NovelToon NovelToon
Aku Dan Sahabat Kecilku

Aku Dan Sahabat Kecilku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:980.8k
Nilai: 5
Nama Author: e'Rmaa

Kisah masa kecil anak laki-laki dan perempuan bernama Gilang dan Andin. Mereka adalah sepasang sahabat kecil. Mereka sama-sama duduk di bangku Sekolah Dasar.

Orang tua Gilang adalah seorang pegawai negeri sipil dan orang tua Andin adalah seorang petani. Meski mereka berasal dari status sosial yang berbeda, orang tua mereka tidak pernah melarang untuk berteman.

Suatu ketika, saat Gilang dan Andin lulus kelas 6 Sekolah Dasar. Orang tua Gilang dipindah tugas di kota. Akhirnya mereka terpisah. Gilang harus mengikuti orang tuanya dan tinggal di kota. Sedangkan Andin masih tetap di desa.

Setelah dua belas tahun berlalu, Gilang sudah lulus kuliah dan diterima kerja sebagai seorang dokter. Dan suatu saat, Gilang ditugaskan untuk mengabdi di sebuah desa yaitu Banjar Wangi tempat dia tinggal dulu waktu kecil.

Gilang pun dipertemukan dengan Andin yang sudah lama tak bertemu. Gilang bekerja di Puskesmas Desa Banjar Wangi. Disana dia bertemu dengan Andin yang bekerja sebagai seorang guru.

Saat bertemu Andin, Gilang sudah berstatus tunangan dengan Friska (teman kuliah Gilang).

Akankah Gilang dan Andin dapat bersatu?

Simak terus kelanjutan ceritanya ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e'Rmaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26# Gilang sakit

Keesokan harinya.

Pagi yang cerah. Hari dimana Andin masih libur sekolah. Andin mempunyai ide mengajak Gilang untuk bermain.

Saat di kamarnya...

"Gimana kalau hari ini aku ajak Gilang bermain layang-layang. Pasti dia mau deh. Kalau gitu aku akan ke rumahnya. Tapi sebelumnya aku harus bantu ibu dulu, " ucap Andin lirih di dalam kamarnya.

Andin pun segera bangun dari tempat tidurnya. Dia pun segera mandi dan sholat shubuh. Dan setelah itu, Andin pergi ke dapur untuk membantu ibunya.

"Bu, Andin bantu ya. " ucap Andin.

"Boleh dong sayang. Kamu bantu ibu potong sayur ya," jawab ibu.

"Iya bu, " jawab Andin.

Andin pun membantu ibunya memotong sayur. Dan tak lama kemudian, ayah Andin pun bangun.

"Wah, anak ayah pagi ini kok bangunnya cepat. Bukannya hari ini kamu masih libur nak, " ucap ayah.

"Iya yah. Hari ini memang Andin masih libur tapi Andin ingin bantu ibu, " jawab Andin.

"Bagus nak. Kamu memang anak ayah yang sangat rajin. Sekarang ayah mau mandi dulu ya, " ucap ayah.

"Iya yah, " jawab Andin.

Setelah selesai memotong sayur, ibu pun memasak. Dan Andin menyapu dalam dan halaman rumahnya.

"Akhirnya selesai juga bersih-bersih rumahnya. Tapi aku belum mengepel lantainya. Ya sudah deh, sebaikt aku lanjutkan ngepel lantainya biar aku bisa segera ke Gilang, " ucap Andin lirih di halaman depan rumahnya.

Andin pun segera mengepel lantainya. Dan setelah selesai semua pekerjaan rumahnya. Andin pun masuk ke dapur.

"Andin. Kerjaannya sudah selesai kah?," tanya ibu.

"Alhamdulillah sudah selesai bu, " jawab Andin.

"Kalau begitu sekarang kamu mandi deh karena bau keringat kamu itu semakin semerbak di hidung ibu. Hehehe... " ucap ibu.

"Masa sih, baunya sampai seperti itu ya bu. Tadi pagi kan Andin sudah mandi. Masa sekarang mandi lagi sih bu, " jawab Andin.

"Iya ibu tau kalau tadi pagi kamu sudah mandi tapi kan kamu habis bersih-bersih rumah jadi pasti keringatnya lebih-lebih tuh. Sekarang kamu buruan mandi tuh. Setelah itu kita sarapan pagi sama-sama. Ayah kamu juga mau berangkat, " ucap ibu.

