Kali ini aku bercerita tentang sebuah pernikahan yang sama sekali tidak mau saling mengenal padahal pasangan ini sudah saling mengenal.
Ayana adalah seorang gadis berumur 24 tahun yang hidup dalam keluarga yang mapan.Orangtuanya mengiinginkan perjodohan dengan anak kerabatnya.Ayana belum siap untuk menikah,kebiasaanya yang bebas dan suka shopping membuat image pernikahan akan mengekang hidupnya.
Sammy adalah lelaki yang dijodohkan untuk Ayana.Seorang pengusaha muda yang sukses berumur 27 tahun.Sifatnya yang penurut sangat mudah baginya untuk menuruti kemauan orangtuanya termasuk dalam hal perjodohan
Sampai suatu hari mereka dipertemukan tanpa sengaja yang hingga pada akhirnya mereka saling mengenal dalam perbedaan status.Temukan keseruan cerita sepasang anak manusia yang begitu bodoh dengan pernikahan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fadisaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 26 Bos sudah sadar
Ayana membaca buku sampai lupa waktu,karena buku yang dibaca kali ini benar benar menarik,tanpa sadar sinar mentari telah membuat Ayana tersadarkan
Di tempat tidur ternyata Sam sudah sadar beberapa menit lalu,tapi Sam masih terpaku dengan wajah Ayana yang terlihat begitu mempesona di pagi hari,rasanya tidak ingin berkedip
"Wah,ternyata sudah pagi."ucap Ayana yang langsung melihat ke arah jendela dan membuka lebar tirainya agar udara pagi masuk ke dalam kamar
Setelah selesai membuka tirai, Ayana pun merapikan buku bukunya dan meletakkan kembali ke dalam rak buku
Sepasang mata yang bebas memperhatikan Ayana sedari tadi,Ayana pun merasa seperti ada yang memperhatikan,dengan cepat Ayana pun menoleh ke arah Sam
"Bos,kau sudah sadar?"tanya Ayana yang memastikan lebih dekat lagi
"Kau lihat.gimana?"tanya Sam kembali dengan cueknya
"Sudah sejak kapan kau sadar bos?"tanya Ayana dengan senyuman seraya menuangkan air minum
"Ya sudah sejak tadi."ucap Sam yang mencoba untuk duduk dan bersandar
"Kenapa kau tidak langsung memanggilku bos."ucap Ayana yang menyerahkan minuman kepada Sam
"Habisnya kau begitu serius membaca buku."ucap Sam mengelak padahal sedari tadi Sam tidak hentinya memandangi wajah Ayana yang terlihat begitu cantik di pagi ini seraya menerima air minum dari Ayana dan meminumnya
"O ya bos,tantemu juga memintaku untuk bos segera meminum obat ini jika sudah sadar."ucap Ayana seraya memberikan obat ke telapak tangan Sam
"Baiklah."ucap Sam yang langsung meminumnya
"Bos,aku mau minta maaf,aku tidak tahu kalau bos tidak boleh makan udang,lain kali aku akan berhati hati bos."ucap Ayana dengan nada yang menyesal seraya menundukkan wajahnya
"Kau tidak perlu minta maaf,sudahlah,lagian aku juga sudah sadar,sekarang kau buatkan sarapan."ucap Sam seraya mengambil ponsel
"Baik bos,aku akan buatkan nasi goreng,o ya bos mau sarapan apa ni?"tanya Ayana kembali seraya menatap wajah Sam yang sepertinya sudah baikan
"Aku mau makan nasi goreng dengan telur yang banyak."ucap Sam seraya memanggil seseorang
"Baiklah bos."ucap Ayana yang berlalu meninggalkan Sam dan pergi ke dapur
"Halo Sam,ada apa?"tanya Harry yang si seberang sana
"Harry,hari ini aku tidak masuk kantor,jadi kau tangani semua meeting hari ini."ucap Sam
"Kau kenapa Sam?"tanya Harry
"Aku sakit, oya sebelum kau berangkat kerja,kau ambil dulu berkas di rumahku dulu."
