NovelToon NovelToon
Putri Yang Dirahasiakan

Putri Yang Dirahasiakan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Tamat
Popularitas:149.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ka Joe

LAPTOP YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMBUAT NOVEL SEDANG RUSAK. DAN SEMUA MATERI BAHAN NOVEL ADA DILAPTOP ITU. JADI SAYA SELAKU AUTHORNYA MENYATAKAN NOVEL INI TELAH TAMAT :". SAYA JUGA TIDAK PUNYA CUKUP UANG UNTUK MEMBELI LAPTOP BARU. KALAUPUN DISERVIS JUGA PERCUMA

KANG SERVIS : MENDING BELI BARU LAGI AJA MBAK. SAYA SAMPAI HAPAL SAMA NIH LAPTOP LOH MBAK
SAYA : GAK PUNYA UANG MAS. :"

TERIMA KASIH YANG SUDAH MENJADIKAN NOVEL INI "FAVORIT". NOVEL INI HANYA KEISENGAN BELAKA KARENA SAYA SANGAT SUKA BERHALU FANTASI HEHE :".

SAMPAI JUMPA DICERITA HALU FANTASI KERAJAAN SELANJUTNYA. SEMOGA KITA BISA BERTEMU LAGI DENGAN TEMA FANTASI KERAJAAAN YANG LAIN. 😗😚

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ka Joe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26

Felix memukul mejanya dengan keras. Dan meminta Putri Efi untuk berhenti bersikap angkuh dan sombong

BRAK!

Felix : Kau. Seret dia keluar. Selama 3 bulan aku tidak mau melihat wajahmu berkeliaran di dalam istana.

Efi : Tidak, tunggu Baginda. Saya mohon maaf. Maafkan saya, Baginda.

Ini adalah hari yang sangat saya nantikan. Hari dimana saya bisa menghabiskan waktu berdua dengan anda. Para selir semua juga menantikannya.

Felix : Diam! Tutup mulutmu. Atau aku robek mulut ini dari wajahmu.

Edsel : Baginda, anda tidak perlu bersikap kasar begitu-..

Felix : Kau membelanya? Bagaimana kalau kau saja yang menikah dengan wanita ini, Edsel?

Edsel : Maafkan saya, Baginda.

Efi yang terlalu ambisi di hari Flower Crown. Membuat dirinya terkena amukan Kaisar dan mendapat hukuman.

Memang tidak ada salahnya jika Efi hanya meminta untuk berada diruangan kerja itu. Tetapi yang menjadi masalahnya adalah sikap Efi yang sombong dan angkuh terhadap anak buah Kaisar.

Edsel : Baginda, bagaimana jika Nyonya Jo mengetahui masalah ini?

Felix : Itu jauh lebih bagus. Lebih baik Istana Selir kita bubarkan saja.

Berita Efigenia Egda yang dihukum secara langsung atas tindakannya yang merusak privasi Kaisar tersebar luas. Walaupun hukumannya hanya tidak diizinkan berkeliaran di dalam istana dan dilarang menunjukkan wajahnya di hadapan Kaisar selama 3 bulan.

Itu sama saja bahwa Efigenia Egda telah gugur. Dan selama 3 bulan kedepan, di hari Flower Crown berikutnya Efigenia Egda tidak akan menampakkan wajahnya lagi.

Tersisa 4 selir yang masih berjuang untuk mendapatkan hati Kaisar.

Setelah kabar itu menyebar. Nyonya Jo langsung menemui Kaisar.

Nyonya Jo : Baginda, sebenarnya apa yang sudah terjadi? Kenapan Putri Efi menangis dan mengurung dirinya dikamar?

Felix : Bukankah anda sudah mengetahuinya? Dia mendobrak pintu, bersikap angkuh layaknya seorang Ratu.

Nyonya Jo : Apa? Saya tidak mengajarkan seorang putri bersikap seperti orang rendahan. Memangnya apa yang dia minta dari anda, Baginda?

Felix : Dia ingin minum teh dan duduk di sofa.

Nyonya Jo : Hanya itu?

Felix : Benar. Anda bisa menikahkan seluruh selir kepada para prajurit istana.

Nyonya Jo : Astaga, Baginda. Setidaknya Putri Efi tidak melakukan tindakan diluar aturan.

Felix : Aku tidak peduli.