"Ya sudah deh kalau begitu bu. Andin akan mandi lagi deh," jawab Andin.

Andin pun segera mandi. Dan setelah itu berkumpul bersama ayah dan ibunya untuk sarapan pagi bersama.

"Andin.. Sebenarnya Andin mau kemana kok ayah lihat buru-buru banget bantu ibu. Apa kamu main ke rumah Gilang?, " tanya ayah.

"Iya yah. Andin mau ajakin Gilang main. Mumpung Gilang masih disini, " jawab Andin.

"Ya sudah. Ayah ijinkan tapi jangan terlalu lama ya, " ucap ayah.

"Siap yah. Andin akan pulang dhuhur nanti, " jawab Andin.

"Ya sudah sekarang kita sarapan dulu, " ucap ayah.

"Iya yah, " jawab Andin dan Gilang.

Mereka pun melanjutkan sarapan paginya. Dan setelah selesai, ayahnya Andin pun berangkat ke sawah.

Tak lama setelah ayah berangkat ke sawah. Andin pun pamit pada ibunya untuk ke rumah Gilang.

"Bu, Andin mau ke rumah Gilang ya. " ucap Andin pamit pada ibunya.

"Iya nak. Ingat pesan ayahmu, jangan pulang terlalu siang. " "ucap ibu.

"Iya bu. Andin ingat pesan ayah kok," jawab Andin.

Lalu...

"Andin berangkat dulu ya. Assalamualaikum, " ucap Andin sambil mencium tangan ibunya.

"Walaikumsalam, " jawab ibu.

Andin pun segera berangkat ke rumah Gilang. Tak lama kemudian, Andin pun sampai di depan rumah Gilang.

Saat Andin di depan rumah Gilang. Ternyata ada bundanya Gilang lagi menyapu halaman rumahnya.

"Assalamualaikum tante, " ucap Gilang.

"Walaikumsalam. Eh... ada nak Andin. Masuk Ndin, " jawab bundanya Gilang.

"Iya te. Gilangnya ada di rumah kah te?, " tanya Andin.

"Ada di dalam kok, Ndin. Ayo masuk ke dalam," jawab bundanya Gilang.

"Iya te, " ucap Andin.

Andin pun masuk ke dalam rumah Gilang. Bundanya Gilang mengajak Andin masuk ke dalam kamar Gilang.

"Te, kok ke kamar Gilang." tanya Andin.

"Tante ajak kamu kesini untuk lihat Gilang langsung karena dari kemarin Gilang demam, Ndin. Tadi sudah minum obat dan sekarang dia masih tidur, " ucap bundanya Gilang.

"Ya Allah tante. Ternyata Gilang lagi sakit. Kasihan Gilang. Bolehkah Andin disini tante? ," ucap Andin.

"Boleh sekali Andin. Kamu masuk saja, " jawab bundanya Gilang.

"Terima kasih tante, " jawab Andin.

"Tante tinggal bersih-bersih dulu ya, Ndin. " ucap bundanya Gilang.

"Iya te, " jawab Andin.

Andin pun masuk di dalam kamar Gilang. Dan duduk di sebelah tempat tidur Gilang.

Setelah lima menit Andin duduk. Gilang pun terbangun. Dan dia melihat Andin.

"Loh kamu Ndin. Kok kamu disini, " ucap Gilang.

"Aku tadinya kesini karena mau ajak kamu main tapi bunda kamu kasih tau kalau kamu lagi sakit," jelas Andin.

"Iya Ndin. Dari kita pulang dari lapangan itu, aku demam. Tapi sekarang aku senang sekali kalau kamu datang menjengukku, " ucap Gilang.

"Kamu cepat sembuh dong Lang. Biar kita bisa bermain lagi, " ucap Andin.

"Iya Ndin. Terima kasih ya sudah doain aku, " ucap Gilang.

"Sebenarnya aku tadi kesini itu mau ajakin kamu main layang-layang lagi Lang. Tapi kamunya lagi sakit. Jadi ditunda dulu sampai kamu sembuh ya Lang. Kamu jangan lama-lama sakitnya biar kita bisa segera main, " ucap Andin.

"Iya Ndin. Aku juga pinginnya cepat sembuh. Tapi alhamdulillah, aku sudah gak demam lagi. Tinggal pemulihan aja kok, " jawab Gilang.

"Mungkin kamu kepikiran soal kepindahan ayah kamu ya, Lang. Jadi kamu sampai sakit gini. Seharusnya kamu gak perlu pikirkan sampai seperti ini Lang. Kamu berdoa saja supaya suatu saat nanti kita bisa bertemu lagi, " ucap Andin menenangkan Gilang.

