NovelToon NovelToon
STRANGE GIRL

STRANGE GIRL

Status: sedang berlangsung
Genre:Contest / Identitas Tersembunyi / Persahabatan / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:52.6k
Nilai: 5
Nama Author: yafsil

Hana seorang gadis cantik yang periang, humoris dan berbuat jahil adalah salah satu hobinya. Tapi itu semua dia lakukan hanya pada orang orang yang sudah Hana anggap dekat dengannya. Hana gadis yang suka menolong, tapi itu dia lakukan secara diam diam, tidak suka pamer pada orang lain. Hana paling senang dengan tantangan, dia menganggap segala sesuatu tanpa ada tantangan rasanya hambar, layaknya makanan hambar.

Meskipun Hana gadis cantik, dia sama sekali belum pernah berpacaran hingga dia duduk di bangku kuliah. Dia menganggap berpacaran itu hanya menyia nyiakan waktunya. Tidak pernah mau menaruh hati pada laki laki, tetapi bukan berarti tidak ada laki laki yang menaruh hati padanya. Hanya saja mereka semua tidak ada yang berhasil merebut hati gadis itu.

Tapi siapa sangka, seorang gadis yang dianggap sudah mati rasa ternyata menyukai seorang pengusaha muda yang tinggal di luar negeri. Entah sejak kapan gadis itu menjadi pengagum laki laki tampan itu. Hana hanya kebetulan saja melihat wajah pria itu di beranda media sosialnya. Ada rasa ingin mengenal pria itu lebih banyak lagi, ada juga rasa ingin bertemu langsung dengan laki laki tampan itu.

Hingga takdir mempertemukan mereka, laki laki yang Hana kagumi ada di depan mata. Tapi Hana tidak terlihat bahagia pada pertemuan itu. Hana justru terlihat dingin, dan bersikap seolah olah tidak mengenal pria itu. Entah apa yang membuat gadis itu tidak menggambarkan rasa bahagia di wajahnya. Padahal seharusnya dia akan melompat kegirangan karena bertemu orang yang begitu dia kagumi, layaknya seorang fans jika bertemu dengan idolanya akan melompat kegirangan

"Apa dia tidak mengenalku?? padahal aku pengusaha terkenal yang wajahnya sudah tersebar dimana mana? Apa dia orang kuno??" heran pria itu dalam hati sambil memberi tanda tangan dan berswafoto bersama orang orang yang berdesak desakan ingin bertemu dengannya.

"Narsis!!!" batin Hana sambil berlalu meninggalkan kerumunan itu dengan sekotak kue di tangannya.

Kehidupan Hana juga mulai berubah drastis sejak dia magang di perusahaan luar negeri yang membuka cabang di negaranya. Kebahagiaan dan masalah datang secara bergantian; baik itu dari pekerjaan, teman, pasangan dan keluarga. Hal itu membuat Hana semakin dewasa. Seperti apakah kisah Hana si gadis aneh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yafsil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MELUPAKAN ULANG TAHUN

Hari demi hari berlalu, hari ini berubah menjadi hari kemarin, hari ini menjadi kenangan dan hari esok menjadi harapan. Hana sangat menanti hari ulang tahunnya, banyak harapan yang dia buat untuk ulang tahunnya. Tetapi harapan itu bukan harapan seorang anak gadis normal, seperti pakaian mahal, sepatu mahal, tas mahal, kosmetik atau bahkan pesta besar dengan nuansa biru langit.

Hana hanya berharap dia bertemu dengan pria yang membuatnya senyum sendiri saat di kamar. Pria yang berhasil menaklukkan hatinya yang sudah lama membeku. Dia juga berharap bisa selalu bersama dengan kedua sahabatnya, bercanda bersama dan sedih bersama. Berharap bisa jalan-jalan ke korea dan bertemu dengan member BTS, idolanya. Keinginan yang unik untuk gadis seumurannya.

Hana juga berharap bisa menyelesaikan masa masa akhir di kampus. Karena tidak akan lama lagi Hana dan kedua sahabatnya akan magang untuk mengerjakan projek akhir. Bisa dibayangkan betapa sulitnya bagian itu. Hana tidak mau magang di perusahaan keluarganya, Hana berharap dia akan magang di perusahaan yang namanya tenar diatas nama perusahaan mereka. Memang harapan yang konyol, karena sampai detik ini perusahaan ternama di negeri ini adalah perusahaan keluarganya.

Tapi itulah harapan, harapan yang tidak tau kapan akan terwujud. "Kak Remon! udah siapin hadiah untuk besok kan?" tanya Hana dengan tatapan mengintrogasi. Wajahnya terlihat kusut karena belum mandi sore.

"Hadiah? Oh iya! terima kasih Han sudah mengingatkan! Kakak hampir lupa besok ulng tahun sahabat karib kakak, aku pergi ya!" jawaban Remon begitu menyedihkan untuk Hana. Bagaimana tidak sedih, itu adalah jawaban yang tidak Hana inginkan.

