NovelToon NovelToon
Gelombang Kehidupan.

Gelombang Kehidupan.

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: selvi serman

Menjalin hubungan serius dan hari pernikahan pun telah ditetapkan, tentunya membuat gadis manapun akan berpikir bahwa pria itulah yang akan menjadi imam dalam rumah tangganya, tak terkecuali gadis cantik bernama Azira putri. Namun semua mimpi dan harapan indah itu hancur seketika, dengan kedatangan seseorang dari masa lalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi serman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26.

Di saat Leon dan Reka tengah berdiskusi serius, di tempat yang berbeda, Lexi justru tengah menyiapkan selimut untuk digunakannya tidur di sofa malam ini. Ya, Zira terang-terangan menolak untuk tidur seranjang dengannya. Lexi tidak protes apalagi sampai marah, pria itu menuruti keinginan istrinya untuk tidak tidur seranjang.

"Sudah larut malam, sebaiknya beristirahatlah!." Kata Lexi dengan suara yang terdengar begitu lembut pada Zira.

"Hm." Gumam Zira yang kini tidur memunggungi sofa yang ditempati oleh Lexi.

"Hari ini kamu mungkin membenciku, tapi suatu hari nanti aku pasti akan membuatmu jatuh cinta kepadaku dan bahkan tidak sanggup jauh dariku, sayang." Batin Lexi sembari menatap punggung Zira. Kini Lexi mulai merebahkan tubuhnya di sofa. Sungguh, seumur hidup ini kali pertama Lexi tidur di sofa. Walaupun rasanya kurang nyaman terlebih sofa tak dapat menampung seluruh tinggi badannya, Lexi tetap rela melakukannya.

Zira yang tak kunjung dapat memejamkan mata lantas berbalik badan menghadap ke arah sofa, hingga ia dapat melihat wajah teduh Lexi di bawah cahaya temaram lampu tidur. Entah apa yang ada dipikirannya ketika menyaksikan wajah teduh Lexi saat terlelap, yang jelas cukup lama Zira menatap ke arah pria yang kini berstatus suaminya itu, hingga pada akhirnya Ikut tertidur.

Keesokan paginya. Lexi yang lebih dulu bangun, segera menuju kamar mandi karena pagi ini ia ingin menepati janjinya pada dokter Riki untuk berkonsultasi tentang kondisi ayah dari pria itu. Kurang lebih setengah jam kemudian, Lexi keluar dari kamar mandi dengan kondisi yang jauh lebih segar, rambutnya pun masih nampak basah.

Tidak dapat dipungkiri, tubuh Lexi memang sangat menawan dengan keberadaan roti sobek di sana, maka tak heran jika banyak kaum hawa yang mengagumi sosoknya. Zira yang melihatnya pun sempat terpesona, namun secepat kilat memalingkan wajahnya ke sembarang arah. Rencananya hari ini Zira akan kembali bekerja setelah kemarin meminta izin. Ya, ia meminta izin sehari saja khusus untuk hari pernikahan dan itu hanya diketahui oleh Dirut rumah sakit. Sementara rekan sejawatnya, tak seorangpun yang tahu tentang pernikahannya, kecuali dokter Riki. Dokter yang sebulan lalu menangani kondisinya saat sedang dirawat di rumah sakit.

"Mandilah, jika hari ini ingin kembali bekerja!." Kata Lexi sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil, sebelum berlalu menuju walk-in closet.

"Hm." Zira turun dari tempat tidur, meraih handuk dan lanjut menuju kamar mandi.

Tak jauh berbeda dengan Lexi, hanya dengan waktu kurang lebih setengah jam Zira nampak keluar dari kamar mandi dengan menggunakan bath towel untuk menutupi tubuh po-losnya. Di saat yang hampir bersamaan dengan Zira keluar dari kamar mandi, Lexi nampak keluar dari walk-in closet.

Cahaya yang menembus jendela kaca tepat mengenai tubuh Lexi hingga membuat aura pria itu terlihat nyaris sempurna. Jas putih kebanggaannya semakin menambah porsi ketampanan serta karisma dalam diri pria itu.

