Kalau biasanya novel bercerita tentang Kisah percintaan Seorang CEO kejam, angkuh nan sempurna bersama gadis biasa
tapi berbeda dengan disini,
disini akan menceritakan sepasang hati yang terpaksa menerima sebuah perjodohan, namun berakhir dengan cinta.
Dan disini juga menceritakan hal-hal remeh yang biasa terjadi pada rumah tangga, rasa egois yang terkadang berada pada diri manusia, sikap realistis yang biasa diambil dalam situasi apapun dan Tentu saja rasa cinta
Dan cerita mereka akan dimulai disini...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adley, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
T 26
****
"Kita kembali ke hotel, aku mau mandi badanku terasa lengket" berjalan menuju mobil
Selesai mandi Daniel mengistirahatkan tubuh dan pikiran nya sebentar sebelum ponselnya berdering.
Tringgg tringgg suara ponsel Daniel. Daniel tersenyum rasa lelah dan kesalnya mencair setelah mendapat telpon dari isterinya.
"Assalamualaikum sayang" sapa lembut dari seberang sana
"Waalaikumsalam cantik" jawab Daniel
Membuat Nova tersipu malu dan membuat pipinya merah merona "kamu lagi apa sayang"
"Aku lagi berbicara dengan bidadari hatiku" jawaban Daniel otomatis membuat Nova tersenyum malu
"Kamu jam berapa sampai disana? Tanya Nova
"Mungkin sekitar pukul 10 pagi tadi, kenapa sayang?
"Kenapa kamu tidak mengabari aku ketika kamu sudah sampai?
"Maafkan aku, tadi aku langsung menuju lahan proyek, jadi tidak sempat mengabari mu, ini saja aku baru kembali ke hotel dan baru selesai mandi, maaf ya"
"Baiklah aku maafkan, apa kamu sudah makan?
"Belum, aku akan makan sebentar lagi".
"Kamu jangan sampai telat makan, jaga kesehatan disana jangan sampai sakit"
"Iya sayang, aku akan menjaga diriku, kamu juga harus jaga diri baik-baik saat aku tidak ada, jangan terlalu lelah ya"
" Iya sayang aku mengerti, kamu jangan lupa jaga mata dan jaga hatimu juga untuk ku, kalau aku tahu disana kamu melirik wanita lain akan aku congkel matamu" ancam Nova
Daniel tertawa mendengar ancaman dari Nova " aku berjanji akan menjaga mata, tubuh dan hatiku hanya untukmu"
"Aku sangat merindukanmu" ucap Nova lirih namun masih bisa didengar oleh Daniel
"Sayang aku juga sangat merindukanmu" ucap Daniel
"Sayang aku masih harus bertemu dengan klien aku akan menelpon mu lagi nanti ya" ucap Daniel
"Baiklah hati-hati sayang, i love you so much"
"I love you more"
*******
Nova benar-benar merasakan kekosongan. Setelah lima hari suaminya pergi, tapi ia merasa begitu merana. Ia ingin sekali menghubungi Daniel tapi takut mengganggu pekerjaan Daniel. Yang dilakukannya hanya berharap ponselnya berdering pertanda suaminya menelpon atau pun hanya mengirimkan pesan kepada dirinya.
Tok tok tok
Suara pintu diketuk dari luar membuat Nova tersadar dari lamunannya.
"mmm, masuk"
Seorang wanita berjalan masuk dengan anggun dan mendudukkan bokongnya di kursi pasien dengan angkuh sambil mengamati sekelilingnya dengan tatapan sinis.
"Ada yang bisa saya bantu? Tanya Nova. Wanita itu menoleh ke arah Nova dan melepas kacamata hitamnya yang hampir menutupi sebagian wajahnya dengan gaya angkuhnya
"Clara, mau apa dia?" bantin Nova
"Apa kau masih ingat aku? Wanita itu tertawa mengejek "tentu saja kau masih ingat pada wanita sesempurna diriku" ucapnya meneliti penampilan Nova
"Sabar, sabar, anggap saja itu angin lalu" batin Nova menahan amarah
"Ada yang bisa saya bantu? Apakah anda punya keluhan? Tanya Nova
"Aku merasa mual saat masuk kemari" ucap Clara
"Mual, lalu apalagi?
"Aku juga sangat, sangat ingin muntah sekarang" ucap Clara sambil berputar-putar ingin muntah
"Aduh mbak, jangan kotori ruangan saya dengan muntahan anda yang menjijikan itu, silahkan anda muntah di tempat sampah saja sana"
"Apa kau bilang? Muntahan ku menjijikan?
"Lalu apa anda pikir itu tidak menjijikan?