"Kok ngeri benar dah gue punya kakak laki laki kek dia! Harapanku di ulang tahun ku besok adalah semoga dia cepat jadian sama Melani dan loh yang bucin sama dia, biar loh rasain gimana disiksa sobat gur!" kata Hana sedikit keras tapi tidak lagi terdengar Remon yang sudah pergi meninggalkan garasi.

Hana memilih menonton tv daripada harus mandi. Dia sedang menanti ayah dan ibunya pulang dari perjalanan dinas sehari. Hana sendiri kebingungan kenapa kedua orang tuanya sangat hobbi dengan perjalanan dinas. Hana bahkan berpikir mereka tidak perjalanan dinas dari perusahaan, mereka hanya ingin menikmati waktu berdua mengingat masa muda.

"Pasangan bucin udah balik ni ye! cie...." ejek Hana yang langsung melihat ke arah pintu saat salah satu asisten berlari ke pintu.

"Aduh pah!! itu memang putriku kan?" pertanyaan Safira sukses membuat Lexon kebingungan. Dia menatap istrinya dengan wajah penuh tanya maksud ucapan istrinya.

"Tentu saja dong ma! gue putrimu yang cantik dan menawan! Udah bawa hadiahku kan?" tanya Hana sembari membanggakan diri.

Safira menutup hidungnya dan hidup suaminya. "Kamu salah orang kali! atau mungkin salah rumah? perasaan putriku gak segembel ini deh!" geram Safira melihat putrinya berpenampilan acak acakan.

"Hahahahahahaha......" tawa Lexon seketika meledak. Dia kini paham kenapa Safira sedari mengatakan Hana salah alamat.

"Ihhh mama jahat benar! Kak Remon juga gitu! Papah!!" rengek Hana dan mendekati Lexon. Lexon menyambutnya dengan pelukan hangat. Dia mencium pucuk kepala putri satu satunya. "Putri ayah tetap cantik kok, mama kali yang salah lihat efek gak pakai kacamata!" ledek Lexon membuat Safira menatap tajam tapi diabaikan Lexon. Dia lebih memilih menatap putrinya.

"Tapi kenapa beli hadiah? Memang besok ada hari spesial?" tanya Lexon. Pertanyaan yang lagi lagi sukses membuat Hana sedih. Tidak tau Lexon serius atau tidak dengan pertanyaan itu.

"Mama mandi dulu, pusing kepala mama melihat kalian berdua!" pamit Safira cepat, seakan akan sedang menghindari Hana.

"Nanti kita bicarakan ya! Papa juga mau mandi, sana mandi dulu! Jangan sampai dianggap salah rumah sama ibumu" suruh Lexon, sama seperti Safira ingin menghindari Hana.

"Iiiiihhh... kok mereka gitu sih! pasti mereka sengajakan?" Sungut Hana dan segera berlalu meninggalkan ruang tamu ke kamarnya. Hana bahkan malas turun ke ruang makan. Dia meminta kepala asisten mengantarkan makanan ke kamarnya. Kesal? yah lumayan kesal. Bagaimana tidak kesal, tidak ada yang mengingat besok ada hari spesial.

Hana tidak ingin pesta mewah, tapi setidaknya hari spesialnya diingat orang orang tersayangnya. Tapi lihatlah sekarang, tidak ada yang mengingat. Mereka bahkan sibuk dengan urusan mereka masing masing. Satu lagi, Remon hanya mengingat ulang tahun sahabatnya.

Keesokan paginya Hana masih tampak bermalas malasan di kasurnya yang empuk. Dia memegang benda pipih yang selalu menemani hari harinya. Dia menggulir beranda media sosialnya. Apa lagi yang dia lakukan jika tidak melihat pria tampan itu. Pria yang sukses membuatnya jatuh cinta. Hana duduk dan melipat kedua tangannya.

"Keinginanku untuk ulang tahunku adalah bertemu dengannya!" gumam Hana dan segera turun dari kasur yang selalu sukses menghipnotisnya untuk tetap bermalas malasan.

"Pagi bi! Kok rumah sepi? kan ini akhir pekan" kata Hana sembari duduk di kursi meja makan.

"Semua pergi non! Katanya ada urusan mendesak, tapi mereka tidak memberitahu kemana pastinya tujuan mereka" jawab kepala asisten dengan wajah serius.

"Oh.... yaudah bi, aku sarapan roti sama susu saja. Aku mau keluar!" kata Hana memberitahu niatnya. Dia sedang kesal, semua orang di rumah tidak mengatakan apapun padanya. Semua ART di rumahnya juga tidak ada mengucapkan sepatah dua kata untuknya. Bahkan kedua sahabatnya tidak ada mengirim ucapan selamat. Hana kesal, sangat kesal.

