NovelToon NovelToon
Si Brondong Manis

Si Brondong Manis

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Contest / Berondong
Popularitas:86.7k
Nilai: 5
Nama Author: YuBee

Si Brondong manis merupakan sequel atau lanjutan dari novel Cinta Itu Budeg.
Bercerita tentang anak muda yang terobsesi mengejar cinta seorang wanita yang usianya terpaut jauh darinya.
Bagaimana kisahnya? Yuk simak disini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YuBee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sepertinya Cemburu

Hanum POV

Hari ini aku baru tahu bahwa Teduh sepopuler itu di tempatnya melatih renang. Yaa..aku akui, anak itu memang good looking. Apalagi ketika dia membuka bajunya dan menampakkan perut six pack roti sobeknya. Uuh..aku jadi kagum sendiri melihatnya. Dia merawat tubuhnya dengan baik. Memang Teduh jauh lebih menarik setelah dewasa.

Awalnya aku masih biasa-biasa aja ketika ada anak kecil yang tetiba nemplok seperti koala di pahanya Teduh. Menggemaskan malah..tapi setelah melihat Teduh sampai disuapi oleh Mbak-mbak cantik yang mengantarkan anak tersebut berlatih bahkan sampai dua kali, hatiku agak berdenyut kesal! Kok bisa sih dia disuapi oleh orang lain seperti itu? seakrab apa mereka sampai bisa suap-suapan kayak begitu??

Belum selesai sampai disana, sekarang Teduh malah sedang dikerubuti gadis-gadis ABG berpakaian swim suit. Saling berjingkrak dan tertawa haha hihi. Pakai acara digombalin segala lagi! Uuh..aku makin kesal rasanya! Kayaknya Teduh sejenis cowok yang suka tebar jala kemana-mana! Pantas aja mulutnya manis banget saat berbicara denganku.

Aku merasa sakit mata terlalu lama menyaksikan pemandangan tersebut, jadi kuputuskan untuk menunggunya saja di dalam mobil. Ya..lebih baik begitu, dari pada hatiku dongkol melihatnya.

" Aku lebih baik tunggu di mobil aja ya. Diam disini bikin sakit mata." ucapku jutek, bukannya menjawab atau melarang..Teduh cuma melongo saja. Aku makin kesal dibuatnya.

Setelah masuk kedalam mobil, aku segera menyalakan AC. Entah kenapa hatiku terasa gerah? Ah..apa aku cemburu Teduh dekat wanita lain selain aku! Tapi kok bisa cemburu? aku kan belum secara resmi berpacaran dengan Teduh! Bahkan beberapa kali aku sempat menolaknya dan tak memberinya kesempatan.

Mungkinkah karena aku merasa sudah memiliki hati Teduh, jadi aku tak rela jika dia membagi perhatiannya untuk orang lain? Tapi kalau dipikir lagi kenapa aku jadi egois begini ya? Padahal dulu ketika menjalani hubungan dengan Daniel, aku jarang sekali merasa kesal kalau dia berdekatan dengan lawan jenis. Bahkan aku cenderung tak peduli bila banyak perempuan mendekatinya. Sifat kami memang berbanding terbalik, dia yang terlalu cemburu buta, dan aku yang tak pernah merasa begitu. Mungkin karena itu juga Daniel selalu menganggapku punya hubungan dengan laki-laki lain karena aku tak pernah merasa cemburu padanya dan terkesan tak takut kehilangan dia. Padahal tidak begitu kenyataannya. Aku begitu setia pada Daniel. Sikap kasar dan kejamnya saja yang membuat aku tak bisa bertahan.

Ah tak tahu lah, yang jelas aku gerah sekarang! Dan hati ini harus segera didinginkan. Pada akhirnya kuputar knop AC sampai full agar ademnya masuk ke hatiku. Huh..! Teduh benar-benar mengesalkan hari ini!

Aku mencoba menyalakan radio, entah kenapa semua lagu yang diputar di radio tersebut selalu bercerita tentang rasa cemburu. Bahkan ketika aku memindahkan saluran radio sampai beberapa kali, lagunya selalu seperti itu. Sepertinya siaran radio pun bersekongkol untuk membuatku dongkol..! Kumatikan saja radio tape itu dengan kasar, kemudian memilih bermain handphone sampai Teduh selesai melatih.

Tapi karena terlalu lama, aku malah merasa mengantuk dan bahkan sampai ketiduran dengan AC yang menderu kencang di dalam mobil.

***

Teduh POV

Sekitar pukul dua belas, aku selesai melatih renang. Si anak koala terus saja membuntutiku. Sepertinya dia benar-benar rindu karena sudah dua minggu tak bertemu denganku. Bahkan berganti pakaian saja harus aku temani. Mbak Utari sampai kewalahan membujuknya. Kalau saja tidak diiming-imingi eskrim corong, sepertinya dia akan tetap menempeliku persis lem berkekuatan super!

