NovelToon NovelToon
Young WIDOWER

Young WIDOWER

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Fantasi / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: intanpermata

Menyandang status duda diusianya yang masih sangat muda adalah hal yang sama sekali tidak pernah terbayangkan oleh Abrisam Xander Rahadian.


Hatinya telah membeku dan tidak berniat ingin mencari pendamping ataupun sosok ibu untuk putranya semenjak ia merasa dikecewakan dan sakit hati oleh mantan istrinya yang begitu tega meninggalkannya terutama putranya yang usianya belum genap satu tahun yang masih sangat membutuhkannya.

Ingin tau lebih lanjut cerita tentang Abrisam Xander??? Ikuti ceritanya yuk!!🙏😊😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon intanpermata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 25

Abrisam sedang berada didalam ruang kerjanya setelah menemani Alan makan malam juga menemaninya tidur. Ia sampai tidak nafsu untuk makan. Pikirannya melayang dan kembali memikirkan Zefanya.

Ia masih tidak menyangka, gadis yang dimatanya terlihat sangat cantik, baik, ramah dan penyayang terutama kepada Alan, ternyata telah membohonginya dan membuatnya merasa sangat bodoh.

Dalam seketika Zefanya telah membuatnya merasakan cinta yang sesungguhnya, namun dalam seketika pula ia menghancurkannya begitu saja.

Abrisam tersadar dalam lamunannya saat mendengar suara ketukan pintu dari luar ruangan kerjanya.

Tok! Tok! Tok!

"Masuk!" Ucap Abrisam saat mendengar suara ketukan pintu dari luar ruang kerjanya.

"Tuan Sam!" Bi Asih menyapa Abrisam saat masuk kedalam ruang kerja Abrisam dan melangkah lalu duduk dikursi depan meja kerja Abrisam.

"Ya Bi, ada apa?" Jawab Abrisam dengan wajah yang terlihat gelisah.

"Apa Tuan baik-baik saja?" Tanya Bi Asih sambil mengamati raut wajah Abrisam.

"Aku baik-baik saja Bi! Memangnya kenapa?" Tanya balik Abrisam dengan mengernyit menatap Bi Asih.

Bi Asih mengamati raut wajah Abrisam dengan seksama dan ia merasa kalau ada yang berbeda dengannya saat ini, seperti sedang ada masalah yang serius.

Sepertinya Tuan Sam memang sedang ada masalah! Apa Tuan Sam sedang ada masalah dengan nona Zefanya ya? Aku tidak melihatnya setelah kembali dari sekolah Alan tadi!

Gumam Bi Asih sambil mengamati wajah Abrisam.

Bi Asih yang sudah sejak lama bersama Abrisam, bahkan dari Abrisam masih berusia dua tahun, Bi Asih sudah mengasuhnya. Ia sangat mengenal bagaimana Abrisam.

Dan dapat dengan mudah ia menebak kalau Abrisam sedang ada masalah.

"Apa bibi sedang memikirkan sesuatu?" Tanya Abrisam kembali karena Bi Asih hanya diam saja.

"Emm..Tuan Sam, boleh bibi bertanya?" Tanya Bi Asih dengan serius sambil menatap Abrisam.

"Ya, tentu saja!" Jawab Abrisam sambil menatap Bi Asih.

"Apa yang sebenarnya sedang terjadi denganmu Tuan?" Tanya Bi Asih dengan serius.

Abrisam menghela nafasnya panjang. Ia sudah menduga kalau Bi Asih pasti akan menanyakan ini kepadanya.

"Dia sudah pergi Bi!" Jawab Abrisam kepada Bi Asih sambil menyandarkan punggungnya dikursi kerjanya.

"Apa maksudmu Tuan?" Tanya Bi Asih merasa tidak mengerti.

Kemudian Abrisam menceritakan semua yang telah terjadi hingga Zefanya pergi dan ia mencarinya hingga ia harus menerima kenyataan yang membuat hatinya kembali merasa sangat kecewa dan sakit.

"Aku minta maaf karena berbohong kepada bibi! Aku hanya tidak ingin Alan tau dan bersedih!" Ucap Abrisam setelah menceritakan semuanya kepada Bi Asih.

"Kamu tidak perlu meminta maaf kepada bibi Tuan! Bibi sangat mengerti! Lalu bagaimana nanti kalau Alan masih terus menanyakan tentang nona Zefanya?" Tanya Bi Asih merasa sangat cemas.

