Nura Kusuma, Gadis cantik 23 tahun. Ia anak yatim piatu dari seorang pembantu pasangan Anton Kusuma(almarhum) dan Santi ayu(almarhum).
Saat usia 2 tahun, Ia tinggal bersama Alex Rudiart. Yang tak lain adalah majikan dari orangtuanya.
Sampai suatu ketika Alex meninggal. Dan Nura yang membuat nya meninggal.
Hingga teman masa kecilnya Leon. Anak pertama Alex. Membenci dirinya setengah mati.
Leon dan Nura saling mencintai, Namun karena kejadian ini. Leon menyiksa Nura guna membalas kan dendam karena telah membunuh ayahnya.
Apakah Benar Nura tega membunuh Alex.
Lalu bagaimana dengan cinta mereka.
Simak novel ini ya teman-teman.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Yuniati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akhir yang ditunggu
Nura duduk di samping ranjang Leon. Menatap Leon yang masih saja terpejam. Tak lupa tangan Leon yang masih tertancap selang infus itu ia genggam dan sesekali ia cium.
"Kapan kau akan bangun ?"
Nura tiba-tiba ingat dengan ucapan Stefy.
***
"Apa ? jadi foto itu ada pada dia ?"
Ucap Stefy terkejut (dalam kepura-puraan).
Nura menjawabnya dengan anggukan.
"Apakah Nona Nura punya hubungan baik dengan ibu Clara itu ?"
"Maksud Nona Stefy ?"
"Eh.... sebenarnya saya juga tidak tau kalau ternyata Nona liat foto itu dari ibu Clara. Mungkin hanya perasaan saya saja. Mungkin musuh saya ingin menghancurkan keduanya. Yaitu saya dan tuan Leon. Dunia bisnis tidak pandang bulu Nona. Demi mencapai kesuksesan, mereka melakukan segala cara untuk bisa mendapat keuntungan. "
Setiap kata yang keluar dari mulut Stefy hanyalah karangan belaka.
"O... jadi begitu"
*****
Benarkah Clara juga menjebak hubungannya dengan Leon.
Tapi dirinya merasa, Setelah kematian Alex. Clara benar-benar berubah sangat drastis. Entah apa kesalahan Nura, Clara yang dulu selalu baik padanya. Tiba-tiba sering kali memarahi dirinya tanpa sebab.
Sore Hari
"Nona Nura... saya membawakan baju ganti seperti yang Nona katakan !"
Ucap Bi Tutik yang sudah datang dengan membawa tas berisi gaun.
"Oh... terimakasih banyak ya bi. Bibi selalu menjadi andalan Nura yang paling the best!"
Bi Tutik tersenyum malu.
"Ngomong-ngomong... Nona mau kemana sih ? Harus pakai gaun segala "
"eh.... Nona Stefy akan pergi mengajak Nura makan malam di rumahnya, Nura tidak enak jika harus menolak. Bagaimanapun juga Nona Stefy di pecat juga karena Nura. Masalah kemarin itu hanya salah paham. Tadi Nona Stefy kemari dan dia sudah menjelaskan. Ini juga sebagai permintaan maaf ku bi "
"Tidak boleh !"
Teriak Bi Tutik .
"Kalau sampai Nona pergi, Bagaimana jika terjadi sesuatu. Tidak ada yang melindungi nya. Sekarang tuan Leon masih koma!"
Nura terkejut dengan respon Bi Tutik yang entah kenapa terlalu berlebihan.
"Kenapa bi ?"
"Eh... itu... itu, siapa yang akan menjaga tuan Leon. Bagaimana kalau tuan Leon bangun dan Nona tidak ada ? Pasti tuan akan sangat sedih !"
Ucap Bi Tutik mencoba mencari alasan agar Nura mengurungkan niatnya.
Nura tertegun mendengar ucapan Bi Tutik. Sebenarnya Bi Tutik tidak suka dengan Stefy itu. Mengingat pertama kali Bi Tutik melihat Stefy, sepertinya wanita ini punya rencana tidak baik untuk Nura dan Leon. Bi Tutik tidak mau mejelaskan lebih karena ia tak punya bukti apa -apa dan tidak ingin di sebut mengada-ada, yang penting sekarang dia harus melindungi Nura, Apalagi Leon masih belum sadar. Seperti Nura tidak punya pelindung saat ini.
"Bi Tutik benar juga. Tapi....aku sudah terlanjur janji pada Nona Stefy. Aaa.... Kali ini aku mengandalkan bi Tutik"
Ucap Nura sambil memelas agar bi Tutik membantunya menjaga Leon dan mengabari dirinya jika ada tanda-tanda Leon akan bangun.
"Bagaimana kalau menunggu tuan Leon bangun saja perginya ?"
"Tapi bagaimana kalau dia sudah mempersiapkannya bi ? Nona Stefy akan sangat sedih. Aku janji, pasti akan cepat pulang!"
Bi Tutik terdiam mencari ide. Bagaimana supaya Nura tetap aman dan dia tidak khawatir. Tiba-tiba dirinya ingat dengan Angga.
"Bagaimana kalau pergi ditemani tuan Angga?"
Nura tersenyum mendengar ucapan Bi Tutik dan memeluknya.