Setelah membereskan semua perlengkapan melatih dan membilas diri, aku segera menuju Mbak Hanum di dalam mobilnya.

Kulihat dari kaca mobil, Mbak Hanum tampak tertidur. Mungkin terlalu lama menungguku. Aku jadi merasa tak enak hati melihatnya.

Kubuka pintu mobil dengan perlahan agar tak membangunkannya. Begitu masuk, AC mobil langsung menerpa kulit wajahku dan membuatku kedinginan! Ini kenapa Mbak Hanum pasang AC sampai full begini? Memang sebegitu gerahnya ya cuaca hari ini? Perasaan biasa-biasa saja. Aku segera mengecilkannya setelah duduk dibalik kemudi.

Mendengar suaraku mengotak-atik AC, Mbak Hanum mulai mengerjapkan matanya. Dia pun terbangun kemudian mengusap-usap telapak tangan dan mengeratkan outernya. Mbak Hanum terlihat kedinginan bahkan sampai bersin beberapa kali seraya mengucek hidungnya menggunakan tisue.

" Mbak ngapain pasang AC full begini? Masuk angin nanti Mbak." ucapku sambil memandangnya dengan intens.

" Udara Bandung sekarang gerah banget! Kemarin-kemarin gak begini. Aku gak suka!" jawabnya sambil cemberut kemudian memalingkan pandangan dengan tisue yang masih setia menotol-notol hidungnya yang meler.

" Serius sepanas itu emang? Apa karena aku habis berenang jadinya ngerasa adem-adem aja gitu ya? terus itu gimana sekarang matanya? masih sakit? mau ke dokter dulu nggak?" tanyaku penuh perhatian.

" Nggak usah, gak perlu. Nanti juga sembuh sendiri. Kita langsung berangkat aja biar gak kesorean." jawabnya masih sama jutek seperti tadi. Aku hanya mengendikkan bahu kemudian mengikuti perintahnya.

Selama perjalanan menuju dealer mokas, Mbak Hanum hanya diam saja dan sibuk memandangi jalan. Sepertinya dia marah padaku, tapi entahlah karena apa? Ternyata perempuan mau berapapun usianya tetap susah tertebak. Dalam setiap ucapan mereka terdapat banyak jebakan. Salah-salah bertanya atau menjawab, maka akan seperti memicu bom molotov, atau mungkin akan memancing keluarnya kata-kata kesumat yang memiliki arti paling kompleks sedunia. TERSERAH..

" Maafin aku ya Mbak, jadi kelamaan nunggunya. Pasti bosan ya.." ucapku sambil sesekali memandangnya. Tak ada jawaban.

" Mbak, lapar gak? kita makan dulu yuk." ajakku lagi dengan hati-hati.

" Terserah.." Tuuh kan bener yang aku pikirkan. Kata-kata kesumat kaum wanita beneran keluar. Fix ini mah..!! Mbak Hanum ngambek. Dan otakku langsung mencoba memecahkan sandi-sandi dari kata terserah yang kesumat tersebut. Kata paling kompleks dan ribet di seluruh jagad raya yang diucapkan oleh wanita. Kata yang bisa membuat kaum pria cacat otak bila terlalu sering mengartikan kata kesumat tersebut!!

" Ya udah atuh, makan dulu aja ya. Aku yakin Mbak juga udah lapar. Apalagi hidungnya jadi meler begitu. Aku gak mau Mbak sakit." ucapku masih dengan nada yang lembut dan penuh perhatian.

" Hmm.." oke, lenguhan sapi lagi. Harus gerak cepat ini mah, dari pada Mbak manisku makin bete.

Aku keluar lebih dulu ketika sampai di sebuah cafe di kawasan perbatasan Cimahi-Bandung. Kemudian dengan gentle membukakan pintu mobil untuk Mbak Hanum. Ekspresinya masih sama kesal seperti tadi.

Kami duduk bersebrangan di sofa cafe tersebut. Memesan menu tercepat yang bisa disajikan kemudian makan tanpa banyak ina-inu.

" Cewek yang nyuapin kamu tadi siapa?" tiba-tiba Mbak Hanum bertanya di sela-sela makannya tanpa memandangku. Nada bicaranya terdengar kompleks di telingaku, antara sekedar ingin tahu tapi juga bercampur kesal karena ada sedikit penekanan intonasi pada kata-kata 'NYUAPIN KAMU'.

TING TONG

Seperti ada yang memencet bel di dalam otakku. Sepertinya aku tahu kenapa Mbak Hanum tiba-tiba marah seperti ini. Dia cemburu..!!