"Baiklah Sam."ucap Harry
"Ya ."ucap Sam yang memutuskan panggilan
Di dapur Ayana pun sibuk menyiapkan sarapan,kali ini Ayana masak nasi goreng lumayan banyak,khawatir nafsu makan bos nya menjadi jadi
Setelah selesai masak,Ayana pun bergegas membersihkan diri dan berganti pakaian.Sam yang masih dalam kondisi diimpus sudah mulai bosan karena terus berbaring
"Halo sam,kau sudah sadar."ucap tante diseberang sana
"Ya tante,aku sudah sadar,tapi aku sudah bosan,kapan tante ke rumah?"tanya Sam
"Sebentar lagi ya Sam,ni tante juga udah selesai dan mau siap siap pulang."ucap tante seraya merapikan perlengkapannya
"Iya tante,aku tunggu."ucap Sam seraya memutuskan panggilannya
"Bos,sarapan nya sudah siap,apa aku akan membawanya ke kamar."tanya Ayana yang berdiri di depan pintu kamar
"Tidak perlu,aku makan di ruang makan,kau bisa membantuku."ucap Sam yang mencoba bangkit dan berdiri
"Tentu saja bos,sebentar."ucap Ayana yang lang mendekat dan memapah Sam
Dengan perlahan Sam mencoba berdiri,karena kepalanya masih sedikit pusing,Ayana yang belum siap dengan tumpuannya karena harus memegang botol impus,akhirnya mereka berdua terjatuh diatas tempat tidur
Dengan posisi Ayana menindih tubuh Sam,dan wajah mereka yang sejajar serta saling menatap,jantung mereka berdua pun begitu terasa bersahut sahutan
"Mau sampai kapan kau berada di atas ku babu?"tanya Sam yang mencoba menyadarkan Ayana
"Ups,maaf bos."ucap Ayana yang sudah memerah wajahnya dan bergegas untuk berdiri
"Kau sengaja ya babu,mengambil kesempatan,sepertinya sudah dua kali kejadian ini,dengan posisi yang sama,kayaknya kau senang banget ya posisi seperti ini."ucap Sam menghoda seraya bangkit dan berdiri
"Apa an sih bos,tadi itu aku memang tidak sengaja,bos aja yang pikirannya ngeres."ucap Ayana yang sudah mulai kesal
"Bilang ajalah kalau kau ingin momen seperti itu lagi."ucap Sam yang kembali memggoda,rasanya bahagia banget lihat babu nya kesal
"Apa an sih bos,awas ya kalau bos macam macam."ucap Ayana dengan tatapan tajam
"Lalu itu tadi apa?"tanya Sam dengan menahan senyumnya
"Tadi apa nya bos,kurasa bos yang begitu menikmati momen seperti itu."ucap Ayana yang gak mau kalah
"Menikmati,bukannya kau yang menikmati, buktinya tadi kau tidak cepat cepat bangkit tunggu kutegur dulu baru bangkit."ucap Sam dengan santai karena tidak disangka Ayana terpancing emosi,karena inilah keseruannya
"Apa,aku pula,bukannya bos yang menang banyak,karena posisinya disini aku yang dirugikan."ucap Ayana yang sudah emosi
Adu mulutmu pun terhenti ketika mendengar suara ketukan pintu,Ayana yang masih kesal rasanya ogah membuka pintu
"Sana buka pintu."ucap Sam
"Gak mau."ucap Ayana yang manyun dan mebuang mukanya
"Wah,udah mulai bertingkah nih babu,cepat kau buka,atau kupecat."ucap Sam dengan suara yang lembut tetapi menusuk
"Iyalah,iyalah,bisanya cuman ngancam."ucap Ayana yang mencak mencak seraya membuka kan pintu
"Hai nona."sapa Harry dengan senyum manisnya,tapi Ayana hanya melengos aja
"Bos,temanmu datang."ucap Ayana dengan ekspresi yang datar
"Iya,suruh dia duduk di ruang makan."ucap Sam
"Apa,jangan jangan ni orang mau makan nasi goreng juga,mmm gak apa apa juga tadi aku lumayan masak banyak."gumam Ayana seraya menyuruh Harry untuk tunggu di ruang makan
Sam yang sudah selesai dengan urusannya di kamar mandi langsung keluar menuju ruang makan seraya memegang impus dan tangan satunya lagi memegang berkas
Ayana yang melihat bos nya seperti langsung membantu bosnya memegang impus
"Sini bos,biar aku saja yang pegang impus nya."ucap Ayana seraya mengambil impus dari pegangan Sam
"Kau kenapa?"tanya Harry penasaran
"Nih,gara gara si babu,dia masak bakso udang,sudah tahu aku alergi."ucap Sam seraya melirik ke arah Ayana
"Apa kau bilang,kau menyalahkan aku boskan aku sudah minta maaf lagian aku kan tidak tahu kalau bos alergi udang."ucap Ayana membela diri
Bersambung
suka deh sama alurnya.
buat lainnya mampir juga di karyaku MY SILLY LOVER dan CLARISYA... di tunggu like and coment. makasih
Semangat, Thor