"Sebentar ya non, saya buatkan susunya. Kalau boleh tau, nona mau kemana?" tanya kepala asisten penasaran.

"Ada urusan bi. Nanti kalau ditanya sama mama, bilang aja lagi menghibur diri" jawab Hana asal dan segera mengucah roti di tangannya dengan cepat, jelas dia kesal.

"Mending aku rayain ulang tahun sendiri!" gumam Hana pelan.

Hana meneguk susu yang diberikan kepala asisten dengan cepat. Hana segera beranjak dari tempat duduk, berlari ke kamar untuk mandi. Tidak butuh 10 menit untuk bersiap, dia sudah meluncur dari garasi dengan motor besar milik Remon.

Hana melajukan motor perlahan mengelilingi kota, tidak tahu kemana tujuan pasti. Tapi dia tidak bosan berkeliling kota dengan motor besar itu. Saat menikmati keindahan kota di pagi hari, Hana terfokus pada toko roti yang terlihat ramai pengunjungnya. Hana penasaran dengan rasa roti itu, kenapa pengnjungnya begitu ramai?

Hana memarkirkan motornya di depan toko roti dan masuk ke dalam toko. "Sial! Rame benar ini toko, gue harus ngantri panjang lagi" gumam Hana pelan tapi sukses membuat orang yang mengantri di depannya berbalik melihatnya. Hana hanya bisa tersenyum canggung saat wanita yang umurnya sekitarnya 40 an itu melihatnya.

Sesekali Hana memainkan mulutnya untuk membuat gadis kecil yang disamping wanita di depannya tersenyum. Hana yakin dia adalah anak dari wanita itu, terlihat jelas dari wajahnya mereka yang mirip. Hana kembali fokus dengan antriannya, tidak lagi fokus kepada anak kecil itu. Hana tidak sadar akan masalah besar yang akan menimpanya akibat gadis kecil itu.

1
lelah sekali
bukan karena tv nya Hana🤧
lelah sekali
kan kan betul mobil kakak nya yg jdi taruhan nya.
kalo kelakuan absurd memang begitu
lelah sekali
🤣🤣pas mobil kakak nya yg dijadikan hadiah🤦🏼‍♀️
lelah sekali
seru ini kayak nya
Lina Zascia Amandia
Halo Kak... ini covernya Ayu Ting Ting ya... ? Mirip.... salam knl ya Kak...
Lina Zascia Amandia: Iya mirip menurut sy.....
total 2 replies
SnowySecret
Yuk lanjut yuk Thor!! Aku susah nelen air putih nih kalau belum ada kelanjutannya :(
TexasTiger
Thor, aku bacanya sampe qerja lembur bagai quda. Pasti author ngetiknya juga ya sampe belum emam! Aku semangatin deh!! Semangat!
SugarplumChum
aku rela begadang demi nungguin karyamu, thor!
Manah Dabukke
Seru Thor!! Lanjut ya ya! Plis Thor!
CupcakeHugs
Thor semangat!!! Aku cuma bisa kasih semangat dan do'a. Author tetap yang ngetik dan cari ide ya hehehe. Aku menunggumu :*
Intan Haryanti
Thor udah ga tahan nih pengen baca bab baru hihi
Garden Rose
Makin seru nihh!! Aku pun kepo!!
CutieBun
mantep ceritanya kk😉. update gila"an dong KK😁 sayangnya cerita bagus kayak gini pembacanya dikit😥
sunshinegyspy
Thor, kalau tiba-tiba aku kurus berati itu salahmu ya. Habisnya ceritamu bikin lupa waktu wkwkwk Semangat!
kisetsu: 🤭🤭🤭🤭
maafkan daku😱🤣
total 1 replies
Respati Wijaya
Serruu bangett ceritanyaa,,,, ok bgt😍
TwilightQueenbee
Aduh aku sampe tahan napas baca beberapa bagian ceritanya. Excited banget
kisetsu: 🤭🤭🤭
Makasih udah mampir!!!
Jangan lupa nafas ya!!
total 1 replies
flowerbean
semangat Thor jangan lupa up
BeijingBand
Thor chakep, kalau saya bilang lanjuut, lanjuuuut~ hahah
kisetsu: Hana udah desak author nih!!!
Hana: Thor!!!! Mana lanjutan ceritaku?? publish dong!!! Pembaca setiaku dan pada nungguin itu!!!

Author: Iya iya!!!! Nanti aku lanjut, bilangin ke pembacanya ya kasih like, komentar mendukung, sama votenya. Kan kalau di kasih gitu, author auto semangat 45!!!

Hana: iya iya!!!! Author cerewet benar dah!!! Ini pembaca juga udh pada baca, jd cepetin up nya!!!

Author: Sip!!!! 🥰🥰🥰
total 1 replies
Mine
good
Indah Batam: Aku mampir Thor, bagus ceritanya, semangat salam dari - Dinikahi Om-Om Dingin
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!