" Orang tua muridku itu Mbak, namanya Mbak Utari. Dia janda..!" jawabku mencoba meyakinkan lebih dalam tentang terkaanku.

Tiba-tiba mulut Mbak Hanum langsung mengerucut. Mendorong mundur piring makanannya, melipat kedua tangan di dada kemudian memandangku dengan tatapan tajam.

" Kalian sedekat itu ya sampai terbiasa suap-suapan..?!"

BLARRR...!!

Seperti ada ratusan kembang api yang menyala-nyala di dalam hatiku. Fix..!! Dijamin seratus persen, Mbak Hanum cemburu melihat kedekatanku dengan Mbak Utari. Aku terdiam sejenak, mengatur nafas kemudian mengunci netraku pada si pemilik manik mata berwarna hazel itu.

" Tak ada hubungan apapun yang lebih kuat dan juga spesial dari hubungan aku sama Mbak Hanum di dalam hatiku saat ini. Itu aja yang bisa aku katakan. Semoga itu bisa menjawab keresahan hati Mbak sekarang."

DOR..!!! Perkataanku tepat sasaran. Tinggal tunggu reaksinya saja. Apakah Mbak Hanum akan mengelak atau justru malah terdiam malu-malu. Let's see..!

*

*

*

*

*

Kira-kira bakal mengelak atau malu-malu ya?? Tunggu chapter selanjutnya man teman..😁

1
Ertalina Sitorus
Semoga masa masa beratnya bs dilewati dgn ikhlas dan semangat ya ka.. Tuhan tdk pernah memberi uijian diluar kemampuan kita😊 tetap setia menanti karya2 kerenmu kakak💪💪👍👍👍
Bima Sendi
lanjut ga nih thor?
Muhammad Ilham
bukanya first kiss teduh sama Tania ya🤔
hehe😅
widya widya
semoga semua lekas kembali normal ya thor.
semangat dan sehat selalu untukmu
terhibur banget banget membaca karya2 author
semoga diberikan selalu rejeki yang tak berkesudahan , kebahagiaan dan kenikmatan selalu dr Yang Maha Besar
widya widya
tengah malam mewek bacanya
widya widya
semoga hanum diberikan kebahagian
widya widya
pengen gw pepes rasanya si daniel
Dy
assalamu'alaikum...

kangen iihh....😭😭😭

sehat sll ya Thor....
di tunggu update_tan nya....

buat semua²nya jg shat² ya....🤲🏻

smga kita sLLu dlm lingungan-NYA
Mkhoriyaa
kak kapan novel ini dilanjut nulisnya kak?
jusalma
assalamualaikum ka..
gmna kabar nya?
semoga sehat2 terus ya ka.
ka kapan mulai nulis lagi?
kangen bgt cerita ini lanjut,
semoga bisa secepat nya up lagi ya ka😇🤗
Yulnita
thooor... apa kabar muuuu... 😍

semoga sehat selalu dan semoga bahagia ..😍😍😍

thor aku rindu karya mu... 😍😍😍😘😘😘

YuBee: baik kak..
Alhamdulillah sehat.
semoga kakak juga sehat selalu ya 😊
total 1 replies
Dark Yuli
kok gak up
Win Prasetya
tetap semangat thor.. sabat n tawakal adalah kuncinya.. karyamu akan tetap saya tunggu...
ariyatti
Thor tetap semangat semoga selalu sehat...
yang sabar dan selalu kuat,aku tetap menunggu karyamu ...
jusalma
tetap semangat ya thor aq akan selalu menunggu karya2 mu thor
Rany isbandi
badai pasti berlalu jangan lupa selalu berdoa dan jangan larut dalam kesedihan mendalam karna itu sakit 😭
aku doain athor cepet pulih bangkit dari keterpurukan,tetep tabah dan sabar,semangat 💪 lagi
aku bakal tetep nungguin sampe kamu mau😄
semangat💪💪
Yulnita
aku akan sll menunggu karya mu thooor... semangat... 😘😘😘💪💪💪
Kristia Ningsih
perasaan kudanil ke Hanum itu bukan lgi cinta,tapi obsesi. klau emang cinta gk bakalan tega nyakitin Hanum.. lagipula org seperti kudanil ini mungkin punya penyakit mental yg jg harus d obati dan jg harus d beri pelaran bukan di bela..

di lingkungan aku jg ada kejadian seperti kudanil dan Hanum,,bedanya si perempuan ini memilih bertahan meski udah jd samsak hidup.
Yulnita
sabar yaa uncle ted dan mba hanum... semoga mba hanum mendapatkan ke adilan yg se adil2 nya... 😘😘😘
Anti Deta
kasihan Hanum kasih hukuman berat kudanil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!