Rianna, yang sudah memasuki semester akhir sekolah. Yang tidak percaya akan sebuah cinta. dapatkah dia jatuh cinta, dan mempercayai akan sebuah cinta..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ranti Afriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 26
" Aku tidak ingin menyesal, jika kita memang harus LDR, maka kita harus lakukan bukan berarti jarak bisa memisahkan kita. Aku tidak akan lari aku akan bertahan.. " ucap mantap Rianna. Yang seketika bangun beranjak dari tempat tidurnya.
Dia melihat jam, untuk melihat apakah dia masih sempat buat ke bendara, dia mengambil tlp nya dan melihat 39 daftar panggilan tidak terjawab dari Mori.
Gadis itu menelpon kembali ke nomer Mori.
" Hallo... Ann akhirnya kamu tlp aku.. " Ucap Mori begitu antusias
" Kamu tunggu aku!!! Gak boleh pergi sebelum aku datang atau aku tidak akan memaafkan kamu!!! " Ucap Rianna yang sedang tergesa-gesa berlari keluar dan memanggil taxi.
Saat Mori hendak mau jawab tlp nya sudah Rianna matikan terlebih dahulu. Bahkan Mori belum sempat jawab perkataan Rianna. Tapi mori merasa senang. Bibir Mori terangkat dan tersenyum lega.
Rianna yang sedang dalam perjalanan, dia tanpak gelisah, tangannya terus menyeka air matanya yang sedari tadi mengalir di pipinya.
Dia berharap bahwa semoga dia masih sempat untuk menemui Mori.
Setengah jam pun berlalu, akhirnya Rianna sampai, dia menghela napas panjang, dan mempersiapkan hatinya. Apapun yang terjadi.
Gadis itu tengak tengok ke kiri ke kanan mencari, kesana kemari, di manakah Mori? kenapa dia tidak terlihat.
Jantung Rianna berdetak sangat cepat gelisah, apakah Mori sudah pergi, gadis itu menunduk dan menangis kembali. Tanpa mempedulikan orang-orang di sekitarnya.Tanpak di sisi sebelah kiri ada yang menghampiri Rianna.
Gadis itu tidak sadar ada yang menghampiri nya dia terus menunduk.
" Kelinci bodoh kenapa menangis,,, maafkan aku,. " Ucap Mori sambil memeluk Rianna dengan erat, matanya berkaca-kaca dia tersenyum dan juga menangis. Begitu berat rasanya.
" Aku yang minta maaf, karna aku egois, tidak memberikan kamu kesempatan untuk menjelaskan nya. Maafkan aku. " Isak Rianna.
" Aku mencintaimu.. maukah kamu menunggu ku Ann ? " Ucap Mori dengan wajah serius alisnya mengkerut, bahunya tegak. Tangan Mori memegang bahu Rianna, dan menatap Rianna dengan serius.
" Aku pasti menunggu mu Mor.. tapi kamu harus janji dulu jangan ada lagi yang di rahasiakan, atau ada yang di sembunyikan di antara kita Mor.. anggap masalah ini jadi pelajaran buat kita di masa depan. Karna kita bukan anak kecil lagi kita sudah dewasa. " Ucap Rianna Dengan mantap dan memegang tangan Mori.
" Terimakasih Ann.. aku janji aku pasti kembali!! " Ucap Mori yang sedari tadi matanya berkaca-kaca senyum nya merekah..
" Jangan beri aku harapan Mor.. kalau itu gak pasti !. "
" Aku janji Ann.. aku tidak akan beri kamu harapan.. "
( Perhatian untuk penumpang dengan pemberangkatan Jerman mohon bersiap. Dengan no penerbangan.. )
" Maaf, dan terimakasih aku sangat senang. Aku pergi dulu Ann sampai jumpa, tunggu aku. " Ucap Mori dengan wajah ceria.
" Ok... Aku menunggu mu.. Mor.. " ucap Rianna sambil melambaikan tangan. Rianna coba buat tersenyum melepaskan kepergian Mori karna..
*****
{ Di setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Hanya karna sebuah jarak bukan berarti ada alasan untuk memutuskan sebuah hubungan. }
****
Aku pasti merindukan mu Ann, karna kamu penyemangat ku, hidupku kamu yang mengisi ruang kosong yang selama ini menyelimutiku, kamu cahaya buatku yang menerangi hidupku.
ato lanjut seasen 2 nya gt?
aukaes trs tuk karya2nya thor 💕💕💕💕
sukses...semangat