Deg

Lagi-lagi, Zira memalingkan wajahnya ke sembarang arah saat menyadari Lexi mengarahkan pandangan ke arahnya.

"Aku sudah selesai, masuklah!." Lexi mempersilahkan Zira gantian menggunakan walk-in closet.

Beberapa menit kemudian, Zira pun selesai bersiap, mengenakkan pakaian kerjanya dan tak lupa merias wajahnya dengan make-up tipis agar terlihat lebih fresh.

"Jika tidak ingin berangkat bersama, mas akan meminta sopir untuk mengantarmu." Lexi tidak ingin memaksa Zira untuk berangkat bersamanya jika memang tidak ingin.

"Baiklah. Aku diantar sama sopir saja." Balas Zira.

Lexi mengangguk tanpa protes, sebelum akhirnya berlalu meninggalkan kamar. Seharusnya Zira senang dengan sikap Lexi yang seperti sekarang ini. Tapi entah mengapa, bukannya merasa senang, hati Zira justru dongkol saat Lexi langsung mengiyakan begitu saja tanpa protes.

*

Mobil Lexi serta mobil yang mengantarkan Zira tiba di rumah sakit diwaktu yang hampir bersamaan. Kedatangan Lexi disambut langsung oleh Dirut rumah sakit yang didampingi oleh wakil Dirut, yakni seorang wanita cantik berusia di akhir dua puluh tahunan. Wanita cantik itu tetap tersenyum manis pada Lexi, sekalipun pria itu memasang wajah datar.

"Selamat pagi, tuan Lexiano Fernandez." Sapa pak Dirut.

"Pagi." Sebelum berlalu bersama Dirut RS, sekilas Lexi melirik pada istrinya yang baru saja turun dari mobil.

"Pagi... Dokter Zira." Sapaan dari seorang rekan sejawatnya berhasil mengalihkan perhatian Zira dari objeknya.

"Ganteng kan pemilik rumah sakit ini?." Rupanya rekan sejawatnya tersebut memperhatikan Zira saat menatap ke arah Lexi.

"Pemilik rumah sakit?." Cicit Zira seperti tak percaya.

"Benar. Tuan Lexiano Fernandez adalah pemilik rumah sakit ini dan beliau juga berprofesi sebagai dokter spesialis jantung." Untuk profesi lain Lexi sebagai seorang dokter spesialis, Zira sudah tahu dari obrolan suaminya itu bersama dokter Riki tempo hari, tetapi untuk status Lexi sebagai pemilik rumah sakit, Zira baru tahu tentang hal itu.

"Nggak heran sih, wakil Dirut sampai bela-belain datang sejak pukul setengah enam pagi tadi demi menyambut kedatangan dokter Lexiano, habisnya beliau sangat pantas untuk dinanti, sudahlah kaya raya, ganteng, berwibawa, berkarisma pula. Agh.... intinya kita nggak pantaslah bersaing dengan wakil Dirut untuk mendapatkan tuan Lexiano Fernandez." Rekannya tersebut terus berceloteh disamping Zira karena tak tahu menahu siapa Lexi bagi Zira.

"Setampan itu kah dia di mata para wanita diluar sana?." Batin Zira setelah pamit duluan pada rekannya itu.

Seperti janjinya pada dokter Riki, hari ini kedatangan Lexi khusus untuk melayani sesi konsultasi tentang penyakit yang diderita oleh ayahnya dokter Riki, bukan untuk hal-hal yang lain, termasuk untuk sekedar mengenalkan diri sebagai pemilik rumah sakit. Karena, Lexi tak punya waktu luang untuk itu. Setelah selesai agendanya bersama dokter Riki dan ayahnya, rencananya Lexi harus segera menuju ke perusahaan karena ada meeting penting bersama tamunya yang berasal dari negara paman Sam.

"Kalian tahu tidak, pagi ini pemilik rumah sakit datang berkunjung ke sini. Mana orangnya ganteng banget lagi...."

"Yang benar?."

"Tentu saja, memangnya sejak kapan aku bohong mengenai pria ganteng, hm."

"Jangan mimpi ketinggian, orang dari kalangan berada seperti tuan Lexiano Fernandez mana mungkin melirik pada dokter seperti kita yang hanya mencari nafkah di rumah sakit miliknya."

