Kanya, 22 tahun, perempuan tegar dalam menjalani hidup yang tidak bersahabat. Masa remaja yang menyakitkan karena perceraian kedua orang tuanya yang berimbas kepada dirinya yang takut untuk jatuh cinta hingga berakibat membuatnya menutup hati untuk para lelaki yang ingin menjadi kekasihnya.
Bersahabat baik dengan Rangga, 27 tahun, yang merupakan tetangga juga teman masa kecilnya. Rangga menyimpan cinta dihatinya untuk Kanya. Dan Kanya menutupi perasaan cintanya kepada Rangga.
Mereka menyimpan rapat apa yang ada di hati mereka demi menjaga sesuatu yang mereka anggap jauh lebih baik dari hubungan apapun, yaitu persahabatan.
Akankah suatu saat mereka bisa saling membuka dan menyatakan isi hati mereka? atau cukup menjadi rahasia di hati saja?
Hanya waktu yang akan menjawab.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lidya Rosalina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Flashback : 1 Tahun!
Flashback.
L*ndon, 15 November 2016.
Kanya merapatkan jaketnya. Udara kota l*ndon cukup dingin hari itu karena saat itu musim gugur dan sebentar lagi akan memasuki musim dingin. sehingga suhu udara menjadi lebih rendah. dia berdiri menatap sungai yang terbentang di hadapannya. tampak kapal berlalu lalang. Daun-daun berguguran menambah sendu suasana saat itu.
"1 tahun!" Ucap lelaki itu. Kanya menoleh menatap lelaki yang berdiri disampingnya.
"Aku akan kasih kamu waktu 1 tahun!" Ia mengulang kalimatnya.
"Aku akan menunggu kamu di sini selama satu tahun ke depan dan kita akan bertemu di sini di waktu dan tempat yang sama! Apapun hasil dan keputusan mu saat itu aku akan menerimanya dengan lapang dada." Ucapnya berlahan.
"Jika nanti waktu memintamu untuk bertahan di sana, aku akan ikhlas, aku tidak akan menuntut apapun. Melihatmu bahagia itu sudah cukup. Tapi jika dalam waktu satu tahun apa yang kamu inginkan tidak kamu dapatkan dan waktu meminta kamu kembali kesini. Aku akan menyambut kamu kembali di sini dengan perasaan yang sama. Dan memberikan tempat ternyaman untuk kamu!" Sambungnya sambil menatap gadis di sampingnya.
"Pulanglah, urusan mu di sini biar aku yang selesaikan. Kamu fokus dengan apa yang akan kamu lakukan di sana. Kamu punya banyak waktu. Manfaatkan kesempatan itu baik-baik. Aku akan datang sesekali. Tapi saat itu kita hanya teman dan partner bisnis." Ucapnya berat.
"Maaf." ucap gadis di sampingnya.
"Untuk apa?" Tanya lelaki itu.
"Maaf, karena sudah membuat kamu di posisi seperti ini!" Dia kembali berucap sambil menahan air matanya.
Lelaki itu menatap gadis tersebut, memandang wajahnya yang menahan Isak. Dipeluknya gadis di sampingnya. Tak ada penolakan. Gadis itu membalas pelukannya.
"Bukan salah kamu, aku yang memaksa masuk ke dalam kehidupan mu. Tidak ada yang salah dan perlu di salahkan. Tidak perlu maaf dan memaafkan. Karena ini semua keinginan ku. Aku yang memaksa keadaan ini. Pulanglah, aku baik-baik saja!" Ucapnya. Gadis dipelukannya menangis terisak. Lelaki ini mencintai nya. Bahkan sangat mencintainya. Selalu meluangkan waktu menemani nya. Walau harus menempuh perjalanan cukup jauh. L*ndon - Cam*ridge. Bukan sekali dua kali lelaki ini mengucapkan cintanya. Meminta kepastian. Tapi tak sekali pun ia membalasnya atau memberikan kepastian. Lelaki yang dikenalnya saat masih di tanah air. Dan kemudian bertemu kembali di negeri orang tanpa rencana.
"Dan satu hal yang harus kamu tahu. Aku melakukan ini karena aku benar-benar mencintaimu. Aku tidak ingin bersamaku menjadi keterpaksaan untukmu. Apapun yang sudah aku lakukan, aku tulus, dan tak pernah menganggapnya sebagai hutang yang harus kau bayar!" Ucapnya tulus.
"Terima kasih, untuk semua hal baik yang sudah kamu beri ke aku! Aku tidak akan pernah melupakannya!" Ucap gadis itu mempererat pelukannya. Mencoba merasakan dan meresapi segala ketulusan yang sudah diberikan lelaki ini untuknya.
"Pulanglah, tidak ada yang perlu kamu khawatirkan. Kamu harus bisa mengatasi segala ketakutan kamu. Kamu sudah berusaha di sini. Sekarang saatnya kamu buktikan ke diri kamu sendiri. Kamu baik-baik saja. Kamu bisa mengatasi segala hal yang selama ini menghantui kamu. Semua akan baik-baik saja. Hapus semua keragu-raguan kamu. Satu tahun ini akan menjadi jawaban terhadap segala hal yang menyesakkan yang sudah kamu lalui di hari kemarin dan ini akan menjadi jalan untuk kehidupan kamu selanjutnya. Kamu harus yakin!" Katanya sambil melerai pelukannya kepada gadis di hadapannya. Dirangkulnya wajah gadis itu dengan kedua tangannya. Disapunya air mata yang jatuh di pipi gadis itu dengan kedua ibu jarinya.
"Bersiap-siaplah." Dia memberi senyum dan semangat melalui tindakannya. Di pegangnya kedua bahu gadis itu. Gadis itu menganggukkan kepalanya. Dia berjalan, melangkahkan kaki meninggalkan lelaki itu tanpa menoleh ke belakang lagi.
...***...
Terima kasih sudah bersedia mampir dan meluangkan waktu membaca novel karya saya😊💐🙏
Mohon dukung karya saya dengan klik suka, berikan vote dan tinggalkan saran dan kesan di kolom komentar ya kak😊😊😊
Sekali lagi, Terima kasih😊💐🙏
nikahnya ma siapa yah??
lophe lophe akuh padamuuu thoR🥰
lanjut ya thor ceritanya benar benar keren
semangat thor
so sweet baget sih. thor terima kasih cerita bikin baper up lagi ya thor semangat 🙏🙏😊