"Aku akan berusaha membuat Alan untuk melupakannya Bi! Aku juga minta tolong kepada Bibi untuk tidak lagi membahas tentang dia!" Ucap Abrisam dengan serius dan wajah yang sulit dimengerti.

...***************...

Di apartemen milik Alexa.

"Thank you honey! Kamu sungguh luar biasa!" Ucap Iqbal sambil mengecup sekilas bibir Alexa lalu menyelimuti tubuh polosnya setelah pergulatan panas mereka.

"Hmm! Kamu juga sangat luar biasa honey!" Jawab Alexa sambil memejamkan matanya karena merasa sangat lelah, entah telah berapa kali Iqbal membuatnya melepaskan pelepasannya hingga ia benar-benar merasa lemas.

Drrrt! Drrrt! Klinong!

Ponsel milik Iqbal yang diletakkan dimeja didalam kamar Alexa bergetar dan berdering. Iqbal segera memakai celananya dan beranjak mengambil ponselnya.

"Ya! Ada apa Sam?" Tanya Iqbal setelah menerima panggilan telepon dari Abrisam.

"...."

"Oke, aku akan segera kesana!" Jawab Iqbal kemudian memutuskan sambungan teleponnya dan berbalik melihat Alexa yang sudah terlelap karena kelelahan. Iqbal pun segera memakai pakaiannya kembali dan keluar dari apartemen Alexa.

"Dia pasti sedang ada masalah!" Gumam Iqbal setelah melajukan mobilnya menuju tempat dimana Abrisam berada.

Iqbal juga mengirim pesan kepada Barra karena sebelumnya Barra telah memberitaunya kalau ia sudah kembali dari perjalanan bisnisnya dan mengajaknya untuk berkumpul.

...***************...

"Hai brother!" Seru Iqbal sambil menepuk bahu Abrisam yang sedang duduk dikursi depan meja bartender.

Abrisam hanya diam dan meminum minuman yang telah dipesannya. Ia sedang berada disebuah Club Malam yang terkenal di kota J.

"Ada masalah apa Sam?" Tanya Iqbal setelah memesan minuman.

"Tidak ada!" Jawab Abrisam dengan wajah tanpa ekspresinya.

"Benarkah? Aku tidak percaya!" Ucap Iqbal kemudian meminum minumannya yang baru saja diberikan oleh bartender.

Abrisam tidak menghiraukan ucapan Iqbal. Ia menuang kembali white wine kedalam gelasnya dan meneguknya hingga habis dalam dua tegukan kemudian menuangnya lagi kedalam gelasnya dan meneguknya hingga habis.

Iqbal yang juga sangat mengenal Abrisam yang merupakan teman baiknya itu, ia sudah bisa menebak kalau Abrisam memang sedang ada masalah yang serius.

Ia hanya diam dan terus mengamati teman baiknya itu sambil menggelengkan kepalanya dan tersenyum.

"Pasti sedang ada masalah dengan gadisnya!" Celetuk Iqbal sambil meminum sampanye miliknya.

"Tidak usah membahas wanita dihadapanku!!" Ucap Abrisam dengan tajam dan membuat Iqbal semakin yakin bahwa teman baiknya ini memang sedang ada masalah dengan gadisnya yang merupakan guru di sekolah Alan.

"Jadi kamu benar-benar telah jatuh cinta kepadanya? Aku tetap akan menunggu hadiah darimu karena dugaanku benar!" Ucap Iqbal dengan menyeringai dan menoleh kearah Abrisam.

Abrisam lebih memilih diam dan terus meminum white wine nya.

"Woy! Gila!! Akhirnya aku bisa bertemu kalian!!" Seru teman baik mereka yang baru saja datang sambil menepuk pundak keduanya dari belakang secara bersamaan.

"Wah sang pengusaha muda yang satunya akhirnya sudah kembali! Apa sudah mendapatkan wanita bule yang kau inginkan?" Ucap Iqbal sambil memutar duduknya dan meninju pelan dada teman baiknya yang berdiri dibelakangnya.

Setelah melakukan perjalanan bisnisnya selama hampir enam bulan di luar negeri, teman baik mereka yang bernama Barra kini bisa kembali dan ikut berkumpul lagi dengan Iqbal juga Abrisam.

"Aku sedang malas membahas wanita! Wanita itu hanya akan membuat hati dan pikiran kita menjadi kacau saja! Benarkan Sam?!" Ucap Barra sambil merangkul Abrisam.

"Hmm! Kau benar!" Jawab Abrisam sambil meneguk white wine nya kembali.