Nyonya Jo : Dan tolong cabut hukuman Putri Efi. Dia sungguh terpukul dan saat ini telah mengakui kesalahannya.

Setelah mendengar kabar Putri Efigenia Egda yang mendapat hukuman. Nyonya Jo datang menemui Kaisar secara langsung untuk meminta kejelasan dari berita yang tersebar.

Walaupun Kaisar terkenal jahat dan tidak kenal ampun. Semua orang takut untuk menatap mata Kaisar. Hanya Nyonya Jo yang berani menyanggah dan mengkritik setiap ketidaksesuaian Kaisar dalam memperlakukan selir.

Nyonya Jo : Ini masih pagi. Dan hari masih panjang. Saya harap anda lebih bisa lembut terhadap para selir lainnya. Saya permisi.

Nyonya Jo pergi keluar.

Felix : Bersikap lembut dia bilang? Baiklah, Edsel aku akan jalan-jalan sebentar. Siapa tahu ada lebah yang menghampiriku.

Edsel : Baik, Baginda.

Setelah mendengar saran dari Nyonya Jo. Felix mencoba untuk mengikuti arahannya dan bersikap sedikiiiiit lembut kepada para selir yang dia temui.

Target tempat sasaran pertamanya adalah sepanjang jalan Istana. Felix akan berpura-pura untuk jalan santai disana.

Felix : Apa kau yakin ini akan berhasil? Bukankah kau tahu sendiri aku tidak menyukai rencana ini.

Edsel : Setidaknya anda harus menunjukkan wajah anda di luar istana.

Felix : Dimana Lea? Seharian ini aku tidak melihatnya.

Edsel : Nona Lea...

Setelah kedatangan Duke Oriel ke istana. Felix meminta bantuan Duke Oriel untuk mengirimkan bantuan kepada tunawisma di dalam rumah kosong itu.

Disaat para tunawisma melihat Felix dan prajurit Kekaisaran datang dengan seragam Kekaisaran. Mereka langsung menghindar dan bersembunyi.

Lari berhamburan menyembunyikan dirinya agar tidak terlihat. Namun berbeda dengan Duke Oriel dan orang-orang berjubah. 

Duke Oriel tidak mengenakkan seragam bangsawannya. Dia hanya mengenakkan pakaian biasa yang tidak mencolok.

Para tunaswisma itu menyambut dengan hangat kedatangan Duke Oriel. Mereka langsung mendatangi Duke Oriel.

Tunawisma : Tuan Oriel, anda datang lagi?

Duke Oriel : Bagaimana kabar kalian? Apa semuanya sehat?

Tunawisma : Kami semuanya sangat sehat. Terima kasih banyak atas bantuannya, Tuan.

Duke Oriel : Baguslah kalau begitu. Aku membawa banyak makanan enak untuk kalian.

Tunawisma : Makanan? Tapi Tuan, makanan kami masih banyak dan masih enak. Lagipula, kenapa Kaisar dan pengawalnya datang kesini? Apa kami melakukan kesalahan?

Duke Oriel : Apa kalian takut padanya?

Tunawisma : Apakah kami tidak boleh takut, Tuan?

Duke Oriel : Kalian tidak perlu takut. Aku akan melindungi kalian. Kedatanganku kali ini membawa kabar baik untuk kalian.

Tunawisma : Kabar baik? Kabar baik apa lagi? Bagi kami, anda adalah sebuah kabar baik yang selalu membantu kami.

Kali ini kedatangan Duke Oriel menemani Kaisar untuk memberikan bantuan berupa tempat tinggal, kebutuhan pokok dan juga pekerjaan.

Tidak hanya itu, Kaisar juga telah menyiapkan dokter kejiwaan untuk menyembuhkan perasaan trauma mereka terhadap keluarga yang ditinggalkannya.

Tunawisma : Apa? Bantuan tempat tinggal untuk kami?

Felix : Benar, aku akan memberikan kalian rumah dan juga pekerjaan.

Duke Oriel : Terimalah bantuan darinya. Dia sudah memiliki niat baik.

Felix : Dan juga aku akan membantu kalian untuk menyembuhkan perasaan trauma dan takut kalian. Dengan begitu kalian bisa hidup lebih layak dari ini.

Para tunawisma kebingungan. Karna untuk pertama kalinya Kaisar turun tangan dan menampakkan dirinya dihadapan mereka. Ada perasaan benci, marah, dendam dan rasa ingin membunuh Kaisar pada setiap tunawsima. Karna seorang Kaisar sama sekali tidak bisa membantu kegagalan peristiwa yang mereka alami.