"Kami benar ya Ndin. Aku harus bisa menerima ini. Aku juga berharap begitu. Suatu saat bisa ketemu kamu lagi, " ucap Gilang.

"Apa kamu sudah makan Lang?, " tanya Andin.

"Sudah kok Ndin. Tadi pagi sebelum minum obat, " jawab Gilang.

"Alhamdulillah kalau kamu sudah makan. Kalau belum kan aku bisa suapin kamu. Hehehe... " ucap Andin.

"Kamu itu Ndin. Bisa aja bikin aku tertawa, " ucap Gilang.

"Ya sudah kamu istirahat saja dulu. Aku pamit pulang ya. Besok aku kesini lagi ya, " ucap Andin.

"Kamu kok buru-buru pulang sih Ndin," tanya Gilang.

"Tadi aku pamit cuma bentar sama ibu. Jadi sekarang aku harus pulang, Lang." ucap Andin.

"Ya sudah kalau begitu Ndin. Terima kasih kamu sudah jenguk aku," ucap Gilang.

"Sama-sama Lang. Aku pamit pulang dulu ya. Assalamualaikum, " ucap Andin.

"Walaikumsalam Ndin, " jawab Gilang.

Andin pun keluar dari kamar Gilang. Lalu dia pun pamit pada bundanya Gilang.

"Te, Andin pulang dulu ya. Besok Andin kesini lagi, " ucap Andin.

"Iya Ndin, " jawab bundanya Gilang.

"Assalamualaikum, " ucap Andin.

"Walaikumsalam, " jawab bundanya Gilang.

Andin pun meninggalkan rumah Gilang. Dan dia pun segera pulang.

1
Sumayyah Humairah
dlanjut
Enung Samsiah
MP nya ko nggk seru gitu,,,
Enung Samsiah
waaahhh berarti dah 11 tahn nggk ketemu,, pantesan andin nggk kenal dngn wahah Gilang,,,,, pangling ya
Winsulistyowati
Hm..Akhirnya Ketemu.. Jodoh ketemu..Sahabat Masa kecil..
e'Rmaa: makasih kakak sdh mampir 🙏☺️
total 1 replies
Winsulistyowati
Mereka Br✌️.Slalu Kompak..👍👍💪💪🖐️
Winsulistyowati
Aamiin 🤲🏼
Winsulistyowati
Mampir n Nyimak Critanya..🖐️
Sri Widjiastuti
sdh g pake sepeda sendiri nihh
e'Rmaa: iya kakak.
Terimakasih sudah mampir ya kak☺️🙏
total 1 replies
Linda Imala
bener-bener yang namanya cinta sejati
meski sudah terpisah tp tetap dipersatukan

Sukses ya Thor 👍☺
e'Rmaa: Makasih kak
total 1 replies
Rosa Fitriani
Sempet ikutan baper pas Gilang dipaksa nikahin Friska tapi syukurlah kalau gak jadi.

Seneng lihat Gilang sama Andin bisa bersatu lagi😁
e'Rmaa: Makasih kakak sudah mampir dan suka karya saya🙏
total 1 replies
Namira Kusuma
Benar-benar cinta sejati
Andin dan Gilang happy ending 🥰🥰
e'Rmaa: Makasih kak sudah mampir 🙏
total 1 replies
oktavia
aaa seneng bgt liat Andin sama Gilang bareng² lgi
oktavia
yok di jodohkan saja Andin sama Gilang
Lia Liyut
baru otw
Lia Liyut: sama² kak 👍🏻👍🏻
total 2 replies
Giovanni Bowono Miawaug
AKUDAV Giovanni Bowono Miawaug Alyssa Dezek ejenjethro Cupcake_Vionna
emak @l ahsan
absen....
e'Rmaa: makasih kak sdh mampir di karya saya 🙏☺️
total 1 replies
Juni Muliati Sitepu
senang n terharu aj
e'Rmaa: Terima kasih sudah mampir di novel sy🙏🤗
total 1 replies
Muntia Tia
iii
e'Rmaa: 🤗🤗.....
total 1 replies
Nani Evan
sukses terus y thor
e'Rmaa: Makasih kak🙏
total 1 replies
Nani Evan
kirain ama pak wisnu
e'Rmaa: nanti dpt jodohnya sendiri kak🤭
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!