Baru saja tiba di ruangannya bertugas, Zira sudah disambut oleh obrolan para rekannya.

"Memangnya apa yang salah jika kita hanyalah dokter yang mencari nafkah di rumah sakit ini? Bukankah menikah tidak mesti dengan yang status sosialnya sama." Entah mengapa kalimat tersebut lolos begitu saja dari mulut Zira hingga langsung mendapat tanggapan dari rekan sejawatnya.

"Zaman sekarang sangat jarang orang kaya menikah tanpa melihat status sosial dari pasangannya, dokter Zira, terlebih jika pria yang telah memiliki kekayaan unlimited kayak tuan Lexiano Fernandez. Beliau pasti akan mencari pasangan yang sepadan dengannya, kecuali jika benar-benar cinta, karena sejatinya cinta tidak memandang logika."

1
Felycia Fernandez
Jelas lah Zira..
kamu benci banget ma Lexi,tanpa kamu sadari suami mu banyak pengagumnya
Felycia Fernandez
ini nih ciri perempuan,nggak jelas apa maunya..
dan aku begitu juga 😆😆😆
Felycia Fernandez
good Leon 👍👍👍👍👍
Felycia Fernandez
nikahi aja Reka Leon..
kesian dia karena ambisi gila orang tuanya yang ingin berbesan dengan orang tua mu
Felycia Fernandez
sering cedera di perut ya bisa fatal nantinya...😡
Felycia Fernandez
jiaaaaah...
Mimi aja Lex 🤣
Uba Muhammad Al-varo
udah mulai terbuka hati dan pikirannya Zira ke Lexiano gara2 mendengarkan omongan orang lain🤔🤔🤔
nayoon
cie cie ada yg mulai penisirin ni
nayoon
semngat BG aku padamu 👍
nayoon
lamban laut .kamu bakal sadar zira bahwa takdir lebih indah dari yg kita rencanakan
nayoon
mungkin awalnya menikah tanpa cinta,tapi percayalah akan indah akhirnya,karna itu yg sudah aku rasakan , langsung nikah tanpa pacaran dan Alhamdulillah aku bahagia,malahan yg awalnya pacaran 2 th tanpa kejelasan aku tinggalkan dengan orang baru yg jelas pasti,ehhh malah curhat aku 🤭🤣
Felycia Fernandez: Oalah sama kita kk..
aku malah nikah karena di jodohkan 😆😆😆
sangat lama untuk menerima satu sama lain..
tapi yang sudah di satukan Tuhan sebisa mungkin jangan ada perpisahan...
total 1 replies
Ayila
makin seru ceritanya
Azzahra Sevita Hanum Dimitry
thanks you thorrr dah crazy up
Lia siti marlia
yap itu lah cinta zira tak memandang logika seperti cinta lexi ke kamu zira 🥰🥰🥰🥰
Lia siti marlia
yap aku setuju kamu menikahi reka leon anggap aja simbiosis mutualisme siapa tahu nantinya ada benih benih cinta di antara kalian 🤭🤭🤭
Lia siti marlia
ok thorrr gak apapa semangat buat up nya 🤗🤗🤗🤗
Lia siti marlia
aku harap lexi tidak mengeajak zira untuk tinggal selamanya di rumah keluarga fernandes 😌 supaya zira tidak merasa canggung sama leon 😁
Balqistri
dengar zira kalo dr lexi menikah karena mencintai mu
Selvia
maaf atas ketidaknyamanannya sayang🙏 sepertinya terjadi sedikit kesalahan akibat jaringan wifi yang kurang stabil sehingga terjadi update untuk pengulangan bab, tapi sudah direvisi ya.... tinggal menunggu untuk lulus review....
Uba Muhammad Al-varo: 👍💪💪💪💪💪
total 1 replies
Felycia Fernandez
ternyata pengulangan bab
Felycia Fernandez: ma sama kk Selvi..
aku nggak sabar liat Lexi meluluh kan hati Zira , apakah setangguh Dika meluluhkan hati Zaliva atau se tulus Devan meluluhkan hati aaah lupa aku kk nama mantan si Sandi 😭🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!