Duke Oriel : Dimana Nenek? Aku tidak melihatnya.

Tunawisma : Nenek masih bekerja. Dan Lea, Leo juga ikut bersamanya.

Pada akhirnya semua Tunawisma menerima bantuan itu dan mengungsi ketempat yang lebih baik. Jika bukan karna Duke Oriel, mungkin saja akan ada penyerangan dari para Tunawsima kepada Kaisar.

Lea : Kakak Oriel~

Nenek, Leo dan Lea datang dari arah belakang mereka. Lea yang begitu senang melihat Duke Oriel datang dan memanggilnya Kakak(?)

Duke Oriel : Pelan-pelan saja. Apa kau merindukanku?

Lea : Iya~. Aku tadi ikut Nenek kerja loh~.

Duke Oriel : Kau tidak merepotkan Nenek, Bukan?

Lea : Tentu saja tidak. Justru aku dan Leo sangat membantu Nenek.

Duke Oriel : Baguslah. Apa ada yang mengganggu kalian? Katakan pada Kakak. Akan Kakak lenyapkan seperti waktu itu.

Melihat keakraban dan kesenangan diantara Lea dan Duke Oriel. Membuat Kaisar dan prajurit Kekaisaran terheran-heran. Karna ini pertama kalinya seorang Duke Oriel bisa bersikap hangat kepada manusia.

Felix : Tunggu, kenapa kau dipanggil Kakak dan aku dipanggil paman?

Duke Oriel : Hah?  Bwahahaha astaga. Nama itu sangat cocok untukmu.

Nenek : Selamat Pagi, Tuan Oriel.

Duke Oriel : Apa semuanya lancar?

Nenek : Tenang saja. Tidak ada lagi yang merampas uang kerja kami.

Duke Oriel : Nek, apa kau masih ingat dengan orang ini?

Nenek : Oh, Tunawisma tua seperti saya menghadap Baginda Kaisar Aidan.

Felix : Kau sudah mengetahui identitasku?

Nenek : Bukankah saya sudah bilang. Bangsawan yang menyamar seperti anda sering saya temui. Contohnya Tuan Duke Oriel yang penampilannya selalu berbeda-beda dengan penyamarannya.

Hari sudah semakin siang. Duke Oriel dan Kaisar mempersingkat pertemuan. Kaisar menawarkan tempat tinggal kepada Nenek, Leo dan Lea untuk tinggal di dalam istana bersamanya.

Mulai dari pakaian, makanan, dan pendidikan akan ditanggung oleh Kaisar. Mungkin ini akan menjadi berita yang sangat heboh. Seorang Kaisar Aidan menampung dan mengizinkan orang asing (Tunawisma) untuk tinggal di dalam istana.

Walaupun diawal mendapat penolakan dari Lea dan Leo. Namun dengan bujukan Duke Oriel, mereka mengiyakan kebaikan Kaisar.

Felix : Bagimana bisa kau mempunyai sisi hangat seperti itu?

Duke Oriel : Karna.. karna aku punya seseorang yang harus aku lindungi. 

Felix : Siapa?

Duke Oriel : Kau tidak perlu tahu dan tidak boleh tahu. 

1
pat_pat
lanjut mangats 🔥

mampir juga yuk ke Broken Angel
Ajeng Ratna
sama aku jga mikirnya gth
anak orang { Hiatus }
lanjut
Susanti Susi
di tunggu selanjutnya thor semangat bagus ceritanya
rustamnian rustamnian
seru
Susan Meliwaty
jangan bertele" thor ,,,
dialur cerita yg semestinya cerita nya yg serius
wei- chan
OMG, lagi dong kak up nya
Min sari
up up up
anak orang { Hiatus }
lanjut
Adhillah Naurah
next
Cahya Cahyarani
crazy up thor plis....
popcrone
AKHIRNYA UPDATE
Min sari
up up up up
Adhillah Naurah
kpn update
Adhillah Naurah
lanjut thor
popcrone
update
Erza velsasius
banyak rinta gan odele jika jadi ratu begitupun felix dehk kan thor...
semangat ya
Adhillah Naurah
ternyara odele sama lea saling kenal
Kozume kenzou(hiatus😺)
The Next
gadispengembala98
oke lanjut Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!