Iqbal hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya saja mendengar ucapan teman-teman baiknya yang anti dengan wanita.

"O ya, apa si tuan dokter masih tidak bisa ikut berkumpul dengan kita?" Tanya Barra sambil menuang red wine kedalam gelasnya.

"Dia masih sulit untuk meluangkan waktunya karena selalu ada saja pasien yang butuh pertolongannya!" Jawab Iqbal sambil menoleh kearah Barra yang duduk di tengah-tengah mereka.

Abrisam yang sudah minum banyak, ia memijat pangkal hidungnya sendiri karena sudah merasa pusing dan pandangannya sudah mulai tidak fokus.

"Apa kamu sudah mabuk?" Tanya Barra sambil menoleh dan menyenggol lengan Abrisam dengan sikunya.

"Sepertinya dia sudah mabuk!" Sahut Iqbal dengan menyeringai.

"Apa dia sedang ada masalah?" Tanya Barra sambil menoleh kearah Iqbal.

"Sepertinya masalah dengan wanita!" Jawab Iqbal dengan berbisik dan terkekeh.

"Tapi bukan dengan si wanita harimau itu kan??" Tanya Barra dengan melebarkan matanya menatap Iqbal.

"Tentu saja bukan!" Jawab Iqbal dengan sewot.

"Lalu?" Tanya Barra dengan penasaran.

"Entahlah bagaimana ceritanya, aku masih belum tau! Kau tau sendiri kan, dia selalu menyembunyikan masalahnya sendiri!" Jawab Iqbal kemudian menghabiskan sampanye digelasnya dan bangkit dari tempat duduknya lalu mendekati Abrisam.

"Bro, kamu yang bayar ya! Sepertinya kita harus mengantarnya pulang!" Ucap Iqbal setelah bangkit dari tempat duduknya sambil menepuk lengan Barra.

"Tidak masalah!" Jawab Barra dengan santai dan meneguk red wine miliknya didalam gelasnya hingga habis.

Barra kemudian membayar semua minuman yang telah dipesan teman-teman baiknya tersebut lalu ia membantu Iqbal memapah Abrisam yang sudah tidak sanggup untuk berjalan sendiri.

...***************...

1
YAM
Luar biasa
Dahlia Anwar
tolol semua si huft kenapa selalu emosi yang di kedepankan katanya cinta tapi bego
Dahlia Anwar
iya bego semua marahin aja bal
Neni marheningsih
goblog ze mau2 nya luluh sama Sam...haruse kasih pelajaran..orang udah punya istri masih mikirin mantan aja..Dasar plin plan
Neni marheningsih
dasar ogeb ya ogeb si sam
Neni marheningsih
Sam nya aja bego...kenapa ga punya asisten..udah tau si Clara suka di biarin ikut😬😬
korban perasan Csr
y7
Bzaa
wow semoga benih2 cinta segera menghampiri
vania_: makasih banyak, kak. sudah mampir di karya saya.🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
Bzaa
semoga abrisam Mao membuka pintu hati nya buat Ze
Bzaa
akhirnya bertemu dan berteman 👍
Bzaa
menarik 😘
Bzaa
ceritanya asyik 💕
asfar arahman
bagus Fanya...sebagai wanita bermaruah kamu harus bisa menjaga dan melindungi diri kamu....jgn biarkan diri kamu diperkotak katikkan oleh wanita ular itu
asfar arahman
jgn bagitau dulu paman dan bibimu...biar Sam yg katakan semuanya..biar bibi dan sepupumu terkejuttttt
Deandra🕊🌻
gw jadi bininya si Sam, udah gw suruh pecat tu si Clara..
waktuitu
aku mampir thorrr kayanya seruuu
asfar arahman
itu normal sebagai anak gadis ...apa nak dimalukan pembalut itu memang wajib ada bg setiap perempuan
asfar arahman
Sam cari kebenaran kamu dijebak Sabrina...
vania_: makasih banyak kakak udah mampir..🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
Oh Dewi
mampir ah, mana tau seru.
Demi apa, sesusah itu nyari novel yang seru. Btw, mau sekalian rekomendasiin novel yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, wajib search pakek tanda kurung.
Bagus banget novelnya, tapi ya gitu minim pembaca😈
vania_: trimakasih kakak, msh ada lagi karya aku yg seru Terjerat Pernikahan Kontrak Dengan Sang IDOLA, Perjalanan Hidup NAURA sp tau suka..😊🥰
total 1 replies
osinry 翔
Wah visualnya keren sis😍
vania_: makasih kakak..🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!