"Bi.... Nura senang sekali punya bibi. Bibi baik sekali sama Nura."
Nura tersentuh dengan setiap perlakuan Bi Tutik pada dirinya.
Sejak kecil Nura tidak pernah merasakan kasih sayang ibu. Punya Bi Tutik, Nura beruntung sekali. Ternyata benar! Kasih sayang ibu itu luar biasa.
Bi Tutik memeluk Nura dengan terharu. Bi Tutik memang sudah menganggap Nura seperti anaknya sendiri. Mengingat Nura sudah ditinggal ibunya sejak lahir Dan Bi Tutik yang melihat Nura tumbuh hingga dewasa. Seakan Nura sama seperti anak kandungnya. Ya walaupun Bi Tutik sudah punya anak. Tapi Nura dianggap sama dengan anak kandungnya.
"Bi Tutik sudah menganggap Nona seperti anak Bibi sendiri. Jadi Bibi hanya khawatir kalau terjadi apa-apa pada Nona."
Nura melihat wajah Bi Tutik, Ternyata matanya sudah berkaca-kaca.
Nura tersenyum dan memeluknya kembali.
"Terimakasih ya Bi.. Nura sayang bibi !"
"Bibi juga Non...?"
Malam Hari
Kamar mandi rumah sakit
"Bibi.... apakah Baju Nura sudah benar?"
Tanya Nura pada Bi Tutik sambil memutar badannya dengan gaun putih diatas lutut.
Nura nampak cantik walaupun rambutnya hanya terurai.
Bi Tutik tersenyum melihat Nona-nya yang cantik itu.
"Aku tidak dirumah bi. Jadi Nura hanya berpenampilan apa adanya. "
Bi Tutik hanya mengangkat kedua jempolnya dan dibalas senyum dengan Nura.
"Nona... tapi Nona harus janji cepat pulang! Jika terjadi apa-apa segera hubungi bibi, paman Joni , atau tuan Angga atau hubungi polisi"
"Bibi... bibi ini jangan khawatir!"
Ucap Nura meyakinkan bi Tutik.
Kediaman stefy
Stefy melakukan panggilan dengan orang suruhannya
"Kalian bersiaplah dan tunggu aba-aba dari ku. "
"Baik Nona..!"
Jawab suara berat laki-laki dari sebrang panggilan.
"Hari ini kamu akan mendapat hadiah Nura sayang. Kita lihat ! Bagaimana jika Leon tau bahwa belahan jiwanya sudah ternoda. Apa yang akan dia lakukan ? ha ... ha... Aku tidak sabar melihat kehancuran kalian"
"Dan untuk wanita tua itu(Clara). Aku tidak akan pernah bekerja dengannya lagi. Tunggu aku selesai menghancurkan wanita ja****(Nura) itu . baru giliran mu "
Batin Stefy dalam kebanggaan nya dengan rentetan rencana jahat.
Stefy hendak menjebak Nura dan akan menyuruh beberapa orang untuk memperkosanya.
Rumah sakit
"Bi... Nura akan meminta Paman Joni mengantar sampai rumah Nona Stefy. Jadi bibi jangan khawatir."
"Baiklah Nona. Nona harus baik-baik"
Di balas anggukan oleh Nura.
Nura sejenak melihat keadaan Leon.
"Sayang, Aku akan pergi sebentar.! Bagaimanapun juga kita salah paham pada Nona Stefy. Dia hanya ingin makan malam sebagai permintaan maaf saja. Aku pergi dulu ya "
Sebelum pergi, sejenak Nura mencium kening Leon.
Saat dirinya hendak pergi.Tiba-tiba Tangannya tertahan hingga membuat langkahnya terhenti.
Ia berbalik dan melihat Leon yang ternyata sudah membuka mata.
"N....Nu... Nura"
Ucap Leon sangat pelan dan terbata.
"Hah....."
Nura menutup mulutnya yang menganga tak percaya.
Tak Terasa matanya mulai berkaca-kaca.
Dengan cepat ia mendekati Leon.
"Leon.... Leon kamu sudah bangun?"
"Suster.... dokter ... cepat kemari...!"
Nura terus memegang tangan Leon dan menatap wajahnya dengan bahagia.
Akhirnya yang ditunggu-tunggu tiba. Leon sudah bangun dari tidur panjangnya.
Hai readers, Jangan lupa tetap dukung Novel ini ya. Tanpa kalian apalah author 😂😂😂 Jangan lupa like, koment dan Favoritnya.
setiap dukungan kalian adalah energi author. Terimakasih semuanya.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
buat thor tetap semangaattt buat alur cerita nyasemoga ga cape en pusing muter2...nya😂😅🤭😜🤣🤣💪💪✌✌
sempet lupa siiii sama alurnya,. 😀
bnyakin UP nya doong thor..kan ydh lma ga UPnta..
UP doong
salam sehat buat mu thor
mampir juga yuk ke karya aku, kita sama2 suport rating &like ❤
aku udah 20 like mendarat. jangan lupa mampir balik👉cinta segitiga 👉love from instagram like dan vote nya ja
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
semangatt thorr...
coba pelan doing ajarain nura dewasaa dikiittt...
cinta pak bos hadir😘
semangat terusss💪
.
.
.
.
semangatt thor