velisia naina Mahendra harus menerima perjodohan yang telah disetujui kakeknya sebelum ia terlahir, dan disisi lain seorang vino lelaki yang mempu mengusik hatinya, tapi perjodohan salah paham yang membuat naina membenci lelaki itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Kasuma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
rumah baru
Hari ini hari yang paling di tunggu naina dimana hari ini pihak sekolahan naina mengadakan acara kelulusan,ia melihat penampilanya di cermin
"Cantik" pujiku pada diri sendiri
Aku mengunakan kebaya yang aku beli kemaren dengan warna gading sangat cocok dengan warna kulitku
"Duh cantinya anak bunda" kata bunda yang mesuk kekamarku
"Iihhh bunda"
"Ya udah ayo nanti telat lo" kata bunda mengajakku kesekolahan
Setibahnya disana semua sudah berkumpul teman sekolahku dan para orang tuanya masing masing
"Duh cantiknya anak mama ngak sabar deh jadi mantu" kata mama sulas ketika aku menghampiri keluarga vino setelah acara selesai
"Mama bisa aja" elakku tersipu
"Ya elah dek ngak cocok banget" kata bang dimas sambil geleng geleng melihat kelakuanku
"Iihhh abangggg" kataku dengan cemberut
"Udah jangan cemberut nanti cantinya ilang lo" kata vino padaku dan bluuuusss seketika pipiku merona seperti kepiting rebus
"Hahahaha jijik gue dek liat muka loe" bang dimas ngakak sendirian
"Hus kamu ini" kata bunda sambil memukul bahu bang dimas
"Hehehe maaf bun, ya udah ayo kita foto foto dulu" kata bang dimas
"Eh nai ayok mau foto ngak?" kata bang dimas lagi aku yang bengong sendiri akhirnya sadar karna panggilan bang dimas
Selesai berpoto kami semua menuju restoran terdekat untuk makan bersama,setelah semua makanan tersaji kami menikmati sambil bercerita
"Oya naina gimana kamu siapkan menjadi ibu rumah tangga" tanya om febry papa vino
"Itu mah ngak usa di tanya om siap banget malah" jawab bang dimas
"Ih apaan si bang kan yang ditanya nai" kataku sewot
"Sama aja gue perwakilannya" jawab bang dimas acuh
"Naina ngak papa kan ngak kulia" kata mama sulas melihatku
"Iya ngak papa ma" kataku lalu senyum kepada mama
"Lasmi maaf sebelumnya saya berserta keluarga sepakat memajukan hari pernikahan vino dan naina jadi bulan depan gimana menurut kalian?" tanya om pebry pada keluarga naina
"Aku sih ikut aja karna ngak baik menunda nunda hal baik,gimana nai" kata bunda
"Aku ikut bunda aja" kataku lalu menunduk
"Oya nai besok kamu ada acara ngak?" tanya vino padaku yang langsung kujawab dengan gelengan kepala
"Besok ikut aku ya aku jemput jam 9" katanya lagi
"Iya"
Setelah selesai makan makan kami memutuskan untuk pulang beristirahat menyegarkan diri masing masing
.
.
.
.
Jam 9 pagi vino menjemputku dan mengajakku ke rumah mini malis
"Vin ini rumah siapa ?" tanyaku ketika kami berada di depan rumah tersebut
"Bagus ngak " bukanya menjawab ia malah bertanya balik
"Bagus kok,tapi ini rumah siapa?" tanyaku lagi
"Suka ngak?" tanyanya lagi sambil menaik turunkan alisnya
"Vinnnnnn" kataku sambil menatap tajam vino
Ia yang melihatku begitu hanya nyengir ngak karuan
"Oke kita masuk yuk" katanya sambil manarik tangganku namun aku masih diam mematung
"Jelasin dulu" kataku
"Masuk dulu baru aku jelasin ok" kata vino
namun aku hanya menatapnya dengan tajam
xxxxxxxxxxxxxxxxx
Aku hanya nyengir ngak karuan ketika ia menatapku dengan tatapan horronya
"Oke kita masuk yuk" kataku sambil menarik tanggan naina namun ia hanya diam mematung
"Jelasin dulu" kata naina
"Masuk dulu baru aku jelasin" kataku
"Vin ini rumah baru ya masih kosong?" kata naina ketika memasuki rumah mini malis yang kosong karna memang belum ada satu benda dirumah itu
*du maaf ya baru bisa publis soalnya banyak tugas*
ditunggu kehadirannya.
Terima kasih🤗🤗🙏🙏🙏
klo berkenan mampir di karya aku ya.
jangan tersinggung ya Thor..cuma memberi masukan 🙏💖💖
cuss bacaa jan lupa tinggalkan jejaak🤗
tkan prfil q ajaa yaa😍
vielen danke😘
buat temen-temen aku kasih saran cerita yang menarik nih judulnya Mencintai bayangan dan psikopat cantik..
jangan lupa singgah ke ALICE yah k