukkan ke modal lagi untuk kolam selanjut nya sampai panen, 20 juta kita masukkan ke dana khas yayasan seperti biasa dana yang berada di khas jika ada keperluan mendadak! dan 20 juta nya lagi kita bagi rata ya!nanti di masukkan ketabungan masing- masing nanti minta tolong sama para pengurus untuk bantu cek ya" jelas alex
nandha sengaja membuat tabungan khusus untuk semua anak-anak pengasuh nya!
" nah sekarang berdiri berbaris, kakak mau bagi- bagi hadiah" ucap nandha.
"yyyeeee..." mereka pun langsung berbaris teratur. nandha memberikan selembar uang merah untuk setiap anak.
" ingat ya jangan boros-boros! gunakan seperlunya saja! sisanya masukkan ke tabungan yang sudah berada di kamar masing- masing, kelak nanti berguna ketika kalian dewasa!" jelas nandha.
" baik kak" kompak mereka.
" sekarang keruang makan, kita makan sama-sama!"
anak-anak pun melakukan apa yang dikatakan oleh nandha dengan patuh nya, tak ada yang ribut atau berkelahi, semua teratur! ketika diruang makan pun begitu semua bergilir mengambil makanan nya masing-masing tanpa menimbulkan suara yang bising.
gila ini cewek, patuh banget anak -anak asuh nya!. batin joe.
setelah semua anak asuh nya duduk di kursi masing-masing.
" berdoa menurut agama nya masing-masing ya! berdoa dimulai..." beberapa saat kemudian" selesai...silahkan makan!" kata nandha
" tuan gak makan?" tanya nandha yang sedang menyuapi evan pada kevin. nandha & the genk sableng, serta evan, kevin dan joe duduk di meja yang berada di pojokan.
" ah nanti saja, makan lah dulu!" kata kevin
karna hanya kevin dan nandha yang tidak makan di meja tersebut, sedangkan joe? pastilah makan, dia mengacuhkan kevin yang sedang melirik nya.
Dasar..asisten gak punya akhlak.. Ck... batin kevin.
" oh.. ya sudah" melanjutkan suapan kepada evan" A.... pinterrr" mengusap kepala evan dengan lembut.
" oh iya nan, lu mau ikut pulang atau gimana?" tanya nana.
" hemmm.. kayak nya tinggal dulu beberapa hari, biasa lah...!"
" ok, soalnya habis makan kita mau langsung berangkat!" jelas nana
" ok"
setelah selesai makan berbincang sebentar, alex, nana, shanti, dan tania izin pulang.
" van, ayo kita juga harus pulang, udah malam nak! besok papa harus ke kantor!" pinta kevin
" papa, epan dicini cama tante ya!" pinta evan dengan mata berkaca- kaca.
"besok papa harus kerja van!" mencoba menjelaskan agar anak nya tak menangis.
" papa juga dicini temani epan pa, kita cama-cama" jelas evan rengeknya" papa kan jalang ada waktu buat epan." air mata nya pun sudah jatuh kepipi, nandha hanya memperhatikan saja tak ingin masuk yang bukan arena nya.
" huuuffft baik lah, joe kau juga ikut nginap disini! besok kau ke kantor! urus semuanya!" perintah kevin
" hollleee" teriak evan
"baik tuan"
gila.. tidur dimana gw?tuan mah enak, pasti disediain bed nah gw??? masa ia nyempil bocan ama bocah?? aaaarrrrggghhh....shittt. batin joe.
joe pun menelpon seseorang, untuk segera mengantarkan keperluan tuan muda nya itu.
"tante ayo kita ke kamal tante, epan mau dengal dongeng!" pinta evan.
" oke lets go! mari tuan saya antar ke kamar anda!" kevin dan joe pun mengikuti nandha dari belakang sambil mendengarkan penjelasan tentang detail yayasan tersebut, pasal nya mereka berdua juga tidak mengetahui detail nya, karna belum keliling-keliling.
sampai di lantai 3.
" nah kita sampai, itu kamar tuan joe !"tunjuk nya pada kamar yang diujung" yang ditengah kamar anda tuan kevin, dan ini kamar saya, disana ada dapur" ditunjuk pada kitchen set yang bergaya mini bar.
asiik punya kamar sendiri gw. batin joe.
" oke" jawab kevin
mereka pun masuk ke kamar masing-masing, untuk beristirahat.
sekian dan trima kasin 🙏