"Ten-tentu saja"
"Oh ya ternyata walaupun anda cantik tetapi anda juga jorok, tapi tetap saja menurut saja itu menjijikan mbak"
"Kau benar-benar yaa" ucap Clara ingin menampar pipi Nova. Tapi dengan sigap Nova menangkapnya dan mencengkeram kuat pergelangan tangan Clara
"Jangan buang waktuku hanya untuk meladeni wanita seperti anda, Jika anda tidak berkepentingan disini silahkan pergi, pintu ada disebelah sana" ucap Nova menghempaskan kasar tangan Clara
"Kau mengusirku? apakah begini cara pelayanan mu pada seorang pasien? Benar-benar tidak mencerminkan seorang dokter yang baik" ucap Clara sambil memegang pergelangan tangannya yang sakit.
"Kelakuan anda juga tidak mencerminkan sikap seorang pasien yang baik, jadi silahkan pergi, atau aku panggilkan Security untuk menyeret mu keluar dari sini" bentak Nova
"Kau! Ingat aku akan membalas mu nanti" ucap Clara sambil mengambil tasnya dengan kasar dan pergi melangkah keluar.
Nova terduduk di kursi nya sambil memijat pelipisnya tidak menyangka bahwa Clara akan mendatangi dirinya di tempatnya bekerja.
"Tapi kalau dipikir-pikir kejadian barusan seperti cerita yang baru-baru ini ramai diperbincangkan, di mana isteri sah di lanbrak oleh pelakor, tapi disini pelakor nya tidak diterima oleh si suami Hanya dia yang berusaha merusak rumah tangga orang lain. Nova tersenyum sendiri dengan pikirannya
"Ah, aku haus aku mau minum es kopi susu sepertinya enak" ucap Nova dan keluar ruangan nya menuju kantin rumah sakit untuk membeli kopi, di tengah jalan Nova ditabrak oleh dokter Yoga.
"Maafkan aku" ucap dokter Yoga
"Oh, tidak pa-pa"
"Dokter Nova Kenapa akhir-akhir ini aku jarang melihat mu?
"Tentu saja kamu jangan melihat ku karena aku selalu menghindar dari mu" batin Nova
"Benarkah?
"Hmm, bagaimana kabarmu?
"Aku baik-baik saja, dokter maaf aku ada janji dengan seseorang aku harus pergi dulu. Nova meninggalkan dokter Yoga dalam kebingungan. Nova kembali ke ruangan nya tanpa membawa es kopi dan kembali melanjutkan pekerjaannya sampai waktunya pulang.
Saat di lobi rumah sakit lagi-lagi Nova berpapasan dengan dokter Yoga yang juga ingin pulang, Nova mencoba berjalan dengan cepat namun ketika ia sampai di teras rumah sakit dokter Yoga berhasil mengejarnya dan menangkap pergelangan tangannya membuat langkah Nova terhenti.
"Nova" panggil dokter Yoga
"I-IYA ada apa dok?
"Kamu pulang bareng aku ya"
"Tidak perlu dok, saya sudah ada supir yang jemput"
"Mana kok gak ada? Kamu bohong ya"
"Mungkin sebentar lagi sampai"
"Kamu pulang sama aku aja, ada hal yang ingin aku bicarakan"
"Maaf Lain kali saja, Sekarang aku tidak ada waktu.
"Dok bisa lepas tangan saya tidak enak dilihat orang" ucap Nova dengan suara pelan
"Oh, maafkan aku. Tapi apa kamu benar-benar tidak ada waktu? Bagaimana weekend nanti apa kamu ada waktu?
"Maaf, aku sudah ada janji dengan seseorang"
"Jadi kapan kamu ada waktu?
"Entahlah aku tidak tahu. Dokter maaf saya pamit pulang dulu jemputan saya sudah datang" ucap Nova sopan
"Kabari aku jika kamu punya waktu ya" teriak Dokter Yoga. Namun Nova tidak menjawab dan langsung masuk kedalam mobil dan berlalu meninggalkan dokter Yoga yang masih berdiri mematung di tempatnya.
"Kenapa dia seperti sedang menghindari ku, apa aku melakukan kesalahan padanya? Masih dengan pikirannya yang merasa aneh dengan sikap Dokter Yoga pergi menuju parkiran mobil dan melajukan mobilnya kerumah.
Di dalam mobil seorang wanita tersenyum penuh kemenangan seperti habis mendapatkan sebuah jackpot yang tak ternilai harganya.
"Hohoho, kita lihat apakah suami mu masih akan bertahan bersama mu jika melihat gambar ini? "Ah, aku penasaran dengan reaksinya nanti bagaimana. Ucapnya sambil melihat hasil jepretan foto yang baru saja ia ambil beberapa menit yang lalu.
sedih bangat thor 😭😭