Season 2 " Ketua Osis Kejam "
Perpisahan, kesedihan, pertarungan, teka-teki selalu mewarnai kehidupan ketiga remaja berbeda jenis kelamin tersebut adalah putra dan putri dari Kevin Alexander Abraham dengan Anjel Cecilia Wijaya.
Ketiga remaja itu yang tak lain si kembar Erlan dan Elsa dengan adik angkat perempuannya, Kristal. segala macam konflik selalu menemani setiap langkah demi langkah mereka.
Teka-teki yang selalu menghantui mereka, kini mulai mereka selesaikan sedikit demi sedikit, yang akan membuat kehancuran dalam keluarga besar Wilsington dan apa penyebab di balik kekacauan keluarga besar ?
Fb : Zizi Ziah
Ig : Zi.ziah12
--------------------------------------------------------------------------
~ Asli pemikiran author sendiri ~
~ Selalu budidayakan :
• Like
• Vote
• Rate
• End Komen
~ No Plagiat ~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fauziah habibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 23
Happy Reading Guys 😙
^^^
Setelah sambungan tersambung, Elsa langsung menanyakan keberadaan adiknya dan siapa tau Aron sedang bersama adiknya, Kristal.
" Aron, Apakah kau bersama Kristal ? " ujar Elsa melalui sambungan telpom yang membuat Aron di seberang telpon mengernyit bingung.
" Bukannya Kristal ada dimansion ? " ujar Aron yang balik bertanya. Pasalnya tadi sahabatnya bilang kalau dia sakit dan berada di mansionnya.
" Tidak. Kristal sampai sekarang belum pulang, kakak sangat mencemaskannya. " ujar Elsa dengan cemas dan Iphone Elsa pun langsung direbut Erlan.
" Katakan dimana Kristal ?! " ujar Erlam dengan nada naik satu oktaf.
" Saya tak tau, tadi siang Kristal bilanh kalau dia sakit. Pas saya mengatakan ingin menjenguknya, Kristal malah tak mengijinkannya dengan alasan jika saya kesana bisa-bisa kak Elsa memarahi saha karna kejadian kemarin. " ujar Aron yang panjang kali lebar dan Elsa serta Erlan yang mendengarnya membeku. Tadi setelah Erlan merebut iphone Elsa, Elsa menyuruhnya mengencangkan volumenya agar dirinya bisa mendengarkannya.
" KITA HARUS CARI KRISTALL ! AYO KAKK !! ELSA TAK MAU TERJADI SESUATU SAMA KRISTALL !!! " ujar Elsa dengan nada meninggi sedangkan Aron yang masih tersambung terkejut.
" Kak El !! Ada apa ?! Dan dimana Kristall !! " ujar Aron dari seberang telpon dengan kekhawatiran yang membuncah dan Elsa tersadar sambungannya dengan Aron masih terhubung.
" Kristal tidak sakit dan sampai sekarang Kristal belum pulang. " ujar Elsa yang membuat Aron tambah khawatir.
" Kalau begitu Aron akan cari Kristal, Kak Elsa tak usah cemas dan setelah Aron ketemu Kristal, Arom akan hubungi kakak. " ujar Arom dengan mengakhiri sambungannya dan langsung melacak keberadaan Kristal dari sambungan terakhir kalinya dengan Kristal.
Erlan yang tersadar dari keterkejutannya langsung menghubungi asisten Ari untuk melacak keberadaan Kristal dan menyuruh semua anak buahnya berpencar mencari keberadaan Kristal.
" Lacak keberadaan Kristal dan suruh semua anak buah mencarinya sampai dapat !! " ujar Erlan dengan langsung mematikan sambungannya tanpa memberi kesempatan asistennya menjawab.
" Kak Lan, Ayo kita cari Kristal. " ujar Elsa yang tengah terisak, sebelim Erlan menjawabnya terdengar suara bariton di belakanh mereka yang langsung membuat kedua insan tersebut menengok ke sumber suara dan berdirilah pria paruh baya dengan pakaian kantornya yang sedang memandang penuh intimidasi.
" Da-daddy. " ujar Elsa yang terkejut dengan kehadiran daddynya di belakang mereka dan Erlan tak bergeminh sedikit pun.
" Apa yang terjadi dengan Kristal ?!! " ujar pria paruh baya dengan masih terlihat tampan dan gagah.
" KATAKANN !!! " ujar pria paruh baya tersebut dengan meninggi yang tak lain Kevin Alexander Abraham.
" Daddy, kapan pulang ? " ujar Erlan dengan menghampiri Kevin diikuti Elsa di belakangnha dan langsung mencium punggung tangan Kevin.
" Jangan mengalihkan pembicaraan. " ujar Kevin dengan menatap Erlan dengan tajam.
" I-ituu. " ujar Erlan yang bingung menjelaskannya dari mana, Kevin yang melihatnya geram dan menatap putrinya untuk meminta jawaban.
" Kristal hilang. " ujar Elsa dengan menunduk takut melihat raut wajah merah padam yang terpancar dari daddynya.
" PASTII INIII ULAHH MUUU !!! " ujar Kevin dengan membentak putra sulungnya.
" Kenapa jadi Erlan ?!! " ujar Erlan dengan kesal karna dirinya yang disalahkan.
" Karna kau yang terus-terusan menyalahkan Kristal atas meninggalnya mommu mu. " ujar Kevin kesal dengan perbuatan putra sulungnya, yang tetus membenci putri angkatnya.
" Itu emang faktanya !! Gara-gara dia, mommy tiada dan kalau dia gak merengek buat pergi !! Mommy pasti masih ada !!! " ujar Erlan dengan Emosi melihat daddynya menyalahkan dirinya, Padahal itu faktanya.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa like, rate serta komennya :) kalau bisa votenya juga ya, hehehehe 😂
See you tomorrow guys 😘
perannya kebanyakan